RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SMP SWASTA TRISAKTI
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : VIII / Ganjil
Materi Pokok : Iman dan Pengharapan
Alokasi Waktu : 4 Minggu x 3 Jam Pelajaran @45 Menit
A. Kompetensi Inti
KI1: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI2: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan
bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan,
keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada
tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena
dan kejadian tampak mata.
KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator
1.1 Mensyukuri makna hidup beriman dan Mensyukuri dirinya dianugerahi iman kepada Yesus
berpengharapan Kritus
2.1 Menunjukkan sikap hidup beriman dan Menunjukkan sikap hidup beriman dan
berpengharapan berpengharapan
3.1 Memahami arti sikap hidup beriman dan Menjelaskan makna hidup beriman
berpengharapan Memahami makna hidup berpengharapan
Menjelaskan Pentingnya memiliki harapan
Memahami makna iman dan pengharapan
4.1 Menyajikan karya yang berkaitan dengan Menceritakan pengalamannya tentang pengharapan
cara hidup beriman dan berpengharapan yang dimiliki di tengah keraguan dan keputus asaan.
dalam bentuk tindakan nyata Mengajak orang di sekitarnya untuk memiliki
pengharapan
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
Mensyukuri dirinya dianugerahi iman kepada Yesus Kritus
Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan
Menjelaskan makna hidup beriman
Memahami makna hidup berpengharapan
Menjelaskan Pentingnya memiliki harapan
Memahami makna iman dan pengharapan
Menceritakan pengalamannya tentang pengharapan yang dimiliki di tengah keraguan dan keputus
asaan.
Mengajak orang di sekitarnya untuk memiliki pengharapan
D. Materi Pembelajaran
Iman dan Pengharapan
Iman dan Percaya
Makna Hidup Berpengharapan
Pentingnya Memiliki Harapan
Memahami Makna Iman dan Pengharapan
E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran
F. Media Pembelajaran
Media :
Worksheet atau lembar kerja (siswa)
Lembar penilaian
LCD Proyektor
Alat/Bahan :
Penggaris, spidol, papan tulis
Laptop & infocus
G. Sumber Belajar
Buku Pendidikan Agama Kristen Siswa Kelas VIII, Kemendikbud, Tahun 2016
Buku refensi yang relevan,
Alkitab: Ibrani 11:1; Yakobus 2:17; 2 Timotius 4:7
Alkitab: II Korintus 4: 8
Lingkungan setempat
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1 . Pertemuan Pertama ( 3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Iman dan Percaya
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan
yang berlangsung
Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
(stimullasi/ materi Iman dan Percaya dengan cara :
pemberian Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Iman dan Percaya.
Mengamati
Lembar kerja materi Iman dan Percaya.
Pemberian contoh-contoh materi Iman dan Percaya untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb
Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi
yang berhubungan dengan Iman dan Percaya.
Mendengar
Pemberian materi Iman dan Percaya oleh guru.
Menyimak
1 . Pertemuan Pertama ( 3 x 40 Menit)
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Iman dan Percaya
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Catatan : Selama pembelajaran Iman dan Percaya berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam
pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran tentang materi Iman dan Percaya yang baru dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Iman dan Percaya yang baru diselesaikan.
Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Iman dan
Percaya.
Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas projek/produk/portofolio/unjuk
kerja pada materi pelajaran Iman dan Percaya.
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Iman dan Percaya kepada kelompok yang memiliki
kinerja dan kerjasama yang baik.
2 . Pertemuan Kedua ( 3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Makna Hidup Berpengharapan
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan
yang berlangsung
Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
(stimullasi/ materi Makna Hidup Berpengharapan dengan cara :
pemberian Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Makna Hidup Berpengharapan.
Mengamati
Lembar kerja materi Makna Hidup Berpengharapan.
Pemberian contoh-contoh materi Makna Hidup Berpengharapan untuk dapat
2 . Pertemuan Kedua ( 3 x 40 Menit)
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi
yang berhubungan dengan Makna Hidup Berpengharapan.
Mendengar
Pemberian materi Makna Hidup Berpengharapan oleh guru.
Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Makna Hidup Berpengharapan
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Catatan : Selama pembelajaran Makna Hidup Berpengharapan berlangsung, guru mengamati sikap siswa
dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran tentang materi Makna Hidup Berpengharapan yang baru dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Makna Hidup Berpengharapan yang baru
diselesaikan.
Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Makna Hidup
Berpengharapan.
Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas projek/produk/portofolio/unjuk
kerja pada materi pelajaran Makna Hidup Berpengharapan.
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Makna Hidup Berpengharapan kepada kelompok
yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
3 . Pertemuan Ketiga ( 3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Pentingnya Memiliki Harapan
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan
yang berlangsung
Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
3 . Pertemuan Ketiga ( 3 x 40 Menit)
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
(stimullasi/ materi Pentingnya Memiliki Harapan dengan cara :
pemberian Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Pentingnya Memiliki Harapan.
Mengamati
Lembar kerja materi Pentingnya Memiliki Harapan.
Pemberian contoh-contoh materi Pentingnya Memiliki Harapan untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi
yang berhubungan dengan Pentingnya Memiliki Harapan.
Mendengar
Pemberian materi Pentingnya Memiliki Harapan oleh guru.
Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Pentingnya Memiliki Harapan
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Catatan : Selama pembelajaran Pentingnya Memiliki Harapan berlangsung, guru mengamati sikap siswa
dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran tentang materi Pentingnya Memiliki Harapan yang baru dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Pentingnya Memiliki Harapan yang baru
diselesaikan.
Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Pentingnya
Memiliki Harapan.
Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas projek/produk/portofolio/unjuk
kerja pada materi pelajaran Pentingnya Memiliki Harapan.
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Pentingnya Memiliki Harapan kepada kelompok
yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
4 . Pertemuan Keempat ( 3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Memahami Makna Iman dan Pengharapan
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
Mengajukan pertanyaan
4 . Pertemuan Keempat ( 3 x 40 Menit)
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan
yang berlangsung
Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
(stimullasi/ materi Memahami Makna Iman dan Pengharapan dengan cara :
pemberian Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsangan) Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Memahami Makna Iman dan
Pengharapan.
Mengamati
Lembar kerja materi Memahami Makna Iman dan Pengharapan.
Pemberian contoh-contoh materi Memahami Makna Iman dan Pengharapan
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi
yang berhubungan dengan Memahami Makna Iman dan Pengharapan.
Mendengar
Pemberian materi Memahami Makna Iman dan Pengharapan oleh guru.
Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Memahami Makna Iman dan Pengharapan
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Catatan : Selama pembelajaran Memahami Makna Iman dan Pengharapan berlangsung, guru mengamati
sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh
menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran tentang materi Memahami Makna Iman dan Pengharapan yang baru dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Memahami Makna Iman dan Pengharapan
yang baru diselesaikan.
Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Memahami
Makna Iman dan Pengharapan.
Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas projek/produk/portofolio/unjuk
kerja pada materi pelajaran Memahami Makna Iman dan Pengharapan.
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Memahami Makna Iman dan Pengharapan kepada
kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
I. Penilaian Hasil Pembelajaran
1. Penilaian Skala Sikap
Berilah tanda “centang” (√) yang sesuai dengan kebiasaan kamu terhadap pernyataan-pernyataan yang
tersedia!
Kebiasaan
Tidak
No Pernyataan Selalu Sering Jarang
Pernah
Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
1
2
3
4
5
Nilai akhir = Jumlah skor yang diperoleh peserta didik× 100
skor tertinggi 4
2. Penilaian Pengetahuan
Contoh Penilaian Tertulis
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : VIII/1
Mensuplai jawaban singkat atau pendek:
1. Sebutkan ciri-ciri orang yang memelihara iman.
2. ..................................
Cara Penskoran:
Skor diberikan kepada peserta didik tergantung dari ketepatan dan kelengkapan jawaban yang
diberikan/ditetapkan guru. Semakin lengkap dan tepat jawaban, semakin tinggi perolehan skor.
