0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan7 halaman

Sistem Pakar Deteksi Hama Kol

Diunggah oleh

na70aldo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan7 halaman

Sistem Pakar Deteksi Hama Kol

Diunggah oleh

na70aldo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

p-ISSN : 1907 - 3984

e-ISSN : 2541 - 1760

SISTEM INFORMASI MENDETEKSI HAMA DAN PENYAKIT


TANAMAN KOL MELALUI SISTEM PAKAR DENGAN METODE
FORWARD CHAINING STUDI KASUS : BALAI PENYULUHAN
PERTANIAN KECAMATAN JANGKAT
Mulyadi¹, Noni Sulanti²
Program Studi Sistem Informasi Universitas Nurdin Hamzah
12

Email : 1mulyadiroesly@[Link], 2nonisulanti0209@[Link]

Abstract - In the world of agriculture, there are many problems that prevent farmers from cultivating this group
of crops, causing crop failure. The problem that is often faced is that pests and diseases become serious
problems that cannot be handled properly so that plants die or do not grow properly, and result in crop failure
and big losses. The purpose of the study was to build an Expert System to Detect Pests and Diseases of Cabbage
Using Forward Chaining Methods at the Agricultural Extension Center, Jangkat District, a system that can
replace the temporary role of experts in identifying pests and diseases of cabbage or cabbage plants accurately
and quickly. An expert system for diagnosing pests and plant diseases are urgently needed to serve as a means
for consultation and learning facilities for farmers, especially from Extension Centers. For this reason, the
complexity and difficulties experienced by farmers or can be overcome by providing a software (expert system)
in the form of an application program to determine pests and diseases that attack cabbage or cabbage plants
and how to handle and prevent them appropriately. The advantage of using an expert system application using
web programming is that it makes it easier for farmers to determine pests and diseases and so that there are no
errors in giving conclusions about pests and diseases, which is expected to help and facilitate farmers in
determining pests and diseases that attack plants.

Keywords: Expert System;Forward Chaning;Web;Pests and Diseases.

I. PENDAHULUAN menyelesaikan suatu permasalahan untuk


mendapatkan solusi terbaik.
1.1. Latar Belakang Dalam hal ini sebuah sistem pakar untuk
mendiagnosis hama danpenyakit tanaman sangat
Kol, Kubis, atau kobis bulat (terdiri dari dibutuhkan untuk dijadikan sebagai sarana untuk
beberapa kelompok kultivar dari Brassica oleracea) konsultasi dan sarana pembelajaran bagi petani
adalah tanaman dua tahunan hijau atau ungu khususnya dari Balai Penyuluhan. Untuk itu,
berdaun, ditanam sebagai tanaman tahunan sayuran kerumitan dan kesulitan yang dirasakan oleh para
dengan kepala padat berdaunnya. Tanaman kol atau petani atau dapat ditanggulangi dengan menyediakan
kubis-kubisan adalah tanaman yang banyak suatu perangkat lunak (sistem pakar) berupa
dibudidayakan di Indonesia, terutama di daerah- program aplikasi untuk menentukan hama dan
daerah yang memiliki dataran tinggi. penyakit yang menyerang tanaman kol atau kubis
Di dunia pertanian banyak permasalahan serta cara penanganan dan pencegahannya yang
yang menghambat para petani dalam bercocok tepat.
tanam kelompok tanaman ini hingga menyebabkan Sistem pakar ini dapat menggantikan peran
terjadinya gagal panen. Masalah yang sering sementara seorang pakar pertanian untuk
dihadapi ialah hama dan penyakit menjadi mengetahui gejala-gejala yang ditimbulkan oleh
permasalahan serius tidak dapat diatasi dengan benar hama dan penyakit yang menyerang serta
sehingga tanaman mati atau tidak tumbuh dengan penanganan yang tepat berdasarkan gejala-gejala
baik, serta mengakibatkan kegagalan panen dan yang ada. Dalam pembuatan sistem pakar ini penulis
kerugian besar. menggunakan metode forward chaining (runut
Namun banyak dari petani sering maju). (Yulianto & Hartatik, 2016)
mengabaikan hal tersebut karena minimnya Kelebihan dari aplikasi sistem pakar
pengetahuan dan menganggap gejala tersebut sudah menggunakan pemograman web adalah
biasa terjadi pada masa tanam, sampai suatu saat memudahkan petani untuk menentukan hama dan
timbul gejala yang sangat parah dan meluas, penyakit dan agar tidak terjadi kesalahan dalam
sehingga sudah terlambat untuk dikendalikan. memberikan kesimpulan terhadap hama dan
Keterbatasan waktu yang dimiliki seorang pakar penyakit, yang diharapkan dapat membantu dan
pertanian terkadang menjadi kendala bagi para mempermudah para petani dalam menentukan hama
petani dalam melakukan konsultasi guna dan penyakit yang menyerang tanaman. (Rusli et al,
2012)

LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI 15


p-ISSN : 1907 - 3984
e-ISSN : 2541 - 1760

1.2. Perumusan Masalah kaidah-kaidah dan mampu bertindak menyerupai


atau sama dengan pakar. Hal ini pada awalnya
Berdasarkan latar penelitian dapat bertolak dari keinginan manusia untuk mengetahui
dirumuskan permasalahan yaitu : “Bagaimana cara kerja otak manusia itu sendiri, dengan demikian
membangun Sistem Pakar Mendeteksi Hama Dan timbul teori tentang berpikir, sehingga seorang
Penyakit Tanaman Kol Dengan Metode Forward berusaha keras membuat model tersebut. Proses
Chaining Di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan pengembangan sistem pakar tidak lain adalah proses
Jangkat?”. transfer kepakaran seorang ahli dalam sistem
komputer”. (Destiningrum, 2017)
1.3. Tujuan Penelitian Menurut Indryani, dkk, “Sistem pakar adalah
sistem yang menerapkan pengetahuan dengan sistem
Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian terkomputerisasi pada suatu bidang pengetahuan
ini adalah untuk membangun Sistem Pakar tertentu untuk mencapai sebuah solusi dari suatu
Mendeteksi Hama Dan Penyakit Tanaman Kol masalah pada bidang tersebut”. (Fitriani &
Dengan Metode Forward Chaining Di Balai Febrianto, 2019)
Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jangkat.
2.1.3. Metode dalam Sistem Pakar
1.4. Manfaat Penelitian
Terdapat dua penalaran yang dilakukan
Adapun manfaat dari penelitian yang dalam melakukan inferensi, yaitu : (Andriani 2016)
dilakukan peneliti ialah Mempermudah cara
mengetahui dan mengatasi hama dan penyakit yang 1. Metode Forward Chaining
sering menyerang tanaman kol atau kubis karena Forward Chaining merupakan cara penalaran
informasi dapat diakses secara online dan dapat dengan memulai dari fakta terlebih dahulu untuk
digunakan sebagai bahan acuan bagi peneliti lainnya menguji kebenaran hipotesis atau mencocokkan
bagi yang ingin melakukan penelitian lanjutan. fakta atau pernyataan dimulai dari bagian sebelah
kiri dulu (IF dulu). Forward chaining merupakan
grup dari multiple inferensi yang melakukan
II. TINJAUAN PUSTAKA pencarian dari suatu masalah kepada
solusinya”.(Andriani 2016)
2.1. Definisi Menurut Wilson, mengungkapkan bahwa :
2.1.2. Sistem Forward Chaining atau runut maju berarti
menggunakan himpunan aturan kondisi-aksi.
Sistem adalah seperangkat komponen yang Dalam metode ini data digunakan untuk
saling berhubungan dan saling bekerja sama untuk menentukan aturan mana yang akan dijalankan,
mencapai beberapa tujuan. Sistem terdiri dari unsur- kemudian aturan tersebut dijalankan. Mungkin
unsur dan masukan (input), pengolahan proses menambahkan data ke memori kerja. Proses
(processing), serta keluaran (output)”. (Mulyadi, diulang sampai ditemukan suatu hasil”. (Yulianto
2018) “Sistem merupakan kumpulan elemen-elemen & Hartatik, 2016)
yang saling terkait dan bekerjasama untuk Pada metode Forward Chaining, pencarian
memproses msukan (input) yang ditujukan kepada dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu : (Andriani
sistem tersebut dan mengolah sistem tersebut sampai 2016).
menghasilkan keluaran (output) yang diinginkan”.
(Kristanto, 2018). 1. Menginputkan semua data ke dalam sistem
pakar dalam sesui konsultasi.
2.1.2. Sistem Pakar 2. Memberikan elemen spesifik dari data yang
diperoleh selama sesi konsultasi dalam sistem
Artifical Intelegence (AI) atau kecerdasan pakar.
buatan dikenal dengan adanya aplikasi yang disebut
sistem pakar (expert system). Sistem pakar adalah Metode forward chaining dapat dilihat pada
aplikasi komputer yang digunakan untuk gambar 1 berikut ini :
menyelesaikan masalah sebagaimana yang
dipikirkan oleh pakar. Pakar yang dimaksud di sini
adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang
dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat
diselesaikan oleh orang awam. (Destiningrum,
2017).
Menurut Kusumadewi, menjelaskan bahwa :
Sistem pakar merupakan suatu program komputer
yang dirancang berdasarkan pengetahuan dan Gambar 1. Metode Forward Chaining

