0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan39 halaman

Rencana Kerja Sekolah SD Negeri 10 Simeulue

Dokumen ini membahas tentang pengelolaan sekolah berdasarkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Negeri 10 Kecamatan Simeulue Barat, yang diharuskan untuk menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) sesuai dengan peraturan pendidikan nasional. Tujuan penyusunan RKS adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan, memudahkan pengelolaan, dan memberikan transparansi kepada masyarakat. Data terkait jumlah pendidik, peserta didik, dan sarana prasarana juga disajikan untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan sekolah.

Diunggah oleh

ahmad suaidi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan39 halaman

Rencana Kerja Sekolah SD Negeri 10 Simeulue

Dokumen ini membahas tentang pengelolaan sekolah berdasarkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Negeri 10 Kecamatan Simeulue Barat, yang diharuskan untuk menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) sesuai dengan peraturan pendidikan nasional. Tujuan penyusunan RKS adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan, memudahkan pengelolaan, dan memberikan transparansi kepada masyarakat. Data terkait jumlah pendidik, peserta didik, dan sarana prasarana juga disajikan untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan sekolah.

Diunggah oleh

ahmad suaidi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
menyebutkan bahwa setiap sekolah harus menyusun rencana kerja sekolah yang terdiri dari rencana kerja jangka
menengah dan rencana kerja tahunan. Ketentuan tentang rencana kerja jangka menengah yang selanjutnya disebut
RKJM dan rencana kerja tahunan yang selanjutnya disebut RKT ini diperkuat melalui Peraturan Pemerintah nomor
17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan pada Pasal 51, menyatakan bahwa satuan
pendidikan usia dini, pendidikan dasar dan menengah harus membuat kebijakan tentang perencanaan program dan
pelaksanaannya secara transparan dan akuntabel.
Manajemen Berbasis Sekolah yang selanjutnya disebut MBS merupakan salah satu amanah Undang-undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Oleh karena itu setiap satuan pendidikan diwajibkan
menerapkannya dalam bentuk kebijakan-kebijakan nyata untuk mengelola satuan pendidikan sebagaimana
dimaksud, dalam rangka mewujudkan sistem pengelolaan dan manajerial sekolah yang transparan dan akuntabel,
tanpa meninggalkan peran serta masyarakat, dan pengelolaan pembelajaran yang optimal. Kebijakan ini
diberlakukan secara nasional pada setiap satuan pendidikan termasuk di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 10
Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue.
Tiga pilar MBS meliputi aspek pengelolaan yang transparan; pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan; dan peran serta masyarakat yang semakin meningkat. Secara ideal, variabel-variabel tersebut
harus mampu berjalan beriringan untuk mewujudkan postur MBS sebagaimana dikehendaki dalam Undang-undang
Sistem Pendidikan Nasional. Konsekuensinya adalah terciptanya sebuah sistem pengelolaan satuan pendidikan
dengan anatomi yang sejalan dengan pilar-pilar MBS.
Kesebangunan konsep pengelolaan satuan pendidikan dengan pilar-pilar MBS akan memudahkan
pencapaian tujuan MBS, yaitu peningkatan prestasi belajar peserta didik dan akuntabilitas publik. Prestasi belajar
peserta didik secara nyata ditunjukkan dalam bentuk peningkatan kualitas lulusan, yang di dalamnya tidak saja
merepresentasikan pencapaian prestasi akademik, tetapi juga terkandung nilai-nilai kualitatif pembangunan karakter.
Sedangkan akuntabilitas publik ditunjukkan dalam bentuk transparansi pengelolaan terutama pengelolaan keuangan
dan peran serta aktif masyarakat dalam setiap kebijakan satuan pendidikan yang memang mengharuskan adanya
partisipasi masyarakat.
Dalam rangka menuju MBS yang ideal maka pengelolaan satuan pendidikan harus berbasis pada
perencanaan yang sesuai dengan kondisi sekolah, sebagai bentuk perangkat lunak kebijakan yang akan
dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan MBS. Sebagai salah satu fungsi manajemen yang paling dasar,
maka perencanaan harus mampu menjadi pijakan bagi fungsi manajemen yang lain, misalnya pengorganisasian
sumber daya yang ada, pengarahan, pengawasan, dan motivasi sehingga fungsi-fungsi manajemen dalam
pengelolaan satuan pendidikan dapat didistribusikan secara optimal.
Fungsi perencanaan dalam manajemen pengelolaan satuan pendidikan diwujudkan dalam bentuk RKT yang
mewakili rencana kebijakan pengelolaan sekolah dalam kurun waktu satu tahun. Kurun waktu satu tahun
dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan terhadap satuan pendidikan dalam pengembangan institusi hingga
tercapainya postur satuan pendidikan yang sejalan dengan visi dan misi SD Negeri 10 Kecamatan Simeulue Barat
Kabupaten Simeulue.
Sebagai salah satu sekolah dasar di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten
Simeulue, maka SD Negeri 10, Kecamatan Simeulue Barat yang pada saat RKT ini disusun memiliki jumlah peserta
didik sebanyak 139 orang, dan dibimbing oleh 12 guru, terus berupaya meningkatkan sistem pengelolaan sekolah
sesuai dengan amanah Undang-undang. Hal itu direalisasikan dalam bentuk Rencana Pengembangan Sekolah
(RPS) sebagaimana tercantum secara jelas pada BAB II.
Dasar-dasar manajemen berbasis sekolah pada SD Negeri Cimaja Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur,
diupayakan dengan mengeksplorasi seluruh kemampuan dan sumber daya yang dimiliki oleh sekolah. Formalisasi
rencana pelaksanaan terhadap manajemen berbasis sekolah diharapkan mampu menjadi acuan dan pedoman bagi
kami, dalam rangka mencapai visi sekolah dengan merealisasikan misi yang sudah ditetapkan sebelumnya dengan
indikator yang jelas dan terukur.

