0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan13 halaman

Program Kerja Penurunan Stunting 2023

Dokumen ini adalah program kerja untuk menurunkan prevalensi stunting dan wasting di UPTD RSUD Dr. H. BOB BAZAR, SKM pada tahun 2023. Program ini bertujuan untuk memberikan acuan bagi tenaga profesional dalam pelayanan malnutrisi dan melibatkan berbagai pihak untuk mencapai target penurunan stunting dari 25,2 persen menjadi 16 persen pada tahun 2024. Melalui edukasi, pelatihan, dan intervensi gizi, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan anak dan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.

Diunggah oleh

instalasigizi9
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan13 halaman

Program Kerja Penurunan Stunting 2023

Dokumen ini adalah program kerja untuk menurunkan prevalensi stunting dan wasting di UPTD RSUD Dr. H. BOB BAZAR, SKM pada tahun 2023. Program ini bertujuan untuk memberikan acuan bagi tenaga profesional dalam pelayanan malnutrisi dan melibatkan berbagai pihak untuk mencapai target penurunan stunting dari 25,2 persen menjadi 16 persen pada tahun 2024. Melalui edukasi, pelatihan, dan intervensi gizi, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan anak dan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.

Diunggah oleh

instalasigizi9
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA PENURUNAN PREVALENSI STUNTING

DAN WASTING
UPTD RSUD DR. H. BOB BAZAR, SKM

RSUD Dr. MUHAMMAD ZEIN PAINAN


JL. Dr.A. Rivai Painan (kode Pos
25611)
Telp. (0756) 21428 Fax.(0756) 21398 Email : rsudpainan@[Link]
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah


SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa karena berkat rahmat dan inayah-
Nya kami dapat menyelesaikan penyusunan “Program Kerja
Penurunan Prevalensi Stunting dan Wasting UPTD RSUD Dr. H.
BOB BAZAR,SKM”.

Program kerja ini disusun dalam rangka memberikan acuan


dalam pelaksanaan kegiatan Penurunan Prevalensi Stunting dan
Wasting bagi semua jajaran di UPTD RSUD DR. H. BOB BAZAR,
SKM TAHUN 2023 sebagai kontribusi ditetapkannya Kabupaten
Lampung Selatan sebagai lokus Stunting dan Wasting. Melalui
program kerja ini diharapkan semua tenaga profesional pemberi
asuhan serta tenaga terkait lainnya dapat memahami berbagai
hal yang berkaitan dengan pelayanan malnutrisi di UPTD RSUD
DR. H. BOB BAZAR, SKM TAHUN 2023 dan mampu mengambil
peran sesuai keahliannya .

Ucapan terima kasih dan penghargaan selayaknya


disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu
penyusunan dan penerbitan program kerja ini. Program kerja ini
semoga dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Permohonan maaf perlu kami sampaikan apabila dalam
penyusunannya masih banyak kekurangan dan masih jauh dari
kesempurnaan.

Kalianda, 2023

Tim Penyusun
1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..........................................................1

DAFTAR ISI.....................................................................2

BAB I PENDAHULUAN......................................................3

A. Latar Belakang......................................................................3

B. TUJUAN UMUM DAN KHUSUS................................................4

BAB II RENCANA PROGRAM KERJA...................................5

BAB III SASARAN KEGIATAN............................................7

BAB IV PENCATATAN DAN EVALUASI KEGIATAN...............8

A. Pencatatan Kegiatan.............................................................8

B. Evaluasi Pelalaksanaan Kegiatan Pelayanan........................8

BAB V PENUTUP.............................................................9

2
BAB I

PENDAHULUA

A. Latar Belakang

Indonesia adalah penyumbang balita Stunting dan


Wasting nomer 5 di dunia setelah India, Nigeria, Pakistan, dan
Cina sehingga diperkirakan 36% balita Stunting dan Wasting di
Indonesia akan mengalami sindrom stunting jangka pendek di
kemudian hari, terdiri dari hambatan perkembangan, depresi
fungsi imunitas dan kognitif serta gangguan metabolisme lemak
yang jangka panjang akan berakhir dengan obesitas, gangguan
toleransi glukosa, penyakit jantung koroner, hipertensi, dan
osteoporosis. Suplementasi nutrisi pada bayi setelah usia puncak
adipositas (nilai BMI tertinggi pada grafik BMZ) akan berisiko
early adiposity rebound , dimana 52,7% akan berisiko obseitas
dengan semua komorbidnya. Oleh karena itu malnutrisi pada
usia 2 tahun pertama kehidupan bersifat menetap meskipun
telah dikoreksi. Hal ini mendukung pencegahan malnutrisi pada
1000 HPK sebagai program utama dalam menghasilkan generasi
muda yang berkualitas.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR. H. BOB BAZAR,


SKM TAHUN 2023 merupakan rumah sakit type C yang berada di
lokasi strategis yaitu merupakan jalan poros utama di tengah
Kota Painan yang mudah dijangkau dari berbagai arah baik
dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. UPTD
RSUD DR. H. BOB BAZAR, SKM TAHUN 2023 yang merupakan
rumah sakit rujukan di kabupaten Pesisir Selatan dan sebagian
besar pengguna jasa layanan UPTD RSUD DR. H. BOB BAZAR,
SKM TAHUN 2023 mempunyai status sosial ekonomi yang sangat
bervariatif, meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), Buruh, Petani

3
dan lain-lain.

