PROGRAM SEMESTER (PROMES)
KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)
Nama Madrasah : ................................................
Nama Penyusun : ................................................
NIP : ................................................
Mata pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Fase D, Kelas / Semester : VIII (Delapan) / I (Ganjil) & II (Genap)
PROGRAM SEMESTER DEEP LEARNING
KURIKULUM MERDEKA
Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Satuan Madrasah : …………………………….
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase D, Kelas/Semester: VIII (Delapan) / I (Ganjil)
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir fase ini ada 5 periode yang menjadi tema pembelajaran, yakni periode Rasulullah Saw., periode Khulafaurasyidin, Islam pada periode
klasik, Islam pada periode pertengahan, dan periode Islam di Nusantara. Pada elemen periode Rasulullah Saw., peserta didik mampu memahami misi
dan strategi dakwah Rasulullah Saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagai inspirasi menerapkan semangat ukhuwah
Islamiyah dalam kebhinekaan. Pada elemen periode Khulafaurasyidin, peserta didik mampu memahami berbagai peristiwa yang terjadi pada masa
Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa
depan. Pada elemen periode klasik, peserta didik mampu memahami perkembangan peradaban Islam di masa Daulah Umayyah, meneladani peran
ilmuwan muslim dalam menumbuhkembangkan kreativitas jiwa pembelajar, serta meneladani jiwa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam
menjunjung tinggi nilai keadilan dan prinsip demokrasi di kehidupan masa kini dan masa depan. Memahami sejarah berdiri dan berkembangnya
peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah, meneladani peran ilmuwan serta ulama sebagai inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan
teknologi dengan menjunjung tinggi nilai agama demi kemajuan peradaban bangsa. Pada elemen periode pertengahan peserta didik mampu memahami
sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah, meneladani peran ilmuwan dalam kemajuan peradabannya,
meneladani sikap keperwiraan serta kepemimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip toleransi kehidupan
berbangsa dan bernegara. Pada elemen periode Islam di Nusantara, peserta didik mampu memahami sejarah penyebaran Islam di Nusantara, peran
Wali Sanga dan pesantren dalam dakwah Islam di Nusantara, nilai-nilai kearifan lokal, serta meneladani pendiri organisasi kemasyarakatan Islam
sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat nasionalisme di lingkungannya.
Elemen Capaian Pembelajaran
Periode Rasulullah Saw. Memahami sejarah dakwah Rasulullah Saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam
yang menjadi inspirasi dalam menerapkan semangat ukhuwah Islamiyah dalam kebhinekaan.
Periode Khulafaurasyidin Memahami prestasi Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan
Elemen Capaian Pembelajaran
menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.
Periode Klasik (650 M-1250 M) Memahami perkembangan peradaban Islam pada masa Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyah, peran
ulama dan ilmuwan muslim, kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam menumbuhkembangkan
kreativitas jiwa pembelajar, inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjunjung
tinggi nilai agama untuk kemajuan peradaban bangsa.
Periode Pertengahan (1250 M-1800 M) Memahami sejarah peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah dan ilmuwan Daulah Ayyubiyah
sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip berpikir maju, moderat, dan solutif dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Periode Islam di Nusantara Memahami sejarah dan perkembangan Islam di Indonesia, peran Wali Sanga, peran lembaga pesantren
dalam dakwah Islam di Indonesia, nilai-nilai kearifan lokal, pendiri organisasi kemasyarakatan Islam
Indonesia sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat jiwa nasionalisme di lingkungannya.
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Bab 1 : DAULAH ABBASIYAH: MEMBANGUN PERADABAN ISLAM DENGAN CINTA
Melalui model Discovery Learning, peserta
didik dapat menganalisis faktor-faktor
pendukung terbentuknya Daulah Abbasiyah
dengan menumbuhkan rasa cinta pada
perjuangan para pendirinya.
Melalui diskusi dan analisis, peserta didik
dapat menyimpulkan proses berdirinya Daulah
Abbasiyah dan meneladani nilai-nilai
kegigihan dan kesabaran para tokohnya
sebagai wujud cinta pada cita-cita.
