0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan18 halaman

Perancangan Website Literasi Inspira

Diunggah oleh

indraalwi28
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan18 halaman

Perancangan Website Literasi Inspira

Diunggah oleh

indraalwi28
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PERANCANGAN

SISTEM PEMROGRAMAN WEBSITE INSPIRA


Dosen Pengampu: Monica Cinthya, [Link].

DISUSUN OLEH:
Teuku Rifqi Ar Rafi’ 24051214129
Syahrindra Alwi Z 24051214123

SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
TAHUN 2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan
karunia-Nya, laporan pengembangan website Inspira ini dapat diselesaikan dengan baik.
Laporan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan penjelasan mengenai proses perancangan
serta pengembangan Inspira, sebuah platform digital yang memberikan ruang bagi siapa saja
untuk membaca maupun menulis berbagai karya, seperti puisi, cerita, artikel, berita, dan
refleksi pribadi.
Dalam penyusunan laporan ini, penulis menyadari masih terdapat keterbatasan baik
dalam isi maupun penyajiannya. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat
kami harapkan demi perbaikan di masa mendatang.
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam
berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal literasi dan komunikasi. Membaca dan menulis,
yang dahulu lebih banyak dilakukan melalui media cetak, kini semakin berkembang melalui
platform digital yang lebih cepat, mudah diakses, dan interaktif. Namun, di tengah banyaknya
media sosial maupun portal berita, belum banyak ruang yang secara khusus memberikan wadah
untuk menulis dan membaca karya yang bersifat lebih personal, reflektif, dan inspiratif seperti
puisi, cerita, maupun catatan pribadi.
Kebutuhan akan sebuah platform yang mampu mengakomodasi kebebasan berekspresi
melalui tulisan menjadi semakin penting, baik untuk menyalurkan ide, berbagi gagasan,
maupun sekadar mendokumentasikan pikiran. Dari sinilah lahir gagasan untuk
mengembangkan Inspira, sebuah website yang dirancang sebagai ruang kreatif bagi siapa saja
yang ingin membaca dan menulis. Melalui Inspira, pengguna dapat menulis berbagai jenis
konten seperti puisi, cerita, artikel, maupun berita, sekaligus menikmati karya orang lain dalam
suasana literasi digital yang inklusif.
1.2 Rumusan Masalah
- Profile Website
- User Sistem
- Fitur
- Context Diagram
- GUI Sistem

1.3 Manfaat Pengembangan Website


- Bagi Pengguna (Pembaca dan Penulis)
Website Inspira menjadi wadah literasi digital yang memudahkan pengguna untuk
membaca, menulis, dan berbagi karya tulis secara bebas, kreatif, dan inspiratif dalam satu
platform terintegrasi.
- Bagi Penulis
Inspira memberikan ruang bagi penulis untuk menuangkan ide, mengembangkan
kemampuan menulis, serta memperoleh apresiasi dan umpan balik dari pembaca melalui
interaksi yang tersedia.
- Bagi Pembaca
Pembaca memperoleh akses mudah terhadap berbagai karya seperti puisi, cerita, artikel,
dan berita yang bersifat reflektif serta inspiratif, sehingga dapat memperluas wawasan dan
minat literasi.
- Bagi Pengembangan Literasi Digital
Website ini mendukung pertumbuhan budaya membaca dan menulis di era digital dengan
menyediakan platform yang fokus pada konten literasi, bukan sekadar hiburan atau media
sosial.

1.4 Batasan Masalah


1. Website Inspira hanya difokuskan sebagai platform literasi digital untuk membaca dan
menulis karya berupa puisi, cerita, artikel, dan berita.
2. Sistem hanya melibatkan tiga jenis pengguna, yaitu Pembaca, Penulis, dan Admin,
dengan hak akses yang telah ditentukan.
3. Fitur yang dikembangkan terbatas pada registrasi dan login, pengelolaan konten tulisan,
interaksi pengguna (komentar, reaksi, dan simpan tulisan), serta moderasi oleh admin.
4. Website tidak membahas atau mengimplementasikan sistem monetisasi seperti
pembayaran, langganan, atau iklan.
5. Website dikembangkan sebagai proyek akademik sehingga aspek pengelolaan server
skala besar dan keamanan tingkat lanjut tidak dibahas secara mendalam.

