Materi Lengkap tentang Discussion Text (Teks Diskusi)
1. Pengertian Discussion Text
Discussion text adalah jenis teks yang membahas suatu topik atau isu dengan menyajikan
berbagai sudut pandang atau argumen yang berbeda, baik yang mendukung maupun yang
menentang suatu pendapat. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang seimbang
dan objektif tentang suatu permasalahan sehingga pembaca dapat memahami berbagai sisi dari
isu tersebut.
Discussion text sering digunakan dalam konteks akademik, terutama dalam pelajaran bahasa
Inggris, untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan menulis argumentasi yang logis.
2. Struktur Discussion Text
Secara umum, discussion text terdiri dari tiga bagian utama:
a. Introduction (Pendahuluan)
Memperkenalkan topik atau isu yang akan didiskusikan.
Biasanya berisi pernyataan umum tentang topik tersebut tanpa memihak.
b. Body (Isi)
Berisi argumen yang mendukung (pro) dan argumen yang menentang (kontra) topik
tersebut.
Setiap argumen biasanya disajikan dalam paragraf terpisah.
Argumen harus didukung dengan alasan atau bukti yang relevan.
c. Conclusion (Kesimpulan)
Merangkum pandangan yang telah dibahas.
Bisa berisi opini penulis atau rekomendasi, tetapi tetap bersifat objektif.
Tidak memihak secara berlebihan, melainkan menutup diskusi dengan ringkas.
3. Ciri-ciri Discussion Text
Memuat dua sudut pandang atau lebih tentang suatu isu.
Bahasa yang digunakan bersifat formal dan objektif.
Menggunakan kata penghubung yang menunjukkan perbandingan dan kontras,
seperti: however, on the other hand, in contrast, moreover, furthermore, etc.
Menggunakan kalimat argumentatif yang didukung alasan dan bukti.
Tidak memihak secara mutlak, melainkan menyajikan argumen secara seimbang.
4. Contoh Discussion Text dalam Bahasa Indonesia
Topik: Apakah penggunaan gadget baik untuk anak-anak?
Introduction: Penggunaan gadget di kalangan anak-anak semakin meningkat seiring dengan
kemajuan teknologi. Namun, ada perdebatan mengenai apakah gadget memberikan manfaat
atau justru dampak negatif bagi perkembangan anak.
Body:
Argumen Mendukung: Gadget dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif. Anak-anak
bisa mengakses berbagai informasi edukatif dan aplikasi yang membantu meningkatkan
kreativitas dan kemampuan belajar mereka.
Argumen Menentang: Namun, penggunaan gadget yang berlebihan dapat
menyebabkan gangguan kesehatan seperti mata lelah, kurang tidur, dan mengurangi
interaksi sosial anak dengan lingkungan sekitar.
Conclusion: Dengan demikian, penggunaan gadget bagi anak-anak memiliki sisi positif dan
negatif. Penting bagi orang tua untuk mengawasi dan membatasi waktu penggunaan gadget
agar manfaatnya dapat dirasakan tanpa menimbulkan dampak buruk.
5. Tips Menulis Discussion Text yang Baik
Pahami topik dengan baik sebelum mulai menulis. Lakukan riset jika perlu.
Sajikan argumen yang seimbang, jangan hanya fokus pada satu sisi saja.
Gunakan bahasa yang jelas, formal, dan sopan.
Gunakan kata penghubung yang tepat untuk menghubungkan ide dan argumen.
Berikan contoh atau bukti pendukung untuk memperkuat argumen.
Periksa kembali tulisan untuk memastikan tidak ada kesalahan tata bahasa dan ejaan.
Jaga agar tulisan tetap objektif dan tidak memihak secara berlebihan.
6. Contoh Kata Penghubung yang Sering Digunakan dalam Discussion Text
Fungsi Contoh Kata Penghubung
Menyatakan pendapat I think, In my opinion, From my perspective
Menambahkan
Moreover, Furthermore, In addition
argumen
Menyatakan kontras However, On the other hand, In contrast
Memberikan contoh For example, For instance, Such as
Menyimpulkan In conclusion, To sum up, Therefore
Discussion Text is a discussion text is a text that presents both sides of
an issue or argument.
The purpose of discussion text is to inform readers about a particular
topic, issue, or question by presenting different perspectives, opinions,
or arguments.
struktur discussion text terdiri dari 4 bagian, yaitu issue, arguments
for, arguments against, dan conclussion/recommendation.
1. Issue = masalah yang dibahas.
2. Arguments For = penjelasan yang bersifat positif (pro). Argumen
yang kamu utarakan bisa berupa keuntungan, manfaat, dan
sebagainya.
3. Argument Against = penjelasan yang bersifat negatif (kontra). Bisa
berupa kerugian, atau hal-hal negatif lainnya.
4. Conclussion or Recommendation = kesimpulan dari hasil
diskusi yang sedang dibahas. Selain itu juga bisa memberikan saran
terkait solusi terhadap isu tersebut.
5. language features of discussion text / Kaidah
Kebahasaan Discussion Text
1. Menggunakan Straightforward Tense
Menggunakan Simple Present Tense, Simple Past Tense, atau Simple Future
Tense.
2. Menggunakan General Noun
menggunakan general noun (mendeskripsikan nama-nama orang, benda,
atau tempat secara umum) untuk membahas suatu topik secara umum.
