SCRIPT
PERPISAHAN SEKOLAH
Pemeran :
Nasya Raisa
Hanifah Aurel
Salma Irsyad
Saffira Afif
Aghiz Regatha
Hafiz
SCENE 1
Diceritakan bahwa menjelang kelulusan Siswa SD kelas 6 bernama,
Nasya, Saffira, dan Salma sedang berbincang bincang di koridor sekolah
mengenang tingkah laku mereka di sekolah ketika waktu istirahat.
PUTAR TRACK 1
(Nasya berjalan menuju ke depan untuk kemudian memanggil Saffira dan
Salma yang masih berada di bangku penonton)
Nasya : “He Saffira, Salma rinio ta” ( mengayunkan tangan ke Saffira dan
Salma )
(Saffira dan Salma berdiri sambil saling menoleh kepada satu sama lain
merasa kebingungan lalu berjalan menghampiri Nasya)
Saffira dan Salma : ( serentak ) “lapo?”
Nasya : “ He kene kan bari ngini lulus ya, sedih gak see?”
Saffira : “ Iyo yaa, lek wes lulus biasae angel kumpul ambek arek arek”
Salma : “Iyo, Selama Sekolah iki aku lapo ae yo karo arek arek?”
Saffira : “Lah awakmu kan biyen tau nari coupel ambel galing iku kan,
pas galing dadi malin kundang”
(Nasya dan Saffira tertawa mengejek)
Salma : “ Ojok ngguyu, iku kene latihan mek rong dino wah ”
Nasya : (Tertawa kecil) “halah seng penting kan kabeh terhibur”
Salma : “ antara terhibur ambek kene iku diguyu iyo”
(Nasya dan Saffira tertawa Bersama)
Nasya : “ lah lek ngekei tugas ta pengumuman loh mesti ndadak. Untung
drama iki rodok dikei waktu suwe ya” (jeda) “ Seminggu”
Salma dan Saffira : (serentak) “ yo podo ae”
Saffira : “ Ssssst, wes ojok kakean protes engkok kerungu ustadz
ustadzah”
(Salma, Saffira dan Nasya secara serentak menoleh ke jajaran bapak ibu
guru selama 2 ketukan lalu serentak kembali ke posisi semula)
Salma : “Aku jek ket eleng, biyen kan tau ya seng nang aula iku pas bari
shalat koyok…..”
(Salma Saffira dan Nasya menghadap ke samping kiri bawah seolah
mengingat ingat)
PUTAR TRACK 2
(Regatha dan Afif serentak berdiri dari tempat duduknya lalu saling
menunjuk Bersama menuju ke Tengah penonton)
Regatha : “opo gak trimo ta?”
Afif : “gak trimo kate lapo?”
(Regatha dan afif yang telah bertemu di Tengah penonton,
memperagakan sedang bertengkar sembari berjalan sampai di depan
penonton, pertengkaran diakhiri dengan vian yang terkapar melungkup
dilantai”
Hanifah : (Berteriak mengolok) “ Horeeeee setane menang”
(Diikuti oleh tepuk tangan dan seruan penonton)
(Salma Saffira dan Nasya kembali menghadap satu sama lain)
PUTAR TRACK 1
(Nasya Mengusir Regatha dan Vian kembali ke tempat duduk)
Nasya : “iyo bar shalat dhuha gak se, perkoro halah lok lokan wong tuo.
Panceeeeet ae”
Saffira : “ya bener bu is setane menang. Mari shalat tambah tukaran.”
Saffira : (berdehem) “Lek aku se seng paling eleng iku seng koncoe kene
misui guru nang ngarep pas pembinaan”
(Salma Saffira dan Nasya menghadap ke atas seolah mengingat ingat)
PUTAR TRACK 2
Aghiz : ( di tempat duduknya secara tiba tiba berdiri, memperagakan
kejadian dengan dialog) “Ja..tiiiiit aku gak isok Bahasa inggris,
ojok mekso aku. ( membanting buku ke tanah) Aku gak isok. aku
gak seneng Bahasa inggris, tiiit”
(Salma Saffira dan Nasya kembali menatap satu sama lain)
PUTAR TRACK 1
Nasya : “ Nguwawur ya, eh tapi mau kok kene mbayangnoe aree bedo
ya. Duduk arek iku kan?”
Salma : “ Duduk, kan Iki lagi drama.”
