0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan18 halaman

Panduan Operasi File dalam C

Diunggah oleh

Marvel keiner .
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan18 halaman

Panduan Operasi File dalam C

Diunggah oleh

Marvel keiner .
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Operasi File

MK. Pemrograman Dasar


Prodi Teknik Elektro
Universitas Padjadjaran

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 1


Pokok Bahasan dan Tujuan
• Pokok bahasan: Operasi File
• Sub pokok bahasan:
1. Membuat file baru
2. Membuka file baru
3. Membaca dari dan menulis ke file
4. Menutup file
5. File teks dan file biner

• TIK: Setelah mengikuti kuliah dengan pokok bahasan operasi file mahasiswa akan
dapat menerapkan instruksi-instruksi operasi file Bahasa C untuk membuat,
membuka baca-tulis dan menutup file jenis teks dan biner dengan benar (C3).
• Waktu: 2 x 50 menit = 100 menit
• Pertemuan ke-11

Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 2


Mengapa file diperlukan?
• Ketika program dihentikan, seluruh data akan hilang.
• Jika anda ingin tetap menyimpan volume data yang besar, file dapat
digunakan untuk keperluan tersebut.
• Terdapat banyak fungsi untuk menangani I/O file.
• Pada kuliah ini anda akan belajar fungsi standar (fungsi I/O file tingkat
tinggi) untuk menangani file.

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 3


Operasi File
1. Membuat file baru
2. Membuka file baru
3. Membaca dari dan menulis ke file
4. Menutup file

• Ketika bekerja dengan file, anda perlu mendeklarasikan sebuah


pointer bertipe file.
• Deklarasi berikut diperlukan untuk komunikasi antara file dan
program.
FILE *ptr;
Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 4
Membuka file
• Membuka file dilakukan dengan menggunakan fungsi pustaka fopen().
Sintaks untuk membuka file di dalam I/O standar adalah:
ptr=fopen(“nama_file","mode")

• Contoh:
fopen("D:\\[Link] ","w");

/* --------------------------------------------------------- */
D:\\[Link] adalah lokasi untuk membuat file
"w" menyatakan mode tulis.
/* --------------------------------------------------------- */
Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 5
Mode File pada I/O Standar
Mode File Arti Mode Keterangan
r Membaca file Jika file tidak ditemukan, fopen() menghasilkan NULL
Jika file ada, isi file tersebut akan ditimpa. Jika tidak
w Menulis file
ada, file akan dibuat.
a Menggabungkan file Jika file tidak ada maka file akan dibuat
Jika file tidak ada maka fopen() akan menghasilkan
r+ Membaca dan menulis file
NULL
Membuka untuk baca dan Jika file ada, isinya akan ditimpa. Jika file tidak ada
w+
tulis file maka file akan dibuat
Membuka untuk baca dan
a+ Jika file tidak ada maka file akan dibuat
gabung file

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 6


Menutup File
• File harus ditutup setelah baca/tulis file.
• Menutup file dilakukan dengan fungsi pustaka fclose().

fclose(ptr); //ptr adalah penunjukan file yang terhubung dengan file


yang akan ditutup

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 7


Fungsi fprintf() dan fscanf()
• Fungsi fprintf()dan fscanf() adalah versi lain printf() and scanf().
• Perbedaannya antara fprintf() dan fscanf() adalah pada fprintf()adalah
pointer ke struktur FILE.

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 8


File Biner
• Jika terdapat data numerik dalam jumlah besar harus disimpan, maka
mode teks tidak akan cukup untuk menampungnya.
• Untuk keperluan tersebut, digunakan file biner.
• Filer biner mirip dengan file teks dengan beberapa perbedaan dalam
mode bukaannya, membaca dari file dan menulis ke file.

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 9


Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 10
Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 11
File Biner

Image Viewer Text Editor

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 12


Mode Open file biner
• Mode open file biner adalah rb, rb+, wb, wb+, ab dan ab+.
• Perbedaan mode open antara file teks dan biner adalah b
digabungkan untuk menandakannya yaitu file biner.

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 13


Membaca dan menulis file biner
• Fungsi fread() dan fwrite() digunakan untuk membaca dari dan menulis ke
suatu file biner pada disk.
• Fungsi fwrite() memerlukan empat argument yaitu:
• alamat data yang ditulis ke disk,
• ukuran data,
• jumlah tipe data, dan
• pointer ke file yang akan di tulis.

fwrite(address_data,size_data,numbers_data,pointer_to_file);

• Fungsi fread() juga memerlukan 4 argumen serupa mirip dengan fungsi


fwrite() di atas.
Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 14
Contoh

• Buat program untuk


membaca nama dan nilai
sejumlah n mahasiswa dari
pengguna dan
menyimpannya ke sebuah
file

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 15


Contoh: [Link]

• Buat program untuk membaca


nama dan nilai sejumlah n
mahasiswa dari pengguna dan
menyimpannya ke sebuah file.
• Jika file tersebut sudah ada
sebelumnya maka tambahkan
informasi n mahasiswa.

Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 16


#include<stdio.h>
#include<conio.h>

Contoh
#include<stdlib.h>

struct s
{
char name[50];
int height;
};

• Buat program untuk menuliskan isi


int main()
{
struct s a[5],b[5];
larik struktur ke file dengan FILE *fptr;
int i;

menggunakan fwrite(). fptr=fopen("D:\\[Link]","wb");


for(i=0;i<5;++i)
{

• Lalu baca larik dari file tersebut dan fflush(stdin);


printf("Enter name: ");

tampilkan ke monitor. gets(a[i].name);


printf("Enter height: ");
scanf("%d",&a[i].height);
}
fwrite(a,sizeof(a),1,fptr);
fclose(fptr);
fptr=fopen("d:\\[Link]","rb");
fread(b,sizeof(b),1,fptr);

for(i=0;i<5;++i)
{
printf("\nName: %s\nHeight: %d",b[i].name,b[i].height);
}
fclose(fptr);
getch();
return 0;
}
Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 17
Oleh: Dr. Darmawan Hidayat, M.T. 18

Anda mungkin juga menyukai