MODUL AJAR PENDEKATAN DEEP LEARNING
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
TAHUN PELAJARAN 2025-2026
A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : SD NEGERI KARENG LOR 2
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
KLS/FASE/SMT : I / A / I (ganjil)
Alokasi Waktu : 4 x pertemuan
Materi Pokok : Pelajaran 2 / Mengenal Rukun Iman
[Link] Rukun Iman
[Link] Kepada Allah
[Link] Kepada Rasul
[Link] Cinta Allah dan Rasul-Nya
B. DIMENSI PROFIL LULUSAN
* Keimaman dan ketaqwaan terhadap tuhan yang Maha Esa,
* Penalaran Kritis
* Kreatifitas
* Kolaborasi
* Kemandirian
C. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik memahami rukun iman, iman kepada Allah Swt., beberapa asmaulhusna, dan
iman kepada malaikat.
D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. mempercayai enam rukun iman;
2. membiasakan diri dengan sikap peduli;
3. membiasakan diri dengan sikap suka bekerja sama;
4. menjelaskan rukun iman dengan baik;
5. menyebutkan macam-macam rukun iman dengan benar;
6. menghafal enam rukun iman dengan lancar;
7. menyebutkan ciptaan Allah dengan benar;
8. menyebutkan pengertian rasul dengan benar; dan
9. membuat gambar pohon rukun iman dengan benar
E. PENGALAMAN PEMBELAJARAN
v Kegiatan Awal (Berkesan dan Bermakna)
۞ Pembelajaran dimulai, guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa
bersama.
۞ Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi dan tempatduduk perserta
didik disesuaikan dengan Kegiatan Pembelajaran.
۞ Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai oleh peserta didik.
۞ Guru melalukan apersepsi sesuai dengan materi yang akan disampaikan.
۞ Guru memberikan Refleksi pelajaran yang telah dilalui
۞ Guru memberikan pertanyaan pemantik utnuk memberikan stimulus pembelajaran yang
akan disampaikan
v Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasikan dan merefleksi)
PERTEMUAN KE I
Langkah-Langkah Pembelajaran Deep Learning
(Mindful: berkesadaran, Meaningful: bermakna, dan Joyful: menyenangkan)
v Connecting (Menghubungkan dengan pengalaman pribadi siswa)
Kegiatan
Guru bertanya:
o“Kamu percaya pada Allah?”
o“Kamu pernah mendengar kata malaikat?”
o“Apa yang kamu tahu tentang nabi dan kitab suci?”
Tujuan:
Mengaitkan konsep rukun iman dengan pengetahuan awal dan pengalaman pribadi siswa.
v Experiencing (Mengalami langsung pembelajaran)
Kegiatan
Siswa menyimak cerita bergambar atau video animasi pendek:
“Ali Belajar Rukun Iman dari Ayahnya”
Siswa menyanyikan lagu “6 Rukun Iman” bersama guru.
Bermain kartu gambar: siswa mencocokkan nama rukun iman dengan gambarnya.
Tujuan:
Membuat pembelajaran menyenangkan dan mudah diingat melalui pengalaman langsung.
v Thinking and Reasoning (Menganalisis dan memahami makna)
Kegiatan
Guru memancing pemikiran:
o“Mengapa kita harus percaya kepada Allah?”
o“Apa yang terjadi kalau kita tidak percaya pada hari kiamat?”
Siswa mengurutkan potongan gambar keenam rukun iman.
Tujuan:
Melatih kemampuan berpikir logis sederhana dan pemahaman makna.
v Deepening (Pendalaman makna dan nilai)
Kegiatan
* Siswa menggambar dan mewarnai “Pohon Iman” — satu cabang untuk tiap rukun iman.
* Menyebutkan satu contoh dari setiap rukun iman, misalnya:
* “Iman kepada kitab Allah, contohnya: membaca Al-Qur’an.”
* Tujuan:
Menguatkan pemahaman dan memberikan ruang kreativitas
v Tahap Transferring (Menerapkan dalam kehidupan sehari-hari)
Kegiatan
Siswa menceritakan kepada orang tua di rumah tentang keenam rukun iman.
Jurnal anak:
“Hari ini aku belajar bahwa iman artinya percaya. Aku percaya pada…”
Tujuan:
Menumbuhkan kebiasaan spiritual yang aplikatif dalam keseharian.