16 LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI


p-ISSN : 1907 - 3984
e-ISSN : 2541 - 1760

2. Metode Backward Chaining 2. Website dinamis


Website dinamis yaitu jenis website yang
Backward Chaining merupakan cara isinya terus diperbaharui secara berkala oleh
penalaran dengan memulai dari hipotesisi pengelola web atau pemilik website. Website
(ekspetasi apa yang diinginkan terjadi) terlebih jenis ini banyak dimiliki oleh perusahaan atau
dahulu, dan untuk menguji kebenaran hipotesis perorangan yang aktifitas bisnisnya memang
tersebut harus dicari fakta-fakta yang ada didalam berkaitan dengan internet. Contoh paling
basis pengetahuan. Backward chaining juga mudah dari website jenis ini yaitu web blog
merupakan penalaran dengan mencocokkan fakta dan website berita.
atau pernyataan yang dimulai dari bagian sebelah 3. Website interaktif
kanan dulu (THEN dulu). Backward Chaining Website interaktif pada dasarnya termasuk
cocok digunakan untuk suatu aplikasi yang dalam kategori website dinamis,dimana isi
menghasilkan tree yang sempit dan cukup informasinya selalu di perbaharui dari waktu
dalam”.(Andriani 2016) ke waktu. Hanya saja,isi informasi tidak
Metode backward chaining dapat dilihat pada hanya diubah oleh pengelola website tetapi
gambar 2 berikut ini : lebih banyak dilakukan oleh pengguna
website itu sendiri. Contoh website jenis ini
yaitu website jejaring sosial seperti facebook
dan twitter atau website marketplace seperti
bukalapak, tokopedia, dan sebagainya.

