MODUL
FIREWALL
DOSEN PENGAMPU:
ZULAFWAN,[Link]
DISUSUN OLEH:
AMRIN
DANI
DELIMA
DION
INDAH
PRODI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
T.A.2020/2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur senantiasa selalu kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
yang telah memberikan limpahan RahmatNya,sehingga kami dapat menyelesaikan
penyusunan modul ini dengan baik.
Makalah ini di susun guna memenuhi tugas mata kuliah dan juga untuk
khalayak ramai sebagai bahan penambah ilmu pengetahuan serta informasi yang
semoga bermanfaat.
Makalah ini kami susun dengan segala kemampuan kami dan semaksimal
mungkin. Namun, kami menyadiri bahwa dalam penyusunan makalah ini tentu
tidaklah sempurna dan masih banyak kesalahan serta [Link] dari itu
kami sebagai penyusun makalah ini mohon kritik, saran dan pesan dari semua yang
membaca modul ini terutama Dosen Mata Kuliah yang kami harapkan sebagai
bahan koreksi untuk kami.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………….
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………
BAB I. PEMBAHASAN………………………………………………………………………
A. Pengertian Firewall…………................................................................................................
B. Manfaat Firewall....................................................................................................................
C. Cara kerja Firewall……………………………......................................................................
D. Fungsi Firewall.......................................................................................................................
E. Jenis-Jenis Firewall.......….....................................................................................................
F. Karakteristik Firewall………………………………………………………………………
G. Kelebihan Firewall…………………………………………………………………………
H. Kekurangan Firewall……………………………………………………………………….
I. Cara Mengaktifkan Firewall windows 7,8,10………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………
A. Pengertian firewall
Sederhananya, firewall merupakan sebuah sistem keamanan jaringan komputer yang berfungsi
melindungi komputer dari beragam jenis serangan dari komputer luar. Firewall memonitor dan
mengontrol semua lalu lintas jaringan masuk dan keluar yang kamu lakukan berdasarkan aturan
keamanan yang telah ditetapkan. Secara umum, firewall komputer adalah program perangkat
lunak yang mencegah akses tidak sah ke atau dari jaringan pribadi.
Jadi, firewall adalah alat yang dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan komputer yang
terhubung ke jaringan, seperti LAN atau Internet. Firewall juga merupakan bagian integral dari
kerangka kerja keamanan komprehensif untuk jaringan yang kamu gunakan. Firewall mampu
menjamin keamanan melalui aktvitasi kontrol granular atas jenis fungsi. Firewall juga akan
melangsungkan proses sistem yang memiliki akses ke sumber daya jaringan.
Kebanyakan orang berpikir bahwa firewall adalah perangkat yang diinstal pada jaringan, dan
mengontrol lalu lintas yang melewati segmen jaringan. Namun, kamu juga dapat memiliki
firewall berbasis host yang dapat dijalankan pada sistem itu sendiri, seperti ICF (Internet
Connection Firewall). Pada dasarnya, fungsu kedua firewall tersebut sama: untuk menghentikan
intrusi dan menyediakan metode kebijakan kontrol akses yang kuat. Dalam definisi yang
sederhana, firewall tidak lain adalah sistem yang melindungi komputermu; poin penegakan
kebijakan kontrol akses.
B. Manfaat firewall
Firewall yang merupakan penghalang yang dimaksudkan untuk melindungi PC, tablet, atau
ponselmu dari bahaya malware berbasis data yang ada di Internet memiliki beberapa manfaat
yakni:
Melindungi komputer dari akses jarak jauh tidak sah. Salah satu hal terburuk yang dapat
terjadi pada komputermu adalah jika seseorang mencoba mengambil kendali dari jarak
jauh. Melihat mouse bergerak di monitor karena ulah hacker tentu menakutkan. Dengan
firewall berkonfigurasi benar (dan OS modern), kamu dapat menonaktifkan akses
desktop jarak jauh, sehingga mencegah hacker mengambil alih komputermu.