3. Penilaian Keterampilan, contoh Check list
Format Penilaian Praktik: bermain peran tokoh/cerita Alkitab
Nama peserta didik: ________ Kelas: _____
Skala Penilaian
No Aspek Yang Dinilai
5 4 3 2 1
1. Penghayatan
2. Atribut pendukung yang digunakan
3. Kerja sama
4. Ketepatan isi cerita
Keterangan:
Kriteria penilaian dapat dilakukan sebagai berikut:
5 = sangat baik
4 = baik
3 = cukup
2 = kurang
1 = sangat kurang
Penilaian unjuk kerja yang menggunakan skala penilaian memungkinkan penilai memberi nilai tengah
terhadap penguasaan kompetensi tertentu, karena pemberian nilai secara kontinum di mana pilihan
kategori nilai lebih dari dua. Skala penilaian terentang dari tidak sempurna sampai sangat sempurna.
Misalnya: 5 = sangat kompeten, 4 = kompeten, 3 = cukup kompeten, 2 = kurang kompeten, dan 1 =
sangat kurang kompeten. Untuk memperkecil faktor subyektivitas, perlu dilakukan penilaian oleh lebih
dari satu orang, agar hasil penilaian lebih akurat.
4. Penilaian Diskusi
Peserta didik berdiskusi tentang memahami makna .
Aspek dan rubrik penilaian:
1) Kejelasan dan ke dalaman informasi
(a) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan ke dalaman informasi lengkap dan
sempurna, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi lengkap dan
kurang sempurna, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi kurang
lengkap, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut tidak dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi, skor 25.
Contoh Tabel:
Tindak
Aspek yang Dinilai Ketuntasan
Lanjut
Nama Peserta Jumlah
No. Kejelasan dan Nilai
didik Skor
Kedalaman T TT R R
Informasi
1
Dst.
2) Keaktifan dalam diskusi
(a) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut tidak aktif dalam diskusi, skor 25.
Contoh Tabel:
Tindak
Aspek yang Dinilai Ketuntasan
Nama Peserta Jumlah Lanjut
No. Nilai
didik Keaktifan dalam Skor
T TT R R
Diskusi
1
Dst.
3) Kejelasan dan kerapian presentasi/ resume
(a) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan sangat jelas dan rapi, skor
100.
(b) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan jelas dan rapi, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan sangat jelas dan kurang rapi,
skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan kurang jelas dan tidak rapi,
skor 25.
Contoh Tabel:
Tindak
Aspek yang Dinilai Ketuntasan
Nama Peserta Jumlah Lanjut
No. Nilai
didik Kejelasan dan Skor
T TT R R
Kerapian Presentasi
1
Dst.
5. Remedial
Peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan dijelaskan
kembali oleh guru. Guru melakukan penilaian kembali dengan soal yang sejenis atau memberikan tugas
individu terkait dengan topik yang telah dibahas. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu
yang disesuaikan, contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30
menit setelah jam pelajaran selesai).
CONTOH PROGRAM REMIDI
Sekolah : ........................
Kelas/Semester : ........................
Mat Pelajaran : ........................
Ulangan Harian Ke : ........................
Tanggal Ulangan Harian : ........................
Bentuk Ulangan Harian : ........................
Materi Ulangan Harian : ........................
(KD/Indikator : ........................
KKM : ........................
Nama
Nilai Indikator yang Bentuk Tindakan Nilai Setelah
No Peserta Ket.
Ulangan Belum Dikuasai Remedial Remedial
Didik
1
2
3
4
dst,
6. Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi sebelum waktu yang telah
ditentukan, diminta untuk soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-pertanyaan yang lebih fenomenal dan
inovatif atau aktivitas lain yang relevan dengan topik pembelajaran. Dalam kegiatan ini, guru dapat
mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan.
7. Interaksi Guru dengan Orang Tua
Interaksi guru dengan orang tua perlu dilakukan, salah satunya adalah, guru meminta peserta didik
memperlihatkan kolom kolom kegiatan dalam buku teks peserta didik kepada orang tuanya dengan
memberikan komentar dan paraf.
Dapat juga dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua tentang perubahan perilaku peserta
didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau berkomunikasi langsung, dengan pernyataan tertulis
atau lewat telepon tentang perkembangan kemampuan terkait dengan materi.
Pematangsiantar, Juli 2023
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Ristresi Simamora, S.S Mart Daniel Panggabean, [Link]