KEPALA DESA MARONGE
KECAMATAN MARONGE
KABUPATEN SUMBAWA
PERATURAN DESA MARONGE
NOMOR 05 TAHUN 2023
TENTANG
RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKPDes)
TAHUN ANGGARAN 2024
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DESA MARONGE
Menimbang : a bahwa untuk meningkatkan mutu pelayanan dan
pemberdayaan masyarakat desa, maka Pemerintah Desa
Maronge perlu menetapkan Peraturan Desa tentang
Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun Anggaran 2024
dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang
baik;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a perlu menetapkan Peraturan
Desa tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa Maronge
Kecamatan Maronge Kabupaten Sumbawa Tahun
Anggaran 2024;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5495);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang Undang Nomor 6 tahun 2014
tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 213, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5539) Sebagaimana telah diubah beberapa
kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11
Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas Peraturan
Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang
Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019
Nomor 41);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana
Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5558); Sebagaimana telah beberapa kali diubah
terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 08 Tahun 2016
tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor
60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari
Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara ( Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 57, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5864);
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014
tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2091);
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014
tentang Pedoman Pembangunan Desa (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2094);
6. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,
Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015
Tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul
Dan Kewenangan Lokal Berskala Desa (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 158);
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2016
tentang Kewenangan Desa (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2016 Nomor 1037);
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016
tentang Badan Permusyawaratan Desa (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 89 );
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018
tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2018 Nomor 611 );
10. Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman
Penyusunan Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1455)
Dengan Persetujuan Bersama
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA MARONGE
dan
KEPALA DESA MARONGE
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN DESA MARONGE TENTANG RENCANA KERJA
PEMERINTAH DESA (RKPDes) TAHUN ANGGARAN 2024
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud dengan:
1. Kepala Desa adalah Kepala Desa Maronge.
2. Pemerintah Desa adalah pemerintah Desa Maronge.
3. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas
wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan
Pemerintah, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa
masyarakat, Hak Asal-Usul, dan /atau hak tradisional yang diakui dan
dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
4. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan
dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan
Negara Kesatuan Republik Indonesia;
5. Kepala Desa dibantu perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara
Pemerintahan Desa;
6. Perangkat Desa adalah unsur penyelenggara pemerintahan desa
yang bertugas membantu kepala desa dan terdiri atas : Sekretariat
Desa; pelaksana kewilayahan (Kepala dusun); dan pelaksana teknis
(Kepala seksi dan kepala urusan di kantor desa);
7. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disingkat BPD adalah
lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya
merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan
wilayah dan ditetapkan secara demokratis;
8. Musyawarah Desa adalah musyawarah antara Badan
Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa dan unsur masyarakat
yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa untuk
menyepakati hal yang bersifat strategis;
9. Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan yang
ditetapkan oleh kepala desa setelah dibahas dan disepakati bersama
badan permusyawaratan desa;
10. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disebut
APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang
dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan dewan
perwakilan rakyat daerah dan ditetapkan dengan peraturan daerah;
11. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa yang selanjutnya disebut
APB Desa, adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan desa
yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah desa dan badan
perwakilan desa dan ditetapkan dengan peraturan desa;
12. Alokasi Dana Desa yang selanjutnya disebut ADD adalah dana
perimbangan yang diterima daerah dalam anggaran pendapatan dan
belanja daerah setelah dikurangi dana alokasi khusus;
13. Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah yang selanjutnya disebut
BHPRD adalah bagian dari realisasi penerimaan hasil pajak dan
retribusi daerah kepada desa;
14. Dana Desa adalah dana yang bersumber dari anggaran pendapatan
dan belanja negara yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer
melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah dan digunakan
untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan
pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan
masyarakat;
15. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa yang selanjutnya
disebut RPJM Desa adalah rencana kegiatan pembangunan desa
untuk jangka waktu 6 (enam) tahun;
16. Rencana Kerja Pemerintah Desa yang selanjutnya disebut RKP Desa
adalah penjabaran dari RPJM Desa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun;
BAB II
PELAKSANAAN MUSYAWARAH DESA
Pasal 2
1. Badan Permusyawaratan Desa menyelenggarakan musyawarah Desa
berdasarkan laporan hasil pengkajian keadaan desa.
2. Musyawarah Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
dilaksanakan terhitung sejak diterimanya laporan dari kepala Desa.
Pasal 3
3. Musyawarah Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, membahas
dan menyepakati sebagai berikut:
a. laporan hasil pengkajian keadaan Desa;
b. rumusan arah kebijakan pembangunan Desa yang dijabarkan dari
visi dan misi kepala Desa; dan
c. rencana prioritas kegiatan penyelenggaraan pemerintahan Desa,
pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan
pemberdayaan masyarakat Desa.
4. Pembahasan rencana prioritas kegiatan sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) huruf c, dilakukan dengan diskusi kelompok secara
terarah yang dibagi berdasarkan bidang penyelenggaraan
pemerintahan Desa, pembangunan Desa, pembinaan
kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa.
5. Diskusi kelompok secara terarah sebagaimana dimaksud pada ayat
(2), membahas sebagai berikut:
a. laporan hasil pengkajian keadaan Desa;
b. prioritas rencana kegiatan Desa dalam jangka waktu 6 (enam)
tahun;
c. sumber pembiayaan rencana kegiatan pembangunan Desa; dan
d. rencana pelaksana kegiatan Desa yang akan dilaksanakan oleh
perangkat Desa, unsur masyarakat Desa, kerjasama antar Desa,
dan/atau kerjasama Desa dengan pihak ketiga.
