0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan5 halaman

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Penjumlahan

Modul ajar ini dirancang untuk kelas 2 SD dengan fokus pada penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah hingga 20. Materi mencakup strategi penjumlahan dan pengurangan, serta penerapan dalam soal cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran menggunakan pendekatan berbasis masalah dan melibatkan aktivitas yang interaktif dan menyenangkan.

Diunggah oleh

asephidayat12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan5 halaman

Modul Ajar Matematika Kelas 2: Penjumlahan

Modul ajar ini dirancang untuk kelas 2 SD dengan fokus pada penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah hingga 20. Materi mencakup strategi penjumlahan dan pengurangan, serta penerapan dalam soal cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran menggunakan pendekatan berbasis masalah dan melibatkan aktivitas yang interaktif dan menyenangkan.

Diunggah oleh

asephidayat12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR MATEMATIKA

FASE A / KELAS 2
2025/2026
BAB 2: PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN

INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Komponen Keterangan

Nama Penyusun : Asep Hidayat

Satuan Pendidikan : SD Negeri Banyuwangi

Tahun Ajaran : 2025/2026

Mata Pelajaran : Matematika

Jenjang/Kelas/Fase : SD / 2 / A

Bab/Topik Spesifik : Bab 2 / Penjumlahan dan Pengurangan

Alokasi Waktu : 3 JP (1 Pertemuan @ 3 x 35 menit)


B. IDENTIFIKASI MURID

Kategori Deskripsi

Pengetahuan Awal Peserta didik telah dapat melakukan operasi


penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah
sampai 20 menggunakan benda konkret di
Kelas 1. Mereka juga sudah memahami konsep
nilai tempat puluhan dan satuan dari bab
sebelumnya.

Minat Peserta didik menyukai aktivitas belajar yang


bersifat kompetitif secara sehat (permainan
kartu) dan naratif (soal cerita yang
dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari
seperti bermain atau berbagi makanan).

Kebutuhan Belajar Peserta didik membutuhkan visualisasi yang


jelas untuk memahami berbagai strategi
perhitungan (menghitung maju/mundur,
pasangan bilangan, bersusun). Penggunaan
media seperti garis bilangan, lidi, dan kartu
angka sangat membantu. Mereka perlu
dibimbing untuk menerjemahkan soal cerita ke
dalam kalimat matematika.
C. MATERI PELAJARAN
1. Strategi Penjumlahan:
○ Menghitung maju menggunakan garis bilangan.
○ Penjumlahan bersusun dengan memperhatikan nilai tempat.
○ Penjumlahan menggunakan strategi pasangan bilangan (number bonds).
2. Strategi Pengurangan:
○ Menghitung mundur menggunakan garis bilangan.
○ Pengurangan bersusun dengan memperhatikan nilai tempat.
○ Pengurangan menggunakan strategi pasangan bilangan.
3. Soal Cerita Penjumlahan dan Pengurangan:
○ Mengidentifikasi informasi penting dan kata kunci dalam soal cerita.
○ Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

Dimensi Elemen yang Dikembangkan

Kemandirian Menunjukkan kemandirian saat mencoba


berbagai strategi perhitungan dan memilih
strategi yang paling dipahami untuk
menyelesaikan soal latihan.

Penalaran Kritis Menganalisis informasi dari soal cerita untuk


menentukan operasi hitung (penjumlahan atau
pengurangan) yang tepat digunakan untuk
memecahkan masalah.

Kreativitas Menghasilkan gagasan orisinal dengan


membuat soal cerita versi mereka sendiri
berdasarkan gambar atau situasi yang
diberikan.
E. DESAIN PEMBELAJARAN

Komponen Deskripsi

Capaian Pembelajaran (Elemen Bilangan) Peserta didik dapat melakukan operasi


penjumlahan dan pengurangan menggunakan
benda-benda konkret yang banyaknya sampai
20.

Lintas Disiplin Ilmu Bahasa Indonesia: Menginterpretasi kalimat


dalam soal cerita untuk memahami masalah.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan
Kesehatan (PJOK): Menghitung skor dalam
permainan.

