Rencana Kerja Sekolah SD Negeri 10 Simeulue
Rencana Kerja Sekolah SD Negeri 10 Simeulue
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
menyebutkan bahwa setiap sekolah harus menyusun rencana kerja sekolah yang terdiri dari rencana kerja jangka
menengah dan rencana kerja tahunan. Ketentuan tentang rencana kerja jangka menengah yang selanjutnya disebut
RKJM dan rencana kerja tahunan yang selanjutnya disebut RKT ini diperkuat melalui Peraturan Pemerintah nomor
17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan pada Pasal 51, menyatakan bahwa satuan
pendidikan usia dini, pendidikan dasar dan menengah harus membuat kebijakan tentang perencanaan program dan
pelaksanaannya secara transparan dan akuntabel.
Manajemen Berbasis Sekolah yang selanjutnya disebut MBS merupakan salah satu amanah Undang-undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Oleh karena itu setiap satuan pendidikan diwajibkan
menerapkannya dalam bentuk kebijakan-kebijakan nyata untuk mengelola satuan pendidikan sebagaimana
dimaksud, dalam rangka mewujudkan sistem pengelolaan dan manajerial sekolah yang transparan dan akuntabel,
tanpa meninggalkan peran serta masyarakat, dan pengelolaan pembelajaran yang optimal. Kebijakan ini
diberlakukan secara nasional pada setiap satuan pendidikan termasuk di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 10
Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue.
Tiga pilar MBS meliputi aspek pengelolaan yang transparan; pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan; dan peran serta masyarakat yang semakin meningkat. Secara ideal, variabel-variabel tersebut
harus mampu berjalan beriringan untuk mewujudkan postur MBS sebagaimana dikehendaki dalam Undang-undang
Sistem Pendidikan Nasional. Konsekuensinya adalah terciptanya sebuah sistem pengelolaan satuan pendidikan
dengan anatomi yang sejalan dengan pilar-pilar MBS.
Kesebangunan konsep pengelolaan satuan pendidikan dengan pilar-pilar MBS akan memudahkan
pencapaian tujuan MBS, yaitu peningkatan prestasi belajar peserta didik dan akuntabilitas publik. Prestasi belajar
peserta didik secara nyata ditunjukkan dalam bentuk peningkatan kualitas lulusan, yang di dalamnya tidak saja
merepresentasikan pencapaian prestasi akademik, tetapi juga terkandung nilai-nilai kualitatif pembangunan karakter.
Sedangkan akuntabilitas publik ditunjukkan dalam bentuk transparansi pengelolaan terutama pengelolaan keuangan
dan peran serta aktif masyarakat dalam setiap kebijakan satuan pendidikan yang memang mengharuskan adanya
partisipasi masyarakat.
Dalam rangka menuju MBS yang ideal maka pengelolaan satuan pendidikan harus berbasis pada
perencanaan yang sesuai dengan kondisi sekolah, sebagai bentuk perangkat lunak kebijakan yang akan
dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan MBS. Sebagai salah satu fungsi manajemen yang paling dasar,
maka perencanaan harus mampu menjadi pijakan bagi fungsi manajemen yang lain, misalnya pengorganisasian
sumber daya yang ada, pengarahan, pengawasan, dan motivasi sehingga fungsi-fungsi manajemen dalam
pengelolaan satuan pendidikan dapat didistribusikan secara optimal.
Fungsi perencanaan dalam manajemen pengelolaan satuan pendidikan diwujudkan dalam bentuk RKT yang
mewakili rencana kebijakan pengelolaan sekolah dalam kurun waktu satu tahun. Kurun waktu satu tahun
dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan terhadap satuan pendidikan dalam pengembangan institusi hingga
tercapainya postur satuan pendidikan yang sejalan dengan visi dan misi SD Negeri 10 Kecamatan Simeulue Barat
Kabupaten Simeulue.
Sebagai salah satu sekolah dasar di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten
Simeulue, maka SD Negeri 10, Kecamatan Simeulue Barat yang pada saat RKT ini disusun memiliki jumlah peserta
didik sebanyak 139 orang, dan dibimbing oleh 12 guru, terus berupaya meningkatkan sistem pengelolaan sekolah
sesuai dengan amanah Undang-undang. Hal itu direalisasikan dalam bentuk Rencana Pengembangan Sekolah
(RPS) sebagaimana tercantum secara jelas pada BAB II.