Melalui kajian literatur dan presentasi, peserta
didik dapat mengidentifikasi kemajuan
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah
di bidang ilmu pengetahuan dan pemerintahan
sebagai manifestasi cinta pada ilmu.
Melalui pembuatan proyek kreatif (misal:
mading), peserta didik dapat menyajikan hasil
analisis tentang kemajuan peradaban di bidang
ekonomi dan seni budaya sebagai bentuk cinta
pada keindahan dan kemajuan.
Bab 2 : KEJAYAAN INTELEKTUAL: MEKARNYA CINTA ILMU PADA MASA DAULAH ABBASIYAH
Melalui metode Jigsaw, peserta didik dapat
mengidentifikasi peran dan karya ilmuwan
muslim di bidang Kedokteran dan Filsafat,
serta meneladani semangat cinta mereka pada
pengetahuan untuk kemanusiaan.
Melalui diskusi dan studi kasus, peserta didik
dapat menjelaskan kontribusi ilmuwan muslim
di bidang Kimia dan Astronomi, serta
meneladani semangat cinta mereka pada
inovasi dan penelitian.
Melalui metode Expert Group Discussion,
peserta didik dapat membandingkan peran dan
karya ulama di bidang Hadis dan Fiqih, serta
memahami bahwa ijtihad mereka adalah wujud
cinta pada syariat Allah.
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Melalui Project-Based Learning, peserta didik
dapat menyajikan biografi dan kontribusi
ulama di bidang Tafsir dalam sebuah proyek
"Hall of Fame", sebagai puncak apresiasi dan
cinta kepada para pewaris Nabi.
JUMLAH JAM PELAJARAN
PROGRAM Mengetahui, ..........., ......................... 20.. SEMESTER
DEEP Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran LEARNING
KURIKULUM MERDEKA
Mata Pelajaran : Sejarah
.......................................... .......................................... Kebudayaan
NIP. ................................ NIP. ................................ Islam (SKI)
Satuan Madrasah :
…………………………….
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase D, Kelas/Semester: VIII (Delapan) / II (Genap)
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir fase ini ada 5 periode yang menjadi tema pembelajaran, yakni periode Rasulullah Saw., periode Khulafaurasyidin, Islam pada periode
klasik, Islam pada periode pertengahan, dan periode Islam di Nusantara. Pada elemen periode Rasulullah Saw., peserta didik mampu memahami misi
dan strategi dakwah Rasulullah Saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagai inspirasi menerapkan semangat ukhuwah
Islamiyah dalam kebhinekaan. Pada elemen periode Khulafaurasyidin, peserta didik mampu memahami berbagai peristiwa yang terjadi pada masa
Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa
depan. Pada elemen periode klasik, peserta didik mampu memahami perkembangan peradaban Islam di masa Daulah Umayyah, meneladani peran
ilmuwan muslim dalam menumbuhkembangkan kreativitas jiwa pembelajar, serta meneladani jiwa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam
menjunjung tinggi nilai keadilan dan prinsip demokrasi di kehidupan masa kini dan masa depan. Memahami sejarah berdiri dan berkembangnya
peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah, meneladani peran ilmuwan serta ulama sebagai inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan
teknologi dengan menjunjung tinggi nilai agama demi kemajuan peradaban bangsa. Pada elemen periode pertengahan peserta didik mampu memahami
sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah, meneladani peran ilmuwan dalam kemajuan peradabannya,
meneladani sikap keperwiraan serta kepemimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip toleransi kehidupan
berbangsa dan bernegara. Pada elemen periode Islam di Nusantara, peserta didik mampu memahami sejarah penyebaran Islam di Nusantara, peran
Wali Sanga dan pesantren dalam dakwah Islam di Nusantara, nilai-nilai kearifan lokal, serta meneladani pendiri organisasi kemasyarakatan Islam
sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat nasionalisme di lingkungannya.
Elemen Capaian Pembelajaran
Periode Rasulullah Saw. Memahami sejarah dakwah Rasulullah Saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam
yang menjadi inspirasi dalam menerapkan semangat ukhuwah Islamiyah dalam kebhinekaan.
Periode Khulafaurasyidin Memahami prestasi Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan
menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.