1.5 Sistematika Penulisan


Laporan pengembangan Website Inspira disusun secara sistematis untuk memberikan
gambaran yang jelas dan terstruktur mengenai proses perancangan dan pengembangan
sistem. Sistematika penulisan ini bertujuan agar pembaca dapat memahami alur
pembahasan dari awal hingga akhir laporan.
BAB I Pendahuluan membahas latar belakang pengembangan website, rumusan
masalah, manfaat pengembangan website, batasan masalah, serta sistematika penulisan
sebagai pengantar dan gambaran umum laporan.
BAB II Isi berisi penjelasan mengenai profil Website Inspira, jenis pengguna
sistem, fitur-fitur yang disediakan, context diagram, serta desain tampilan antarmuka (GUI)
sistem.
BAB III Kebutuhan User menjelaskan kebutuhan pengguna yang meliputi
gambaran umum kebutuhan user, kebutuhan user pembaca, kebutuhan user penulis, serta
kebutuhan non fungsional sebagai pendukung kinerja dan kenyamanan sistem.
Penutup berisi kesimpulan dari keseluruhan pembahasan serta saran untuk
pengembangan Website Inspira di masa mendatang.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Konsep Dasar Website dan Pengembangan Web
Website merupakan kumpulan halaman digital yang saling terhubung dan dapat diakses
melalui jaringan internet menggunakan perangkat dan browser tertentu. Website berfungsi
sebagai media penyampaian informasi, komunikasi, serta interaksi antara pengguna dan sistem
secara daring. Dalam perkembangannya, website tidak hanya bersifat statis sebagai penyedia
informasi, tetapi juga bersifat dinamis dengan kemampuan mengelola data, menerima input
pengguna, dan menampilkan informasi secara real time.
Pengembangan web adalah proses perancangan, pembuatan, dan pemeliharaan website
agar dapat berfungsi sesuai kebutuhan pengguna. Proses ini mencakup beberapa aspek utama,
yaitu perancangan antarmuka (front-end), pengelolaan logika sistem (back-end), serta
pengelolaan basis data. Front-end berfokus pada tampilan dan pengalaman pengguna,
sedangkan back-end menangani pengolahan data, keamanan, dan integrasi sistem.
Dalam konteks Website Inspira, konsep dasar pengembangan web diterapkan untuk
membangun sebuah platform literasi digital yang mudah digunakan, responsif, dan interaktif.
Pengembangan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan pengguna, struktur sistem, serta
kemudahan akses, sehingga website dapat menjadi media yang efektif untuk membaca dan
menulis karya secara digital.
2.2 Teknologi yang Digunakan
Pengembangan Website Inspira menggunakan beberapa teknologi web yang saling
terintegrasi untuk mendukung fungsi sistem. Pemilihan teknologi disesuaikan dengan
kebutuhan pengembangan website literasi digital yang dinamis dan mudah digunakan.
1. HTML
Digunakan sebagai bahasa dasar untuk membangun struktur halaman website, seperti
teks, gambar, form, dan navigasi.
2. CSS
Digunakan untuk mengatur tampilan dan tata letak website agar terlihat rapi, menarik,
dan responsif pada berbagai perangkat.
3. JavaScript
Digunakan untuk meningkatkan interaktivitas website, seperti validasi input, efek
dinamis, dan respons cepat terhadap aksi pengguna tanpa memuat ulang halaman.
4. PHP