Tujuan Pembelajaran (Bab 2) 1. Dengan menggunakan berbagai strategi


(menghitung maju, bersusun, pasangan
bilangan), peserta didik dapat menyelesaikan
operasi penjumlahan bilangan cacah di bawah
20 dengan benar.
2. Dengan menggunakan berbagai strategi
(menghitung mundur, bersusun, pasangan
bilangan), peserta didik dapat menyelesaikan
operasi pengurangan bilangan cacah di bawah
20 dengan tepat.
3. Melalui analisis soal cerita, peserta didik
dapat memecahkan masalah sehari-hari yang
melibatkan penjumlahan dan pengurangan
dengan dua langkah penyelesaian secara logis.

Praktik Pedagogis (Pendekatan Deep Model Pembelajaran: Pembelajaran Berbasis


Learning) Masalah (Problem-Based Learning).
Metode: Permainan, simulasi (dengan garis
bilangan), diskusi kelompok, penugasan.
Pendekatan: Meaningful Learning
(memecahkan masalah nyata lewat soal cerita
panen jambu), Joyful Learning (bermain kartu
hitung), Mindful Learning (fokus pada
langkah-langkah penyelesaian soal cerita).

Pemanfaatan Digital Opsional: Guru dapat menggunakan spinner


digital untuk memilih angka secara acak saat
permainan atau menggunakan video edukasi
tentang strategi penjumlahan/pengurangan.
F. PENGALAMAN BELAJAR (RINCIAN PER PERTEMUAN)
Blok 1: Eksplorasi Penjumlahan (Pertemuan 1)

Kegiatan Deskripsi Rinci Aktivitas Pembelajaran


Kegiatan Awal (15 menit) 1. Pembukaan dan Doa.
2. Apersepsi (Meaningful Learning): Guru
memulai dengan cerita: "Tika sedang memanen
jambu air di halaman rumah. Ia berhasil
memetik 12 buah jambu. Lalu, kakaknya
datang dan memberikan 6 buah jambu lagi.
Sekarang jambu Tika jadi bertambah banyak
atau sedikit? Bagaimana kita tahu jumlah
semuanya?"

Kegiatan Inti (75 menit) 1. Eksplorasi 3 Strategi Penjumlahan (12 + 6):


a. Strategi 1: Menghitung Maju (Joyful
Learning): Guru membuat garis bilangan besar
di lantai. Seorang siswa berdiri di angka 12.
Guru bertanya, "Jika ditambah 6, kita harus
melompat maju atau mundur? Berapa
langkah?" Siswa tersebut melompat maju 6
langkah sambil dihitung bersama-sama oleh
seluruh kelas hingga tiba di angka 18.
b. Strategi 2: Penjumlahan Bersusun: Guru
mengingatkan kembali tabel nilai tempat. Guru
menunjukkan cara menulis 12 + 6 secara
bersusun, menekankan pentingnya meluruskan
angka satuan. "Kita jumlahkan rumah satuan
dulu. 2 ditambah 6 sama dengan 8. Lalu
turunkan angka 1 di rumah puluhan. Jadi
hasilnya 18."
c. Strategi 3: Pasangan Bilangan: Guru
menulis 12 + 6. "Agar mudah, ayo kita pecah
angka 12 menjadi 10 dan 2. Sekarang lebih
mudah. Kita jumlahkan satuannya dulu: 2 + 6
= 8. Lalu, kita gabungkan dengan puluhannya:
10 + 8 = 18."
2. Latihan Terbimbing: Peserta didik mencoba
menyelesaikan beberapa soal penjumlahan
menggunakan ketiga strategi tersebut di buku
tulis. Guru berkeliling memberikan bimbingan.

Kegiatan Penutup (15 menit) 1. Diskusi dan Refleksi (Mindful Learning):


"Dari tiga cara tadi, cara mana yang paling
kalian suka? Mengapa?" Peserta didik berbagi
pendapat.
2. Kesimpulan: Guru menegaskan bahwa ada
banyak cara untuk menemukan jawaban, dan
siswa boleh memilih cara yang paling mereka
pahami.
3. Penutup: Doa dan salam.

Kepala Sekolah
Pasirkuda, 5 September 2025
SD Negeri Banyuwangi
Guru Kelas

Asep Hidayat, [Link].


Agus Kusyana, [Link].
NIP. 198202012023211010
NIP. 197104061997031006

Anda mungkin juga menyukai