B. Landasan
Sebagai landasan fundamental tempat berpijak dalam penyusunan program kerja sekolah ini adalah:
1. Undang-undang RI nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
3. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan oleh Satuan Pendidikan.
4. Visi dan Misi SD Negeri 10, Kecamatan Simeulue Barat.
5. Rencana Kerja Sekolah (RKS) SD Negeri 10 Simeulue Barat.
6. Ketetapan bersama Kepala Sekolah, Guru, dan Pengurus Komite.

C. Tujuan Penyusunan
Secara garis besar dapat dikemukakan bahwa tujuan penyusunan program kerja SD Negeri 10, Kecamatan
Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat dikemukakan sebagai berikut:
1. Untuk menyatukan pandangan dan cita-cita bagi seluruh warga sekolah dalam rangka meningkatkan mutu
pendidikan;
2. Untuk memudahkan dalam melaksanakan tugas pengelolaan sekolah sesuai bidang masing-masing;
3. Untuk memudahkan dalam melaksanakan evaluasi tugas yang telah berhasil dicapai atau yang belum dicapai;
4. Sebagai tempat berpijak untuk kesinambungan pelaksanaan Program Sekolah pada tahun berikutnya;
5. Memberikan gambaran kondisi nyata saat ini dan kondisi yang diharapkan dapat terwujud dalam waktu satu
tahun ke depan;
6. Sebagai bentuk laporan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan yang membutuhkan;
7. Sebagai bahan kajian bagi pendidik dan atau tenaga kependidikan baru yang ditempatkan di SD Negeri 10
Simeulue Barat;
8. Sebagai referensi bagi para peneliti yang ingin mengadakan penelitian di SD Negeri 10 Simeulue Barat.
BAB II
DATA SEKOLAH

A. Data Sekolah
1. Jumlah pendidik dan tenaga kependidikan menurut status kepegawaian dan jenis kelamin
Status Jenis Kelamin
No Uraian
PNS Non PNS Laki-laki Perempuan
1 Kepala Sekolah 1 - - 1
2 Guru Kelas 5 1 2 4
3 Guru PAI 1 2 2 1
4 Guru Penjaskes - 1 1 -
5 Tenaga Perpustakaan - 1 1 -
6 Penjaga Sekolah - 1 1 -
7 - - - -
Jumlah 7 6 7 6
Tabel 1: Jumlah tenaga menurut status kepegawaian dan jenis kelamin

2. Jumlah pendidik dan tenaga kependidikan menurut tingkat pendidikan


No Jabatan S2 S1 D3 D2 SLTA SLTP JML
1 Kepala Sekolah 1 1
2 Guru Kelas 6 6
3 Guru PAI 3 3
4 Guru Penjas 2 1
5 Tenaga Perpustakaan 1 1
6 Penjaga 1 1
7 ADMINISTRASI SEKOLAH 3 3
Jumlah 12 5 16
Tabel 2: Jumlah tenaga menurut tingkat pendidikan

3. Jumlah pendidik dan tenaga kependidikan menurut masa kerja (tahun)


No Jabatan <5 5-10 10-15 15-20 20-25 25-30 >30
1 Kepala Sekolah 1
2 Guru Kelas 1 3 2
3 Guru PAI 3
4 Guru Penjas 2
5 Tenaga Perpustakaan 1
6 Penjaga 1
7 ADMINISTRASI SEKOLAH 1 2
7 4 5 1 16
Tabel 3: Jumlah tenaga menurut masa kerja
4. Data Peserta Didik
Jumlah peserta didik pada awal tahun pelajaran 4 tahun terakhir
Akhir Tahun Pelajaran
Ket
Kelas 2019/2020 2020/2021 2021/2022 2022/2023
L P Jml L P Jml L P Jml L P Jml
1 10 19 29 12 13 25 18 12 30 11 6 17
2 12 13 25 18 12 30 13 16 29 22 9 31
3 18 12 30 13 16 29 11 11 22 13 5 18
4 13 16 29 11 11 22 17 12 29 10 19 29
5 11 11 22 17 12 29 15 18 33 17 14 31
6 17 12 29 15 18 33 16 15 31 9 12 21
Jml 81 83 164 86 82 168 90 84 174 82 65 147
Tabel 4: Jumlah peserta didik pada awal tahun pelajaran