Periode Klasik (650 M-1250 M) Memahami perkembangan peradaban Islam pada masa Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyah, peran
ulama dan ilmuwan muslim, kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam menumbuhkembangkan
kreativitas jiwa pembelajar, inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjunjung
tinggi nilai agama untuk kemajuan peradaban bangsa.
Periode Pertengahan (1250 M-1800 M) Memahami sejarah peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah dan ilmuwan Daulah Ayyubiyah
sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip berpikir maju, moderat, dan solutif dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Periode Islam di Nusantara Memahami sejarah dan perkembangan Islam di Indonesia, peran Wali Sanga, peran lembaga pesantren
dalam dakwah Islam di Indonesia, nilai-nilai kearifan lokal, pendiri organisasi kemasyarakatan Islam
Indonesia sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat jiwa nasionalisme di lingkungannya.
Alokasi
Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Bab 3 : DAULAH AYYUBIYAH: CINTA TANAH AIR DAN SEMANGAT PERSATUAN UMAT
Melalui model Inquiry Learning, peserta didik
dapat menganalisis proses terbentuknya
Daulah Ayyubiyah sebagai buah dari
perjuangan dan cinta untuk menyatukan umat.
Melalui Gallery Walk, peserta didik dapat
mengidentifikasi kemajuan peradaban Daulah
Ayyubiyah di bidang pendidikan dan militer
sebagai wujud cinta pada ilmu dan keamanan
tanah air.
Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat
menjelaskan kemajuan di bidang ekonomi dan
arsitektur, serta memahami bahwa
kesejahteraan rakyat adalah prioritas pemimpin
yang memiliki cinta.
Melalui metode Value Clarification Technique
(VCT) dan Role Playing, peserta didik dapat
meneladani karakter kepemimpinan
Shalahuddin Al-Ayyubi yang penuh cinta,
keadilan, dan toleransi.
Bab 4 : PEMIMPIN DAN ILMUWAN DAULAH AYYUBIYAH: TELADAN CINTA DALAM KARYA
Melalui metode Storytelling dan analisis
karakter, peserta didik dapat meneladani
semangat juang dan kepemimpinan Sultan
Shalahuddin Al-Ayyubi yang dilandasi cinta
pada agama dan bangsa.
Melalui studi komparatif, peserta didik dapat
membandingkan gaya kepemimpinan Sultan
Al-Adil dan Al-Kamil, serta memahami
pentingnya diplomasi dan stabilitas sebagai
wujud cinta pada perdamaian.
Melalui Focus Group Discussion (FGD),
peserta didik dapat menjelaskan kontribusi
para ilmuwan seperti As-Suhrawardi dan Ibn
Al-Adhim, serta meneladani cinta mereka pada
Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
kebenaran dan ilmu pengetahuan.
Melalui apresiasi sastra dan Project-Based
Learning, peserta didik dapat menghayati
keindahan Qasidah Burdah karya Al-Bushiri
dan menyajikan hasil riset mereka dalam
proyek "Buku Saku Pahlawan Ayyubiyah".
Bab 5 : DAULAH MAMLUK: BENTENG PERADABAN ISLAM DENGAN SEMANGAT CINTA DAN KEBERANIAN
Melalui model Think-Pair-Share, peserta didik
dapat menjelaskan proses kelahiran Daulah
Mamluk dan peran Sultanah Shajar Ad-Durr
sebagai wujud cinta dan keberanian seorang
perempuan dalam memimpin.
Melalui studi kasus dan simulasi strategi,
peserta didik dapat menganalisis
kepemimpinan Sultan Baybars dan
kemenangannya dalam Perang Ain Jalut
sebagai puncak dari cinta pada agama dan
tanah air.
Melalui Virtual Tour dan Gallery Walk,
peserta didik dapat mengidentifikasi kemajuan
peradaban Islam masa Daulah Mamluk di
bidang ekonomi, ilmu pengetahuan, dan
arsitektur.
Melalui diskusi dan analisis, peserta didik
Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
dapat menjelaskan faktor-faktor kemunduran
Daulah Mamluk dan mengambil ibrah tentang
pentingnya menjaga amanah kepemimpinan
sebagai wujud cinta yang berkelanjutan.
JUMLAH JAM PELAJARAN
Mengetahui, ..........., ......................... 20..
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran
.......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................