0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan2 halaman

Perawatan Paliatif: Pengalaman dan Pembelajaran

Diunggah oleh

tabea
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan2 halaman

Perawatan Paliatif: Pengalaman dan Pembelajaran

Diunggah oleh

tabea
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REFLECTIVE JOURNAL

PALIATIVE CARE IN NURSING

Nama : Ade

Tanggal : 23 November 2025

Area praktik / Dinas : Kamar Bedah

1. Fakta / kejadian di ruangan terkait perawatan paliatif


 Ditemukan pasien dengan perawatan penyakit terminal ,dalam hal ini pasien
dengan kondisi penyakit Ca (kanker)
 Kondisi pasien yang lemah dan dibantu dengan dukungan medis yang
efektif ,dimana adanya pemberian terapi dari dokter untuk mencegah perburukan
pada pasien, dimana ketika pasien terasa nyeri,dokter akan memberikan analgetik
yang sesuai dengan kondisi pasien.
 Dukungan keluarga terhadap pasien dengan kehadiran keluarga dalam menjaga
dan memenuhi kebutuhan sehari-hari pasien dalam perawatan
 Perawat yang memberikan dukungan secara emosional dengan komunikasi efektif
yang diberikan kepada pasien ,untuk bisa menjaga keseimbangan dalam proses
pengobatan dan perawatan pasien

2. Perasaan atau pemikiran saya


 Saya merasa sangat emosional dan empati dalam memberikan perawatan kepada
pasien
 Saya merasa bangga sebagai seorang perawat yang bisa hdir dalam proses
perawatan pasien
 Saya merasa bahagia dalam memberikan perawatan bersama tim medis lainnya
dalam membantu pasien agar bisa mempertahankan kualitas hidupnya
 Saya berpikir bahwa ,dalam perawatan paliatif,semua untur harus bisa dilibatkan
dalam peruses pemenuhan emosional dan fisik dari pasien,agar supaya pasien bisa
memahami dan menjadi lebih tenang dalam masa perawatan

3. Pengalaman baik atau buruk (pendapat pribadi)


 Pengalam yang saya dapatkan dalam perawatan pasien dengan fase terminal
seperti ini menjadi pengalaman baik bagi saya,dimana saya bisa membantu
memberikan apa yang saya punya sebagai seorang perawat
 Pengalaman awal dalam memberikan perawatan memang pasti ada rasa canggung
dan rasa tidak nyaman,akan tetapi setelah saya mendalami kondisi pasien dan juga
apa yang sedang diperjuangkan oleh pasien,saya mulai bisa memberikan apa yang
terbaik dari saya untuk kebutuhan pasien.

4. Pelajaran yang saya dapatkan


Dalam hal perawatan pasien ,yang saya temukan yaitu bahwa untuk merawat
pasien ,tidak bisa kita hanya melihat dari satu sisi pengobatan,dalam artian bahwa
pengobatan yang sesuangguhnya yaitu pengobatan yang berasal dari fisik,psikis dan
spiritual pasien,kita hadir sebagai perawat yang bisa membantu pasien bukan hanya
dengan obat-obatan yang diberikan dari Advis dokter,namun juga dengan komunikasi
yang baik dan dorongan emosional kepada pasien untuk selalu mendekatkan diri kepada
yang maha kuasa juga akan bisa membantu pasien agar tenang dan bisa menjalani
pengobatannya dengan baik.

5. Apa yang akan saya lakukan berbeda di masa mendatang


Komunikasi efektif sebagai seorang perawat itu penting ,dan juga pengobatan yang
kolaboratif serta keterlibatan keluarga dalam perawatan juga sangat penting, hal tersebut
yang akan diterapkan dalam masa mendatang untuk bsia membantu proses perawatan
dari pasien . keputusan dan hal – hal yang penting mengenai pasien akan menjadi hal
utama yang perlu diperhatikan, dengan menghadirkan keluarga dalam mengambil
keputusan tersebut.

6. Komunikasi efektif dengan pasien


 Lebih menggunakan bahasa-bahasa yang mudah dimengerti oleh pasien
 Kata-kata dan penjelasan yang jelas dan sesuai
 Tidak memberikan kepastian kepada pasien ,namun menjadi mediator untuk bisa
berkolaborasi dengan dokter ,manakala memerlukan penjelasan lebih efektif
 Memberikan asuhan dengan komunikasi yang mengandung efek terapis kepada
pasien (jika pasien merasa nyeri,arahkan passion untuk ditraksi dan relaksasi
“TARIK NAPAS DALAM” utnuk meminimalkan nyeri dari pasien)
 Akan menanyakan perasaan pasien setiap kali bertemu dengan pasien dalam
perawatan.

Anda mungkin juga menyukai