2.1.5. Informasi

Gambar 2. Metode Backward Chaining Informasi merupakan hasil dari pengolahan


data, akan tetapi tidak semua hasil dari pengolahan
2.1.4. Web data yang tidak memberikan makna atau arti serta
. tidak bermanfaat bagi seseorang bukanlah
Menurut Hariyanto, “Web dapat diartikan merupakan informasi bagi orang tersebut (Mulyadi,
sebagai kumpulan halaman yang menampilkan Aji Firlana. 2021).
informasi data teks, data gambar, data animasi,
suara, video dan gabungan dari semuanya, baik yang 2.1.6. Sistem Informasi
bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu
rangkaian bangunan yang saling terkait, dimana Sistem Informasi adalah kombinasi
masing-masing dihubungkan dengan jaringan- dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang
jaringan halaman (hyperlink)”. (Destiningrum & menggunakan teknologi itu untuk mendukung
Adrian, 2017) operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat
“Website adalah kumpulan dari halaman- luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan
halaman situs, yang biasanya terangkum dalam merujuk kepada interaksi antara orang, proses
sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya algoritmik, data, dan [Link] Informasi
berada di dalam World Wide Web (WWW) di dapat didefenisikan sebagai :
Internet”. (Mulyadi& Nurdiana, 2019) 1. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang
“Pemrograman Web dapat diartikan sebagai terdiri dari komponen-komponen dalam
kegiatan pembuatan program atau aplikasi berbasis organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu
web menggunakan bahasa pemrograman tertentu menyajikan informasi.
sehingga dapat memproses data dan menghasilkan 2. Sekumpulan prosedur organisasi yang pada
informasi sesuai yang dikehendaki oleh pemilik saat dilaksanakan akan memberikan
website”.(Mulyadi, Yuli handayani, 2020) informasi bagi pengambil keputusan dan/atau
Secara umum website dibagi menjadi 3 jenis untuk mengendalikan organisasi.
yaitu sebagai berikut : (Mulyadi, Yuli Handayani , 3. Suatu sistem didalam suatu organisasi yang
2020). mempertemukan kebutuhan pengolahan
1. Website statis transaksi, mendukung operasi, bersifat
Website statis yaitu jenis website yang isinya manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu
tidak diperbaharui secara berkala, sehingga organisasi dan menyediakan pihak luar
isinya dari waktu ke waktu akan selalu tetap. tertentu dengan laporan-laporan yang
Website jenis ini biasanya hanya digunakan diperlukan (Mulyadi, 2018).
untuk menampilkan profil dari pemilik
website seperti profile perusahaan atau
organisasi

LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI 17


p-ISSN : 1907 - 3984
e-ISSN : 2541 - 1760

2.1.6. Pengertian Database didalam Sistem Pakar Mendeteksi Hama Dan


Penyakit Tanaman Kol Dengan Metode Forward
Database didefinisikan sebagai kumpulan Chaining Di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan
data yang teritegrasi dan diatur sedemikian rupa Jangkat yang dibangun ialah :
sehingga data tersebut dapat dimanipulasi,diambil,
dan dicari secara [Link] umum, database 1. Input Data Penyakit
berarti koleksi data yang saling terkait. Secara Data penyakit ini dijadikan sebagai Goal atau
praktis, basis data dianggap sebagai suatu penyusun sasaran dari sistem pakar yang dibangun.
data yang terstruktur yang disimpan dalam media Adapun data penyakit yang dimaksud
pengingat (hard disk) yang tujuannya adalah agar mencakup beberapa jenis penyakit yang
data tersebut dapat diakses dengan muda dan cepat menyerang tanaman Tanaman Kol, antara
(Mulyadi, 2018). lain:
a. A = Penyakit Akar Bengkak/Akar Pekuk
b. B = Penyakit Semai Roboh (Damping Off)
III. HASIL DAN PEMBAHASAN c. C = Hama Ulat Daun Kubis (Plutella
Xylostella)
3.1. Sistem Yang Sedang Berjalan d. D = Hama Ulat Krop Kubis (Crocidolomia
Binotalis)
e. E = Hama Ulat Grayak (Spodoptera Litura)
Pada tahapan analisis sistem dilakukan
f. F = Penyakit Busuk Lunak / Busuk Basah
penguraian sistem informasi yang utuh ke dalam
g. G = Penyakit Busuk Hitam.
bagian-bagian komponennya dengan maksud
mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan,
2. Input Data Pertanyaan
hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang
Merupakan penginputkan pertanyaan
diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.
berkisartentang gejala hama dan penyakit
Dari tahapan ini diketahui bahwa banyaknya petani
yang menyerang tanaman Kol. Daftar
kol yang belum paham dengan baik jenis hama dan
pertanyaan disajikan dalam bentuk kolom
penyakit
ceklis yang dapat dipilih sesuai dengan ciri-
Siapa saja yang menyerang tanamannya, serta
ciri penyakit atau hama yang menyerang
penanganan tepat yang diperlukan agar tidak
tanaman kol. Adapun daftar pertanyaan yang
menyebabkan kegagalan pertumbuhan hingga
dimaksud dijabarkan sebagai berikut :
kegagalan dalam panen yang sangat merugikan
petani. Pada dasarnya setiap hama dan penyakit
Tabel 1. Daftar Pertanyaan Gejala Serangan
yang menyerang kol atau kubis sebelum mencapai
Hama dan Penyakit
tahap yang lebih parah dan meluas akan
Daftar Pertanyaan Gejala Hama dan
menunjukkan gejala-gejala awal yang diderita tetapi No.
Penyakit
masih dalam tahap yang ringan dan masih sedikit.
Apakah hama menyerang daun, batang, atau
Namun banyak dari petani sering 1
bagian tanaman kol lainnya ?
mengabaikan hal tersebut karena minimya
pengetahuan dan menganggap gejala tersebut sudah Apakah serangan hama menyebabkan
2
biasa terjadi pada masa tanam, sampai suatu saat tanaman kol tidak dapat membentuk krop ?
timbul gejala yang sangat parah dan meluas, Apakah terdapat bercak atau garis hitam pada
sehingga sudah terlambat untuk dikendalikan. 3 akar, daun, batang, atau bagian tanaman kol
Keterbatasan waktu yang dimiliki seorang pakar lainnya?
pertanian terkadang menjadi kendala bagi para 4 Apakah akar tanaman kol membengkak ?
petani dalam melakukan konsultasi guna Apakah tanaman kol menjadi layu seperti
menyelesaikan suatu permasalahan untuk 5 kekurangan air pada siang hari dan kembali
mendapatkan solusi terbaik. Dalam hal ini sebuah segar pada malam hari ?
sistem pakar untuk mendiagnosis hama dan penyakit Apakah hama atau penyakit menyerang
tanaman sangat dibutuhkan untuk dijadikan sebagai 6 persemaian menyebabkan busuk parah pada
sarana untuk konsultasi dan sarana pembelajaran pangkal batang kol ?
bagi petani khususnya dari Balai Penyuluhan. Apakah terdapat sisa benang sutera tipis pada
7
daun kol ?
3.2. Analisa Input dari Sistem Pakar Yang Apakah jenis hama / penyakit ini yang paling
8
Dibangun sering anda temui menyerang tanaman kol ?
Apakah hama / penyakit menyerang daun
9
Untuk perancangan sistem yang baru ini muda kol sampai habis tidak tersisa ?
dapat menanggulangi kelemahan-kelemahan pada Apakah terdapat sisa kotoran berupa bercak
10
sistem yang lama, maka harus diketahui bagaimana putih pada daun kol ?
input, proses, dan output yang ada pada sistem yang Apakah terdapat banyak lubang pada daun
11
sedang berjalan. Secara umum input yang ada kol, dan jika dibiarkan tanaman menjadi

18 LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI


p-ISSN : 1907 - 3984
e-ISSN : 2541 - 1760

gundul hingga tertinggal tulang-tulang daun ? PTT


T
1
Y

Apakah hama menyerang secara bergerombol


12
2

yang sering disebut ulat tentara ? Y G


Y
Y Y Y T
C 3
9 8 7 17

Apakah serangan berat hama / penyakit Y T

13.
T
T Y Y

terjadi pada musim kemarau ?


