DOA
I. Pengertian Doa
Doa adalah cara dan alat kita menghadap Tuhan Allah untuk menyampaikan isi hati dan
permohonan kita kepada Tuhan. Tuhan memerintahkan kepada anak-anakNya berdoa kepadanNya.
Tuhan mengetahui kelemahan kita, Tuhan mengetahui beratnya perjuangan kita orang percaya di
dunia ini. Iitulah sebabnya Tuhan memerintahkan umatNya berdoa, menghadap Tuhan untuk
menyampaikan isi hati dan permohonan kita kepadaNya.
Kapan harus berdoa
Di dalam Alkitab kita dapat membaca bahwa ada doa yang dilakukan pada saat-saat
tertentu. Seperti mis, Daniel berdoa tiga kali sehari (Daniel 6:11), pemazmur dan Tuhan Yesus
berdoa pada pagi hari (Mazmur 5:4, Markus 13:33) dan sebagainya.
Sehari berapa kali kita harus berdoa
Di dalam Alkitab tidak ada perintah Tuhan yang mengharuskan berapa kali dan pada saat
apa kita wajib berdoa, yang diajarkan yaitu agar kita berdoa dengan tiada berkeputusan, tiap saat,
berdoa dengan tekun ( 1 Tesaloni 5:17, Efesus 6:18, Kolose 4:2, Roma 12:12)
Dimana kita harus berdoa
Tempat dan suasana yang wajib kita usahakan tempat dan suasana yang betul-betul dapat
menjamin kita berdoa dengan sebaik-baiknya dan sungguh-sungguh.
Kesimpulan yang demikian kita dasarkan atas ajaran Tuhan Yesus agar kita berdoa dalam kamar
yang tertutup (Matius 6:6). Juga didasarkan atas apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus sendiri yaitu
bahwa Ia sendiri selalu mencari tempat yang sunyi untuk berdoa (matius 14:23)
Sikap berdoa
Berdoa adalah menghadap Tuhan Allah untuk menyapaikan isi hati kita, oleh sebab itu
berdoa seyogianya kita lakukan dengan sikap:
a. Secara Lahiriah, berdoa hendaknya dilakukan dengan sikap yang sebaik mungkin, sesopan
mungkn. Menghadap kepada pebesar dunia saja kita tentu berusaha untuk bersikap yang sebaik
dan sesopan mungkin, Lebih-lebih menghadap Tuhan Allah sendiri, yang Maha Mulia dan
MahaKuasa pencipta langit dan bumi dengan segala isinya, tentu saja kita harus bersikap yang
sebaik dan sesopan mungkin.
b. Secara rohaniah, berdoa hendaknya dilakukan dengan sikap :
-rendah hati (Lukas 18:9-14)
-sungguh-sungguh dan percaya (Lukas 18:1-8)
-mohon pimpinan dan bimbingan Roh Kudus (Efesus 10:18)
-berserah kepada kehendak Tuhan Allah ( Matius 6:10)
II. Isi doa
a. Pengakuan,
Pengakuan akan kebesaran Tuhan Allah, kemahakuasaanNya, kemuliaanNya dan
sebagainya.
- pengakuan tentang kelemahan, kekurangan serta dosa-dosa kita.
b. Pujian
Yaitu pujian untuk kebesaran, keMahajuasaab dan kemuliaan Tuhan Allah.
