0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan16 halaman

Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah

Diunggah oleh

Hamsina Ina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan16 halaman

Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah

Diunggah oleh

Hamsina Ina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah merupakan sebuah proses
perencanaan atas semua hal dengan baik dan teliti untuk mencapai tujuan
pendidikan dalam jangka waktu 4 tahun. Dengan tujuan ini sekolah dapat
disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, sosial budaya
masyarakat, potensi sekolah dan kebutuhan peserta didik. RKJM (Rencana Kerja
Jangka Menengah) disusun sebagai pedoman kerja pengembangan sekolah, dan
sebagai bahan acuan untuk mengidentifikasi serta mengajukan sumber daya
yang diperlukan.
Dewasa ini kompetisi pendidikan berlangsung sangat ketat dan tajam
hampir tiada batas. Sekolah yang tidak mampu bersaing secara fair dan terbuka
akan tertinggal terseleksi oleh keadaan. Oleh karena itu Nama Sekolah SDN 26
Tamanroja perlu mengembangkan dan meningkatkan secara terus menerus
dengan memperhatikan sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya menusia
maupun sumber daya yang lainnya. Nama Sekolah SDN 26 Tamanroja memiliki
siswa sebanyak 209 orang, guru sebanyak 10 orang, dukungan dan kepercayaan
pemangku kepentingan (stakeholder) yang mendukung, sarana dan prasarana,
dan berada di lingkungan persekolah dengan masyarakat yang religius.
Menghadapi kondisi tersebut Nama Sekolah SDN 26 Tamanroja perlu
mempersiapkan diri secara mantap dengan menyusun Rencana Kerja Jangka
Menengah (RKJM ) bertujuan untuk tercapainya pelayanan pendidikan yang
minimal terhadap siswa dan tercapainya pendidikan nasional secara umum.

B. LANDASAN HUKUM

Dalam penyusunan RKJM kami berpedoman pada landasan hukum atau


perundangan yang berlaku, diantaranya sesuai dengan :
 UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidkan Nasional Sisdiknas pasal

8 dan 9.

 PP No.19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional pasal 49 dan

53.

 Permendiknas No.19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan

Pendidiakan pasal 4ª point 1 dan 2.

 Kepmendiknas 129a tahun 2004 tentang Standar Minimal Bidang

Pendidikan pasal 3.1

 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 28 Tahun 2016

tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan

 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 20 Tahun 2016

tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah

1
 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 21 Tahun 2016

tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah;

2
 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 22 Tahun 2016

tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;

 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 tahun 2016

tentang Komite Sekolah

C. MAKSUD DAN TUJUAN


1. Maksud
Rencana Kerjam Jangka Menengah ini dibuat dengan maksud :
a. Sebagai acuan bagi sekolah untuk menyelenggarakan pendidikan dan
pembelajaran
b. Dapat digunakan sebagai panduan bagi sekolah dalam menentukan
kebijakan sekolah
c. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah dalam
memajukan pendidikan
d. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan pendidikan baik akademik
maupun non akademik

2. Tujuan
a. Menjamin agar perubahan atau tujuan sekolah yang telah ditetapkan
dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko kecil.
b. Tersedianya panduan bagi sekolah dalam memanfaatkan subsidi baik
subsidi dari pemerintah maupun dari nonpemerintah.
c. Pedoman untuk terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik
antar pelaku sekolah, antar sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten dan
antar waktu
d. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif,
berkeadilan, dan berkelanjutan
e. Dapat dijadikan tolak ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai
program peningkatan mutu pendidikan di sekolah
f. Membantu sekolah dalam menyusun anggaran secara bijaksana untuk
meningkatkan kualitas pendidikan
g. Untuk memberikan gambaran keadaan sekolah secara menyeluruh di
masa empat tahun mendatang
h. Sebagai pedoman dalam menemukan arah kebijakan sekolah dan
landasan komitmen bersama seluruh komponen sekolah.
i. Sebagai acuan dalam menentukan skala prioritas program sekolah.
j. Untuk memacu peningkatan prestasi sekolah dalam bentuk
pengembangan fisik maupun non fisik
k. Untuk membangkitkan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam
upaya berinteraksi secara aktif dalam pengembangan program sekolah.
l. Untuk mendorong pemerintah dan instansi terkait lainnya agar
memberikan pembinaan maupun kerjasamanya dalam program
pengembangan sekolah.

