0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan6 halaman

Pembelajaran Mendalam PAUD 2.0

RPL

Diunggah oleh

Desy Rizka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan6 halaman

Pembelajaran Mendalam PAUD 2.0

RPL

Diunggah oleh

Desy Rizka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JURNAL PEMBELAJARANKU

MODUL 3 : Pembelajaran Mendalam dan Asesmen PAUD 2.0

DISUSUN OLEH
NAMA : DESY DEKARIZKA, [Link].I
NIPD/NIM : 202072540801
LPTK : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
INSTANSI : TK IT MUMTAZUL ILMI

PPG GURU TERTENTU TAHAP 5


UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
TAHUN 2025
Ikhtisar Materi Modul 3

Modul 3 membahas bagaimana guru PAUD dapat merancang pembelajaran mendalam


dengan mengintegrasikan bermain, asesmen autentik, diferensiasi, serta pendekatan Teaching at the
Right Level (TaRL). Pembelajaran mendalam menempatkan pengalaman anak sebagai inti, sehingga
pembelajaran harus memberi ruang eksplorasi, interaksi, dan berpikir kritis sejak dini.

Asesmen autentik menjadi alat utama dalam memahami perkembangan anak. Observasi,
percakapan, dokumentasi karya, dan catatan anekdot digunakan secara terus-menerus untuk
memperoleh informasi mengenai kemampuan anak. Asesmen ini tidak menginterupsi proses
bermain.

Modul ini juga memperkenalkan prinsip perancangan pembelajaran berbasis UbD


(Understanding by Design) yang menekankan tujuan jangka panjang, bukti asesmen, dan kegiatan
pembelajaran yang selaras. Pendekatan diferensiasi membantu guru menyesuaikan kegiatan dengan
kesiapan, minat, serta profil belajar anak.

Secara keseluruhan, modul menekankan bahwa pembelajaran PAUD harus berlangsung


alami melalui bermain, berpihak pada anak, dan mengutamakan proses, bukan semata produk.

Refleksi Pembelajaran

Setelah mempelajari Modul 3, saya menyadari bahwa pembelajaran yang bermakna pada
anak usia dini harus berbasis pengalaman, bukan hanya menjalankan langkah kegiatan dalam RPPH.
Selama ini, saya sering berfokus pada tercapainya indikator tertentu, tetapi modul ini menegaskan
bahwa proses eksplorasi dan rasa ingin tahu anak adalah hal utama yang harus diperhatikan guru.

Saya memahami bahwa asesmen autentik adalah bagian integral dalam proses bermain,
bukan kegiatan terpisah. Observasi harian memberikan banyak informasi penting, mulai dari cara
anak berinteraksi, memecahkan masalah, hingga mengekspresikan gagasan. Informasi ini sangat
membantu dalam merancang tindak lanjut pembelajaran yang lebih tepat.

Pemahaman tentang diferensiasi dan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL)
membuat saya melihat bahwa setiap anak berkembang dengan ritme yang berbeda. Guru tidak
dapat menyamaratakan capaian semua anak. Pembelajaran harus memberikan dukungan sesuai
kebutuhan masing-masing.

Modul ini juga memperkuat pandangan saya bahwa guru PAUD adalah fasilitator yang
menyediakan lingkungan kaya pengalaman, bukan pemberi instruksi yang mendominasi. Saya
terdorong untuk meningkatkan kebiasaan refleksi harian, memperbanyak observasi, dan
menyesuaikan rancangan pembelajaran berdasarkan kebutuhan anak. Pembelajaran terasa lebih
bermakna saat guru benar-benar memahami setiap anak secara individu.
Rancangan Pembelajaran (Model: Teaching at the Right Level)

Tujuan Pembelajaran

1. Anak mengenal bagian-bagian tanaman melalui kegiatan eksplorasi.


2. Anak dapat menyampaikan hasil pengamatan secara sederhana.
3. Anak menunjukkan rasa ingin tahu melalui kegiatan bermain.

Pendekatan

1. Teaching at the Right Level (TaRL)


2. Guru mengelompokkan dukungan sesuai tahapan perkembangan anak:
3. Anak yang sudah mampu mengamati detail diberi kesempatan mencatat bagian tanaman
melalui gambar.
4. Anak yang masih kesulitan diamati lebih dekat dan diberikan tanaman yang lebih besar
untuk memudahkan identifikasi.

Strategi Pembelajaran

1. Bermain eksplorasi (experiential learning)


2. Observasi terarah
3. Tanya jawab dan pemantik rasa ingin tahu
4. Dokumentasi karya anak
RPPH (Lampiran Rancangan Pembelajaran)

Satuan PAUD : TKIT MUMTAZUL ILMI

Tema/Subtema : Tanaman – Mengenal Bagian Tanaman

Usia : 4–5 Tahun

Hari/Tanggal : Jumat 4 Desember

1. Tujuan Pembelajaran

1. Anak mengenali bagian tanaman melalui kegiatan eksplorasi.


2. Anak mampu menyampaikan pendapat berdasarkan hasil pengamatan.
3. Anak menunjukkan rasa ingin tahu dan percaya diri saat bermain.

2. Langkah Kegiatan

 Pembukaan: Salam, doa, apersepsi menggunakan tanaman asli.


 Kegiatan Inti (Berbasis Bermain)
 Sentra Sains: mengamati tanaman dengan kaca pembesar.
 Sentra Balok: membuat model tanaman.
 Sentra Seni: menggambar bagian tanaman.
 Peran Guru
 Mengamati proses bermain.
 Mendokumentasi karya anak.
 Memberi pertanyaan pemantik sesuai tingkat perkembangan.
 Penutup
 Tanya jawab tentang bagian tanaman.
 Refleksi anak tentang pengalaman belajar hari itu.

3. Asesmen

 Observasi proses bermain


 Catatan anekdot
 Dokumentasi karya anak
Umpan Balik Rekan Sejawat

Rekan sejawat memberikan apresiasi terhadap penerapan pendekatan TaRL dalam kegiatan.
Menurutnya, pembelajaran sudah berpihak pada anak dan memberikan kesempatan eksplorasi yang
luas. Masukan yang diberikan adalah agar guru menambah media visual lebih beragam serta
membuat sudut tanaman permanen agar anak dapat melakukan observasi lanjutan secara mandiri.
Secara umum, rancangan pembelajaran dinilai baik dan sesuai prinsip PAUD.

Umpan Balik Guru

Anak sangat antusias dalam kegiatan sains. Sebagian anak mampu mengidentifikasi batang,
daun, dan akar, namun beberapa anak memerlukan visual tambahan. Pada pertemuan berikutnya
saya akan menambah gambar dan menyediakan tanaman berukuran lebih besar.

Karangahagia, 4 Desember 2025

Zainul Arifin, [Link]


Daftar Pustaka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Modul 3: Pembelajaran


Mendalam dan Asesmen PAUD. Jakarta: Direktorat PAUD.

Kemdikbud RI. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen. Jakarta: Kemdikbud.

Direktorat PAUD. (2021). Buku Panduan Guru PAUD. Jakarta: Kemdikbud.

Anda mungkin juga menyukai