0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Analisis Galian dan Timbunan Jalan 1 Km

Proyek jalan sepanjang 1 Km di Kabupaten Sampang, Madura, menunjukkan total volume galian sebesar 8.479,40 m³ dan timbunan sebesar 5.974,20 m³, dengan surplus galian sebesar 2.505,20 m³. Pekerjaan galian paling signifikan terjadi di STA 0+200, 0+600, dan 1+000, sementara timbunan terbesar di STA 0+100 dan 1+031. Karakteristik ruas jalan menunjukkan lebih banyak kebutuhan untuk galian dibandingkan timbunan, mencerminkan kondisi kontur yang berbukit.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Analisis Galian dan Timbunan Jalan 1 Km

Proyek jalan sepanjang 1 Km di Kabupaten Sampang, Madura, menunjukkan total volume galian sebesar 8.479,40 m³ dan timbunan sebesar 5.974,20 m³, dengan surplus galian sebesar 2.505,20 m³. Pekerjaan galian paling signifikan terjadi di STA 0+200, 0+600, dan 1+000, sementara timbunan terbesar di STA 0+100 dan 1+031. Karakteristik ruas jalan menunjukkan lebih banyak kebutuhan untuk galian dibandingkan timbunan, mencerminkan kondisi kontur yang berbukit.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KESIMPULAN

A. Lokasi dan Panjang Trase


Lokasi Proyek : Dengan panjang jalan 1 Km
Jl. Raya Ombe – Jl. Raya Kedundung, Kabupaten Sampang, Provinsi Madura
➢ Jl. Raya Ombe : 756457,74 mE ; 9212974,64 mS
➢ Jl. Raya Kendundung : 752666,02 mE ; 9213743,81 Ms
B. Jumlah PI Radius ( Rc )
PI1 = 120
PI2 = 120
PI3 = 120
C. Jumlah PVI Lpakai
PVI1 = 8
PVI2 = 3
PVI3 = 34
D. Perhitungan Volume Galian dan Timbunan
2 2 3 3
STA [Link] (m ) [Link] (m ) Vol . Galian (m ) [Link] (m ) GALIAN TIMBUNAN
0+000 1,627 4,181 162,72 418,095 21696,00 55746,00
0+100 0,000 27,324 0,00 2732,385 364318,00
0+200 25,755 0,000 2575,52 0,000 343402,00
0+300 0,000 18,438 0,00 1843,785 245838,00
0+400 1,413 5,510 141,29 550,965 18838,00 73462,00
0+500 1,444 4,742 144,41 474,210 19254,00 63228,00
0+600 21,022 0,000 2102,21 0,000 280295,00
0+700 2,996 0,055 299,55 5,505 39940,00 734,00
0+800 2,700 0,000 269,97 0,000 35996,00
0+900 2,067 3,674 206,70 367,350 27560,00 48980,00
1+000 27,398 0,000 2739,77 0,000 365302,00
1+031 0,000 31,697 422622,00
Hasil 8479,40 5974,20
3
Total M 14453,60

1. Volume total pekerjaan galian sebesar 8.479,40 m³.


Ini menunjukkan bahwa sebagian besar ruas STA memerlukan penggalian tanah,
terutama pada STA 0+200, 0+600, 1+000, yang memiliki luas galian paling besar.
2. Volume total pekerjaan timbunan sebesar 5.974,20 m³.
Pekerjaan timbunan cukup signifikan pada STA 0+100, 0+300, 0+400, 0+500, dan
1+031, yang membutuhkan volume timbunan relatif besar.
3. Perbandingan keseluruhan:

➢ Total galian lebih besar daripada total timbunan.


➢ Selisih volume = 8.479,40 – 5.974,20 = 2.505,20 m³
Artinya terdapat surplus galian, sehingga tanah hasil galian masih tersisa dan
berpotensi dibuang atau dimanfaatkan untuk pekerjaan lain.

4. Distribusi biaya (kolom pink):

➢ Total biaya (atau nilai) untuk pekerjaan galian mencapai angka yang cukup
besar pada STA 0+200, 0+600, dan 1+000.
➢ Pekerjaan timbunan paling berat pada STA 0+100 dan 1+031.

5. Karakteristik ruas jalan:

➢ Ruas lebih banyak memerlukan cut (galian) dibanding fill (timbunan).


➢ Kondisi kontur kemungkinan berupa daerah berbukit/bergelombang yang
membutuhkan penyesuaian elevasi dengan banyak galian.

Anda mungkin juga menyukai