Dasar-dasar manajemen berbasis sekolah pada SD Negeri Cimaja Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur,
diupayakan dengan mengeksplorasi seluruh kemampuan dan sumber daya yang dimiliki oleh sekolah. Formalisasi
rencana pelaksanaan terhadap manajemen berbasis sekolah diharapkan mampu menjadi acuan dan pedoman bagi
kami, dalam rangka mencapai visi sekolah dengan merealisasikan misi yang sudah ditetapkan sebelumnya dengan
indikator yang jelas dan terukur.
B. Landasan
Sebagai landasan fundamental tempat berpijak dalam penyusunan program kerja sekolah ini adalah:
1. Undang-undang RI nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
3. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan oleh Satuan Pendidikan.
4. Visi dan Misi SD Negeri 10, Kecamatan Simeulue Barat.
5. Rencana Kerja Sekolah (RKS) SD Negeri 10 Simeulue Barat.
6. Ketetapan bersama Kepala Sekolah, Guru, dan Pengurus Komite.
C. Tujuan Penyusunan
Secara garis besar dapat dikemukakan bahwa tujuan penyusunan program kerja SD Negeri 10, Kecamatan
Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat dikemukakan sebagai berikut:
1. Untuk menyatukan pandangan dan cita-cita bagi seluruh warga sekolah dalam rangka meningkatkan mutu
pendidikan;
2. Untuk memudahkan dalam melaksanakan tugas pengelolaan sekolah sesuai bidang masing-masing;
3. Untuk memudahkan dalam melaksanakan evaluasi tugas yang telah berhasil dicapai atau yang belum dicapai;
4. Sebagai tempat berpijak untuk kesinambungan pelaksanaan Program Sekolah pada tahun berikutnya;
5. Memberikan gambaran kondisi nyata saat ini dan kondisi yang diharapkan dapat terwujud dalam waktu satu
tahun ke depan;
6. Sebagai bentuk laporan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan yang membutuhkan;
7. Sebagai bahan kajian bagi pendidik dan atau tenaga kependidikan baru yang ditempatkan di SD Negeri 10
Simeulue Barat;
8. Sebagai referensi bagi para peneliti yang ingin mengadakan penelitian di SD Negeri 10 Simeulue Barat.
BAB II
DATA SEKOLAH
A. Data Sekolah
1. Jumlah pendidik dan tenaga kependidikan menurut status kepegawaian dan jenis kelamin
Status Jenis Kelamin
No Uraian
PNS Non PNS Laki-laki Perempuan
1 Kepala Sekolah 1 - - 1
2 Guru Kelas 5 1 2 4
3 Guru PAI 1 2 2 1
4 Guru Penjaskes - 1 1 -
5 Tenaga Perpustakaan - 1 1 -
6 Penjaga Sekolah - 1 1 -
7 - - - -
Jumlah 7 6 7 6
Tabel 1: Jumlah tenaga menurut status kepegawaian dan jenis kelamin
5. Jumlah Lulusan
Tahun Tamatan Rata-rata Melanjutkan
Pelajaran Jml Target Hasil Target Jml Target
2018/2019 27 100% 26 100%
2019/2020 29 100% 20 100%
2020/2021 33 100% 24 100%
2021/2022 31 100% 25 100%
Tabel 5: Jumlah Lulusan Peserta Didik
9. Jumlah orang tua peserta didik menurut tingkat penghasilan rata-rata per bulan
A. Struktur Ketenagaan
Di sekolah ini
No Jabatan Nama Pendidikan
mulai
1 Kepala Sekolah E R N I, [Link]. Gr SI
2 Komite Sekolah KHAIRIL ASWAR SMA
3 Bendahara LISNIWATI, [Link] DII
4 Sekretaris ALI SUMITRO SMA
5 Perpustakaan WADAH SMA
6 Guru Kelas 1 LISNIWATI, [Link] DII
7 Guru Kelas 2 NUSRAYANTI, [Link] SI
