0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan4 halaman

Daftar Pustaka Penelitian Mikrobiologi

Dokumen ini adalah daftar pustaka yang mencakup berbagai sumber referensi terkait mikrobiologi, penyakit kulit, dan budidaya ubi jalar. Referensi tersebut terdiri dari buku, skripsi, dan jurnal yang diterbitkan oleh berbagai institusi dan penulis. Beberapa sumber juga mencakup penelitian tentang media pertumbuhan jamur dan pemanfaatan tepung dari umbi-umbian.

Diunggah oleh

gregoriusrego844
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan4 halaman

Daftar Pustaka Penelitian Mikrobiologi

Dokumen ini adalah daftar pustaka yang mencakup berbagai sumber referensi terkait mikrobiologi, penyakit kulit, dan budidaya ubi jalar. Referensi tersebut terdiri dari buku, skripsi, dan jurnal yang diterbitkan oleh berbagai institusi dan penulis. Beberapa sumber juga mencakup penelitian tentang media pertumbuhan jamur dan pemanfaatan tepung dari umbi-umbian.

Diunggah oleh

gregoriusrego844
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DAFTAR PUSTAKA

Aditia, 2014. Laporan Praktikum Mikrobiologi Media Pertumbuhan.


Laboratorium Biologi Fakultas Sains Dan Teknologi. Makasar: Universitas
Islam Negri Allaudin Makasar. ([Link] diakses pada
tanggal 6 Januari 2020 )

Ahmad dkk., 2019. Penggunaan Tepung Biji Kluwih (Artocarpus communis) sebagai
Sumber Karbohidrat Media alternatif untuk Menumbuhkan Trichophyton
rubrum. KTI. Bandung: Poltekkes Kemenkes Bandung.

Aini, Nurul. 2015. Media Alternatif untuk Pertumbuhan Jamur Menggunakan


Sumber Karbohidrat yang Berbeda. Skripsi. Surakarta: Universitas
Muhammadiyah Surakarta.

Alexopoulus, dkk. 1996. Indtroductory Mycologi. Singapura: John Wiley & Sons.

Aryal, Sagar. 2019. Potato Dextrose Agar (PDA)-Principle , Uses, Composition,


Procedure, and Colony Characteristic. [Link] Diakses
pada tanggal 20 Januari 2020.

Brooks, dkk. 2005. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: Salemba Medika.

Budimulja, dkk. 2001. Dermatomikosis Superfisialis. Jakarta: Balai Penerbit


Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Budimulja, U., 2006. Mikosis. Dalam : Djuanda, A., Ilmu Penyakit Kulit dan
Kelamin, editor Hamzah Mochtar, Aisah Siti. Ed.5. Jakarta: Balai Penerbit
FKUI.

Cappuccino, J G, Sherman, N 2014. Manual Laboratorium Mikrobiologi. Jakarta:


EGC.

Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI, 1996. Daftar Komposisi Zat Gizi
Pangan Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI, 2010. Daftar Komposisi Zat Gizi
Pangan Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Frobisher dan Fuert’s. 1983. Microbiology in Health and Disease (14th edn).
Blackwell Scientific Publication. Osford:London.

Harahap, Marwali. 2000. Ilmu Penyakit Kulit. Jakarta:Hipokrates.

Hawksworth, D.L. 1995. Ainsworth and Bisby’s Dictionary of the Fungi 8th Edition.
Wallingford: CAB Internasional.

Gandjar, I., dan Sjamsuridzal, W. 2006. Mikologi Dasar dan Terapan. Jakarta:
Yayasan Obor Indonesia.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta


Jawetz, E., Melnick, J.L. & Adelberg, E.A., 2005. Mikrobiologi Kedokteran.
diterjemahkan oleh Mudihardi, E., Kuntaman, Wasito, E. B., Mertaniasih, N. M . ,
Harsono, S., Alimsardjono, L., Edisi XXII, 327-335, 362-363. Jakarta: Penerbit
Salemba Medika.

Juanda, D. dan Cahyono, B. 2000. Budidaya dan Analisis Usaha Tani Ubi Jalar.
Yogyakarta: Kanisius.

Juanda, D. dan Cahyono, B. 2000. Ubi Jalar. Yogyakarta: Kanisius.

Julita, A.O. 2012. Karakterisasi Tepung dan Pati dari Ubi Jalar Cilembu dan Ubi
Jalar Ungu Ayamurasaki. Skripsi. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian Institut
Pertanian Bogor

Madani A, Fattah. 2000. Ilmu Penyakit Kulit. Jakarta : Penerbit Hipokrates.