5. Jumlah Lulusan
Tahun Tamatan Rata-rata Melanjutkan
Pelajaran Jml Target Hasil Target Jml Target
2018/2019 27 100% 26 100%
2019/2020 29 100% 20 100%
2020/2021 33 100% 24 100%
2021/2022 31 100% 25 100%
Tabel 5: Jumlah Lulusan Peserta Didik

6. Data peserta didik mengulang


Tahun Kelas
Jumlah
Pelajaran I II III IV V VI
2016/2017 - - - - - - -
2017-2018 - - - - - - -
2018-2019 - - - - - - -
2019-2020 - - - - - - -
Tabel 6: Jumlah peserta didik mengulang dalam 4 tahun terakhir

7. Jumlah peserta didik dalam 4 tahun terakhir


Tahun Pelajaran
KET.
Kelas 2019/2020 2020/2021 2021/2022 2022/2023
L P J L P J L P J L P J
I 10 19 29 12 6 18 22 9 31 11 6 17
II 17 14 31 10 19 29 12 6 18 22 9 31
III 9 12 21 17 14 31 10 19 29 12 6 18
IV 18 13 31 9 12 21 17 14 31 10 19 29
V 14 10 24 18 13 31 9 12 21 17 14 31
VI 12 10 22 14 10 24 18 13 31 9 12 21
JUMLAH 80 78 158 80 74 154 88 73 161 81 66 147
Tabel 7: Jumlah peserta didik dalam 4 tahun terakhir

8. Jumlah orang tua peserta didik menurut pekerjaan

Pekerjaan 2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 2020/2021 Ket


Pegawai Negeri 1 1 1
TNI/Polri - - -
Pegawai Swasta 18 10 22
Petani 42 52 38
Pedagang 8 6 14
Nelayan 40 34 31
Tukang Kayu
Tukang Batu
Tabel 8: Jumlah orang tua /wali peserta didik menurut pekerjaan

9. Jumlah orang tua peserta didik menurut tingkat penghasilan rata-rata per bulan

Pekerjaan 2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 2020/2021 KET


< 200.000
200.000 - 500.000 100 90 90 125 125
500.000 - 1.000.000 12 16 19 19 21
1.000.000 - 2.000.000 7 7 6
2.000.000 - 5.000.000 3 3 3 3 3
5.000.000 - 10.000.000
> 10.000.000
Tabel 9: Jumlah orang tua /wali peserta didik menurut pekerjaan

10. Pengurus Komite Sekolah (masa bakti 2023 - 2024)


No Nama Pekerjaan Jabatan Keterangan
1 KHAIRIL ASWAR Wiraswasta Ketua Tokoh
Masyarakat
2 LUKMAN, [Link] Waikl Ketua Tokoh
Masyarakat
3 Tokoh
Masyarakat
Tabel 10: Pengurus Komite Sekolah

11. Sarana dan Prasarana Sekolah Data Ruang


Nama Ruang Kebu- Rusak Rusak
Yang ada Baik
tuhan Sedang Berat
Ruang Kelas 6 6 5 1 -
Ruang Guru 1 1 1
Ruang Kepala Sekolah 1 1 1
Ruang Perpustakaan 1 1 1
WC / Kamar mandi 6 4 2 1 1
Tabel 11: Tabel Data Ruang

12. Data Ruang Lain yang dibutuhkan


Jenis Ruang Jumlah Ukuran Ket
1. Gudang 1 8x7 m -
2. Dapur 1 5x7 m -
3. Ruang ganti pakaian 1 3x4 m -
4. Ruang komputer - 8x7 m -
5. Mushola/tempat ibadah - 8x7 m -
Tabel 12: Tabel Data Ruang Lain

13. Data Mebeler


Nama Ruang Rusak Rusak
Kebutuhan Yang ada Baik Berat
Sedang
Meja Siswa 100 90 10 48 32
Kursi Siswa 150 140 40 46 53
Meja Guru di kelas 6 6 6
Kursi Guru di kelas 6 6 6
Meja guru di ruang guru 15 14 13 1
Kursi guru di ruang guru 15 15 15
Papan Tulis 6 6 4 2
Almari Kelas 6 6 2 4
Almari Kantor 4 1 1
Rak Buku 8 5 2 3
Loker 1 1
Tabel 13: Data mebeler