3. Menggunakan Thinking Verb
kata kerja yang berhubungan dengan kegiatan berpikir. Contoh kata yang
digunakan, yaitu think, wonder, believe, understand, feel, certain, dan lain
sebagainya.
4. Menggunakan Modals
Modals yang digunakan pada discussion text, di antaranya perhaps, must,
should, could have, should have been, dan lain sebagainya.
5. Menggunakan Contrastive, Additive, dan Casual Association
menggunakan kata penghubung untuk memperkuat, membedakan, atau
menentang argumen yang ada.
Contohnya, however (namun), moreover (lebih-lebih lagi), on the opposite
hand (sebaliknya/pada sisi sebaliknya), but (tapi), additionally (sebagai
tambahan), dan lain sebagainya.
6. Berdasarkan Fakta
penyampai berdasarkan fakta yang bisa dipertanggung jawabkan.
Perbedaan Argumentative Text dan Discussion Text
Aspek Argumentative Text Discussion Text
Meyakinkan pembaca untuk menerima Menyajikan berbagai sudut pandang (pro
Tujuan
satu sudut pandang atau pendapat dan kontra) secara seimbang tentang
Utama
tertentu. suatu isu.
Sikap Bias, mendukung satu posisi atau Netral, tidak memihak, hanya menyajikan
Penulis argumen secara tegas. argumen dari berbagai sisi.
Aspek Argumentative Text Discussion Text
Strukt
1. Introduction (dengan thesis
ur
statement yang jelas)
Umum
2. Body (argumen pendukung dengan bukti)
3. Conclusion (menegaskan kembali posisi penulis) | 1. Introduction (memperkenalkan
topik secara umum)
4. Body (argumen pro dan kontra, biasanya dalam paragraf terpisah)
5. Conclusion (merangkum argumen tanpa memihak) | | Isi Argumen | Fokus pada
mendukung satu pendapat dengan alasan dan bukti yang kuat. | Menyajikan argumen
yang mendukung dan menentang secara seimbang. | | Bahasa yang Digunakan |
Persuasif, meyakinkan, menggunakan kata-kata yang kuat dan meyakinkan. | Objektif,
formal, menggunakan kata penghubung yang menunjukkan perbandingan dan kontras
(e.g., however, on the other hand). | | Contoh Kalimat | "I strongly believe that..." "This
evidence clearly shows that..." | "Some people argue that..." "On the other hand, others
believe that..." | | Kesimpulan | Menegaskan kembali posisi penulis dan mengajak
pembaca untuk setuju. | Merangkum berbagai pandangan tanpa mengajak pembaca
untuk memilih salah satu. | | Fungsi Utama | Membujuk dan meyakinkan pembaca agar
setuju dengan pendapat tertentu. | Memberikan gambaran lengkap tentang isu dengan
berbagai sudut pandang agar pembaca dapat menilai sendiri. |
Penjelasan Detail
1. Tujuan dan Sikap Penulis
Argumentative Text bertujuan untuk meyakinkan pembaca bahwa pendapat penulis
adalah yang paling benar atau paling tepat. Oleh karena itu, penulis cenderung memihak
dan fokus pada argumen yang mendukung posisinya.
Discussion Text bertujuan untuk memberikan gambaran yang seimbang tentang suatu
isu dengan menyajikan argumen dari berbagai sisi, tanpa memaksakan pembaca untuk
memilih salah satu pendapat.
2. Struktur Teks
Dalam Argumentative Text, introduction biasanya berisi thesis statement yang jelas,
yaitu pernyataan pendapat penulis. Body berisi argumen-argumen yang mendukung
thesis tersebut, lengkap dengan bukti dan contoh. Kesimpulan menegaskan kembali
posisi penulis dan mengajak pembaca untuk setuju.
Dalam Discussion Text, introduction hanya memperkenalkan topik secara umum tanpa
menyatakan pendapat. Body berisi argumen yang mendukung dan menentang topik
tersebut secara bergantian. Kesimpulan merangkum argumen tanpa memihak.
3. Bahasa dan Gaya Penulisan
Argumentative Text menggunakan bahasa yang persuasif dan meyakinkan, dengan kata-
kata yang kuat dan kalimat yang menegaskan posisi penulis.
Discussion Text menggunakan bahasa yang lebih netral dan formal, dengan kata
penghubung yang menunjukkan perbandingan dan kontras, seperti "however", "on the
other hand", "in contrast", dan sebagainya.
4. Contoh Singkat
Argumentative Text (Contoh)
Topik: Apakah sekolah harus menerapkan seragam? Pendapat: Saya percaya bahwa sekolah
harus menerapkan seragam karena dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan mengurangi
perbedaan sosial di antara siswa. Seragam juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang
lebih fokus dan disiplin.
Discussion Text (Contoh)
Topik: Apakah sekolah harus menerapkan seragam? Argumen Pro: Seragam dapat
meningkatkan rasa kebersamaan dan mengurangi perbedaan sosial di antara siswa. Argumen
Kontra: Namun, beberapa orang berpendapat bahwa seragam membatasi kebebasan
berekspresi siswa dan membuat mereka merasa tidak nyaman. Kesimpulan: Dengan demikian,
penerapan seragam di sekolah memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan
secara matang.
Kesimpulan
Poin
Argumentative Text Discussion Text
Penting
Fokus Mendukung satu pendapat Menyajikan dua sisi argumen
Sikap Memihak Netral
Tujuan Meyakinkan pembaca Memberikan gambaran seimbang
Kesimpulan Menegaskan posisi Merangkum argumen