0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan9 halaman

Alur Data Sistem Informasi Rawat Jalan

Diunggah oleh

Alfan Ramdan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan9 halaman

Alur Data Sistem Informasi Rawat Jalan

Diunggah oleh

Alfan Ramdan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DFD 0

Baik, mari kita bedah alur data sistem ini secara teknis, lapis demi lapis, untuk kebutuhan presentasi
Anda.

DFD Level 0: Diagram Konteks

Pada level ini, kita mendefinisikan batasan sistem. Seluruh Sistem Informasi Rawat Jalan dipandang
sebagai satu proses tunggal, yaitu Proses 0.0.

Tujuan kita di sini adalah mengidentifikasi terminator atau entitas eksternal yang berinteraksi dengan
sistem dan data flow utama yang masuk dan keluar.

 Entitas Eksternal:

o Admin Pendaftaran

o Pasien

o Dokter

o Apoteker

o Kasir

 Alur Data Masuk (Input):

o Admin Pendaftaran mengirimkan Input Pendaftaran.

o Pasien mengirimkan Data Diri & Keluhan.

o Dokter mengirimkan Input Diagnosa & Resep.


o Apoteker mengirimkan Verifikasi Resep.

o Kasir mengirimkan Data Pembayaran.

 Alur Data Keluar (Output):

o Sistem mengirimkan Kartu Kunjungan & Info Antrian serta Struk & Obat ke Pasien.

o Sistem mengirimkan Data Pasien Terdaftar ke Dokter.

o Sistem mengirimkan Resep Elektronik ke Apoteker.

o Sistem mengirimkan Data Tagihan ke Kasir.

Dfd level 1

DFD Level 1: Dekomposisi Sistem

Di level ini, kita melakukan dekomposisi terhadap Proses 0.0. Kita "membuka" kotak hitam tersebut
untuk melihat proses-proses utama di dalamnya.

Proses 0.0 terurai menjadi 4 proses utama:

 1.0 Proses Pendaftaran

 2.0 Proses Pemeriksaan

 3.0 Proses Farmasi


 4.0 Proses Pembayaran

Di level ini juga kita memperkenalkan Data Stores (Penyimpanan Data) internal:

 D1: Data Pasien

 D2: Data Rekam Medis

 D3: Data Resep

 D4: Data Transaksi

Penelusuran Alur Data Level 1:

1. Trigger Awal: Pasien dan Admin Pendaftaran hanya berinteraksi dengan Proses 1.0. Alur data
Data Diri dan Input Pendaftaran masuk ke sini.

2. Proses 1.0 (Pendaftaran): Proses ini melakukan read/write ke D1: Data Pasien (untuk validasi
dan registrasi). Setelah selesai, Proses 1.0 menghasilkan dua output:

o Output eksternal: Kartu Kunjungan ke Pasien.

o Output internal: Data Pasien (data flow internal) dikirim untuk memicu Proses 2.0
Pemeriksaan.

3. Proses 2.0 (Pemeriksaan): Proses ini adalah inti dari sistem.

o Ia dipicu oleh Data Pasien dari Proses 1.0.

o Ia membaca data dari D1 dan D2 untuk ditampilkan ke Dokter.

o Ia menerima Input Diagnosa & Resep dari Dokter.

o Ia menulis hasil diagnosa ke D2: Rekam Medis dan resep ke D3: Data Resep.

o Pemicu Ganda: Proses ini kemudian memecah alur dan memicu dua proses secara
paralel: mengirim Resep ke Proses 3.0 dan mengirim Tagihan ke Proses 4.0.

4. Proses 3.0 (Farmasi):

o Digerakkan oleh alur data Resep dari Proses 2.0.

o Berinteraksi dengan Apoteker (menerima Verifikasi Resep) dan membaca D3.

o Ia meng-update status ke D3 dan menghasilkan output eksternal Obat ke Pasien.

5. Proses 4.0 (Pembayaran):

o Digerakkan oleh alur data Tagihan dari Proses 2.0.

o Ia membaca rincian biaya dari D2.

o Berinteraksi dengan Kasir (menerima Data Pembayaran).


o Ia menulis hasil ke D4: Data Transaksi dan menghasilkan output eksternal Struk ke
Pasien.

Dfd level 2.1 proses pendaftaran

Alur Proses 1.0 (Pendaftaran):

1. Input dari Admin dan Pasien diterima oleh 1.1 Verifikasi Pasien.

2. 1.1 melakukan read ke D1 untuk validasi.


3. Jika data tidak ada, alur diarahkan ke 1.2 Input Data Pasien Baru yang melakukan write ke D1.

4. Jika data ada (atau setelah 1.2 selesai), alur ke 1.3 Buat Kunjungan & Antrian.

5. 1.3 melakukan update ke D1 (status kunjungan) dan menghasilkan output Kartu Kunjungan ke
Pasien serta Data Pasien (sebagai pemicu) ke Proses 2.0.

Dfd2.2 proses pemeriksaan


Alur Proses 2.0 (Pemeriksaan):

1. Input dari Proses 1.0 memicu 2.1 Tampilkan Data Pasien, yang melakukan read dari D1 dan D2.

2. Data ini dikirim ke Dokter. Dokter mengirimkan Input Diagnosa & Resep ke 2.2 Lakukan
Pemeriksaan.

3. 2.2 memecah data: diagnosa dikirim ke 2.3 Simpan Hasil Pemeriksaan (yang write ke D2), dan
resep dikirim ke 2.4 Buat Resep & Tagihan.
4. 2.4 melakukan write ke D3 dan menghasilkan dua output pemicu: Resep (ke Proses 3.0) dan
Tagihan (ke Proses 4.0).

Dfd2.3 proses farmasi

Alur Proses 3.0 (Farmasi):

1. Input Resep dari Proses 2.0 memicu 3.1 Terima & Tampilkan Resep, yang juga read dari D3.

2. Data Resep Elektronik dikirim ke Apoteker.

3. Apoteker mengirim Verifikasi Resep ke 3.2 Verifikasi Resep.

4. Proses 3.2 memberi trigger ke 3.3 Update Resep & Serahkan Obat.

5. 3.3 melakukan update status pada D3 (misal: "telah diambil") dan menghasilkan output fisik
Obat ke Pasien.

Dfd 2.4 proses pembayaran


Alur Proses 4.0 (Pembayaran):

1. Input Tagihan dari Proses 2.0 memicu 4.1 Terima & Hitung Tagihan, yang read data biaya dari
D2.

2. Hasil kalkulasi dikirim ke 4.2 Tampilkan Tagihan ke Kasir, yang mengirim Data Tagihan ke Kasir.
3. Kasir mengirim Data Pembayaran ke 4.3 Proses Pembayaran.

4. 4.3 memberi trigger ke 4.4 Catat Transaksi & Cetak Struk.

5. 4.4 melakukan write ke D4 dan menghasilkan output Struk ke Pasien.

Anda mungkin juga menyukai