(Nasya, Salma, Nasya Tertawa kecil)
Salma : “Wes akeh lah tingkah polahe awak dewe”
PUTAR TRACK 3
Saffira : “ yo iku reek seng dikenang, ngunu iku asline kene gak
bermaksud nggae perkoro, ngerepoti, nggae emosi ustadz ustadzah,
cuma mungkin awake dewe gak ngerti iku apik ta gak, nah lek wes di
nasehati ustadz ustadzah, ya awake dewe khilaf gak bakal mbaleni meneh
kan”
Nasya : “yo lek mbaleni yo nemen talah. Untung ustadz ustadzah
suwabaaar nguruki, ngadepi tingkah polahe awake dewe, mbasio wes
dinasehati buwolak balik gak ngereken yo gak emosi. Nang aula ruwame
ae yo gak nggepuk gak njewet, lek aku yo sido tak bejek bejek . Ancen
ustadz ustadzah iku luar biasa.
Salma : “ancen rek, kene iku kudu bersyukur duwe guru koyok, Ustadz
Suparto, Ustadzah Nia, Ustadzah putri, wes kuwabeh pokoke. Atas segala,
Ilmu, Nasehat, Keikhlasan, Ketulusan, Kesabaran, dan semua yang
diberikan pada kita selama sekolah di SD Ma’arif Hasanudin ini. Awak
dewe gak bakalan isok membalas budi yang tak terhingga iku. Awakmu
lek wes lulus ojok sampek lali ambek ustadz ustadzahne kene loh rek!
(Saffira Nasya dan Salma mengangguk angguk bersama)
PUTAR TRACK 4
SCENE 2
(Aurel, Hafiz, Raisa, Irsyad berdiri dari tempat duduknya bernyanyi lagu
terimakasih guru sambil berjalan ke depan, sesampainya di depan
bersama dengan Nasya, Salma dan Saffira berdiri sejajar)
Aurel :
Terima kasihku ku ucapkan
Pada guruku yang tulus
Irsyad :
Ilmu yang berguna selalu di limpahkan
Untuk bekalku nanti
Raisa :
Setiap hari ku di bimbingnya
Agar tumbuhlah bakatku
Hafiz:
Kan ku ingat selalu nasihat guruku
(Bersama Aurel, Raisa, Hafiz dan Irsyad)
Terimakasihku ku ucapkan
(Paduan suara kelas 6, semuanya berdiri, pemeran dan penyanyi
memberikan tanda penghargaan kepada guru)
Lirik:
Terima kasihku ku ucapkan
Pada guruku yang tulus
Ilmu yang berguna selalu di limpahkan
Untuk bekalku nanti
Setiap hari ku di bimbingnya
Agar tumbuhlah bakatku
Kan ku ingat selalu nasihat guruku
Terimakasihku ku ucapkan
(lagu selesai para pemeran dan penyanyi tetap di depan menghadap ke
penonton dengan bergandengan tangan
SCENE 3
(Hafizh berteriak)
Teman-teman walaupun setelah ini kita akan berpisah tapi semua
kenangan kita jangan pernah kita lupakan ya, karena kita!
(Semua serentak ) Sahabat selamanya!!
PUTAR TRACK 5
(Siswa berdiri dan bernyanyi bersama dan menikmati lagu)
Lirik :
Dua tiga kapal berlayar di samudera
Ayo sahabatku kita bergembira
Bermain, bernyanyi bersama
Menikmati indahnya dunia
Kerna
Sahabat untuk selamanya
Bersama untuk selamanya
Kau dan aku sahabat
Untuk selamanya, setia
Oh, oh
Oh-oh, oh
Oh, oh
(berangkul rangkulan Pundak di tempat duduk masing masing
dan menikamti lagu)
Berakit-rakit kita ke hulu
Berenang-renang kita ke tepian
Kita berbeda, untuk saling mengisi
Segala kekurangan kita menjadi
Sahabat untuk selamanya
Atasi semua perbedaan
Kau dan aku sahabat
Untuk selamanya
Selama-lamanya, setia
(Semua siswa maju ke depan membentuk lingkaran berrangkul,
dibedakan laki dan Perempuan. Menari bersama menikamti lagu)
Tak ada bukit yang terlalu tinggi
Untuk kita daki bersama
Dan tak ada laut yang terlalu dalam
Untuk diselami
Sahabat untuk selamanya
Bersama untuk selamanya
Kau dan aku sahabat
Untuk selamanya, oh
Sahabat untuk selamanya
Berbagi dan saling menjaga
Kau dan aku sahabat
Untuk selamanya
Selama-lamanya
Untuk selamanya,
Setia, Setia, Setia
(Konfetti dibunyikan)