8 Guru Kelas 3 MAILISNA, [Link] SI
9 Guru Kelas 4 JAHARDIN SMA
10 Guru Kelas 5 HENDRIADI, [Link] SI
11 Guru Kelas 6 MASRIA, [Link] SI
12 Guru PAI SINTA ROSDANI, [Link] SI
13 Guru PJOK ANDRA SALEH, [Link] SI
14 Guru SBK MUZDALIFAH, [Link]
15 Administrasi Sekolah EDI RIZAL SMA
16 Administrasi Sekolah SYAHRIANI SMA
17 Guru Matematika WINARDI, [Link] SI
18 Guru BTQ JUNARDIN SMA
19 Guru Mapel Matematika ZUTRI JUNISAKHERA, [Link] SI
20 Guru Bahasa Inggris DESMA YETTI RAMBE, [Link] SI
21 UKS SYAHRIANI SMA
22 Guru Pembantu Kelas MARWAN AMIN, [Link] DII
23 Penjaga Sekolah AMHAR SMA
BAB IV
RENCANA KEGIATAN SEKOLAH
A. Rencana Kegiatan
7 A.1 Kemampuan A.1.1 Kompetensi Peningkatan 1. Peningkatan
literasi membaca teks kompetensi GTK dan kompetensi GTK
informasi kebijakan yang secara mandiri terkait
menunjang kompetensi teks informasi melalui
membaca teks PMM
informasi
8 A.1 Kemampuan 1.3 Metode Peningkatan 1. Pengembangan diri
literasi pembelajaran kompetensi GTK dan GTK secara mandidri
kebijakan yang terkait praktik
menunjang aktivasi pembelajaran Intraktif
kognitif melalui PMM
9 D.4 Iklim D.10.2 Layanan satuan Peningkatan 1. Pelayanan
keamanan satuan pendidikan untuk kompetensi GTK dan terhadap siswa cerdas
dan bakat istimewa menunjang sekolah menurut UU, dipelajari
untuk murid cerdas dan oleh GTK secara
bakat istimewa mandidri
[Link] pendidikan
mendorong perbaikan
terhadap kompetensi
pada domain aljabar
di satuan pendidikan
melalui program,
kebijakan, dan
penganggaran
No Identifikasi Akar Masalah Kegiatan Benahi Penjelasan Implementasi Kegiatan Apakah Kegiatan
Nama indikator yang menjadi prioritas Identifikasi akar masalah dari Kegiatan untuk menyelesaikan akar Rincian kegiatan yang lebih spesifik sebagai Membutuhkan
perbaikan layanan di tahun indikator yang ingin diperbaiki masalah turunan dari kegiatan benahi. Biaya?
mendatang (dapat ditinjau dari indikator Diisi dengan "Ya" /
Rapor Pendidikan atau "Tidak".
penyebab lain yang menurut
Anda relevan)
1 D.8 Iklim Kebinekaan D.8.3 Toleransi dan Peningkatan kompetensi GTK [Link] mempelajari secara mandiri di Tidak
kesetaraan peserta didik dan kebijakan yang menunjang PMM tentang iklim kebinekaan
terciptanya sikap inklusif [Link] Pendidikan Memperdayakan Tidak
Mesjid terdekat untuk mengadakan
kegiatan pembinaan Toleransi
2 D.6 Iklim Kesetaraan Gender D.6.1 Pemahaman dan Peningkatan kompetensi GTK 1. Meningkatkan pemahaman guru Tidak
sikap warga satuan dan kebijakan yang menunjang tentang sikap inkluisif,toleran, dan
pendidikan terhadap pemahaman dan sikap warga kesetaraan gender melalui PMM
kesetaraan gender sekolah terhadap kesetaraan 2. Meningkatkan kompetensi guru untuk Ya
gender mengembangkan minat bakat peserta
didik melalui eskul
3 D.1 Kualitas pembelajaran D.1.3 Metode Peningkatan kompetensi GTK 1. Satuan Pendidikan meningkatkan Tidak
pembelajaran dan kebijakan yang menunjang kompetensi GTK dengan mempelajari
aktivasi kognitif konten terkait praktik pembelajaran
interaktif yang sesuai dengan tujuan
pembelajaran dan karakteristik siswa.