B. Hasil Program Tahun Sebelumnya


1. Tingkat Pencapaian Program
No Jenis Kegiatan Target Pencapaian Kendala Tindak Lanjut
A Pengembangan
Kompetensi Lulusan
1. Rata-rata nilai UN
2. Bidang Olahraga
3. Bidang seni
budaya
B Pengembangan
Kurikulum (Standar
Isi)
1. Review KTSP Terlaksana
review KTSP
2. Beban belajar Maksimal 40 min: 31 jp Jumlah jam Menambah jam
peserta didik jam/minggu mak: 36 jp pelajaran mata pembelajaran di
pelajaran untuk luar jam wajib
UN terlalu (les)
sedikit
3. Pengembangan 100%
muatan lokal Terlaksanan
ya muatan
lokal
pertanian
4. Kalender Memiliki 100% -
akademik kalender
pendidikan
yang disusun
sekolah
5. Buku referensi Semua guru 75% Kesulitan
guru memiliki memperoleh
buku buku yang
referensi sesuai
minimal 2
buku
6. Buku referensi Setiap 75% Tidak cukup Memenuhi secara
peserta didik peserta didik biaya untuk bertahap
memiliki memenuhi
buku B. kebutuhan buku
Indonesia,
IPA,
Matematika,
dan IPS
7. Buku Lembar Setiap 50% Dana yang ada Pemenuhan
Kerja Siswa peserta didik belum memadai sebagian, 1 buku
(LKS) memiliki untuk untuk 2 siswa
memenuhi
semua
kebutuhan
C. Pengembangan
Proses
Pembelajaran
1. Perangkat 100% 75% Tidak lengkap Menggunakan
pembelajaran operasional karena daya yang ada
keterbatasan secara maksimal
biaya yang ada
2. Rombongan 6 rombel, 5 rombel, Kekurangan Menerima
belajar 1 rombel jumlah siswa keadaan karena
maksimal 28 karena berada kondisi daerah
peserta didik di daerah yang tidak
terpencil memungkinkan
3. Buku teks Rasio 1siswa 65% Keterbatasan
pelajaran 1 buku untuk dana karena
semua pendapatan
mapel hanya dari BOS
4. Pengelolaan Semua guru 80% Belum semua Mengikuti
pembelajaran menguasai guru memiliki pelatihan, KKG,
TIK sarana TIK dan workshop
5. Supervisi Semua guru 60% Kepala Sekolah Pekerjaan KS
kunjungan kelas 1 minggu 1 terlalu padat yang bisa
guru kegiatan dan dikerjakan guru
mengerjakan dibagikan kepada
sistem guru.
pelaporan
D. Pengembangan
sistem penilaian
1. Instrumen 100% 80% Kemampuan Pembimbingan
penilaian guru belum guru
optimal
2. Ulangan harian 100% 100%
3. UTS 80% 85% Motivasi dan Mengoptimalkan
kemampuan pembimbingan
dasar peserta
didik masih
rendah
4. US
5. UN
6. Perbaikan dan 100% 85% Padatnya menggunakan
pengayaan terlaksana kegiatan yang tugas mandiri,
harus tugas terstruktur,
dilaksanakan dan tugas tidak
sehingga terstruktur
kegiatan
pengayaan tidak
selalu
dilaksanakan di
sekolah
E. Pengembangan
Pendidik & Tenaga
Kependidikan
1. Implementasi 12 Semua 85% d patuhi Kendala jarak Pembinaan
budaya malu pegawai jangkau secara rutin,
dapat sehingga belum pemberian
melaksanaka sepenuhnya motivasi
n dapat
dilaksanakan
2. Budaya dan etos Disiplin dan 85% Masih ada Pembinaan
kerja mentalitas pegawai yang secara rutin
yang tinggi belum 100%
mematuhi
aturan kerja
3. Kompetisi Tinggi 50% Kompetensi Mengadakan
pedagogik dan masih guru masih pelatihan dan
profesional guru rendah pembimbingan
4. Kompetensi Sesuai 85% Luasnya Mengikuti
manajerial Kepala dengan kompetensi kegiatan KKKS
Sekolah Kompetensi yang harus BERMUTU, studi
Kepala dikuasai, belum referensi dan
Sekolah ada program studi banding ke
induksi bagi sekolah lain
kepala sekolah
F. Pengembangan
Sarana & Prasarana
1. Rasio kelas Rasio 1:1 1 ruang Pemerintah Mengusulkan
dengan rombel kelas untuk 1
belum tambahan ruang
rombel; sepenuhnya kelas
2 ruang memperhatikan
kelas untuk 4
kebutuhan
rombel jumlah ruang
dengan cara kelas sesuai
di sekat jumlah rombel
2. Ruang Kepsek Minimal luas belum ada Belum mampu Ruang KS
12 M2 mengadakan bersama dengan
secara ruang guru
swadaya,
sementara
bantuan dari
pihak
pemerintah
belum
terkabulkan