Y 4 15 16 F
10
11 Y
Y Y

Apakah hama menyerang pada malam hari, Y 12 D 5


Y
T
6

14. sedangkan siang hari ulat ini bersembunyi di


Y
Y 13 A B

bawah tanaman kol atau dalam tanah ? E


Y 14

Apakah terdapat bercak kebasahan yang


Gambar 1. Alur Inferensi Penyakit /
15. kemudian membesar dan mengendap
Pohon Keputusan
(melekuk) pada tanaman kol ?
Apakah jika serangan hama / penyakit sudah
3.3. Menu Input
16. parah akan terdapat bau khas yang sangat
menusuk hidung ? Menu input merupakan antar muka
Apakah terdapat bercak kuning dan pucat di (interface) yang disajikan pada Sistem Pakar
tepi daun kol dan terus menyebar, yang Mendeteksi Hama Dan Penyakit Tanaman Kol
17.
akhirnya menyebabkan daun kol mudah Dengan Metode Forward Chaining Di Balai
gugur sebelum waktunya ? Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jangkat.
Rancangan input pada sistem pakar yang dibangun
3. Input Data Rule dibedakan menjadi beberapa hak akses, yaitu hak
Merupakan penginputan rule atau alur akses masyarakat umum dan hak akses administrator
pertanyaan-pertanyaan yang akan disajikan sistem.
dalam Sistem Pakar Mendeteksi Hama Dan 1. Hak Akses Masyarakat Umum
Penyakit Tanaman Kol Dengan Metode a. Menu Tanaman Kol
Forward Chaining Di Balai Penyuluhan Menu Tanaman Kol merupakan menu yang
Pertanian Kecamatan Jangkat yang dibangun. berisi informasi lengkap tentang tanaman kol.
Rule menunjukkan alur pertanyaan gejala- Menu Tanaman Kol dapat dilihat pada
gejala hama dan penyakit tanaman Kol gambar 2 berikut :
sehingga menghasilkan goal yang diinginkan.
Berikut ini rule pertanyaan dari masing- BALAI PENYULUHAN
JANGKAT
Tanaman Kol | Hama & Penyakit | Pengecekan | Tanya Kami | Informasi Lainnya

masing goal penyakit :


1. A = Penyakit Akar Bengkak / Akar Pekuk
Foto Balai Penyuluhan Pertanian
Kecamatan Jangkat

If 1 and 2 and 3 and 4 and 5 then A


2. B = Penyakit Semai Roboh (Damping Off)
If 1 and 2 and 3 and 4 and 6 then B Penjelasan tentang Tanaman Kol
3. C = Hama Ulat Daun Kubis (Plutella
Xylostella)
If 1 and 2 and 7 and 8 and 9 then C
4. D = Hama Ulat Krop Kubis (Crocidolomia Gambar 2. Menu Tanaman Kol
Binotalis)
If 1 and 2 and 10 then D b. Menu Hama & Penyakit
5. E = Hama Ulat Grayak (Spodoptera Litura) Menu Hama & Penyakit merupakan menu
If 1 and 2 and 11 and 12 and 13 and 14 then yang berisi informasi tentang hama dan
E penyakit yang menyerang tanaman Kol.
6. F = Penyakit Busuk Lunak / Busuk Basah Rancangan menu Hama & Penyakit dapat
If 1 and 2 and 3 and 15 and 16 then F dilihat pada gambar 3 :
7. G = Penyakit Busuk Hitam
If 1 and 2 and 3 and 17 then G BALAI PENYULUHAN
Tanaman Kol | Hama & Penyakit | Pengecekan | Tanya Kami | Informasi Lainnya
JANGKAT

4. Alur Inferensi Penyakit Foto Balai Penyuluhan Pertanian

Berikut ini gambaran pohon alur inferensi


Kecamatan Jangkat

dari Sistem Pakar Mendeteksi Hama Dan


Penyakit Tanaman Kol Dengan Metode
Forward Chaining Di Balai Penyuluhan Penjelasan tentang Hama & Penyakit
Tanaman Kol
Pertanian Kecamatan Jangkat yang dibangun
pada gambar 1:

Gambar 3. Menu Hama & Penyakit

LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI 19


p-ISSN : 1907 - 3984
e-ISSN : 2541 - 1760

c. Menu Pengecekan e. Menu Informasi Lainnya


Menu pengecekan merupakan menu yang Menu Informasi Lainnya merupakan menu
berisi form ceklis ciri-ciri / gejala hama dan yang informasi lainnya tentang Sistem Pakar
penyakit yang sering menyerang tanaman Mendeteksi Hama Dan Penyakit Tanaman
kol. Dari ciri-ciri yang dipilih maka akan Kol Dengan Metode Forward Chaining atau
didapat jenis hama atau penyakit apa yang informasi lainnya mengenai Balai
menyerang tanaman kol yang dicek pada Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jangkat.
sistem pakar yang dibangun. Menu Menu Informasi Lainnya dapat dilihat pada
Pengecekan dapat dilihat pada gambar 4 dan gambar 7 :
5 berikut :
BALAI PENYULUHAN
Tanaman Kol | Hama & Penyakit | Pengecekan | Tanya Kami | Informasi Lainnya
JANGKAT
BALAI PENYULUHAN
Tanaman Kol | Hama & Penyakit | Pengecekan | Tanya Kami | Informasi Lainnya
JANGKAT
Foto Balai Penyuluhan Pertanian
Kecamatan Jangkat
Foto Balai Penyuluhan Pertanian
Kecamatan Jangkat
Judul Informasi