Dapat memblokir pesan yang menautkan ke konten yang tidak diinginkan. Internet
memiliki banyak kode buruk yang melintasi dunia maya, menunggu untuk menerkam PC
yang tidak terlindungi. Firewall dapat mencegah hal ini terjadi.
Menjadikan gaming online lebih aman. Setiap upaya hacker menggunakan malware
mereka untuk masuk ke sistemmu akan diblokir, membuat sistemmu menjadi aman.
C. Cara kerja firewall
Ketika komputermu memiliki perlindungan firewall, semua yang masuk dan keluar dari
komputer akan dimonitor. Firewall memantau semua lalu lintas informasi untuk memungkinkan
‘data bagus’ masuk, dan memblokir ‘data buruk’ memasuki komputer. Firewall menggunakan
satu atau lebih dari tiga metode di bawah ini untuk mengontrol lalu lintas yang mengalir masuk
dan keluar dari jaringan:
Penyaringan paket. Paket (potongan kecil data) dianalisis terhadap satu set filter. Paket
yang lolos melalui filter dikirim ke sistem yang diminta, sementara paket lainnya
dibuang.
Layanan proxy. Informasi dari Internet diambil oleh firewall dan kemudian dikirim ke
sistem yang diminta dan sebaliknya.
Inspeksi stateful. Metode lebih baru yang tidak memeriksa konten setiap paket tetapi
membandingkan bagian-bagian kunci tertentu dari paket dengan database informasi
tepercaya. Informasi dari dalam firewall ke luar dimonitor untuk menentukan
karakteristik spesifik, kemudian informasi yang masuk dibandingkan dengan
karakteristik ini. Jika perbandingan menghasilkan kecocokan yang masuk akal, informasi
tersebut diizinkan masuk. Kalau tidak, dibuang.
D. Fungsi Firewall
Fungsi firewall dalam jaringan adalah:
Menjadi pengatur, penyaring, dan pengontrol trafik data yang dapat masuk untuk
mengakses jaringan privat yang telah dilindungi firewall.
Mencatat semua transaksi dari seluruh peristiwa yang terjadi di dalam firewall.
Mengecek dan memeriksa terlebih dahulu paket data yang akan melalui jaringan privat.
Melaksanakan autentifikasi ke akses data.
E. Jenis-Jenis Firewall
Berikut ini adalah jenis-jenis atau macam-macam firewall:
Personal Firewall
Personal Firewall dibuat sebagai pelindung komputer yang tersambung pada jaringan dari
akses yang tidak diizinkan. Pada masa sekarang, firewall jenis ini melakukan revolusi
menjadi kumpulan program yang fungsinya mengamankan komputer secara total dengan
menambahkan beberapa fitur pengaman semacam perangkat proteksi terhadap serangan
virus, anti spyware, anti spam, dan mendeteksi gangguan keamanan jaringan dan lain
sebagainya. Personal firewall pada umumnya mempunyai dua fitur utama, yakni packet
filter firewall dan stateful firewall.
Network Firewall
Network Firewall dibuat sebagai pelindung jaringan secara keseluruhan dari semua
serangan. Ada dua bentuk firewall yang sering ditemukan yaitu sebagari perangkat
terdedikasi atau perangkat lunak yang di instalasikan didalam server. Pada umumnya,
Network Firewall mempunyai beberapa fitur utama, yaitu Packet filter firewall dan
stateful firewall, Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan NAT Firewall.
Network Firewall pada umumnya mempunyai sifat tranparan dari pengguna dan memakai
teknologi routing untuk menentukan paket yang diizinkan dan mana paket yang ditolak.
F. Karakteristik Firewall
Karakteristik Firewall atau ciri-ciri dari firewall adalah:
Firewall harus dapat lebih kuat dan tangguh terhadap serangan di luar. Hal ini artinya
sistem operasi komputer akan lebih aman dan penggunaan sistem bisa diandalkan.
Yang dapat melakukan hubungan adalah aktivitas yang dikenal atau terdaftar pada
jaringan. Dalam hal ini dilaksanakan dengan cara setting policy pada konfigurasi
keamanan lokal.
