0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

Kedalaman Fixity Point Tiang Pancang

Fixity point adalah kedalaman tiang pancang di mana deformasi lateral berhenti dan dianggap sebagai tumpuan jepit. Penentuan fixity point menggunakan persamaan yang melibatkan faktor keamanan, koefisien reaksi subgrade, diameter tiang pancang, modulus elastisitas baja, dan inersia penampang. Untuk perhitungan konservatif, digunakan nilai N-SPT terkecil yang diperoleh dari data tanah.

Diunggah oleh

Polong De Gianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

Kedalaman Fixity Point Tiang Pancang

Fixity point adalah kedalaman tiang pancang di mana deformasi lateral berhenti dan dianggap sebagai tumpuan jepit. Penentuan fixity point menggunakan persamaan yang melibatkan faktor keamanan, koefisien reaksi subgrade, diameter tiang pancang, modulus elastisitas baja, dan inersia penampang. Untuk perhitungan konservatif, digunakan nilai N-SPT terkecil yang diperoleh dari data tanah.

Diunggah oleh

Polong De Gianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Fixity Point

Fixity point merupakan kedalaman tiang pancang berhenti berdeformasi secara lateral dan telah
dianggap sebagai tumpuan jepit.

Ilustrasi fixity point

(Sumber: Tugas Akhir Perancangan Dermaga Defza Huritsu)

Berdasarkan OCDI (2002) halaman 466, fixity point ditentukan dengan persamaan berikut:

 = √ℎ4× 
Keterangan:

 = Kedalaman titik fixity point dari dasar laut (m)

SF = Faktor keamanan, diambil 1.2

ℎ = Koefisien reaksi subgrade horizontal (kN/m3)

= 0.15 x 9810 x N-SPT

D = Diameter luar tiang pancang (m)

E = Modulus elastisitas baja (kN/m3)

I = Inersia penampang tiang pancang (m4)


=
  −)
(

 = Diameter dalam tiang pancang (m)

= D x 2t

 = Tebal tiang pancang (m)

Untuk perhitungan kedalaman fixity point yang lebih konservatif, nilai N


– SPT yang digunakan adalah nilai N – SPT yang terkecil. Dari tabel data tanah diperoleh nilai
N – SPT terkecil adalah 4.

 =  (0.15  98101.24) 3  0.508 


4  200   64  (0.508−( 0.508 2  0.0064 ))
 =5.8 

Anda mungkin juga menyukai