0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan3 halaman

Prosedur Aktivasi Code Blue Rumah Sakit

Diunggah oleh

Sitti Hasmi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan3 halaman

Prosedur Aktivasi Code Blue Rumah Sakit

Diunggah oleh

Sitti Hasmi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

AKTIVASI CODE BLUE

No. Dokumen No. Revisi Halaman

RUMKIT SPO/PAP/XI
BHAYANGKARA /2024/Rumkit
DHIRA BRATA
CARTENZ
Tanggal Terbit Ditetapkan Oleh
STANDAR [Link]
PROSEDUR 13 November 2024 BHAYANGKARA DHIRA
OPERASIONAL BRATA CARTENZ

[Link] BHASKARA TITALESSY


PENATA NIP 19910512019021007
Aktivasi code blue adalah suatu kode yang merespon cepat kejadian
PENGERTIAN
kegawatan medis atau henti jantung/napas di Rumah Sakit.
Response Time Code Blue segera, maksimal 10 menit untuk
kegawatan medis dan maksimal 5 menit pada kondisi henti
napas/henti jantung.
[Link] acuan penerapan langkah-langkah untuk aktivasi code
TUJUAN
blue apabila ada kegawatdaruratan medis di Rumah Sakit
Bhayangkara Dhira Brata Cartenz
[Link] tindakan bantuan hidup dasar dan lanjut dilakukan
secara cepat dan efektif pada korban henti jantung
[Link] kegawatdaruratan medis pasien.
KEBIJAKAN Keputusan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Dhira Brata Cartenz
Nomor Kep/019/XI/2025/Rumkit tentang Kebijakan Pelayanan Code
Blue Di Rumah Sakit Bhayangkara Dhira Brata Cartenz.
1. Memastikan pasien memang membutuhkan pertolongan segera
PROSEDUR
demi menyelamatkan hidupnya
2. Petugas yang menemukan segera menghubungi operator untuk
mengumumkan status code blue dengan menyebutkan lokasi
AKTIVASI CODE BLUE

kejadian
3. Tim akan dipimpin oleh dokter jaga dan perawat jaga dengan
membawa tas emergency
4. Pelaksanaan
a. Penilaian Respon
1. Segera setelah menemukan pasien tidak sadar lakukan
penilaian respon
2. Penilaian respon dilakukan setelah petugas yakin dirinya
aman untuk melakukan pertolongan
3. Penilaian dilakukan dengan cara menepuk-nepuk atau
menggoyangkan sambil memanggil pasien
4. Jika tidak ada respon aktifkan system layanan gawat
darurat
b. Aktifkan system layanan gawat darurat dengan memanggil
teman sejawat atau mengaktifkan code blue
c. Kompresi Jantung
1. Sebelum melakukan kompresi dada periksa nadi karotis
maksimal 10 detik jika nadi tidak teraba
2. Tentukan titik kompresi : bagian tengah sternum
3. Lakukan kompresi dengan irama teratur dan kecepatan
minimal 100x/menit, dilanjutkan ventilasi dengan
perbandingan 30:2
4. Berikan kompresi dada dengan kedalaman minimal 2 inchi
(5 cm), minimalkan interupsi dan ikuti recoil dada secara
komplit.
d. Cek nadi setelah 5 siklus
e. Pasang minitor/defibrillator bila ada
f. Bila irama Vertrikel Tachicardi tanpa nadi/Vemtrikel
AKTIVASI CODE BLUE

Fibrilasi,lakukan defibrilasi sesuai standar operasional


prosedur, kemudian segera lanjutkan RJP selama 5 siklus/2
RUMKIT
BHAYANGKARA menit, kemudian lakukan evaluasi irama dan cek nadi
DHIRA BRATA g. Bila irama asystole/PEA, lakukan RJP selama 5 siklus/2
CARTENZ
menit, lakukan pemasangan IV, ulangi setiap 3-5 menit atau
atropine sulfat 1 mg IV dan dapat diulangi setiap 3-5 menit
(sampai 3 dodis)
h. Jika irama Sinus Rytme dan nadi sudah ada, hentikan
kompresi. Jika nafas sudah spontan, hentikan ventilasi.
Kemudian cari dan tangani faktor penyebab,lakukan
pemeriksaan lebih lanjut.
5. Apabila keluarga menolak dilakukan resusitasi, maka harus
menandatangani formulir penolakan resusitasi (DNR).
UNIT TERKAIT 1. Instalasi Rawat Jalan
2. Instalas Gawat Darurat (IGD)
3. Instalasi Rawat Inap

Anda mungkin juga menyukai