Prevalensi Stunting dan Wasting Kabupaten Pesisir Selatan


Tahun 2021 sebesar 25,2 persen, data ini berdasar Buku saku
hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021. Target
penurunan stunting di Kabupaten Pesisir Selatan dari 25,2
persen menjadi 16 persen pada 2024

4
mendatang. Penurunan Stunting dan Wasting memerlukan
intervensi yang terpadu, mencakup intervensi gizi spesifik dan
gizi sensitif yang dilaksanakan secara holistik, integratif dan
berkualitas antar bidang rumah sakit dan stakeholder terkait.
Rumah sakit sebagai bagian dari organisasi perangkat daerah
berkolaborasi dengan lintas sektor turut berpartisipasi
menyukseskan progam lokus Stunting dan Wasting tersebut
baik ditingkat internal rumah sakit maupun eksternal. Untuk
mencapai hal tersebut, RS perlu menyusun program kerja tahun
2022 agar pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik dan
optimal.

B. TUJUAN UMUM DAN KHUSUS

1. Tujuan Umum

Menjadi acuan untuk menurunkan prevalensi Stunting


dan Wasting di lingkungan UPTD RSUD DR. H. BOB BAZAR,
SKM TAHUN 2023

2. Tujuan Khusus

1) Mendukung Program Nasional terkait penurunan angka


Stunting dan Wasting.

2) Menetapkan kebijakan stunting dan wasting.

3) Menyusun panduan pelayanan penurunan stunting dan


wasting.

4) Memberikan edukasi kepada masyarakat terkait stunting


dan wasting.

5) Melakukan eliminasi stunting dan wasting dengan :

a. Promosi kesehatan internal dan eksternal

b. Proses deteksi stunting dan wasting di unit rawat


jalan dan unit rawat inap

5
6) Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia
tentang stunting dan wasting

7) Melakukan koordinasi dengan dinas terkait.

6
BAB II

RENCANA PROGRAM KERJA KEGIATAN PENURUNAN


STUNTING

WAKTU
N KEGIATAN INDIKATOR KERJA SASARAN PJ PELAKSANAA
O N
1. Pembentukan Tim Prognas SK tim Tim Direktur Oktober 2022
Stunting
2. Pembuatan program kerja U.M.A.N Tim Sekretaris Oktober 2022
Tim
3. Sosialisasi Program kerja U.M.A.N Tim Ka. Tim November 2022
4. Pertemuan Tim Prognas Stunting U.M.A.N Tim Tim Desember 2022
5. Pelatihan Stunting dan wasting Pemahaman Staf Rumah [Link] Januari 2023
stunting Sakit
dan Wasting
6. Pertemuan terkait system rujukan Sistim Rujukan Pertugas Tim Februari 2023
dan penguatan jejaring Puskesmas
7. Kegiatan intervensi gizi
a. Pemberian tablet Besi Folat bumil yang dapat Bumil Perawat Senin
Bumil fe dan asam Poli sampai
folat Obstetri kamis
b. Pemberian Vit A Bayi dan Bayi dan Balita yg Bayi dan ranap anak Sesuai
Balita dapat Vit A Balita kebutuhan
7
c. Pemberian Makan bayi dan Bayi dan Balita Bayi dan anak Inst. Gizi Setiap hari
anak yang Ranap
dapat makan
d. Pemberian konseling Laktasi busui yg Bumil dan Bidan Setiap hari
mendapat Busui Ranap
konseling obstetric
lactasi

8
e. Pemantauan status gizi Anak yg Pasien Perawat Senin ,Selasa
anak rawat jalan diasesmen gizi Poli dan Kamis
buruk Anak
f. Pemantauan status gizi Anak yg Pasien Karu Setiap hari
rawat inap diasesmen gizi ranap selama
buruk anak dirawat
g. Edukasi Bumil Cakupan bumil Bumil Ahli gizi Senin
yg Rawat sampai
diedukai jalan Kamis
h. Edukasi Busui Cakupan busui Busui Ahli gizi Setiap hari
yg rawat inap
diedukai obstetri
i. Pelaksanan sistem rujukan Data anak stunting Pasien Tim Situasional
gizi
buruk

9
BAB III

SASARAN KEGIATAN
Sasaran kegiatan penurunan stunting dan wasting antara lain
sebagai berikut:

1) Pasien

2) Keluarga Pasien

3) Petugas Rumah Sakit UPTD RSUD DR. H. BOB BAZAR, SKM TAHUN
2023

4) Masyarakat yang berkunjung ke UPTD RSUD DR. H. BOB BAZAR,


SKM TAHUN 2023

1
0
BAB IV

PENCATATAN DAN EVALUASI


KEGIATAN

A. Pencatatan Kegiatan

Kegiatan pencatatan kegiatan penurunan prevalensi


stunting dan wasting menggunakan beberapa instrument
yang ada di poliklinik anak dan rawat inap anak.

B. Evaluasi Pelalaksanaan Kegiatan Pelayanan

1. Penguatan kembali komitmen jejaring internal ( rawat


jalan, rawat inap dan gizi )

2. Penguatan kembali komitmen jejaring eksternal ( puskesmas )

3. Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Prevalensi


Stunting dan Wasting

1
1
BAB V

PENUTUP

Program kerja stunting ini bertujuan untuk menjadi acuan


kerja tim menurunkan prevalensi Stunting dan Wasting di
lingkungan UPTD RSUD DR. H. BOB BAZAR, SKM TAHUN 2023.
Dengan cara memberikan edukasi dan konseling kepada
masyarakat, pasien, dan keluarga pasien terkait stunting dan
wasting. Serta memberikan pelatihan mengenai pemahaman
stunting dan wasting kepada staff rumah sakit.

1
2

Anda mungkin juga menyukai