3
D. Manfaat
(1) Pedoman Kerja Untuk Perbaikan Dan Pedoman Sekolah,
(2) Sarana Untuk Melakukan Mo

nitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan Sekolah, Serta,


(3) Bahan Untuk Mengajukan Usulan Pendanaan Dan Pengembangan Sekolah.

E. Ruang Lingkup RKJM

Penyusunan RKJM ini disusun berdasarkan data yang dikumpulkan yang kemudian
dianalisis menggunakan metode analisis Swot. Analisis Swot digunakan untuk
mengetahui kelemahan dan kekuatan yang ada pada sekolah baik pada masa kini
dan harapan sekolah ke depan berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi.
Sehingga dapat direkomnedasikan jalan keluar agar tujuan yang telah ditetapkan
dicapai. Data yang dianalisis berasal dari data yang dikumpulkan melalui metode
observasi dan metode tanya jawab.
Metode observasi digunakan berdasarkan fakta riil saat ini baik melalui
pengamatan langsung dan berdasarkan data yang tersimpan pada bank data
Nama Sekolah SDN 26 Tamanroja. Data tersebut dapat berupa dokumen
pengarsipan dan dokumen elektronik. Sedangkan yang lain yang digunakan
dalam mengumpulkan data adalah metode tanya jawab secara langsung terkait
dengan fungsi kepala sekolah dalam mensupervisi guru. Metode tanya jawab juga
digunakan saat rapat dengan komite sekolah dan rapat interen guru untuk
mengetahui beberapa kelemahan dan kekuatan yang layak untuk mendapat jalan
keluar sehingga tantangan nyata yang dihadapi dapat diatasi menuju tercapainya
tujuan yang telah ditetapkan.

Kerangka pemikiran dari Rencana Kerja Menengah Sekolah adalah mengacu pada
tujuan dari pendidikan nasional sesuai dengan bunyi pasal 3 Undang-undang
Sisdiknas Nomor 20 tahun........................................................................................
2003 yaitu “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” . Kemudian
diatur lebih lanjut ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Nomor 19 tentang
Standar Nasional Pendidikan yang memuat 8 Standar Nasional Pendidikan yaitu
a. standar isi; b. standar proses; c. standar kompetensi lulusan; d. standar
pendidik dan tenaga kependidikan; e. standar sarana dan prasarana; f. standar
pengelolaan; g. standar pembiayaan;dan h. standar penilaian pendidikan.
Berdasarkan tujuan pendidikan nasional yang dijabarkan ke dalam 8 standar
pendidikan yang dikaitkan kodisi riil sekolah yang terdiri dari kekuatan dan
kelemahan maka dilkukanlah usaha minimal untuk mencapai SNP (Standar
4
Nasional Pendidikan) atau bahkan dapat lebih yang selanjutnya dapat mengacu
kepada sistem manajemen sekolah mencakup kurikulum yang mengadopsi
manajemen sekolah dan kurikulum sekolah di negara maju. Hal tersebut terkait
dengan posisi Nama Sekolah SDN 26 Tamanroja yang dipersiapkan untuk menjadi
Sekolah Bersatandar Internasional.
Sudah barang tentu banyak hal yang belum terpenuhi yang merupakan suatu
kodisi nyata saat ini yang harus segera dipenuhi untuk mencapai standar minimal
yaitu Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dimana langkah selanjutnya menuju
Standar Internasional. Maka dari itu sekolah wajib melakukan perencanaan secara
rinci dan terstruktur berdasarkan analisis data
fakta kelemahan dan kekuatan yang ada sehingga dapat digambarkan kondisi
tantangan nyata yang selanjutnya dijawab dengan melakukan penyusunan dan
pelaksanaan program-program strategis mulai dari saat ini dan seterusnya untuk
mempercepat tercapainya tujuan yang telah ditentukan.

