Rencana Kerja Tahunan Dinas Pendidikan 2024
Rencana Kerja Tahunan Dinas Pendidikan 2024
(RKT)
TAHUN 2024/2025
Berkat rahmat dan karunia-Nya semata, kami telah dapat menyusun rencana Kerja
Tahunan Kepala Sekolah, yang akan digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan
program pendidikan. Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah yang tertib dan teratur
sangat diperlukan untuk peningkatan kemampuan dalam pengelolaan pendidikan di
sekolah. Peningkatan tersebut akan berdampak positif, yaitu makin meningkatnya
efisiensi, mutu, dan perluasan pendidikan dasar.
Program Kerja Kepala Sekolah ini disusun sebagai penyesuaian dari Perencanaan
Berbasis Data (PBD) yang didasarkan pada rapor pendidikan Sekolah, serta digunakan
sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan operasional di sekolah, sehingga akan
memperlancar kerja Kepala Sekolah. Penyusunan Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah
ini melibatkan unsur yang terkait, yaitu unsur Kepala Sekolah, Guru, tendik dan Pengurus
Komite Sekolah, yang sebelumnya telah diuji kelayakannya.
Program Kerja Kepala Sekolah ini meliputi:
1. Pendahuluan
2. Profil dan Rapor Pendidikan
3. Perencanaan Berbasis Data (PBD)
4. Rencana Kerja Tahunan (RKT)
5. Jadwal Kegiatan Tahunan
6. Penutup
Dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah ini, kami sudah
berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari kekurangan maupun kesalahan,
namun demikian tentunya pasti masih banyak terdapat kekurangan maupun kesalahan.
Untuk itu kami sangat berterima kasih apabila dari semua pihak sudi memberikan saran
maupun kritik, demi kelancaran tugas yang kami emban.
Akhirnya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
mendukung kami, utamanya kepada Kepala Dinas, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan
Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Pengawas SD, Ketua MKKS Kecamatan
Tanggeung yang telah banyak memberikan bimbingan dan petunjuk demi kelancaran
penyusunan program kerja ini. Terima kasih
LEMBAR PENGESAHAN.....................................................................................................
KATA PENGANTAR.............................................................................................................
DAFTAR ISI..................................................................................................................................
BAB 1
PENDAHULUAN................................................................................................................
A. Latar Belakang Mangasalah........................................................... . . . . . . . . . .
B. Dasar Hukum...............................................................................................
BAB 2
PROFIL DAN RAPOR PENDIDIKAN.............................................................................................
A. Profil
Pendidikan...................................................................................................................
B. Rapor
Pendidikan..................................................................................................................
BAB 3
PERENCANAAN BERBASIS DATA.......................................................................
1. Identifikasi Masalah.................................................................................................
2. Refleksi.........................................................................................................
3. Benahi........................................................................................................................
BAB 4
RENCANA KEGIATAN TAHUNAN..................................................................................
A. Rencana Kerja Tahunan (RKT)........................................................................
B. Jadwal Kegiatan Tahunan..............................................................................
BAB 5 PENUTUP...........................................................................................................................
[Link]........................................................................................................................
[Link]..............................................................................................................
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Profil Pendidikan
Profil pendidikan adalah Laporan Komprehensif mengenai layanan pendidikan
sebagai hasil dari Evaluasi Sistem Pendidikan yang digunakan sebagai landasan untuk
peningkatan mutu layanan pendidikan dan penetapan Rapor Pendidikan.
Profil Pendidikan terdiri dari indikator-indikator yang merefleksikan delapan
Standar Nasional Pendidikan dan mencakup area yang berkaitan dengan input, proses,
dan output pembelajaran
B. Rapor Pendidikan
1. Pengertian
Rapor Pendidikan adalah Indikator terpilih Dari Profil Pendidikan yang
merefleksikan prioritas Kemendikbud Ristek yang digunakan untuk menilai kinerja
daerah dan satuan pendidikan. Rapor Pendidikan diperoleh dari perbandingan nilai
indikator antar tahun.