Seluruh kegiatan yang asalnya dari dalam ke luar harus melalui firewall lebih dulu. Hal
ini dilaksanakan dengan memberikan batasan atau meblokir setiap akses kepada jaringan
lokal, terkecuali jika melalui firewall terlebih dahulu.
G. Kelebihan Firewall
1. Mendeteksi adanya malware atau ancaman dari sebuah situs
Kelebihan pertama dari penggunaan firewall pada komputer kita adalah mampu untuk
mendeteksi adanya malware dan ancaman yang bahaya dari berbagai macam situs yang kita
kunjungi. Bayangkan, apabila firewall tidak diaktifkan, maka semua konten, yang mungkin saja
berisi malware yang berpotensi merusak komputer kita akan masuk dengan mudah.
Dengan demikian, kita pun sebagai user akan turut merasakan mengenai pengalaman berinternet
aman dan nyaman, tanpa perlu khawatir dengan adanya gangguan malware yang berbahaya.
Namun tidak hanya dari situs yang di akses, akan tetapi dari software yang telah di install ke
dalam komputer. Oleh karenanya user harus berhati-hati dengan bahaya menggunakan software
bajakan yang kurang aman.
Dengan adanya firewall, setiap situs, yang kemungkinan memiliki malware, atau yang sudah
pernah terdeteksi dapat mengancam, user akan diperingatkan akan bahayanya, dan secara
otomatis situs tersebut akan terdeteksi oleh sistem firewall komputer kita.
2. Menjaga agar user tidak diarahkan ke dalam situs yang berbahaya
Selain memberi peringatan mengenai kemungkinan adanya malware pada situs yang akan
dikunjungi oleh user, firewall juga mampu untuk menjaga dan mencegah agar user tidak masuk
ke dalam situs yang dianggap berbahaya.
Sebagai contohnya, ketika kita akan membuka situs jejaring social, Facebook misalnya, biasanya
banyak link-link yang berasal dari situs yang kurang terpercaya di share di facebook. Meski
banyak manfaat facebook yang user rasakan, namun perlu berhati-hati untuk hal yang satu ini.
Tanpa adanya firewall, kita tentu saja akan bebas mengklik situs – situs tersebut. Namun
demikian, siapa yang tahu apa yang ada di dalam situs tersebut. Karena itu, firewall sangat baik
untuk membantu agar user tidak sembarangan mengklik sebuah link, dan mencegah agar user
tidak masuk ke dalam situs yang dianggap berbahaya.
3. Memblokir situs – situs tertentu
Firewall juga memiliki kelebihan berupa pemblokiran terhadap beberapa situs tertentu, dan
alamat ip dari sebuah situs. Dengan begitu, ketika kita sudah memblokir sebuah situs dan juga IP
address, kita tidak akan bisa membuka situs tersebut.
Fasilitas ini tentu saja jauh lebih advanced apabila dibandingkan dengan fitur site block yang
ditawarkan oleh browser konvensional, seperti Mozilla dan juga chrome. Dengan begitu, kita
tidak perlu khawatir mengenai link-link yang akan mengganggu kenyamanan berinternet kita.
Dalam hal ini, user perlu memilih browser terbaik demi kelancaran akses internet yang aman.
4. Memperingatkan user ketika akan mendownload apapun yang berasal dari situs
yang tidak aman
Selain membantu mencegah dan juga memblokir beberapa situs, keunggulan lainnya dari sebuah
sistem firewall adalah bahwa sistem firewall pada komputer ini juga mampu untuk
memperingatakn user ketika akan mendownload konten.
Beberapa konten yang di download terkadang berisi materi yang tidak sesuai, dan bisa jadi
merupakan sebuah malware. Karena itu, dengan adanya firewall, sebelum mendownload user
akan diberi peringatan mengenai konten yang akan didownload, sehingga akan menyebabkan
user menjadi lebih aware atau waspada terhadap konten yang akan di download.