Digunakan sebagai bahasa pemrograman sisi server untuk mengelola logika sistem,
termasuk autentikasi pengguna, pengelolaan konten, serta koneksi ke basis data.
5. Database
Digunakan sebagai media penyimpanan data, seperti data pengguna, artikel, komentar,
dan aktivitas sistem lainnya, sehingga data dapat dikelola secara terstruktur dan efisien.
Penerapan teknologi-teknologi tersebut memungkinkan Website Inspira berjalan secara stabil,
interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
2.3 Metodologi Pengembangan
Pengembangan Website Inspira menggunakan metode Waterfall sebagai model
pengembangan sistem. Metode ini dipilih karena memiliki tahapan yang jelas dan terstruktur,
sehingga sesuai untuk pengembangan sistem dalam lingkup proyek akademik. Setiap tahap
dilakukan secara berurutan dan sistematis agar hasil pengembangan dapat terdokumentasi
dengan baik.
Tahapan dalam metode Waterfall yang diterapkan pada pengembangan Website Inspira
meliputi:
1. Analisis Kebutuhan
Pada tahap ini dilakukan identifikasi kebutuhan pengguna, baik pembaca, penulis,
maupun admin. Analisis difokuskan pada kebutuhan fungsional dan non fungsional
sistem.
2. Perancangan Sistem
Tahap ini mencakup perancangan struktur sistem, context diagram, alur proses, serta
desain antarmuka (GUI) website agar sesuai dengan kebutuhan pengguna.
3. Implementasi
Pada tahap implementasi, hasil perancangan diwujudkan ke dalam bentuk kode
program menggunakan teknologi yang telah ditentukan seperti HTML, CSS,
JavaScript, PHP, dan database.
4. Pengujian
Tahap pengujian dilakukan untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai fungsi yang
direncanakan dan untuk menemukan serta memperbaiki kesalahan pada sistem.
5. Pemeliharaan
Tahap ini mencakup perbaikan bug dan penyempurnaan sistem apabila ditemukan
kendala setelah website digunakan.
Dengan menggunakan metode Waterfall, proses pengembangan Website Inspira dapat
dilakukan secara terarah, terdokumentasi, dan mudah dipahami dari tahap awal hingga akhir.
2.4 Penelitian
Pengembangan Website Inspira didasarkan pada kajian terhadap beberapa penelitian
dan proyek serupa yang telah dikembangkan sebelumnya, khususnya platform berbasis web
yang berfokus pada literasi digital dan pengelolaan konten tulisan. Studi terhadap proyek-
proyek tersebut dilakukan untuk memahami kebutuhan pengguna, fitur yang umum digunakan,
serta pendekatan pengembangan sistem yang efektif.
Beberapa proyek terkait sebelumnya menunjukkan bahwa website literasi digital
umumnya menyediakan fitur utama seperti registrasi pengguna, penulisan dan publikasi
konten, serta interaksi antara pengguna melalui komentar dan reaksi. Selain itu, aspek
kemudahan penggunaan dan tampilan antarmuka yang sederhana menjadi faktor penting dalam
meningkatkan minat pengguna untuk membaca dan menulis.
BAB III
ANALISIS SISTEM
3.1 Gambaran Umum Kebutuhan User
Website Inspira dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna dalam
kegiatan membaca, menulis, dan mengelola konten literasi digital. Kebutuhan user
dibedakan berdasarkan peran masing-masing, yaitu Pembaca dan Penulis dengan
tujuan memastikan sistem dapat berjalan efektif, nyaman, dan sesuai fungsi.