Untuk mengetahui rapor pendidikan satuan pendidikan maka Kepala sekolah
atau pun admin sekolah dapat melihat dan mengunduh rapor pendidikan melalui
tautan [Link] atau Platform rapor pendidikan.
Platform Rapor pendidikan adalah aplikasi berbasis web yang menampilkan informasi
Profil Pendidikan dan Rapor Pendidikan. Platform Rapor Pendidikan dapat diakses oleh
pengguna yang memiliki akun belajar sesuai dengan kewenangannya.
Pada rapor pendidikan terdapat indikator yang menjadi prioritas pendidikan dasar
diantaranya:
1) A.1 Kemampuan literasi
2) A.2 Kemampuan Numerasi
3) A.3 Karakter
4) D.4 Iklim Keamanan Sekolah
5) D.8 Iklim Kebhinekaan Sekolah.
Setelah melihat hasil dari Rapor Pendidikan, satuan pendidikan dapat
melakukan refleksi dan evaluasi atas kualitas dari pendidikannya Selain itu hasil Rapor
Pendidikan juga dapat dijadikan sebagai dasar Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang
tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan dapat membantu proses dan
meningkatkan kualitas belajar mengajar satuan pendidikan. Adapun tahapan dalam
melakukan perencanaan berbasis data (PBD) adalh dengan melakukan Identifikasi,
Refleksi, dan Benahi (IRB).
1) Tahapan proses identifikasi (memilih dan menetapkan masalah) yang dilakukan
oleh kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut:
● Mengunduh data dari platform Rapor Pendidikan
● Merujuk kepada daftar indikator prioritas
● Menetapkan indikator rapor sebagai masalah yang akan diintervensi.
2) Tahapan proses refleksi (merumuskan akar masalah) yang dilakukan oleh kepala
sekolah melalui tahapan sebagai berikut.
● Dari masalah yang akan diintervensi, dilakukan analisis untuk mencari akar
masalah
3) Tahapan proses refleksi (menentukan program dan kegiatan) yang dilakukan oleh
kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut.
● Membuat program, dan
● menyusun kegiatan sebagai solusi untuk setiap akar masalah yang ditetapkan
Berdasarkan hasil analisis dari platform rapor pendidikan UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat
Tua maka didapat data berikut ini:
1) Mutu Hasil Peserta Didik
Hasil belajar peserta didik bisa dilihat dari aspek kognitif dan nonkognitif. Aspek
kognitif diukur dari kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, sementara
aspek non kognitif diukur dari karakter dan perilaku yang sejalan dengan nilai
Pancasila.
a) Kemampuan literasi peserta didik UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua Kurang
dari 50% peserta didik telah mencapai kompetensi minimum untuk literasi
membaca. dan mengalami peningkatan cukup signifikan.
b) Kemampuan Numerasi peserta didik UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua Kurang
dari 50%
peserta didik telah mencapai kompetensi minimum untuk numerasi.
1. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah artinya memilih dan menetapkan masalah yang didapat dari
rapor pendidikan UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua dengan tahapan sebagai berikut.
● Mengunduh Profil Pendidikan dari Platform Rapor Pendidikan.
● mempelajari indikator-indikator yang ada dan petakan indikator yang masih
bermasalah.
● Kemendikbud Ristek telah menetapkan indikator prioritas bagi satuan
pendidikan sebagai fokus untuk meningkatkan kualitas layanan sebagai
indikator yang perlu diprioritaskan.
● memilih indikator yang ingin diintervensi dengan mempertimbangkan indikator
prioritas dan indikator yang bermasalah.
● Dari Rapor pendidikan UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua diperoleh data/indikator
yang bermasalah melalui proses identifikasi berdasarkan nilai capai setiap
indikator yang diidentifikasi seperti yang terdapat pada tabel di bawah ini.