3. Ruang guru Minimal luas Luas 49 M2, Belum semua Memanfaatkan
56 M2 belum usulan yang sudah ada
lengkap direalisasi secara maksimal
4. Ruang UKS Minimal luas belum ada belum memiliki Masih
16 M2 ruang UKS menggunakan
tersendiri ruang guru yang
disekat.
5. Ruang Sudah ada Kelengkapan Dana sekolah Mengusulkan
Perpustakaan bubu belum msh minim, pada pemerintah
optimal bntuan dr
pmrnth blm
direalisasi
6. Mushola Minimal luas 36 M2 Dana sekolah Mnggali brbgai
72 M 2
msh mnim, smber
bntuan dr dana,trmsuk infak
pmrnth blm guru/peserta didik
direalisasi
7. Rasio WC/KM Rasio 1:30 Rasio 1:50 Pemerintah Mengusulkan
dengan rombel belum pada pemerintah
memenuhi untuk ditambah.
kebutuhan
sesuai dengan
rasio.
8 Pagar keliling 25 meter Bantuan skrla Membangun scr
sekolah ortu msh rndh berthap
9. Talud & pagar 13.100 M2 50 M2 Bantuan skrla Membangun scr
pengaman ortu msh rndh berthap
[Link] 100% 0% Dana sklah msh
Upacara selesai minim,bantuan
dr pmerntah blm
drealisasi
[Link] OR Memiliki &
memadai
[Link] sekolah Representati 50% Dana sekolah
f blm mnckupi
[Link] sekolah Bersih dan 50% Pembinaan Melakukan
memadai sekolah sht blm pmbinaan kntin
intensif shat
[Link] alat Sepak bola, 50% Dana sklah msh Melengkapi
OR voli, senam minim, bantuan secara bertahap
lantai, atletik dr pmerntah blm
drealisasi
[Link] alat Peralatan 50% Dana sklah msh Melengkapi
kesenian musik, seni minim,bantuan secara bertahap
rupa, drum dr pmerntah blm
band drealisasi
[Link] Media/alat 50% Dana sekolah Melengkapi scr
sarana KBM peraga masih minim, prioritas
pembelajara bantuan dari
n pemerintah blm
direalisasi
[Link] 75% terawat 50% Dana sklah msh Melengkapi scr
halaman minim, bertahap
smbangan
skarela ortu
msh rendh
[Link] alat Telepon, Printer Dana Direncanakan thn
kantor printer, trbatas,jaringan dpan,tlpon pakai
komputer jringan tlpon seluker
kabel blm ada
G. Pembinaan
Kesiswaan &
Ekstrakurikuler
1. Penerimaan [Link] 30 1. 20 peserta [Link] [Link]
peserta didik peserta didik didik persaingan dg citra sekolah &
baru(PPDB) sekolah lain bkrjasma dg
brbgai phak
2. Tata tertib Semua 80% dipatuhi Kesadaran Melaksanakan
peserta didik peserta didik peserta didik pembiasaan
mematuhi masih rendah secara rutin
peraturan
sekolah
3. Pemberdayaan Mengikuti 75% Sarana dan Kualitas latihn
kepramukaan seluruh even prasarana ditingkatkan
kepramukaa belum memadai
n
4. Lomba Siswa Mengikuti 60% Pembinaan Mngoptimalkan
Berprestasi seluruh peserta didik kls intensif
kegiatan belum intensif unggulan
5. Beasiswa & 100% 75% Belum semua Mengusulkan
bantuan peserta terakomodir siswa miskin penambahan
didik miskin terbantu secara kuota penerima
penuh bantuan
6. Penghargaan 100% 100%
peserta didik
berprestasi
7. Popda dan Pekan Finalis Peserta Pembianaan Melakukan
Seni peserta didik pembinaan
belum optimal secara intensif
H. Pendidikan karakter
dan Budaya Cianjur
1. Pengamalan Pengamalan 85% [Link] Pembinaan dan
keagamaan & agama & guru masih keteladanan dari
akhlak mulia norma d kurang KS dan Guru
sekolah
tinggi
2. Penanaman 100% 80% Kebiasaan jelek Pembinaan
disiplin dan dari masyarakat secara terus-
budaya tertib mempengaruhi menerus
peserta didik
3. Budaya hidup Lingkungan 75% Kultur hdp Pembinaan,
bersih bersih shat/brsh msh keteladanan dan
rendah reward
4. Keindahan & Taman & 50% Dana & Melengkpi scr
kerindangan pohon kebiasaan brthap &
sekolah peneduh merawt pmbnaan scr rtin
lngkungan msh
rendah
Keamanan & Ada pagar Dana sekolah Direncanakan
kenyamanan belajar pengaman masih belum tahun berikutnya
mencukupi
Kekeluargaan Akrab & Pembiasaan Pembinaan &
harmonis hidup harmonis keteladanan
belum optimal
Tabel 14: Tingkat Pencapaian Program