3.2 Kebutuhan User Pembaca


Pembaca merupakan pengguna yang berfokus pada konsumsi konten. Kebutuhan
utama pembaca meliputi:
1. Akses Mudah ke Konten
Pembaca membutuhkan kemudahan untuk mengakses berbagai jenis tulisan
seperti puisi, cerita, artikel, dan berita.
2. Akun Pribadi
Sistem perlu menyediakan fitur registrasi dan login agar pembaca dapat
memiliki pengalaman yang lebih personal.
3. Fitur Pencarian
Pembaca memerlukan fasilitas pencarian untuk menemukan konten
berdasarkan judul, kategori, atau kata kunci tertentu.
4. Interaksi dengan Konten
Pembaca membutuhkan fitur komentar dan reaksi sebagai sarana memberikan
tanggapan serta apresiasi terhadap karya penulis.
5. Profil Pembaca
Pembaca membutuhkan halaman profil untuk melihat aktivitas pribadi seperti
komentar dan daftar tulisan yang disimpan.

3.3 Kebutuhan User Penulis


Penulis adalah pengguna yang berperan aktif dalam menghasilkan konten.
Kebutuhan penulis meliputi:
1. Dashboard Penulis
Penulis membutuhkan dashboard untuk mengelola seluruh tulisan, baik yang
masih berbentuk draft maupun yang sudah dipublikasikan.
2. Fasilitas Menulis Konten
Sistem harus menyediakan editor penulisan yang mendukung pembuatan
puisi, cerita, artikel, dan berita.
3. Manajemen Tulisan
Penulis memerlukan fitur untuk menyimpan draft, mengedit, menghapus, serta
mempublikasikan tulisan.
4. Statistik dan Evaluasi
Penulis membutuhkan informasi statistik seperti jumlah pembaca, komentar,
dan reaksi untuk mengevaluasi kinerja tulisannya.
5. Profil Penulis
Penulis membutuhkan halaman profil untuk menampilkan biodata, foto profil,
serta daftar karya yang telah dipublikasikan.

3.4 Kebutuhan Non Fungsional


Selain kebutuhan fungsional, Website Inspira juga harus memenuhi kebutuhan
non fungsional agar sistem dapat berjalan secara optimal, aman, dan nyaman
digunakan oleh seluruh pengguna. Kebutuhan non fungsional ini meliputi aspek
kinerja, keamanan, keandalan, dan kemudahan penggunaan.
1. Kinerja
Sistem harus mampu memuat halaman dengan waktu respons yang cepat,
terutama pada halaman utama, halaman baca artikel, dan dashboard pengguna.
2. Keamanan
Sistem harus menjamin keamanan data pengguna, termasuk data akun, tulisan,
dan aktivitas pengguna. Mekanisme autentikasi login harus aman, serta akses
ke fitur admin dibatasi hanya untuk pengguna yang berwenang.
3. Kemudahan Penggunaan
Antarmuka website harus dirancang secara sederhana, intuitif, dan mudah
dipahami oleh pengguna baru. Navigasi antar halaman harus jelas agar
pembaca maupun penulis dapat menggunakan sistem tanpa kesulitan.
4. Ketersediaan
Website Inspira harus dapat diakses selama 24 jam dan meminimalkan waktu
downtime, sehingga pengguna dapat membaca maupun menulis kapan saja
dibutuhkan.
3.5 Analisis Pengguna

Analisis pengguna dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik, kebutuhan, dan


peran masing-masing pengguna dalam sistem Website Inspira. Dengan memahami pengguna
secara tepat, sistem dapat dirancang agar sesuai dengan kebutuhan, mudah digunakan, dan
mampu mendukung aktivitas literasi digital secara optimal.

Pengguna Website Inspira dibagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu pembaca,
penulis, dan admin. Pembaca merupakan pengguna yang berfokus pada aktivitas membaca
konten yang tersedia. Mereka membutuhkan akses yang mudah ke berbagai jenis tulisan, fitur
pencarian, serta sarana interaksi sederhana seperti komentar, reaksi, dan penyimpanan tulisan
favorit.

Penulis adalah pengguna yang berperan aktif dalam menghasilkan konten. Penulis
membutuhkan fasilitas untuk menulis, menyimpan draft, mengedit, dan mempublikasikan
karya. Selain itu, penulis juga memerlukan dashboard untuk mengelola tulisan serta melihat
statistik interaksi sebagai bahan evaluasi karya yang telah dipublikasikan.

3.6 Use Case Diagram

Use Case Diagram digunakan untuk menggambarkan interaksi antara pengguna (aktor)
dengan sistem Website Inspira. Diagram ini menunjukkan fungsi-fungsi utama yang dapat
dilakukan oleh masing-masing aktor sesuai dengan perannya, sehingga memberikan gambaran
umum tentang perilaku sistem dari sudut pandang pengguna.

Dalam Website Inspira terdapat tiga aktor utama, yaitu Pembaca, Penulis, dan Admin.

- Pembaca memiliki use case berupa melakukan registrasi dan login, membaca konten,
melakukan pencarian tulisan, memberikan komentar dan reaksi, serta mengelola profil
pribadi.
- Penulis memiliki use case yang mencakup seluruh hak pembaca, ditambah dengan
membuat tulisan baru, menyimpan tulisan sebagai draft, mengedit dan menghapus
tulisan, mempublikasikan konten, serta melihat statistik tulisan yang telah
dipublikasikan.
- Admin memiliki use case yang berfokus pada pengelolaan sistem, meliputi manajemen
konten (menyetujui, menolak, atau menghapus tulisan), moderasi komentar,
manajemen pengguna, melihat laporan dan statistik sistem, serta mengatur konfigurasi
website.