5
BAB II
PROFIL SEKOLAH
KEADAAN SEKOLAH
1. Data Sekolah
1. Nama Sekolah : SD Negeri 26 Tamanroja
2. Status Sekolah : Negeri
3. NSS : 101280402025
4. NPSN : 20605591
5. Akreditasi :B
6. Alamat Sekolah : Tamanroja Desa Batara Kecamatan
Labakkang
Kode POS 90653

E-mile :
sd26tamanroja4030084.3@[Link]
Tahun Pendirian / Oprasional : 1977
6. Wilayah Sekolah : Pedesaan
7. Jarak Sekolah Ke UPTD : 4 Km
8. Gugus Sekolah : II (dua)
9. Jenis Gugus Sekolah : Sekolah imbas
10. Status Tanah : Pemerintah
11. Hak Tanah : Hak Pakai
12. Luas Tanah Seluruhnya : 3599 M2
13. Luas Tanah Yang Tersedia : 3599 M2

6
A. RENCANA KERJA TAHUNAN

BAB III
7
PROSES PENYUSUNAN RKJM

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) merupakan rencana


yang disusun untuk kerja selama 4 (empat ) tahun. RKJM ini meliputi
pelaksanaan 8 standar yaitu standat isi, SKL, proses, sarana prasarana,
pendidik dan tenaga kependidikan, pengelolaan, penilaian , pembiayaan.
Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah sesuai amanat dari
Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2007 tentang standar Pengelolaan
Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan
gambaran tujuan yang akan dicapai oleh satuan pendidikan dalam kurun
waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin
dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu
lulusan. RPMS sebagai salah satu proses dan prosedur pengelolaan sekolah
untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan
pilihan, dengan memperhitungkan ketersediaan sumber daya. Selain dari
pada itu RPMS merupakan dokumen tentang gambaran kegiatan sekolah di
masa depan untuk mencapai tujuan dan sasaran sekolah yang telah
ditetapkan.
Materi dasar penyusunan RPMS adalah hasil Evaluasi Diri Sekolah (RAPOR
PENDIDIKAN SEKOLAH ) berkaitan dengan 8 (delapan) standar pendidikan
yang telah ditetapkan acuannya dalam Peraturan Pemerintah RI No 19 Th
2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) Pasal 2 ayat (1) yaitu
meliputi: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar
pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar
pengelolaan, standar pembiayaan serta standar penilaian. Dari delapan
standar tersebut jika belum memenuhi angka minimal maka sekolah harus
memprioritaskan rencana kerja pada aspek-aspek yang belum memenuhi
SNP.

8
A. MEKANISME PENYUSUNAN RKJM
Alur kerja penyusunan RKJM adalah sebagai berikut:

PERSIAPAN
• Pembentukan Tim
Penjaminan Mutu
Pendidikan Sekolah
(TPMPS)
• Pembekalan/
Orientasi TPMPS

PENYUSUNAN RKS
• Melakukan analisis lingkungan strategis
sekolah
• Menetapkan visi, misi dan tujuan
• Menetapkan kondisi sekolah saat ini
• Menetapkan kondisi sekolah yang diharapkan
• Menyusun program kegiatan dan indikator
kinerja
• Menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah
(RKJM)
• Menyusun RKT

PENGESAHAN
1. Penyetujuan oleh rapat komite sekolah
2. Pengesahan oleh pihak berwenang
3. Sosialisasi kepada pemangku
kepentingan