PERTEMUAN KE II
Langkah-Langkah Pembelajaran Deep Learning
(Mindful: berkesadaran, Meaningful: bermakna, dan Joyful: menyenangkan)
v Connecting (Menghubungkan dengan pengalaman pribadi siswa)
Kegiatan
Guru bertanya:
o“Siapa yang menciptakan langit dan bumi?”
o“Siapa yang memberi kita rezeki dan tubuh yang sehat?”
Tujuan:
Mengaitkan pengalaman dan pengetahuan awal siswa dengan konsep keimanan kepada Allah.
v Experiencing (Mengalami langsung pembelajaran)
Kegiatan
Siswa diajak ke luar kelas (jika memungkinkan) untuk mengamati ciptaan Allah: tumbuhan,
langit, binatang kecil.
Guru membimbing siswa menyebut ciptaan Allah yang mereka lihat.
Tujuan:
Menghadirkan pengalaman konkret bahwa Allah menciptakan semua yang ada
v Thinking and Reasoning (Menganalisis dan memahami makna)
Kegiatan
Guru mengajak siswa menganalisis:
o“Bisakah manusia membuat matahari?”
o“Siapa yang membuat bunga tumbuh?”
Siswa menempelkan gambar ciptaan Allah di papan klasi ikasi: buatan manusia vs ciptaan
Allah.
Tujuan:
Menguatkan pemahaman dan kemampuan membedakan ciptaan Allah dengan buatan manusia
v Deepening (Pendalaman makna dan nilai)
Kegiatan
Siswa membuat “Kolase Ciptaan Allah” dari potongan gambar majalah atau menggambar
sendiri.
Menyebutkan 3 hal yang membuat mereka kagum pada ciptaan Allah.
Guru membimbing doa pendek:
“Ya Allah, terima kasih atas semua ciptaan-Mu.”
Tujuan:
Memperkuat rasa kagum, syukur, dan pengakuan akan kebesaran Allah Swt.
v Tahap Transferring (Menerapkan dalam kehidupan sehari-hari)
Kegiatan
Tantangan harian:
“Hari ini aku menjaga ciptaan Allah dengan cara…”
Siswa menuliskan atau menggambar:
“Aku mencintai Allah karena…”
Tujuan:
Mendorong penerapan iman dalam bentuk sikap nyata seperti bersyukur, menjaga alam, dan
berbuat baik.
PERTEMUAN KE III
Langkah-Langkah Pembelajaran Deep Learning
(Mindful: berkesadaran, Meaningful: bermakna, dan Joyful: menyenangkan)
v Connecting (Menghubungkan dengan pengalaman pribadi siswa)
Kegiatan
Guru bertanya:
o“Siapa nama nabi kita?”
o“Pernahkah kamu mendengar cerita Nabi Muhammad?”
o“Apa kebaikan yang pernah kamu tiru dari beliau?”
Tujuan:
Mengaitkan pengetahuan dan pengalaman siswa dengan konsep kenabian.
v Experiencing (Mengalami langsung pembelajaran)
Kegiatan
Guru membacakan/menampilkan video cerita pendek:
“Nabi Muhammad Sayang Anak-Anak” atau “Nabi Nuh dan Kapalnya”.
Siswa bermain peran: menjadi "pembawa pesan" seperti rasul, menyampaikan kebaikan
kepada teman.
Tujuan:
Memberi pengalaman langsung tentang peran rasul sebagai pembawa ajaran Allah
v Thinking and Reasoning (Menganalisis dan memahami makna)
Kegiatan
Diskusi ringan:
o“Mengapa Allah mengutus rasul?”
o“Apa jadinya kalau manusia tidak tahu apa yang baik dan buruk?”
Siswa menyebutkan perbuatan baik yang telah dicontohkan oleh nabi.
Tujuan:
Mengajak siswa berpikir tentang pentingnya ajaran yang dibawa oleh para rasul.
v Deepening (Pendalaman makna dan nilai)
Kegiatan
Siswa membuat "Pohon Rasul" — setiap cabang bertuliskan nama-nama rasul utama.
Membuat buku mini: “Kebaikan Nabi Muhammad” (gambar dan cerita pendek buatan siswa).
Menghafal 5 nama rasul ulul ‘azmi dengan lagu atau irama.