Tabel 1. Proses Identifikasi
Rapor Pendidikan UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua
Indikator yang Indikator Prioritas Indikator yang akan
Bermasalah Dikdasmen diintervensi
A.3 Karakter
A.3 Karakter
A.1 Kemampuan A.1 Sebagian besar peserta didik dalam kategori cakap dan dasar
Literasi terutama dalam hal kompetensi membaca teks informasi (43.14)*,
kompetensi membaca teks sastra (47.9)*, kompetensi mengakses dan
menemukan isi teks (L1) (52.65)*, kompetensi menginterpretasi
dan memahami isi teks (L2) (41.96)*, dan kompetensi mengevaluasi
dan merefleksikan isi teks (L3) (43.45)*
*Angka dalam kurung "()" merupakan nilai domain tersebut
D.1 Kualitas pembelajaran masih rendah
D.2 Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru masih kurang
A.2 Numerasi A.2 Sebagian besar peserta didik dalam kategori cakap dan dasar
terutama dalam Kompetensi pada domain Bilangan (35,88)*,
Aljabar(35,57)*, Geometri (35,88), Data dan
Ketidakpastian(40,74), Kompetensi mengetahui (L1) (42,45),
ngs
menerapkan (L2) (34,42), menalar (L3) (31,13)
D.1 Kualitas pembelajaran masih rendah
D.2 Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru masih kurang
A.3 Karakter A.3 Seluruh Karakter peserta didik dalam kategori Berkembang dalam
karakter Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan
berakhlak mulia, Gotong Royong, kreativitas, Nalar kritis, kebhinekaan
global dan Kemandirian
3. Benahi
Proses benahi adalah proses menentukan program dan kegiatan dengan
tahapan sebagai berikut.
● Dari akar masalah yang sudah dirumuskan, UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat
Tua menentukan program dan kegiatan untuk menyelesaikan akar
masalah yang teridentifikasi.
● Dalam Penentuan program dan kegiatan UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua
merujuk pada contoh program dan kegiatan yang dirumuskan oleh
Kemendikbud Ristek (ada pada lampiran)
● Setelah diidentifikasi dan mencari akar masalah melalui proses refleksi
terhadap rapor pendidikan UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua, maka proses
benahi atau menentukan program dan kegiatan bisa dilihat pada tabel di
bawah ini.
Tabel 3. Proses
Benahi
Rapor Pendidikan UPTD SDN
014649 Pulau Rakyat Tua
Refleksi Benahi
A.1 Sebagian besar peserta didik ● Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk
dalam kategori cakap dan dasar peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terutama dalam hal kompetensi terkait materi literasi (Benahi 1)
membaca teks informasi ● Penguatan pembelajaran literasi dengan
(43.14)*, kompetensi membaca menggunakan modul literasi berbasis tema dan
teks sastra (47.9)*, kompetensi sumber lainnya di luar platform merdeka mengajar
mengakses dan menemukan isi (Benahi 2)
teks (L1) (52.65)*, kompetensi ● Kegiatan membaca dan mendiskusikan beragam
menginterpretasi dan buku dari berbagai sumber dan genre secara rutin
memahami isi teks (L2) (41.96)*, oleh guru dan siswa (Benahi 3)
dan kompetensi mengevaluasi ● Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar
dan merefleksikan isi teks (L3) untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala
(43.45)* *Angka dalam kurung sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi
"()" merupakan nilai domain terkait literasi (Benahi 4)
tersebut ● Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah
untuk mengidentifikasi tantangan dalam
Refleksi Benahi
A.2 Sebagian besar peserta didik ● Pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk
dalam kategori cakap dan dasar peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terutama dalam Kompetensi terkait materi numerasi (Benahi 1)
pada domain Bilangan (35,88)*, ● Penguatan pembelajaran numerasi dengan
Aljabar (35,57)*, Geometri menggunakan modul numerasi berbasis tema dan
(35,88), Data dan Ketidakpastian sumber lainnya di luar platform merdeka mengajar
(40,74), Kompetensi mengetahui (Benahi 2)
(L1) (42,45), menerapkan (L2) ● Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar
(34,42), menalar (L3) (31,13) untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala
sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi
terkait numerasi (Benahi 4)
● Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah
untuk mengidentifikasi tantangan dalam
pembelajaran numerasi dengan melibatkan
pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
● Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional
satuan pendidikan yang terkait peningkatan
numerasi sesuai dengan kebutuhan siswa dan
kondisi sekolah (Benahi 6)
D.1 Kualitas pembelajaran Kurang ● peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
baik terkait materi kualitas pembelajaran. (Benahi 1)
● Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar
untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala
sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi
terkait kualitas pembelajaran (Benahi 4)
● Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah
untuk mengidentifikasi tantangan dalam kualitas
pembelajaran dengan melibatkan pemangku
kepentingan sekolah (Benahi 5)
A.3.4 Nalar Kritis masih kurang ● pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk
peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah
terkait materi karakter nalar kritis (Benahi 1)
● Penguatan pembelajaran karakter nalar kritis dengan
menggunakan sumber lain di luar platform merdeka
mengajar (Benahi 2)
● Pembentukan dan optimalisasi komunitas belajar
untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala
sekolah dengan berbagi pengetahuan dan diskusi
terkait karakter nalar kritis (Benahi 4)
● Refleksi pembelajaran oleh guru dan kepala sekolah
untuk mengidentifikasi tantangan dalam
pembelajaran karakter nalar kritis dengan melibatkan
pemangku kepentingan sekolah (Benahi 5)
● Penyusunan dan Penerapan kurikulum operasional
satuan pendidikan yang terkait peningkatan karakter
nalar kritis sesuai dengan kebutuhan siswa dan
kondisi sekolah (Benahi 6)
● Optimalisasi peran
perpustakaan sebagai
sentra pembelajaran
literasi, di antaranya
Identifikasi Refleksi Benahi Kegiatan Detail
dengan
menyelenggarakan
kegiatan, forum,
dan/atau program
diskusi dan membuat
● Kegiatan membaca karya berbasis buku
dan mendiskusikan bacaan sesuai minat,
berbagai buku dari konteks, atau topik
berbagai sumber dan tertentu.
genre secara rutin ● Penambahan dan/atau
oleh guru dan siswa perawatan buku dan
(Benahi 3) koleksi perpustakaan.
● Di tingkat satuan
pendidikan, kurikulum
yang dikembangkan
adalah kurikulum
operasional satuan
pendidikan. Tercakup di
dalamnya yaitu
pengembangan
perencanaan
pembelajaran dan
asesmen; misalnya alur
tujuan pembelajaran
atau silabus, rencana
pembelajaran dan
asesmen, perencanaan
projek penguatan Profil
Pelajar Pancasila,
pengembangan modul
ajar dan modul projek
penguatan Profil Pelajar
Pancasila, dan lainnya.
● Penyusunan dan
Penerapan
kurikulum
Identifikasi Refleksi Benahi Kegiatan Detail
operasional satuan
pendidikan yang
terkait peningkatan
literasi sesuai
dengan kebutuhan
siswa dan kondisi
sekolah, contohnya,
dengan penerapan
kurikulum merdeka
atau kurikulum
darurat (Benahi 6)
merdeka mengajar
(Benahi 2)
● Pembentukan dan
optimalisasi
komunitas belajar
untuk peningkatan
kompetensi guru dan
kepala sekolah dengan
berbagi pengetahuan
dan diskusi terkait
karakter Kebhinekaan
Global (Benahi 4)
● Refleksi pembelajaran
oleh guru dan kepala
sekolah untuk
mengidentifikasi
tantangan dalam
pembelajaran
karakter Kebhinekaan
Global dengan
melibatkan pemangku
kepentingan sekolah
(Benahi 5)
● Penyusunan dan
Penerapan kurikulum
operasional satuan
pendidikan yang
terkait peningkatan
karakter Kebhinekaan
Global sesuai dengan
kebutuhan siswa dan
kondisi sekolah
(Benahi 6)
mengajar (Benahi 2)
● Pembentukan dan
optimalisasi
komunitas belajar
untuk peningkatan
kompetensi guru dan
kepala sekolah
dengan berbagi
pengetahuan dan
diskusi terkait
karakter
Kemandirian (Benahi
4)
● Refleksi
pembelajaran oleh
guru dan kepala
sekolah untuk
mengidentifikasi
tantangan dalam
pembelajaran
karakter
Kemandirian dengan
melibatkan
pemangku
kepentingan sekolah
(Benahi 5)
● Penyusunan dan
Penerapan
kurikulum
operasional satuan
pendidikan yang
terkait peningkatan
karakter
Kemandirian sesuai
dengan kebutuhan
siswa dan kondisi
sekolah (Benahi 6)
Jadwal Kegiatan Tahunan ini merupakan implementasi dari RKT yang telah disusun
berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang mengacu pada hasil analisis dari rapor
pendidikan UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua Penyusunan jadwal kegiatan tahunan ini tidak
lepas dari analisis kegiatan yang berdasarkan kalender pendidikan pada tahun berjalan.