2. Pengembangan inovasi terkait metode Tidak
pembelajaran secara mandiri melalui
PMM
3. Workshop peningkatan kompetensi Ya
guru tentang metode/ strategi
pembelajaran semua mapel
Malasin, 05 Januari 2024
Kepala Sekolah,
SD Negeri 10 Simeulue Barat
E R N I, [Link]. Gr
NIP. 19811206 200604 2 002
BAB V
RENCANA KEGIATAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)
TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Berdasarkan uraian di atas secara umum dapat disimpulkan bahwa Rencana Kegiatan Sekolah (RKS)
Tahun 2023/2024 merupakan unsur yang sangat penting dalam pengelolaan sekolah untuk mencapai tujuan
sekolah dan tujuan pendidikan nasional.
Rencana kegiatan sekolah yang telah tersusun ini hanya akan berjalan lancar bila ada dukungan penuh
semua pihak, baik kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan stakeholder yang ada. Oleh karena itu dukungan
dan partisipasi aktif semua sangat diharapkan agar SD Negeri 10 Simeulue Barat tetap ada.
Sebaik apapun program yang dibuat, tanpa partisipasi aktif dari komponen yang mendukungnya, seperti guru,
karyawan, peserta didik dan komite atau pemerintah maka program kerja tersebut hanya tinggal tulisan belaka.
Karena itu hanya dengan kerjasama dan kerja keras dari masing-masing komponen yang ada, akan tercapai
tujuan yang diinginkan.
Semoga dengan adanya niat baik yang kita miliki dapat dijadikan modal yang utama dalam rangka mencapai
tujuan sekolah yang diinginkan.
E R N I, [Link]. Gr
NIP : 19811206 200604 2 005
LAMPIRAN-LAMPIRAN
A. Struktur Organisasi
KEPALA SEKOLAH KOMITE SEKOLAH
E R N I, [Link]. Gr KHAIRIL ASWAR
BENDAHARA
LISNIWATI, [Link]
GURU
UKS PEMBANTU
PENJAGA KELAS
SEKOAH KEPALA PUSTAKA
SYAHRIANI MARWAN AMIN,[Link] WADAH
MASYARAKAT
B. SK Kepala Sekolah tentang Pembentukan Komite Sekolah
KEPUTUSAN
KEPALA SD NEGERI 10 SIMEULUE BARAT
KECAMATAN SIMEULUE BARAT
NOMOR : 422/102/2024
TENTANG
PENGANGKATAN KOMITE SEKOLAH SD NEGERI 10 SIMEULUE BARAT
PRIODE TAHUN 2023 - 2027
SD NEGERI 10 SIMEULUE BARAT
KECAMATAN SIMEULUE BARAT
2 Bahwa nama tersebut di bawah ini dianggap mampu dan cakap untuk di angkat
menjadi Komite Sekolah Proide Tahun 2023 - 2027 di SD Negeri 10 Simeulue
Barat;
Mengingat : 1 Undang – Undang NO 02 Tahun 1989
2 Peraturan Pemerintah NO 29 Tahun 199
3 Keputusan mentri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 084/U/1993
4 Surat kepegawaian Negara Nomor 0433/1993 Nomor 25 Tahun 1993
MEMUTUSKAN
Menetapkan
Nama : KHAIRIL ASWAR
Alamat : Desa Babul Makmur
Pertama : Diangkat Sebagai Komite Sekolah Priode Tahun 2023/2027 pada SD NEGERI 10
Simeulue Barat;
Kedua : Mengamanatkan agar yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas dengan baik dan
penuh tanggung jawab sebagi Komite Sekolah pada SD Negeri 10 Simeulue Barat
Kabupaten Simeulue Aceh periode tahun 2023/2024;
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, jika dikemudian hari terdapat kekeliruan
dalam penetapan ini maka akan di adakan perbaikan sebagaimana mestinya.
37
Malasin, 12 Juni 2023
Kepala Sekolah,
E R N I, [Link]. Gr
NIP. 19811206 200604 2 001
38
39