LAMBANG FUNGSI
+ PENJUMLAHAN
- PENGURANGAN
* PERKALIAN
/ PEMBAGIAN
^ PERPANGKATAN
SQRT AKAR
% PERSENTASE
DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN
PENJUMLAHAN SEKUMPULAN DATA PADA
SUATU RANGE.
BENTUK PENULISANNYA
= SUM(number1,number2,...)
Contoh : =SUM(4;8;9) → Tekan Enter
artinya 4+8+9 = 21
Digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari
sekumpulan data (Range)
Bentuk penulisannya =
MAX(number1,number2,...)
Contoh : =MAX(14;25;21) → Tekan Enter
Digunakan untuk mencari nilai terendah dari
sekumpulan data (Range)
Bentuk penulisannya =
MIN(number1,number2,...)
Contoh : =MIN(14;25;21) → Tekan Enter
LEFT digunakan untuk mengambil karakter
pada bagian sebelah kiri dari suatu teks.
Bentuk Umum Penulisannya
= LEFT(text;num_chars)
MID digunakan untuk mengambil karakter
pada bagian tengah dari suatu teks.
Bentuk Umum Penulisannya
= MID(text;start_num,num_chars)
RIGHT digunakan untuk mengambil karakter
pada bagian tengah dari suatu teks.
Bentuk Umum Penulisannya
= RIGHT(text;num_chars)
Karakter yang
Diambil
#####
Excel menampilkan error ini ketika lebar kolom
tidak cukup untuk menampilkan isi dari cell
atau cell mengandung format tanggal/waktu
yang menghasilkan nilai negatif. Untuk
mengatasinya Anda dapat menambah lebar
kolom atau mengganti format tanggal/waktu
sehingga menghasilkan nilai yang benar.
#DIV/0!
Excel menampilkan error ini ketika pada
formula yang Anda buat terdapat pembagian
dengan 0 (nol) atau dengan cell yang tidak
bernilai (kosong). Pada Excel nilai 0 atau cell
kosong tidak dapat digunakan untuk membagi
dalam sebuah formula.
11
#NAME?
Excel menampilkan error ini ketika Excel tidak
dapat mengenali sebuah nama yang digunakan
pada formula. Contohnya, nama range pada
formula yang terhapus, salah mengetikkan
fungsi, teks pada formula tidak diapit tanda
kutip (“), atau tidak menyertakan tanda titik
dua ( : ) pada alamat range.
#NULL!
Excel menampilkan error ini ketika Anda
menggunakan Intersection Operator pada dua
range yang berhubungan pada sebuah formula.
12
#NUM!
Excel menampilkan error ini ketika dalam
sebuah formula atau fungsi terdapat
kesalahan penggunaan bilangan.
#REF!
Excel menampilkan error ini ketika mengacu
pada referensi cell atau range yang salah.
Contohnya, Anda telah menghapus cell yang
diacu oleh formula atau Anda telah
menyalin cell yang Anda pindahkan ke atas
cell yang mana diacu oleh formula.
13
#VALUE!
Excel menampilkan error ini ketika formula
yang Anda buat mengandung cell yang berisi
tipe data yang berbeda. Contohnya, jika Anda
membuat formula =DAY(C6), padahal tipe data
pada C6 adalah teks, maka akan muncul pesan
error #VALUE!.
#N/A
Excel menampilkan error ini ketika nilai cell not
available untuk fungsi atau formula. Biasanya
ini terjadi pada fungsi LOOKUP yang mana cell
berisi nilai yang tidak terdapat dalam tabel
LOOKUP atau data pada tabel LOOKUP tidak
mengurut secara alphabet.
14
FUNGSILOGIKA atau BERSYARAT
memungkinkan kita menguji
persyaratan dalam sel.
FUNGSI LOGIKA (BERSYARAT) adalah
kondisi atau =IF yang hasilnya
bergantung pada benar atau salhnya
pengujian.
=IF(logical_test; value_if_true;value_if_false)
Untuk memilih diantara dua
nilai berdasarkan dua kondisi
benar atau kondisi salah
= IF (B2>50;”NAIK KELAS”;”TINGGAL KELAS”)
NAMA NILAI HASIL
RAIHAN 70 NAIK KELAS
ANTO 50 TINGGAL KELAS
RIKA 40 TINGGAL KELAS
NUNUK 60 NAIK KELAS
Artinya jika nilai sel B2 lebih besar dari 50
maka dinyatakan “NAIK KELAS” sebaliknya
jika sel B2 kurang dari 50 maka dinyatakan
“TINGGAL KELAS”
= IF (B2=“A”;”ISTIMEWA”;IF(B2=“B”;”BAIK”;IF(B2=“C”;”CUKUP”;”KURANG”)))
NAMA NILAI HASIL
RAIHAN C CUKUP
ANTO D KURANG
RIKA A ISTIMEWA
NUNUK B BAIK
Artinya jika nilai sel B2 nilainya A maka hasilnya
“ISTIMEWA”, jika B2 nilainya B maka hasilnya
“BAIK”, jika B2 nilainya C maka hasilnya “CUKUP”
atau selain kondisi diatas maka hasilnya
“KURANG”
Fungsi AND menghasilkan nilai TRUE jika
semua argument yang di uji bernilai
BENAR
dan akan bernilai FALSE jika semua atau
salah satu argument bernilai SALAH.