2. Prestasi yang diperoleh (akademik dan non akademik)


No Tanggal Perolehan Cabang Perolehan Tingkat Peringkat
1
2
3
4
5
6
7
Tabel 15: Prestasi yang diperoleh
BAB III
ORGANISASI SEKOLAH

A. Struktur Ketenagaan
Di sekolah ini
No Jabatan Nama Pendidikan
mulai
1 Kepala Sekolah E R N I, [Link]. Gr SI
2 Komite Sekolah KHAIRIL ASWAR SMA
3 Bendahara LISNIWATI, [Link] DII
4 Sekretaris ALI SUMITRO SMA
5 Perpustakaan WADAH SMA
6 Guru Kelas 1 LISNIWATI, [Link] DII
7 Guru Kelas 2 NUSRAYANTI, [Link] SI
8 Guru Kelas 3 MAILISNA, [Link] SI
9 Guru Kelas 4 JAHARDIN SMA
10 Guru Kelas 5 HENDRIADI, [Link] SI
11 Guru Kelas 6 MASRIA, [Link] SI
12 Guru PAI SINTA ROSDANI, [Link] SI
13 Guru PJOK ANDRA SALEH, [Link] SI
14 Guru SBK MUZDALIFAH, [Link]
15 Administrasi Sekolah EDI RIZAL SMA
16 Administrasi Sekolah SYAHRIANI SMA
17 Guru Matematika WINARDI, [Link] SI
18 Guru BTQ JUNARDIN SMA
19 Guru Mapel Matematika ZUTRI JUNISAKHERA, [Link] SI
20 Guru Bahasa Inggris DESMA YETTI RAMBE, [Link] SI
21 UKS SYAHRIANI SMA
22 Guru Pembantu Kelas MARWAN AMIN, [Link] DII
23 Penjaga Sekolah AMHAR SMA

Tabel 16: Struktur Ketenagaan

B. Tugas dan tanggung jawab unsur ketenagaan


1. Kepala Sekolah
Kepala sekolah sebagai pengelola, penanggung jawab, dan melaporkan seluruh kegiatan yang ada di sekolah
kepada masyarakat dan kepada dinas terkait secara herarkhis dan berkala.
2. Guru Kelas
Menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi proses pembelajaran,
melaksanakan analisis dan tidak lanjut proses pembelajaran, dan melaksanakan bimbingan dan konseling pada
kelas yang dibebankan serta melaporkan hasilnya kepada kepala sekolah secara berkala.
3. Guru Mata Pelajaran
Menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi proses pembelajaran,
melaksanakan analisis serta tidak lanjut proses pembelajaran pada mata pelajaran yang dibebankan serta
melaporkan kepada kepala sekolah secara berkala.
4. Bendahara Sekolah
Bendahara sekolah bersama-sama dengan Kepala Sekolah menyusun Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah,
mengelola keuangan dan melaporkan kepada kepala sekolah dan kepada pihak terkait secara berkala dan
berkesinambungan.
5. Tenaga Perpustakaan
Tenaga Perpustakaan bertugas mengelola perpustakaan da melaporkan kepada kepala sekolah secara berkala
dan berkesinambungan.
6. Penjaga Sekolah
Penjaga sekolah bertugas menjaga keamanan sekolah, memelihara kondisi sekolah, memperbaiki kerusakan
ringan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

BAB IV
RENCANA KEGIATAN SEKOLAH
A. Rencana Kegiatan
7 A.1 Kemampuan A.1.1 Kompetensi Peningkatan 1. Peningkatan
literasi membaca teks kompetensi GTK dan kompetensi GTK
informasi kebijakan yang secara mandiri terkait
menunjang kompetensi teks informasi melalui
membaca teks PMM
informasi
8 A.1 Kemampuan 1.3 Metode Peningkatan 1. Pengembangan diri
literasi pembelajaran kompetensi GTK dan GTK secara mandidri
kebijakan yang terkait praktik
menunjang aktivasi pembelajaran Intraktif
kognitif melalui PMM
9 D.4 Iklim D.10.2 Layanan satuan Peningkatan 1. Pelayanan
keamanan satuan pendidikan untuk kompetensi GTK dan terhadap siswa cerdas
dan bakat istimewa menunjang sekolah menurut UU, dipelajari
untuk murid cerdas dan oleh GTK secara
bakat istimewa mandidri