c. Pengucapan syukur
Mengucap syukur kepada Tuhan atas segala kelimpahan berkatNya kepada kita baik kebutuhan
Rohani maupun kebutuhan jasmani kita, baik pribadi, keluarga, bangsa dan Negara maupun untuk
kebutuha gerejaTuhan. ( matius 15:36)
d. Permohonan doa
1. Hal-hal yang ditunjukan untuk kemuliaan Tuhan (Matius 6:9-10)
2. Hal-hal yang merupakan kebutuhan jasmani dan Rohani (Matius 6:11-13)
3. Hal-hal untuk sesame kita baik mereka yang seiman (Yakub 5:16) maupun yang tidak seiman
termaksud mereka yang membenci dan memusuhi kita (Matius 5:44, Roma 12:14)
4. Permohonan berkat untuk pekerjaan pemasyuran Injil (Efesus 6:18-20)
5. Permohonan berkat untuk para penguasa dan mereka yang memerintah kita (Yer 29:7,1)
III. Macam-macam doa
Doa dapat dibedakan beberapa macam berdasarkan jumlah orang yang berdosa, waktunya, isinya,
keperluannya, bentuknya, dan sebagainya
a. Berdasarkan jumlah orang yang berdosa, dapat kita bedakan adanya
1. Doa pribadi, yaitu doa yang dilakukan secara pribadi
2. Doa bersma/kelompok, yaitu doa yang dilakukan bersama-sama, mis dalam keluarga,
bibelstudy, bidston, (kumpulan doa), kebaktian.
b. Berdasarkan waktu pelaksanaan doa, dapat kita bedakan adanya:
1. Doa pagi
2. Doa malam dan sebagainya
c. Berdasarkan isinya, dapat kita sebutkan misalnya
1. Doa syafaat, yaitu doa yang berisi permohonan kepada Tuhan
2. Doa syukur, yaitu doa yang berisi pengucapan syukur kepada Tuhan atas segala berkat
mpahkan Tuhan untuk kita umatNya.
3. Doa pengakuan dosa, yaitu doa yang berisi penyesalan dan permohonan
pengampunan dosa kepada Tuhan.
d. Berdasarkan keperluaanya, macam-macam doa dapat dibedakan
1. Doa makan, doa yang berisi ucapan syukur dan permohonan berkat untuk makan dan
minuman yang telah dikaruniakan Tuhan.
2. Doa pembukaan, yaitu doa untuk membuka suatu acara, yang berisi permohonan
berkat Tuhan untuk acara yang dilakukan agar terlaksana dengan selamat.
3. Doa penutup, yaitu doa untuk menutup suatu acara yang berisi ucapan syukur atas
berkat yang telah dikaruniakan Allah sehingga acara dapat dilakukan selesai dengan
selamat.
e. Berdasarkan bentuk kegiatannya, doa dapat kita bedakan
1. Doa yang menolong, yaitu doa yang hanya diucapkan oleh satu orang saja
2. Doa bersahut-sahutan (litani)
3. Doa bergiliran, mis yang dilakukan dalam prayer fellowship (persekutuan doa)
4. Doa dalam bentuk nyanyian, dan sebagainya
IV. Penutup doa
Doa biasanya diakhiri dengan kaliamat “ atas nama Tuhan Yesus, amin”. Penggunaan kalimat “atas
nama Tuhan Yesus” untuk penutup doa sebabnya yaitu:
1. Tuhan Yesus lah yang menjadi perantara sehingga kita mansia dapat berhubungan lagi dengan
Tuhan Allah ( yoh 14:6)
2. Tuhan yesus sendiri yang mengajarkan agar kita berdoa dengan menyebut namaNya (Yoh
14:13, 16:24)
Sedangkan kata “amin” artinya yaitu “dengan sungguh-sungguh” atau sesungguhnya. Dengan
demikaian apabila kita berdoa dan mengakhirinya dengan kata amin berarti kita menyatakan kepada
Tuhan bahwa semua yang kita sampaikan itu dengan sungguh-sungguh.
DOA BAPA KAMI
Bapa Kami yang di Sorga
Maksudnya adalah Tuhan Allah sendiri, Tuhan Allah disorga adalah bapa
kita,kepadaNyalah kita harus mengadu dan memohon. Alamat yang lain bukanlah alamat yang
benar.
“Dikuduskanlah Nama Mu , datanglah kerajaanmu, jadilah kehendakmu”
Permohonan bagi kemuliaan Tuhan yang untuk Tuhan tersebut didahulukan, diutamakan.
“Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya, dan ampunilah kami
akan kesalahan kami seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami,
dan janganlah membawa kami kedalam pencobaan tetapi lepeskanlah kami dari yang
jahat”.
Yaitu permohonan untuk diri manusia sendiri, yang terdiri dari dua hal yang penting:
a. Permohonan untuk hal-hal yang jasmani, yaitu berupa makanan dan minuman
secukupnya untuk hari ini
b. Permohonan untuk hal-hal rohani, yaitu yang berupa pengampunan dosa dan
permohonan agar delepaskan dari yang jahat dan pencobaan.
“ karena Engkaulah yang empunya kerajaan, dan kuasa, dan kemuliaan sampai
selama-lamanya”
yaitu penutup doa bapa kami yang sekaligus juga merupakan dasar permohonan yang ada
dalam doa bapa kami tersebut. Dalam bagian ini Tuhan Yesus menunjukan dan
mengajarkan bahwa permohonan di dalam doa bapa kami tersebut dasarnya adalah karena
Tuhanlah yang empunya kerajaan, kuasa, dan kemuliaan selamanya, sepanjang masa,
sehingga Ia mampu mengaruniakan segala sesuatu yang kita minta kepadaNya.
PENGAKUAN IMAM RASULI
I. Makna Pengakuan Iman Rasuli
1. Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, khalik langit dan bumi
- Pengakuan Iman Rasuli diawali dengan kata Aku menunjukan bahwa pengakuan iman Rasuli
bersifat pribadi.
- Allah mempunyai sifat-sifat seperti Bapa, yang selalu melindungi dan mengasihi kita manusia,
bahkan karena kasihNya ia memberikan kita keselamatan melalui karya penebusan Kristus.
(Ulangan 1:31, Ulangan 8:5, Yesaya 63:16, Matius 6:9)
- Allah itu Mahakuasa, menunjukan bahwa Tuhan menciptakan segala sesuatu dan
melaksanakan karya penyelamatanNya (Kejadian 1: 1Lukas 1:35, 1 Timotius 6:15)
2. Dan kepada Yesus Kristus AnakNya yang tunggal Tuhan Kita
- Yesus kristus mempunyai hakekat sebagai Allah yang sejati
- Sebaga anak tunggal Allah, Tuhan Yesus menolong dan menyelamatkan manusia melalui
pengorbanannya di kayu salib. (Matius 16:16, Lukas 2:10-11, Yohanes 3:16)
3. Yang dikandung dari Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria
- Tuhan Yesus dikandung dari Roh Kudus, yang berarti Roh Kudus membuahi Maria seperti
layaknya laki-laki memberi bernih kepada wanita melalui hubungan suami istri, tetapi maksudnya
yaitu bahwa Roh Kudus yaitu Tuhan Allah sendiri dengan kuasa dan darahNya menjadikan Maria
mengandung.
- Peristiwa tersbut memang sulit dipahami, tetapi bagi Tuhan hal itu bukan merupakan hal yang
mustahil (Lukas 1:37). Oleh sebab itu gereja meyakininya.
- Dengan dikandungkanNya dari Roh Kudus maka Tuhan Yesus Kudus, sempurna dan tidak
berdosa (Lukas 1:35, Matius 27:24, 1 Petrus 1:18-19)
- Tuhan Yesus lahir dari anak dara Maria, itu berarti bahwa ia Juruselamat manusia yang
menyelamatkan manusia
4. Yang menderita sengsara dibawah pemerintahan Pontius Pilatus di salibkan, mati dan dikuburkan,
turun kedalam kerajaan maut.
- Tuhan menolong dan menyelamatkan manusia melalui penderitaan dan kematian Tuhan Yesus di
Kayu Salib
- Pada waktu itu hukuman salib dikenakan pada orang yang besar pelanggaran dan dosanya, oleh
karena itu penderitaan dan kematian Tuhan Yesus Kristus di kayu salib menunjukan bahwa Tuhan
menebus dosa manusia dari kesalahan dan pelanggarannya.