3.7 Activity Diagram


3.8 Arsitektur Sistem

Arsitektur sistem Website Inspira dirancang untuk mendukung pengelolaan konten


literasi digital secara terstruktur dan efisien. Sistem menggunakan arsitektur berbasis web
dengan pemisahan antara sisi pengguna (client) dan sisi server (server-side), sehingga proses
pengolahan data dan penyajian informasi dapat berjalan secara optimal.

Secara umum, arsitektur sistem Website Inspira terdiri dari beberapa komponen utama,
yaitu antarmuka pengguna (front-end), logika aplikasi (back-end), dan basis data. Front-end
berfungsi menampilkan halaman website serta menangani interaksi pengguna, back-end
bertugas memproses permintaan pengguna dan mengelola data, sedangkan basis data
digunakan untuk menyimpan seluruh informasi sistem.

Struktur navigasi Website Inspira dirancang agar mudah dipahami dan digunakan oleh
pengguna. Secara garis besar, struktur navigasi sistem meliputi:

1. Halaman Utama (Home)


Menampilkan ringkasan konten terbaru dan populer serta akses ke menu utama
website.
2. Halaman Konten
Menyediakan daftar tulisan berdasarkan kategori seperti puisi, cerita, artikel, dan
berita, serta halaman detail untuk membaca tulisan.
3. Halaman Autentikasi
Digunakan untuk proses registrasi dan login pengguna.
4. Halaman Profil Pengguna
Menampilkan informasi akun serta aktivitas pengguna, baik pembaca maupun
penulis.
5. Dashboard Penulis
Digunakan oleh penulis untuk mengelola tulisan, membuat konten baru, dan melihat
statistik tulisan.
BAB IV
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

4.1 Desain Antarmuka


4.2 Desain Basis Data

Pembaca

Penulis

Admin
4.3 Desain Halaman Website
Desain halaman Website Inspira dirancang dengan mempertimbangkan aspek kemudahan
penggunaan, kenyamanan membaca, serta estetika tampilan agar mendukung aktivitas literasi
digital. Setiap halaman memiliki fungsi yang jelas dan saling terhubung melalui struktur
navigasi yang sederhana dan konsisten.
Desain halaman website meliputi beberapa halaman utama sebagai berikut:
1. Halaman Utama (Home)
Menampilkan ringkasan konten terbaru dan populer, menu navigasi utama, serta akses
cepat ke kategori tulisan. Halaman ini menjadi titik awal pengguna dalam menjelajahi
website.

2. Halaman Daftar Konten


Menyajikan daftar tulisan berdasarkan kategori seperti puisi, cerita, artikel, dan berita.
Halaman ini dilengkapi dengan fitur pencarian dan penyaringan konten.
3. Halaman Detail Konten
Digunakan untuk membaca tulisan secara lengkap. Halaman ini menampilkan judul,
isi tulisan, informasi penulis, serta fitur interaksi seperti komentar dan reaksi.