10 A.2 Kemampuan A.2.2 Kompetensi pada Peningkatan


[Link] pendidikan
numerasi domain Aljabar kompetensi GTK dan
dan pendidik
kebijakan yang
mempelajari domain
menunjang kemampuan
aljabar sebagai
numerasi pada domain
bagian dari
Aljabar
kemampuan numerasi
[Link]
mengimplementasikan
pengetahuan tentang
peningkatan
kompetensi pada
domain aljabar untuk
memperbaiki proses
pembelajaran
numerasi peserta didik

[Link] pendidikan
mendorong perbaikan
terhadap kompetensi
pada domain aljabar
di satuan pendidikan
melalui program,
kebijakan, dan
penganggaran

11 A.2 Kemampuan D.1.3 Metode Peningkatan [Link] pendidikan


menunjang aktivasi metode pembelajaran
kognitif interaktif untuk
mendukung
kemampuan numerasi

Tabel 17: Rencana Kegiatan


Rencana Kerja Tahunan (RKT)

RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT)


- Lembar Rencana Kerja Tahunan (RKT) ini digunakan untuk mencatat masalah, akar masalah, program dan kegiatan yang direncanakan untuk dilakukan tahun mendatang.
- Perencanaan yang Anda masukkan ke RKT dapat diambil dari hasil Rapor Pendidikan, atau hasil diskusi dengan komite yang sudah disepakati bersama Satdik Anda.
- Lembar Rencana Kerja Tahunan (RKT) ini menjadi dasar untuk pengisian Lembar Kerja ARKAS, terutama untuk kegiatan yang membutuhkan biaya dalam pelaksanaannya.
- Kolom "Benahi", "Kegiatan", "Penjelasan Kegiatan" dapat langsung dipindahkan ke Lembar Kerja ARKAS.

No Identifikasi Akar Masalah Kegiatan Benahi Penjelasan Implementasi Kegiatan Apakah Kegiatan
Nama indikator yang menjadi prioritas Identifikasi akar masalah dari Kegiatan untuk menyelesaikan akar Rincian kegiatan yang lebih spesifik sebagai Membutuhkan
perbaikan layanan di tahun indikator yang ingin diperbaiki masalah turunan dari kegiatan benahi. Biaya?
mendatang (dapat ditinjau dari indikator Diisi dengan "Ya" /
Rapor Pendidikan atau "Tidak".
penyebab lain yang menurut
Anda relevan)
1 D.8 Iklim Kebinekaan D.8.3 Toleransi dan Peningkatan kompetensi GTK [Link] mempelajari secara mandiri di Tidak
kesetaraan peserta didik dan kebijakan yang menunjang PMM tentang iklim kebinekaan
terciptanya sikap inklusif [Link] Pendidikan Memperdayakan Tidak
Mesjid terdekat untuk mengadakan
kegiatan pembinaan Toleransi
2 D.6 Iklim Kesetaraan Gender D.6.1 Pemahaman dan Peningkatan kompetensi GTK 1. Meningkatkan pemahaman guru Tidak
sikap warga satuan dan kebijakan yang menunjang tentang sikap inkluisif,toleran, dan
pendidikan terhadap pemahaman dan sikap warga kesetaraan gender melalui PMM
kesetaraan gender sekolah terhadap kesetaraan 2. Meningkatkan kompetensi guru untuk Ya
gender mengembangkan minat bakat peserta
didik melalui eskul
3 D.1 Kualitas pembelajaran D.1.3 Metode Peningkatan kompetensi GTK 1. Satuan Pendidikan meningkatkan Tidak
pembelajaran dan kebijakan yang menunjang kompetensi GTK dengan mempelajari
aktivasi kognitif konten terkait praktik pembelajaran
interaktif yang sesuai dengan tujuan
pembelajaran dan karakteristik siswa.
2. Pengembangan inovasi terkait metode Tidak
pembelajaran secara mandiri melalui
PMM
3. Workshop peningkatan kompetensi Ya
guru tentang metode/ strategi
pembelajaran semua mapel
Malasin, 05 Januari 2024
Kepala Sekolah,
SD Negeri 10 Simeulue Barat

E R N I, [Link]. Gr
NIP. 19811206 200604 2 002
BAB V
RENCANA KEGIATAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)
TAHUN PELAJARAN 2023/2024

Nama Sekolah : SD Negeri 10 Simeulue Barat


Alamat : Jl. H. Datuk Firman
Desa/Kelurahan : Malasin
Kecamatan : Simeulue Barat
Kabupaten : Simeulue
Sumber Dana : BOS REGULER