Pasal 4
1. Hasil kesepakatan dalam musyawarah Desa sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 3, dituangkan dalam berita acara.
2. Hasil kesepakatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), menjadi
pedoman bagi pemerintah Desa dalam menyusun rancangan RKP
Desa.
BAB III
PENYUSUNAN RKP Desa
Pasal 5
1. Pemerintah Desa menyusun RKP Desa sebagai penjabaran RPJM Desa.
2. RKP Desa disusun oleh Pemerintah Desa sesuai dengan informasi dari
pemerintah daerah berkaitan dengan pagu indikatif Desa dan rencana
kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah
daerah.
3. RKP Desa mulai disusun oleh pemerintah Desa pada bulan Juli tahun
berjalan.
4. RKP Desa ditetapkan dengan peraturan Desa paling lambat akhir bulan
September tahun berjalan.
5. RKP Desa menjadi dasar penetapan APB Desa.
Pasal 6
[Link] Desa menyusun RKP Desa dengan mengikutsertakan masyarakat
Desa.
[Link] RKP Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan
dengan kegiatan yang meliputi:
a. penyusunan perencanaan pembangunan Desa melalui musyawarah
Desa;
b. pembentukan tim penyusun RKP Desa;
c. pencermatan pagu indikatif Desa dan penyelarasan
program/kegiatan masuk ke Desa
d. pencermatan ulang dokumen RPJM Desa;
e. penyusunan rancangan RKP Desa;
f. penyusunan RKP Desa melalui musyawarah perencanaan
pembangunan Desa;
g. penetapan RKP Desa;
h. perubahan RKP Desa; dan
i. pengajuan daftar usulan RKP Desa.
BAB IV
PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA
MELALUI MUSYAWARAH DESA
Pasal 7
1. Badan Permusyawaratan Desa menyelenggarakan musyawarah Desa
dalam rangka penyusunan rencana pembangunan Desa.
2. Hasil Musyawarah Desa Tingkat Dusun yang akan di bawah ke
Musyawarah Tingkat Desa
3. Hasil Musyawarah Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi
pedoman bagi pemerintah Desa menyusun rancangan RKP Desa dan
daftar usulan RKP Desa.
Pasal 8
4. Musyawarah Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 melaksanakan
kegiatan sebagai berikut:
a. mencermati ulang dokumen RPJM Desa;
b. menyepakati hasil pencermatan ulang dokumen RPJM Desa; dan
c. membentuk tim verifikasi sesuai dengan jenis kegiatan dan
keahlian yang dibutuhkan.
d. Tim verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dapat
berasal dari warga masyarakat Desa dan/atau satuan kerja
perangkat pemerintah daerah.
e. Hasil kesepakatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
dituangkan dalam berita acara.
f. Berita acara sebagaimana dimaksud pada ayat (2), menjadi
pedoman kepala Desa dalam menyusun RKP Desa.
BAB V
PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN RKP DESA
Pasal 9
1. Kepala Desa membentuk tim penyusun RKP Desa.
2. Tim sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari:
a. sekretaris Desa selaku ketua;
b. kasi perencanaan Pemerintah Desa sebagai sekretaris; dan
c. anggota yang meliputi: perangkat desa, lembaga pemberdayaan
masyarakat, kader pemberdayaan masyarakat desa, dan unsur
masyarakat.
d. Jumlah tim sebagaimana dimaksud pada ayat (1), paling sedikit 7 (tujuh)
dan paling banyak 11 (sebelas) orang.
e. Tim penyusun sebagaimana dimaksud pada ayat (1), mengikutsertakan
perempuan.
f. Tim penyusun RKP Desa ditetapkan dengan keputusan kepala Desa.
Pasal 10
Tim penyusun RKP Desa melaksanakan kegiatan sebagai berikut:
a. pencermatan pagu indikatif desa dan penyelarasan
program/kegiatan masuk ke desa;
b. pencermatan ulang dokumen RPJM Desa;
c. penyusunan rancangan RKP Desa; dan
d. penyusunan rancangan daftar usulan RKP Desa.
Pasal 11
1. RKP Desa Maronge Tahun Anggaran 2024, meliputi:
a. Evaluasi pelaksanaan RKP Desa Maronge Tahun 2023;
b. Prioritas program, kegiatan, dan anggaran Desa yang dikelola oleh
Desa Maronge;
c. Prioritas program, kegiatan dan anggaran Desa yang dikelola
melalui kerja sama antar-Desa dan pihak ketiga;
d. Rencana program, kegiatan, dan anggaran Desa yang dikelola oleh
Desa Maronge sebagai kewenangan penugasan dari Pemerintah,
pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah Kabupaten Sumbawa;
dan
e. Pelaksana kegiatan Desa Maronge yang terdiri atas unsur
perangkat Desa dan/atau unsur masyarakat Desa.
2. Uraian dan rincian RKP Desa Maronge Tahun Anggaran 2024
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran
Peraturan Desa ini dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari peraturan
ini.
3. Penyusunan rincian proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan
dalam RKP Desa Maronge Tahun 2024 sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) berpedoman pada ketentuan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Pasal 12
Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, Peraturan Desa ini diundangkan dengan
penempatannya dalam Berita Desa Maronge Kecamatan Maronge.
Ditetapkan : Di Maronge
Tanggal : 14 Desember
2023
KEPALA DESA MARONGE
LAHMUDDIN
Diundangkan di Desa Maronge
pada tanggal : 14 Desember 2023
SEKRETARIS DESA MARONGE,
HAMZANWADI
LEMBARAN DESA MARONGE TAHUN 2023 NOMOR 05