5. Mencegah pembajakan terhadap komputer user melalui jaringan komputer
Saat ini, peretasan dan pembajakan sebuah komputer yang dilakukan melalui jaringan komputer
sudah sangat marak dilakukan, baik dalam skala kecil, maupun skala besar. Kebanyakan,
tindakan kejahatan peretasan ini dilakukan karena komputer yang disasar memilik pengamanan
firewall yang lemah.
Karena itu, firewall sangatlah penting untuk diaktifkan. Dengan adana firewall, komputer user
akan terlindungi dan paling tidak bisa lebih aman dari pembajakan atau hacking dan peretasan
melalui jaringan komputer. (baca juga: cara kerja firewall pada jaringan komputer)
6. Sangat berguna ketika user melakukan koneksi jaringan pada tempat umum
Tempat umum yang menyediakan fasilitas jaringan saat ini sudah marak. Fasilitas ini, seperti
public wifi contohnya tentu saja sangat berguna untuk kebutuhan internet setiap user. Akan
tetapi, ternyata potensi peretasan yang dilakukan melalui jaringan komputer umum, seperti
public wifi ini sangatlah tinggi. Karena itu, firewall sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan.
Dan untungnya, firewall memiliki kelebihan yang sangat pas bagi anda yang sering
menggunakan public wifi, untuk mengamankan komputer anda dari peretasan melalui jaringan
public.
H. Kekurangan Firewall
1. Bukan merupakan antivirus, sehingga tidak pas untuk mencegah masuknya virus
Banyak yang sering menyamakan firewall dengan anti virus. Memang beberapa antivirus
memiliki fitur tambahan berupa firewall. Akan tetapi, firewall sendiri pada dasarnya bukanlah
sebuah anti virus. Mungkin firewall berguna untuk pencegahan malware dan beberapa konten
internet berbahaya lainnya.
Tetapi, ketika konten tersebut sudah terdownload dan ternyata adalah sebuah virus, maka
firewall tidak bisa berbuat apa-apa. Tugas firewall hanyalah sebagai sebuah pagar yang menjaga
agar komputer tidak mengalami gangguan akibat jaringan komputer. Karena itu salah besar
apabila hanya mengandalkan firewall sebagai sebuah anti virus. (baca juga: cara mencegah
komputer terkena virus)
2. Firewall tidak dapat membantu mencegah pencurian data ataupun peretasan yang
dilakukan dari dalam
Pencurian data atau peretasan yang berlaku secara internal, atau dari dalam tidak dapat dicegah
oleh firewall. Hal ini terjadi apabila peretasan dan pencurian data dilakukan oleh mereka yang
mengetahui password dan security key dari komputer tersebut. Perlu diingat, firewall hanya akan
beraksi ketika mendeteksi adanya konten mencurigakan yang berusaha menyusup ke dalam
komputer melalui jaringan internet.
Jadi, pada dasarnya, firewall tidak akan berguna, apabila penyusupan dan pencurian data itu
berasal dari kondisi internal, dimana penyusup memiliki hak akses terhadap komputer yang akan
dicuri atau diretas datanya.
3. Tidak semua malware bisa terdeteksi dengan baik
Meskipun efektif dalam memerangi malware, namun demikian ternyata firewall tidaklah
superior. Pengembangan teknologi komputer, terutama pengembangn virus dan malware telah
membuat malware menjadi lebih canggih, dan tidak sanggup ditangkal oleh firewall.
Ada banyak sekali jenis – jenis malware baru yang lebih jahat, yang sulit, bahkan tidak bisa
dideteksi oleh firewall. Ini juga yang menyebabkan banyak komputer server mengalami
peretasan, dan mengalami pencurian data.
I. Cara mengaktifkan Firewall windows 7,8,10
Firewall adalah suatu sistem perlindungan yang dirancang untuk mengontrol lalu lintas jaringan
internet yang akan masuk ke dalam jaringan privat. Baik itu melacak, mengendalikan dan
memutuskan apakah jaringan luar tersebut boleh lewat, ditolak bahkan dihilangan. Sekarang ini,
firewall merupakan sistem keamanan yang tertanam dalam windows komputer maupun laptop,
sehingga bisa diartikan firewall ini sistem keamanan bawaan dari windows selain nantinya anda
pasang antivirus sebagai tambahan sistem keamanan komputer atau laptop anda.