Tabel 19: Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah


BAB VI
PENUTUP

Berdasarkan uraian di atas secara umum dapat disimpulkan bahwa Rencana Kegiatan Sekolah (RKS)
Tahun 2023/2024 merupakan unsur yang sangat penting dalam pengelolaan sekolah untuk mencapai tujuan
sekolah dan tujuan pendidikan nasional.
Rencana kegiatan sekolah yang telah tersusun ini hanya akan berjalan lancar bila ada dukungan penuh
semua pihak, baik kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan stakeholder yang ada. Oleh karena itu dukungan
dan partisipasi aktif semua sangat diharapkan agar SD Negeri 10 Simeulue Barat tetap ada.
Sebaik apapun program yang dibuat, tanpa partisipasi aktif dari komponen yang mendukungnya, seperti guru,
karyawan, peserta didik dan komite atau pemerintah maka program kerja tersebut hanya tinggal tulisan belaka.
Karena itu hanya dengan kerjasama dan kerja keras dari masing-masing komponen yang ada, akan tercapai
tujuan yang diinginkan.
Semoga dengan adanya niat baik yang kita miliki dapat dijadikan modal yang utama dalam rangka mencapai
tujuan sekolah yang diinginkan.

Malasin, 05 Januari 2024


Kepala Sekolah

E R N I, [Link]. Gr
NIP : 19811206 200604 2 005
LAMPIRAN-LAMPIRAN
A. Struktur Organisasi
KEPALA SEKOLAH KOMITE SEKOLAH
E R N I, [Link]. Gr KHAIRIL ASWAR

BENDAHARA
LISNIWATI, [Link]

GURU

WALI KELAS I WALI KELAS II WALI KELAS III


LISNIWATI, [Link] NUSRAYANTI, [Link] MAILISNA, [Link]

WALI KELAS IV WALI KELAS V WALI KELAS VI


JAHARDIN HENDRIADI, [Link] MASRIA, [Link]

GURU MATEMATIKA GURU IPS GURU AGAMA ISLAM


WARDANI, [Link] ZUTRI JUNISAKHERA SINTA ROSDANI, [Link]

GURU PENJAS GURU BTQ GURU MAPEL


ANDRA SALEH, [Link] JUNARDIN MATEMATIKA

UKS PEMBANTU
PENJAGA KELAS
SEKOAH KEPALA PUSTAKA
SYAHRIANI MARWAN AMIN,[Link] WADAH

TENAGA ADMIN SISWA PENJAGA SEKOLAH


ALI SUMITRO/EDI. R AMHAR

MASYARAKAT
B. SK Kepala Sekolah tentang Pembentukan Komite Sekolah

PEMERINTAH KABUPATEN SIMEULUE


DINAS PENDIDIKAN
SD NEGERI 10 SIMEULUE BARAT
Alamat : Jl. Datuk Firman Desa Malasin Kec. Simeulue Barat

KEPUTUSAN
KEPALA SD NEGERI 10 SIMEULUE BARAT
KECAMATAN SIMEULUE BARAT
NOMOR : 422/102/2024
TENTANG
PENGANGKATAN KOMITE SEKOLAH SD NEGERI 10 SIMEULUE BARAT
PRIODE TAHUN 2023 - 2027
SD NEGERI 10 SIMEULUE BARAT
KECAMATAN SIMEULUE BARAT

Menimbang : 1 Bahwa dalam memperlancar pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar di SD


NEGERI 10 Simeulue Barat perlu menetapkan pembagian tugas Guru dan Karyawan
;

2 Bahwa nama tersebut di bawah ini dianggap mampu dan cakap untuk di angkat
menjadi Komite Sekolah Proide Tahun 2023 - 2027 di SD Negeri 10 Simeulue
Barat;
Mengingat : 1 Undang – Undang NO 02 Tahun 1989
2 Peraturan Pemerintah NO 29 Tahun 199
3 Keputusan mentri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 084/U/1993
4 Surat kepegawaian Negara Nomor 0433/1993 Nomor 25 Tahun 1993
MEMUTUSKAN
Menetapkan
Nama : KHAIRIL ASWAR
Alamat : Desa Babul Makmur

Pertama : Diangkat Sebagai Komite Sekolah Priode Tahun 2023/2027 pada SD NEGERI 10
Simeulue Barat;
Kedua : Mengamanatkan agar yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas dengan baik dan
penuh tanggung jawab sebagi Komite Sekolah pada SD Negeri 10 Simeulue Barat
Kabupaten Simeulue Aceh periode tahun 2023/2024;
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, jika dikemudian hari terdapat kekeliruan
dalam penetapan ini maka akan di adakan perbaikan sebagaimana mestinya.

37
Malasin, 12 Juni 2023
Kepala Sekolah,

E R N I, [Link]. Gr
NIP. 19811206 200604 2 001

Tembusan Kepada Yth. :

1. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue


2. Bersangkutan
3. Arsip

38
39

Anda mungkin juga menyukai