Silahkan Isi Form Data Berikut untuk Memulai Pengecekan Hama & Penyakit Kol Isi Informasi
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Foto
Nama Pengecek : Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Pendukung
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Usia JamurTiram : Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

MULAI

Gambar 7. Menu Informasi Lainnya


Gambar 4. Menu Pengecekan
BALAI PENYULUHAN
2. Hak Akses Administrator
a. Input Login Administrator
Tanaman Kol | Hama & Penyakit | Pengecekan | Tanya Kami | Informasi Lainnya
JANGKAT

Foto Balai Penyuluhan Pertanian


Kecamatan Jangkat
Menu input login administrator adalah
halaman yang digunakan bagi administrator
untuk dapat mengakses halaman admin
Pilih ciri-ciri / gejala penyerangan hama & penyakit tanaman kol berikut ini :

Daftar pertanyaan ciri-ciri / gejala penyerangan hama & penyakit tanaman kol
dengan memasukkan username dan password
yang sesuai dengan data admin di dalam
database. Halaman admin berfungsi untuk
YA TIDAK

memanipulasi segala data yang ada pada


Jamur Anda teridentifikasi hama / penyakit “xxxxxxx”.

Berikut ini penanganan yang dianjurkan :

Sistem Pakar Mendeteksi Hama Dan


Xxxxxxxxxxxxxxxxx
Xxxxxxxxxxxxxxxxx
Xxxxxxxxxxxxxxxxx

Penyakit Tanaman Kol Dengan Metode


Gambar 5. Pilihan Mulai Pengecekan Hama Forward Chaining Di Balai Penyuluhan
& Penyakit Pertanian Kecamatan Jangkat yang dibangun.
Adapun halaman login adminstrator dapat
d. Menu Tanya Kami dilihat pada gambar 8 berikut :
Menu Tanya Kami merupakan menu yang
berisi kolom input tempat pengunjung
meninggalkan pertanyaan tentang sistem Login Form
pakar yang dibangun maupun tentang detail
hama dan penyakit yang menyerang tanaman
Foto Balai Username
kol. Admin akan membalas pertanyaan
tersebut melalui email yang tercantum saat Penyuluhan Pertanian
Password
pengunjung mengajukan pertanyaan. Menu Kecamatan Jangkat
Tanya Kami dapat dilihat pada gambar 6. MASUK

BALAI PENYULUHAN
Tanaman Kol | Hama & Penyakit | Pengecekan | Tanya Kami | Informasi Lainnya
JANGKAT

Foto Balai Penyuluhan Pertanian


Gambar 8. Login Administrator
Kecamatan Jangkat

Silahkan tinggalkan pertanyaan atau saran anda disini :


b. Menu Utama Administrator
Menu utama adalah halaman yang akan
pertama kali muncul pada saat administrator
Nama :

Email Aktif :

Pertanyaan / Saran :
berhasil login. Halaman ini berfungsi sebagai
halaman depan yang mengkoordinir menu-
KIRIM
menu di dalam Sistem Pakar Mendeteksi
Hama Dan Penyakit Tanaman Kol Dengan
Gambar 6. Menu Tanya Kami Metode Forward Chaining Di Balai