4. Halaman Registrasi dan Login


Digunakan untuk proses pendaftaran akun baru dan autentikasi pengguna agar dapat
mengakses fitur personal.
5. Halaman Profil Pengguna
Menampilkan informasi akun, aktivitas pengguna, serta daftar tulisan yang disimpan
atau dipublikasikan.
6. Dashboard Penulis
Dirancang khusus untuk penulis dalam mengelola konten, termasuk membuat,
mengedit, menyimpan draft, dan mempublikasikan tulisan, serta melihat statistik
tulisan.
4.4 Implementasi Sistem
Implementasi sistem Website Inspira dilakukan dengan mengacu pada hasil perancangan
yang telah dibuat sebelumnya. Tahap ini bertujuan untuk merealisasikan desain sistem ke
dalam bentuk aplikasi website yang dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan fungsinya
masing-masing.
4.4.1 Penjelasan Fitur-Fitur Utama
Fitur-fitur utama yang diimplementasikan pada Website Inspira meliputi:
1. Registrasi dan Login
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat akun dan melakukan autentikasi
agar dapat mengakses fitur personal sesuai dengan perannya sebagai pembaca,
penulis, atau admin.
2. Manajemen Konten
Penulis dapat membuat, mengedit, menyimpan draft, dan mempublikasikan tulisan
berupa puisi, cerita, artikel, dan berita. Konten yang dipublikasikan dapat dibaca oleh
pengguna lain.
3. Membaca dan Menjelajah Konten
Pengguna dapat membaca berbagai tulisan yang tersedia, menelusuri konten
berdasarkan kategori, serta menggunakan fitur pencarian untuk menemukan tulisan
tertentu.
4. Interaksi Pengguna
Sistem menyediakan fitur komentar, reaksi sebagai bentuk interaksi antara pembaca
dan penulis.
5. Dashboard Pengguna
Dashboard penulis digunakan untuk mengelola tulisan dan melihat statistic..
4.4.2 Integrasi antara Frontend dan Backend
Integrasi antara frontend dan backend pada Website Inspira dilakukan secara terstruktur agar
sistem dapat berjalan dengan baik. Frontend dibangun menggunakan HTML, CSS, dan
JavaScript untuk menampilkan antarmuka serta menangani interaksi pengguna.
Backend dikembangkan menggunakan PHP yang berfungsi mengolah logika sistem, seperti
autentikasi pengguna, pengelolaan konten, dan pengolahan data interaksi. Backend juga
bertanggung jawab dalam menghubungkan sistem dengan database sebagai media
penyimpanan data.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil perancangan dan implementasi Website Inspira, dapat disimpulkan
bahwa sistem ini berhasil dikembangkan sebagai platform literasi digital yang memfasilitasi
kegiatan membaca dan menulis secara terintegrasi. Website Inspira mampu menyediakan
ruang bagi pembaca untuk mengakses berbagai jenis konten serta bagi penulis untuk
menyalurkan ide dan kreativitas dalam bentuk karya tulis.
Fitur-fitur utama yang diimplementasikan, seperti manajemen konten, interaksi
pengguna, serta pengelolaan sistem oleh admin, telah dirancang sesuai dengan kebutuhan
pengguna dan berjalan dengan baik. Selain itu, penerapan arsitektur sistem yang terstruktur
serta integrasi antara frontend dan backend memungkinkan website beroperasi secara dinamis
dan mudah digunakan.
5.2 Saran Pengembangan Lanjutan
Untuk meningkatkan kualitas dan fungsionalitas Website Inspira di masa mendatang,
terdapat beberapa saran pengembangan lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Sistem dapat
dikembangkan dengan menambahkan fitur personalisasi konten, seperti rekomendasi tulisan
berdasarkan minat dan riwayat baca pengguna.
Selain itu, pengembangan fitur notifikasi juga dapat dilakukan agar pengguna
mendapatkan informasi terbaru terkait komentar, reaksi, atau publikasi konten baru. Dari sisi
tampilan, antarmuka website dapat terus disempurnakan agar lebih responsif dan optimal di
berbagai perangkat.
Pengembangan lanjutan juga dapat mencakup peningkatan aspek keamanan sistem,
optimasi performa website, serta penambahan fitur analitik yang lebih mendalam untuk
membantu penulis memahami respons pembaca terhadap karyanya.
DAFTAR PUSTAKA
Inharjanto, A., & Lisnani, L. (2024). Developing Web-Based Learning Media to Foster
Literacy in Higher Education. Premise: Journal of English Education and Applied Linguistics.
Tanjung, A. H., Marlina, L., & Yazid, A. (2025). Pembuatan Aplikasi Pembelajaran
Pengembangan Website HTML dan CSS dengan Animasi Interaktif Menggunakan Macromedia
Flash 8. Jurnal Minfo Polgan.
Sa’ad, M. I. (2025). Buku Ajar Pemrograman Berbasis Web: Teori & Implementasi.
Borneo Novelty Publishing. Materi mencakup dari HTML, CSS, dan JavaScript hingga
pemrograman sisi server dengan PHP dan manajemen database.

Anda mungkin juga menyukai