9
B. PROGRAM PRIORITAS
Program Strategis Rkjm Dituangkan Dalam Format Berikut

STANDA PROGRA PENANGGUN


SASARAN INDIKATOR KEGIATAN
R M G JAWAB
(1) (2) (3) (4) (5)
1.  Sekolah  Menyusun a. Kepala
[Link] Mengadaka melaksanakan jadwal sekolah
aranya n kegiatan kegiatan ekstra kegiatan b. guru
Kegiatan ekstra kurikuler sebagai 
Ekstra kurikuler wadah
Kurikuler siswa mengembangkan
Siswa sesuai bakat dan minat
bakat dan siswa
minat siswa

2. 6. Mengusulk  Membuat  Membuat a. Kepala


Tersedianya an proposal dan proposal Sekolah
Sarana Pengadaan mengajukan pembang B. Komote
gudang gudang pada Dinas unan Sekolah
sebagai sebagai terkait gudang c. Guru
tempat barang sekolah
menyimpang inventaris
barang sekolah
inventaris
sekolah
3. Tersedianya Mengusulk  Membuat  MMembua a. Kepala
Sarana ruang an proposal dan t proposal Sekolah
tata usaha Pengadaan mengajukan pembang [Link]
sebagai ruang tata pada Dinas unan Sekolah
tempat terkait ruang tata b. Guru
menyimpan usaha
administrasi
sekolah
4. Tersedianya Pengadaan  Sekolah  Menyusun a. Kepala
sarana pojok sarana mengupayakan anggaran Sekolah
literasi pojok pengadaan pojok pojok b. Guru
sekolah literasi literasi sekolah literasi c. Komite
sekolah

5 Tersedianya Pengadaan Sekolah  Pedagang  Kepala


Sarana sarana mengupayakan / dapat sekolah
kantin sehat kantin mempunyai berjualan  Komite
dan tempat sehat dan kantin sehat dan dengan sekolah
parkir parkir parkir kendaraan tempat Masyarakat
kendaraan kendaraan untuk warga yang pengguna
warga dan sekolah dan layak dan jasa
10
tamu tamu sekolah bersih
sekolah  Makanan
jajanan
siswa
terjaga
dengan
bersih
atau
higienis
 Pengelola
an sarana
parkir
kendaraa
n untuk
guru,
siswa dan
tamu
sekolah
tertata
rapih

6. [Link] Pengadaan Sekolah  Guru dan a. Kepala


Sarana dan sarana mengupayakan / Personil sekolah
peralatan komputer/l mempunyai mampu b. Guru
laptop aptop 1 komputer /laptop mengoper c. C. Komite
unit sebanyak 1 unit asikan
lengkap pada tahun 2022 , komputer
1 unit pada tahun  Semua
2023, 1 unit pada guru
tahun 2024 diharapka
n mahir
menggun
akan
komputer

 sarana
pengelola
an
pengarsip
an
dokumen
sekolah
 Membeli
komputer/
laptop 1
unit dari
BOS

5. Tersedianya Pengadaan Sekolah  Membeli 1 Kepala Sekolah


sarana sarana mengupayakan buah Guru
warles warles pengdaan i buah warles Komite
sekolah/pe sekolah warles
mbesar
suara

11
sebagai
sarana
kelengkapa
n kantor
6. Tersedianya Pengadaan Sekolah  Membeli 1 Kepala Sekolah
sarana sarana mengupayakan buah
proyektor proyektor pengdaan i buah proyektor
sebagai proyektor
sarana
kelengkapa
n kantor
7. Tersedianya Pengadaan Sekolah  Membeli 5 Kepala Sekolah
sarana sarana mengupayakan buah
kipas angin kipas angin pengadaan kipas kipas
sebagai angin angin
kelengkapa
n
kantor/kelas
8. 