- Penyebutan nama Pontius Pilatus bermaksud mempertegas fakta sejarah peristiwa sengsara dan
wafat Tuhan Yesus di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, sebagai pejabat yang memerintah
didaerah Yehuda sebagai Bupati dikala itu.
- Tuhan Yesus turun kedalam kerajaan maut untuk membebaskan manusia dari belenggu dosa.
(Yohanes 10:17-18, Roma 10:7, Matius 1:40)
5. Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.
- Sebagaimana janji Tuhan Yesus, bahwa ia mati dan bangkit pada hari yang ke tiga (Matius 28:1-
10)
- Kebangkitan Tuhan Yesus merupakan peristiwa yang penting bagi orang percaya, karena Tuhan
Yesus bangkit menunjukan bahwa menang atas maut dan Raja Kehidupan. Karena itu setiap orang
yang percaya kepadaNya akan memperoleh keselamatan dan hidup yang kekal. (Markus 16:1-8,
Lukas 24:1-12)
6. Naik kesorga duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa
- Peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke sorga terjadi pada hari keempat puluh dari kebangkitanNya,
peristiwa tersebut disaksikan oleh para murid-muridNya (Lukas 24:5-53, Kisah Para Rasul 1:6-11).
- Tujuan kenaikan Tuhan Yesus ke sorga adalah menyediakan tempat bagi orang yang percaya
kepadaNya (Yohanes 14:2-3)
- Yang dimaksud dengan “duduk di sebelah kanan Allah Bapa” adalah bahwa Ia di sorga mempunyai
ke dudukan yang sangat penting, karena ia mulia dan memiliki kuasa Allah
- Ia adalah Tuhan diatas segala tuan dan Raja diatas segala raja. (Matius 28:18,
Wahyu 17:14).
7. Dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati
- Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan Yesus akan datang untuk kedua kalinya dan menghakimi
manusia baik orang yang hidup maupun orang yang mati.
- Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali disaksikan oleh semua bangsa dan diiringi bunyi
sangkakala dan Ia akan datang dengan segala kekuasaan dan kemuliaanNya.
(Kisah Para Rasul 10:42, Yohanes 5:22, 2 Korintus 5:10, 2 Timotius 4:1)
- Tuhan Yesus akan menghakimi semua orang, bukan hanya imannya tetapi menyangkut kata-kata
dan perbuatan manusia. (Matius 12:36-37, 2 Korintus 5:10, Wahyu 20:12). Ia akan menghukum
dengan caraNya yang adil.
8. Aku percaya kepada Roh Kudus
- Roh Kudus adalah karya Allah sendiri, bahkan Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri, Roh Tuhan,
Roh Kebenaran, Roh Penghibur, yang menolong, menuntun, memeliharan yang berkarya dalam diri
orang yang percaya. (Matius 28:19, 2 korintus 13:13, 1 Yohanes 5:7)
- Kepercayaan kita dapat goyah dan lemah selama kita hidup di dunia ini, Iblis selalu mencari cara
untuk melemahkan Iman kita (Epesus 6:11-12, I Petrus 5:8). Namun Roh Kudus terus berkarya
dalam diri orang percaya untuk menguatkan dan meneguhkan iman dan kepercayaannya (Kisah
Para Rasul 9:31, 2 Timotius 1:7, Epesus 3:16).
- Dalam karya Roh Kudus ada bermacam-macam karunia (1 Korintus 12:4-11), ada karunia untuk
berkata-kata dengan hikmat, karunia menyembuhkan, karunia melakukan mujizat, karunia bahsa
Roh, karunia untuk membangun, karunia untuk melayani, dan sebagainya. (1 Korintus 12:7, 1
Korintus 14:12)
- Gereja dan orang Kristen menyatakan keyakinan dan kepercayaannya kepada Roh kudus, yakni
Roh Allah yang berkarya dalam diri manusia yang percaya.