Mayastuti, A. [Link] Penyimpanan dan Pemanggangan Terhadap


Kandungan Zat Gizi dan Daya Terima Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L). Lam)
Cilembu. Skripsi. Bogor: Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Mehran. 2016. Mengenal Cita Rasa Berbagai Jenis Ubi Jalar.


( [Link] Diakses pada tanggal 9 Januari 2020)

Mueller, dkk. 2004. Degradation of Natural and Synthetic Polyesters Under


Anaerobic Conditions. Jurnal Bioteknologi.

Murtiningsih, Suryanti. 2011. Membuat Tepung Umbi dan Variasi Olahannya.


Jakarta: Media Pustaka.

Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan Edisi Revisi. Jakarta:


Rineka Cipta.

Nurani, S. dan Yuwono, S.S. 2014. “Pemanfaatan tepung kimpul (Xanthosoma


sagittifolium) sebagai bahan baku cookies” dalam Jurnal Pangan dan
Agroindustri Vol. 2. Malang: Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas
Brawijaya.

Octavia, A. dan Wantini, S. 2018. Perbandingan Pertumbuhan Jamur Aspergillus


flavus Pada Media PDA (Potato Dextrose Agar) dan Media Alternatif dari
Singkong (Manihot esculenta Crantz). [Link]:Poltekkes
Tanjungkarang.

Rachmawati, Ana. 2012. Penyiapan Media Mikroorganisme. Jurusan Pendidikan


Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Yogyakarta:
Universitas Negeri Yogyakarta.

Rahmannisa, S. L. 2011. Penampilan Parameter Genetik Varietas Lokal Ubi Jalar


Asal Cilembu Jawa Barat. Naskah Tesis S-2. Bandung: Fakultas Pertanian
Universitas Padjajaran.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta


Rebell, G. dan Taplin, D. 1970. Dermatophytes, Their Recognition and
Identification Revised Edition. University of Miami Press.

Rukmana, R. 1997. Ubi Jalar. Budidaya dan Pasca Panen. Yogyakarta : Penerbit
Kanisius.

Rukmana, R. 2005. Ubi Jalar: Budidaya dan Pasca Panen Cetakan ketujuh.
Yogyakarta:Penerbit Kanisius.

Saputri, Kurniawati. 2018. Perbedaan Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus


Dengan Menggunakan Media Ubi Jalar Sebagai Pengganti Media PDA
( Potato Dextrose Agar ). KTI. Jombang: STIKes ICMe Jombang.

Sharma, G., Pandey, R.R.2010. Influence of Culture Media on Growth, Colony


Character and Sporulation of Fungi Isolated From Decaying Vegetable
Wastes. UK: Journal of Yeast and Fungal Research.

Siregar. 2004. Penyakit Jamur Kulit. Jakarta: EGC.

Subagio, A. 2006. Ubi Kayu Subtitusi Berbagai Tepung-Tepungan. Jakarta:


Gramedia.

Sugiyono. 2003. Petunjuk Laboratorium Ilmu Pangan. Bogor: Institut Pertanian


Bogor.

Suismono, 2001. “Teknologi pembuatan tepung dan pati ubi-ubian untuk


menunjang ketahanan pangan” dalam Majalah Pangan Vol. X No. 37: 37-49.
Jakarta: Puslitbang Bulog.

Suprapti, L.M. 2003. Tepung Ubi Jalar pembuatan dan pemanfaatannya.


Yogyakarta: Kanisius.

Suriawiria. 2001. Budidaya Jamur Shiitake. Jakarta: Penebar Swadaya.

Suryanti, Murtiningsih. 2011. Membuat Tepung Umbi dan Variasi Olahannya.


Jakarta: Agro Media Pustaka.

Sutrisno E, Ananto E. 1999. Peralatan Industri Tepung Ubi Jalar untuk Bahan
Baku Industri Olahan. Malang: Balitkabi.

Tambayong.2000. Patofisiologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.

Wargiono, J. dan Hermanto. 2011. Inovasi Teknologi dan Prospek Pengembangan


Ubi Jalar. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan.

Wargiono, J. 1980. Ubi Jalar dan Cara Bercocok Tanamnya. Bogor : Lembaga
Pusat Penelitian Pertanian.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta


Widodo, J. 1986. “Penampilan Agronomi Ubi Jalar pada Cara Tanam yang
Berbeda” dalam Penelitian Palawija. Vol. 1 No.1. Malang: Bidang Litbang
Balai Penelitian Tanaman Pangan Malang.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Anda mungkin juga menyukai