12
BAB IV
PROGRAM / KEGIATAN OPERASIONAL JANGKA MENENGAH ( 4 TAHUN )

N STAN TAHUN
PROGRAM KEGIATAN
O DAR 2022 2023 2024 2025

Isi [Link] a. Menyusun jadwal


Kegiatan Ekstra kegiatan
Kurikuler Siswa √

Sarpr Tersedianya Sarana  Membuat


gudang sebagai proposal
as tempat menyimpang pembangunan √
barang inventaris gudang sekolah
sekolah
Tersedianya Sarana  Membuat √
ruang tata usaha
proposal
sebagai tempat
menyimpan pembangunan
administrasi sekolah ruang tata usaha
Tersedianya sarana  Menyusun anggaran
taman literasi pojok literasi √
sekolah

Tersedianya Sarana  Pedagang dapat


kantin sehat dan berjualan dengan
tempat parkir tempat yang layak
kendaraan dan bersih
 Makanan jajanan
siswa terjaga
dengan bersih atau √
higienis
 Pengelolaan sarana
parkir kendaraan
untuk guru, siswa
dan tamu sekolah
tertata rapih

Tersedianya Sarana  semua guru √


dan peralatan diharapkan mahir
laptop menggunakan
komputer
 sarana pengelolaan
13
pengarsipan
dokumen sekolah
 Membeli
komputer/laptop 1
unit dari BOS tiap
tahun

Tersedianya sarana Membeli 1 buah


warles warles dari dana BOS
sekolah/pembesar
suara √
sebagai sarana
kelengkapan kantor

Tersedianya sarana Membeli 1 buah


proyektor sebagai proyektor dari dana √
sarana kelengkapan BOS
kantor
Tersedianya sarana Membeli 5 buah kipas
kipas angin sebagai angin dari dana BOS √
sarana kelengkapan
kantor

14
BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
Penyelenggaraan pendidikan yang beroirentasi pada mutu serta peningkatan
kualitas SDM peserta didik merupakan amanat dari Undang-undang yang wajib
dilaksanakan oleh satuan pendidikan. Implementasi pedidikan yang bermutu
membutuhkan perencanaan yang matang dan sistematis serta memiliki
perspektif ”esok harus lebih baik dari pada saat ini”.
Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah yang ideal berdasarkan pedoman
dan ketentuan yang diatur dalam permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang
standar pengelolaan pendidikan dan peraturan pemerintah nomor 17 tahun
2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan menjadi harapan
bagi semua pihak. Disadari bahwa setiap sekolah masing-masing memiliki
kelebihan di satu sisi dan memiliki kekurangan di sisi lainnya. Oleh karenanya
kami terbuka untuk menerima kritik dan saran baik dari pihak internal maupun
ekternal dalam rangka menuju standarisasi yang lebih [Link] menyadari
sepenuhnya bahwa program ini belum sempurna adanya, oleh karena itu kritik
dari pengkaji dan pembaca sangatlah kami nantikan sebagai tindak lanjut
perbaikan dimasa yang akan datang.

Harapan kami semoga (RKJM) ini dapat dijadikan pegangan dalam


mengelola sekolah dan administrasi KBM ditingkat satuan pendidikan SDN 26
Tamanroja sehingga menuju kepada kemajuan sumber daya manusia dan cita-
cita bangsa indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa terwujud. Amin.
Akhirnya hanya ucapan terimakasih dan penghargaan setingi-
tingginya kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu, baik
secara moral maupun pemikirannya. Semoga Allah SWT meridhoi dan
memberikan petunjuk kepada umat yang selalu ingin berkembang dan
berpikiran maju.
B. Saran
RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah ) disusun dalam waktu yang sangat singkat.
Sudah pasti isinya sangat jauh dari harapan. Untuk itu saran dan kritik yang membangun
sangat diharapkan guna sempurnanaya RKJM ini. Untuk pemangku kepentingan,
disarankan memberikan pelatihan-pelatihan dalam penyusunan RKJM
Team penyusun RKJM

15
16

Anda mungkin juga menyukai