9. Gereja yang Kudus dan Am, persekutuan orang kudus
- Gereja itu Kudus yang disucikan dan dikuduskan oleh Tuhan Yesus melalui karya Roh Kudus
(Roma 1:7, Titus 2:14, 1 Petrus 2:9-10)
- Gereja itu Am, artinya umum merata dan tidak terbatas, sebagaimana perintah Tuhan Yesus,
beritakanlah Firman Allah keseluruh dunia, sumua bangsa, Negara dan daerah. Gereja tetaplah satu
tetapi berkarya secara menyeluruh di berbagai tempat dan komunitas yang luas dan takterbatas.
(Matius 28:19, Wahyu 5:9)
- Gereja adalah persekutuan orang-orang kudus, Allkitab mengajarkan bahwa orang-orang percaya
tidak hanya dipersatukan dengan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamatnya yang juga adalah
Kepala Gereja, tetapi juga di persatukan dengan orang-orang percaya lainnya. Semua orang
percaya adalah satu di dalam Tuhan Yesus, satu Roh, satu iman dan satu Baptisan (Yohanes
17:20-22, Roma 12: 4-8, 1 Korintus 12:12-31)
- Gereja dan orang percaya terpanggil untuk mewujudkan persekutuannya.
10. Pengampunan dosa
- Yang dimaksud dengan pengampunan dosa adalah tindakan dan sikap Tuhan Allah yang mau
meniadakan dan mengingat lagi segala dosa dan kesalahan kita manusia (Keluaran 34:6-7, Mazmur
86:5, Yesaya 1:18)
- Meskipun Allah itu Mahakasih, namun syarat pengampunan dosa itu tetap ada, pengampunan
dosa dari Tuhan itu terjadi apa bila orang tersebut mengakui dan menyesali dosa-dosanya.
- Pengampunan dosa itu berisi tanggungjawab dan panggilan untuk hidup baru, sekalipun Tuhan
Allah adalah Mahakasih, Allah tetap menghendaki manusia hidup dalam ketaatan, kesucian,
kebenaran, dan kasih di hadapan Tuhan Allah. (Matius 5:16, Kolose 3:1-17, Yakub 2:17).
11. Kebangkitan Daging
- Gereja percaya akan kebangkitan, yang didalamnya tersirat kebangkitan daging, kebangkitan
Tubuh dan kebangkitan orang mati. Kebangkitan itu berlaku untuk semua orang (Yohanes 5:28-29,
Kisah Para Rasul 24:15, Wahyu 20:12).
- Kebangkitan itu terjadi pada saat Tuhan Yesus datang ke dunia untuk yang kedua kali (1 Korintus
15:20-23, 1 Tesalonika 4:13-18). Orang yang dibangkitkan akan menerima tubuh yang sempurna
dan mulia (1 Korintus 15:42-44, Filipi 3:21)
- Bagi setiap orang percaya kebangkitan tubuh itu terjadi karena Tuhan Yesus Kristus adalah
Kebangkitan dan Hidup yang telah lebih dahulu bangkit dari antara orang mati dan menyediakan
tempat bagi orang yang percaya (2 Korintus 4:14, Kolose 1:18).
12. Dan hidup yang kekal
- Yang dimaksud dengan hidup kekal adalah hidup setelah diampuni, dibebaskan dan dibangkitkan
oleh Tuhan Yesus Kristus untuk menikmati hidup yang terlepas dari dosa, hidup dalam ketentraman,
hidup dalam keselamatan di dalam Kerajaan Sorga bersama Allah untuk selama-lamanya.
- Alkitab mengajarkan bahwa hidup kekal akan dikarunikan kepada orang yang percaya kepada
Tuhan Yesus Kristus, hidup dalam ketaatan dan kesetian sampai pada kesudahannya. ( Markus
13:13, Matius 10:22-24, Yohanes 3:16).