Ibarat dalam dunia nyata, firewall sama dengan polisi yang sedang melakukan razia di jalan raya.
Pengendara yang berjalan di arus lalu lintas yang sedang dalam keadaan razia, akan ditanya
kelengkapan surat-surat kendaraan yang dikendarainya. Jika surat-surat yang ditunjukkan
lengkap, maka pengendara boleh terus melanjutkan perjalanan ke tujuannya. Namun, jika
pengendara itu tidak memiliki surat-surat yang lengkap, maka pengendara tersebut kena tilang.
Itulah perumpamaan cara kerja firewall, nah untuk cara mengaktifkan firewall pada laptop atau
komputer anda, silahkan disimak langkah-langkah di bawah ini.
Untuk cara mengaktifkan firewall pada windows 7, 8 dan 10 ini langkah-langkahnya hampir
sama, cuma beda pada tampilan saja, namun istilah-istilahnya sama. Untuk itu, kami berikan
panduan mengaktifkannya pada tiap sistem operasi windows.
Cara Mengaktifkan Firewall Windows 7
1. Buka control panel - Pilih tampilan Small Icons - Klik Windows Firewall.
Tampilan Control Panel menuju Windows Firewall
2. Muncul Tampilan Menu Windows Firewall - Klik Turn windows Firewall on or off.
3. Setting Firewall windows 7 - Pilih Turn on Windows Firewall - centang Notify me when
Windows Firewall Blocks a new program - Lalu Klik OK.
Catatan :
5. Jika Anda ingin mengaktifkan firewall pada jaringan private home atau work (Private)
6. Jika Anda ingin mengaktifkan firewall pada jaringan public network
Dan firewall pada windows 7 sudah aktif. Selesai.
Cara Mengaktifkan Firewall Windows 8 dan 8.1
1. Klik Windows pojok kiri bawah - Pada menu Search - Ketik Firewall - Lalu Pilih Windows
Firewall.
2. Tampilan Menu Windows Firewall - Klik Turn windows Firewall on or off.
3. Nyalakan Firewall windows 7 - Pilih Turn on Windows Firewall - centang Notify me when
Windows Firewall Blocks a new program - Lalu Klik OK.
Cara Mengaktifkan Firewall Windows 10
1. Klik Icon Search pada Taksbar - Ketik Firewall - Pilih Windows Firewall.
2. Tampil Menu Windows Firewall - Klik Turn windows Firewall on or off.
3. Aktifkan firewall windows 10 - Pilih Turn on Windows Firewall - centang Notify me when
Windows Firewall Blocks a new program - Lalu Klik OK.
Firewall pada laptop atau komputer memiliki fungsi bukan hanya sebagai keamanan, namun
juga sebagai "penindak" terhadap jaringan yang mencurigakan.
Setelah melakukan pengaktifan firewall di windows, anda juga bisa mematikan firewall melalui
menu yang sama tinggal pilih Turn off windows firewall (not recommended) - Klik OK.
Namun, hal ini tidak direkomendasikan oleh windows karena akan berdampak pada melemahnya
sistem keamanan dari jaringan luar yang tidak dipercaya.
Demikian ulasan lengkap mengenai cara mengaktifkan firewall pada windows 7, 8 dan 10 secara
detil dan lengkap. Untuk mematikan firewall pun saya rasa juga cukup mudah. Semoga
informasi ini bisa bermanfaat untuk anda yang ingin komputer atau laptopnya terhindar dari
serangan spyware, spam dll dari jaringan luar yang tidak dipercaya. Terima kasih telah
berkunjung, silahkan share, like dan komentar apabila ada yang perlu ditanyakan atau dibagikan
kepada teman anda.
III. DAFTAR PUSTAKA
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
kerja/
[Link]
kekurangan-firewall