Contoh Penulisan
=IF(AND(E27>7,F27>7);”LULUS”;”GAGAL”)
Fungsi OR menghasilkan nilai TRUE jika
salah satu argument yang di uji bernilai
BENAR
dan akan bernilai FALSE jika semua
argument bernilai SALAH.
Contoh Penulisan
=IF(OR(E27>7,F27>7);”LULUS”;”GAGAL”)
FungsiVlookup ini digunakan untuk
membaca tabel secara vertical (tegak).
Bentuk penulisannya adalah :
=VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_inde
x_num;[range_lookup])
Awalan huruf "V" didepan kata Vlookup
merupakan singkatan dari kata Vertical.
Istilah vertikal ini merujuk pada bentuk tabel
referensi yang digunakan, dimana header
atau judul tabel terletak dibagian atas dan
field datanya tersusun kebawah secara
vertikal.
Nilai Yang DiCari
Merupakan nilai yang akan kita cari pada kolom
pertama sebuah tabel atau kolom paling kanan dari
TabelReferensi. Argument ini dapat berupa angka, teks,
tanggal maupun nilai tertentu baik ditulis langsung
maupun sebuah referensi sel. Bisa juga berupa nilai
yang dihasilkan oleh rumus excel lainnya.
Tabel Referensi
Sebuah tabel referensi data yang terdiri dari 2 kolom
atau lebih, dimana Nilai yang Dicari berada pada kolom
pertama tabel data ini.
Nomor Kolom
Merupakan Nomor kolom dari argumen Tabel Referensi
yang mengandung nilai data dan akan kita ambil nilai
yang sebaris dengan posisi Nilai yang Dicari pada kolom
pertama.
Range Lookup
Diisi dengan nilai Boolean TRUE atau FALSE. Nilai logika
True/false ini menujukkan tipe pencarian. Nilai logika
pada rumus Vlookup digunakan sebagai acuan untuk
menetapkan apakah kita ingin VLOOKUP menemukan
hasil yang sama persis atau cukup menemukan nilai
mendekati.
TRUE:
Vlookup akan menemukan Nilai Yang DiCari Pada Tabel
Referensi pencarian yang sama persis atau mendekati.
Jika Nilai yang sama persis tidak ditemukan maka nilai
terbesar berikutnya yang kurang dari Nilai Yang DiCari
yang akan dihasilkan.
FALSE:
Vlookup akan menemukan Nilai Yang DiCari Pada Tabel
Referensi pencarian yang sama persis saja. Jika tidak
ditemukan maka Vlookup akan menghasilkan pesan
error #NA!
Fungsi Hlookup ini digunakan untuk
membaca tabel secara horizontal
(mendatar).
Bentuk penulisannya adalah :
=
HLOOKUP(lookup_value;table_array;row_index
_num;[range_lookup])
Awalan huruf "H" didepan kata Hlookup
merupakan singkatan dari kata Horizontal.
Istilah horisontal ini merujuk pada bentuk
tabel referensi yang digunakan, dimana
header atau judul tabel terletak dibagian kiri
dan field datanya tersusun samping secara
horisontal.
Nilai Yang DiCari
Nilai yang dicari pada baris pertama tabel.
NilaiYangDiCari bisa berupa nilai, referensi, atau
string teks.
Tabel Referensi
Tabel data dimana Nilai Yang DiCari akan di
temukan pada baris pertamanya. Gunakan
referensi ke sebuah range, tabel, nama range atau
nama tabel.
Nomor Baris
Nomor baris dalam Tabel Referensi yang akan
menghasilkan nilai yang cocok.
Range Lookup
Berisi TRUE atau FALSE. Nilai logika ini akan
menentukan apakah kita ingin Hlookup mencari
kecocokan yang sama persis atau kecocokan
yang mendekati.
▪ Jika berisi TRUE atau dikosongkan (tidak
diisi) maka HLOOKUP menghasilkan
kecocokan yang mendekati.
▪ Jika FALSE, HLOOKUP akan menemukan
kecocokan persis. Jika tidak ditemukan, akan
menghasilkan nilai kesalahan #N/A.