Tujuan:
Memperdalam pemahaman dan menumbuhkan cinta kepada rasul.
v Tahap Transferring (Menerapkan dalam kehidupan sehari-hari)
Kegiatan
Tantangan harian:
“Hari ini aku ingin seperti Nabi, aku akan berkata jujur.”
Jurnal siswa:
“Aku ingin meniru Nabi Muhammad dalam hal…”
Tujuan:
Menjadikan rasul sebagai teladan nyata dalam kehidupan anak sehari-hari.
PERTEMUAN KE IV
Langkah-Langkah Pembelajaran Deep Learning
(Mindful: berkesadaran, Meaningful: bermakna, dan Joyful: menyenangkan)
v Connecting (Menghubungkan dengan pengalaman pribadi siswa)
Kegiatan
Guru bertanya:
o“Siapa orang yang kamu cintai?”
o“Apa yang kamu lakukan kepada orang yang kamu sayangi?”
o“Apakah kamu tahu cara menunjukkan cinta kepada Allah dan Rasul?”
Tujuan:
Mengaitkan rasa cinta kepada Allah dan Rasul dengan pengalaman kasih sayang dalam
kehidupan anak.
v Experiencing (Mengalami langsung pembelajaran)
Kegiatan
Menonton video atau membaca cerita tentang Nabi Muhammad yang penyayang.
Contoh: Kisah Nabi dengan kucing, Nabi tidak membalas orang yang menyakitinya.
Siswa menyanyikan lagu: “Aku Cinta Allah, Aku Cinta Rasulku”.
Tujuan:
Menghadirkan pengalaman belajar yang menyentuh dan mengesankan
v Thinking and Reasoning (Menganalisis dan memahami makna)
Kegiatan
Diskusi:
o“Bagaimana perasaanmu ketika kamu disayang?”
o“Bagaimana caramu menunjukkan cinta kepada Allah?”
o“Kenapa kita harus meniru Nabi Muhammad?”
Tujuan:
Menumbuhkan pemikiran tentang pentingnya meneladani akhlak Rasul dalam kehidupan
nyata.
v Deepening (Pendalaman makna dan nilai)
Kegiatan
Membuat karya seni sederhana:
“Hati Cintaku untuk Allah dan Rasul” (gambar hati berisi tulisan: salat, jujur, berbagi, dll.)
Bermain peran: “Meniru Sikap Nabi” — siswa menunjukkan sikap lembut, sabar, atau sopan
seperti Nabi.
Tujuan:
Memperkuat konsep cinta dalam bentuk konkret dan menyenangkan
v Tahap Transferring (Menerapkan dalam kehidupan sehari-hari)
Kegiatan
Tantangan harian:
“Hari ini aku ingin menunjukkan cintaku kepada Allah dengan salat tepat waktu.”
“Aku mau mengikuti Rasul dengan berkata jujur dan lembut.”
Jurnal sederhana:
“Aku mencintai Allah dan Rasul dengan cara…”
Tujuan:
Mendorong internalisasi nilai cinta kepada Allah dan Rasul dalam kehidupan nyata anak.
PERTEMUAN KE V
Langkah-Langkah Pembelajaran Deep Learning
(Mindful: berkesadaran, Meaningful: bermakna, dan Joyful: menyenangkan)
v Connecting (Menghubungkan dengan pengalaman pribadi siswa)
Kegiatan
0
v Experiencing (Mengalami langsung pembelajaran)
Kegiatan
0
v Thinking and Reasoning (Menganalisis dan memahami makna)
Kegiatan
0
v Deepening (Pendalaman makna dan nilai)
Kegiatan
0
v Tahap Transferring (Menerapkan dalam kehidupan sehari-hari)
Kegiatan
0
v Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
۞Menyimpulkan pembelajaran bahwa Dengan meminta siswa untuk mengungkapkan
pendapatnya terkait dengan materi pembelajaran yang telah dilaksanakan.
۞ Guru Bersama siswa menutup kegiatan dengan doa dan salam
F. ASSESSMENT PEMBELAJARAN
۞Assesment Awal Pembelajaran
۞Assesment Proses Pembelajaran
۞Assesment Akhir Pembelajaran
PROBOLINGGO 15 Juli 2025
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam
JAYAWARDANA, [Link]. MOHAMAD FATHONI, [Link].I
198605152009031001 198210122014021001