Selain pada kalender pendidikan penyusunan jadwal kegiatan tahunan ini mengacu pada
permendikbud Ristek Nomor 63 Tahun 2023 Tentang Juknis BOSP (Biaya Operasional
Satuan Pendidikan).
Permendikbud nomor 63 tahun 2023 mengatur tentang penyaluran dana BOS reguler
untuk SD menjadi tahap yaitu TAHAP 1 periode Januari-Juni dan tahap 2 periode
Juli-Desember 2023. Dengan demikian sangat berpengaruh terhadap jadwal kegiatan
tahunan di SD Negeri Padamamur. Berikut jadwal kegiatan tahunan UPTD SDN 014649 Pulau
Rakyat Tua:
BAB 5 PENUTUP
A. KESIMPULAN
Rencana Kerja Tahunan (RKT) merupakan perencanaan yang disusun oleh
sekolah setiap tahun berdasarkan perencanaan yang berbasis data (PBD) yang
didasarkan pada rapor pendidikan sekolah. Penyusunan RKT ini tersusun melalui
proses analisis terhadap rapor pendidikan dengan mekanisme Identifikasi, Refleksi, dan
Benahi (IRB). Hasil dari proses IRB ini maka dijadikan Rencana kerja tahunan yang
selanjutnya jadi rujukan dalam penyusunan RKAS.
Proses IRB terhadap Rapor Pendidikan fokus pada indikator prioritas pendidikan
dasar yakni indikator:
1) A1. Kemampuan Literasi
2) A2. Kemampuan Numerasi
3) A3. Karakter
4) D4. Iklim Keamanan sekolah
5) D8. Iklim Kebhinekaan sekolah
Dari kelima indikator tersebut di atas maka diperoleh indikator yang kurang baik
(bermasalah), maka indikator yang bermasalah yang akan diintervensi khusus dalam
pengembangan perencanaan sekolah berdasarkan akar masalah yang diperoleh dari level
2 (sub indikator) atau dari sub indikator dimensi lain yang dianggap berpengaruh terhadap
nilai capaian satuan pendidikan.
Dengan demikian akhirnya RKT UPTD SDN 014649 Pulau Rakyat Tua tersusun dengan
Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang berdasarkan Laporan Raport Pendidikan Tahun
2023/2024.
B. REKOMENDASI
1) Satuan Pendidikan
● diharapkan satuan pendidikan bisa dan wajib melaksanakan program
sesuai program yang telah disusun dalam RKT
● diharapkan satuan pendidikan mampu melakukan penyesuaian dengan
biaya dan anggaran yang tersedia serta menggunakan prinsip
pengelolaan pembiayaan.
2) Warga Sekolah
● Kepala Sekolah sebagai kepala satuan pendidikan agar mampu menjadi
manajer dalam pelaksanaan kegiatan dan penggunaan anggaran sesuai
dengan tugas dan fungsinya serta mengacu pada peraturan yang berlaku
● Guru dan tendik agar bisa melaksanakan seluruh program yang sudah
direncanakan dan mampu menjadi mitra kerja dari kepala sekolah dalam
pengelolaan dan pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik.
3) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
● Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga diharapkan agar selalu
memberikan bimbingan teknis kepada satuan pendidikan dalam
melakukan perencanaan berbasis data
● Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga agar selalu melakukan sosialisasi
Juknis BOSP setiap tahunnya agar para kepala satuan pendidikan memahami dengan
tuntas terkait penggunaan dana BOS