20 LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI


p-ISSN : 1907 - 3984
e-ISSN : 2541 - 1760

Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jangkat DAFTAR REFERENSI


yang dibangun. Adapun menu utama
administrator dapat dilihat pada gambar 9 Andriani, Anik. 2016. “Pemrograman Sistem Sistem
berikut ini: Pakar.” (1112091000015): 2–6.
Destiningrum, Mara., Adrian, Qadli jafar. 2017.
BALAI PENYULUHAN
Administrator
“Sistem Informasi Penjadwalan Dokter
JANGKAT Berbassis Web Dengan Menggunakan
Dashboard Framework Codeigniter (Studi Kasus:
Admin
Hama & Penyakit
Rumah Sakit Yukum Medical Centre).” Jurnal
Ciri-ciri Teknoinfo 11(2): 30.
Rule
Pengecekan
Fitriani, Maulida Ayu., Dany Candra Febrianto.
Tanya Kami Foto Balai Penyuluhan Pertanian 2019. “Penerapan Sistem Pakar untuk
Laporan Kecamatan Jangkat Diagnosa Penyakit dan Hama Tanaman
Cabai dengan Metode Forward Chaining”.
SAINTEKS Volume 16 No 2, Oktober 2019.
Kristanto, Andri. 2018. “Perancangan Sistem
Informasi Dan Aplikasinya.” Narratives of
Gambar 9. Menu Utama Therapists’ Lives: 1–182.
Mulyadi., Nurdiana. 2019. “Pengembangan Sistem
Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa
IV. KESIMPULAN Magang Melalui Metode Profile Matching.”
Jurnal Akadeimika Vol 12 No. 1: 18–24.
Dari pembahasan-pembahasan pada bab Mulyadi., & Yuli Handayani. 2020. “Sistem
sebelumnya yang telah diuraikan dalam sebuah Informasi Pelayanan Pasien Berbasis Web
bentuk permasalahan yang terjadi pada Sistem Pada Klinik Tanjung Lumut”. Jurnal
Informasi mendeteksi hama dan penyakit tanaman Akademika vol 13 No. 1: 34–40.
kol melalui system pakar dengan metode forward Mulyadi., & Aji Firlana. 2021. “Sistem Informasi
chaining, studi kasus Balai penyuluhan pertanian Pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN)
kecamatan jangkat. maka dengan ini peneliti dapat Cabang Muara Tembesi Berbasis Web”.
mengambil suatu kesimpulan sebagai berikut : Jurnal Akademika Vol 13 No. 2: 7–13
1. Sistem informasi mendeteksi hama dan Mulyadi. 2018. “Pengembangan Sistem Informasi
penyakit tanaman kol melalui system pakar Data Konsumen di PT. SNP Finance Kota
dengan metode forward chaining. Masih Jambi”. Jurnal Akademika, Vol 10 No. 1:
menggunakan sistem sederhana yaitu 28–33
menggunakan Microsoft excell dibutuhkan Rusli, Mulyadi., Fery Purnama.,& Sentia. 2012.
waktu yang lebih lama untuk menghasilkan “Metode Penalaran Sistem Pakar
laporan-laporan yang dibutuhkan petugas dan Menggunakan Model Dempster Shafer Untuk
petani dalam mendeteksi hama dan penyakit Identifikasi Hama dan Penyakit Tanaman
tanaman kol. Karet Berbasis Web”. STMIK Nurdin
2. Dengan menerapkan sistem Informasi Hamzah Jambi.
mendeteksi hama dan penyakit tanaman kol Yulianto., & Hartatik. 2016. “Penerapan Metode
melalui system pakar dengan metode forward Forward Chaining.” Jurnal Pilar Nusa
chaining akan meningkatkan kecepatan Mandiri 1(2): 17–24.
dalam pengambilan keputusan sehingga,
Petugas dan petani di daearah kecamatan
jangkat dapat menangulangi masalah hama IDENTITAS PENULIS
dan penyakit tanaman [Link] cepat dan
efektif dan Mempermudah cara mengetahui Nama : Mulyadi
dan mengatasi hama dan penyakit yang NIDN/NIK : 1012066402-92.002
sering menyerang tanaman kol atau kubis TTL : 12 Jui 1964
karena informasi dapat diakses secara online. Gol/Pangkat : IVa/Pembina/LK
Dapat meningkatkan hasil panen petani kol No. Telp : 081377891819
atau kubis.
Nama : Noni Sulanti
NIM : 1701088
TTL : 02 September 1999

LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI 21

Anda mungkin juga menyukai