0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan45 halaman

Rencana Peningkatan Mutu MIN 2 Cirebon

Diunggah oleh

mi salafiyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan45 halaman

Rencana Peningkatan Mutu MIN 2 Cirebon

Diunggah oleh

mi salafiyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

RENCANA KERJA PENJAMINAN MUTU

(RKJM)

MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 CIREBON

TAHUN PELAJARAN 2019/2020

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 CIREBON

DESA GINTUNGRANJENG KECAMATAN CIWARINGIN

KABUPATEN CIREBON
2

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kondisi ideal yang diharapkan dalam sebuah lembaga pendidikan khususnya MIN 2
Cirebon adalah terselenggaranya pelayanan pendidikan yang dapat memenuhi ketentuan
dari PP 19 tahun 2007 tentang Standar Nasional Pendidikan dengan pemenuhan 8
standar nasional pendidikan yaitu standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses,
standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar, pengelolaan, standar sarana dan
prasarana, standar penilaian dan standar pembiayaan.

Aka tetapi kondisi yang ada yang dialami oleh MIN 2 Cirebon hingga saat ini belum
dapat memenuhi dari apa yang disyaratkan oleh ketetntua PP 19 tahun 2007. Dari
kedelapan standar tidak satupun yang dapat terpenuhi. Setiap standar masih ada bagian-
bagian yang masih perlu ditingkatkan dan dikembangkan agar dapat mencapai standar
[Link] dari kesenjangan antara harapan dan kenyataan yang ada di madrasah
kami maka kami susun program kegiatan/kerja untuk dapat mencapai kondidi yang
diharapkan dalam jangka waktu tertentu yaitu selama empat tahun . Program kerja 4
tahunan ini kami namakan dengan Rencana Peningkatan Mutu

Rencana Peningkatan Mutu ini sebagai acuan Pendidikan di satuan pendidikan dan
sebagai dasar untuk melaksanakan proses pendidikan serta untuk meningkatkan mutu
pendidikan dalam usaha mencerdaskan anak bangsa di MIN 2 Cirebon pada khususnya dan
di Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya. Rencana Kerja Madrasah ini
diharapkan dapat menjadi pedoman dan tuntunan arah langkah bagi seluruh sumber daya
manusia di MIN 2 Cirebon dalam mengembangkan berbagai kegiatan pembelajaran yang
lebih operasional serta mampu mewujudkan keunggulan madrasah secara akademik
maupun non akademik.

Rencana Peningkatan Mutu Madrasah disusun untuk panduan pelaksanaan


program selama 4 tahun ke depan. Penyusunan program ini dimaksudkan untuk
mengembangkan 8 standar nasional pendidikan yaitu standar isi, standar kompetensi
lulusan, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar, pengelolaan,
standar sarana dan prasarana, standar penilaian dan standar pembiayaan. Penyusunan
program peningkatan mutu dilaksananakan dengan mempertimbangkan masukan dari
pemangku kepentingan pendidikan yaitu semua dewan guru, komite madrasah dan unsur
dinas pendidikan . Penyususnan RPMM juga dilakukan melalui proses analisis lingkungan
baik internal maupun eksternal dengan memperhatikan kekuatan dan kelemahan yang
ada. Disamping itu juga mempertimbangkan hasil evaluasi diri madrasah serta analisis
kebutuhan madrasah.
3

B. Landasan Hukum
Rencana Peningkatan Mutu MIN 2 Cirebon ini dilandasi oleh kebijakan-kebijakan yang
dituangkan dalam peraturan perundang-undangan sebagai berikut:

1. Undang-undang No. 20 tahun 2003; tentang Sistem Pendidikan Nasional;


2. Undang-undang No. 25 tahun 2005 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional;
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan.
4. Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
5. Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Kepala Madrasah
6. Permendiknas No. 22, 23, dan 24 Tahun 2006 tentang SI dan SKL
7. Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses
8. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
9. Permeniknas nomor 28 tahun 2010 tentang Tugas Tambahan Guru sebagai Kepala
Madrasah
10. Permendiknas No. 20 Tahun 20007 tentang Standar Penilaian
11. Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana
12. Permendiknas No. 69 Tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan
13. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2019/2020

C. Maksud dan Tujuan


[Link]

Rencana Peningkatan Mutu Madrasah ini dibuat dengan maksud :

a. Sebagai acuan bagi madrasah untuk menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran


b. Dapat digunakan sebagai panduan bagi madrasah dalam menentukan kebijakan
madrasah
c. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga madrasah dalam memajukan pendidikan
d. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan pendidikan baik akademik maupun non akademik
2. Tujuan

a. Menjamin agar perubahan atau tujuan madrasah yang telah ditetapkan dapat dicapai
dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko kecil.
b. Tersedianya panduan bagi madrasah dalam memanfaatkan subsidi baik subsidi dari
pemerintah maupun dari non pemerintah.
4

c. Pedoman untuk terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku
madrasah, antar madrasah, Kasi Penmad dan antar waktu
d. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan,
dan berkelanjutan
e. Dapat dijadikan tolak ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program
peningkatan mutu pendidikan di madrasah
f. Membantu madrasah dalam menyusun anggaran secara bijaksana untuk meningkatkan
kualitas pendidikan
g. Untuk memberikan gambaran keadaan madrasah secara menyeluruh di masa empat
tahun mendatang
h. Sebagai pedoman dalam menemukan arah kebijakan madrasah dan landasan komitmen
bersama seluruh komponen madrasah.
i. Sebagai acuan dalam menentukan skala prioritas program madrasah.
j. Untuk memacu peningkatan prestasi madrasah dalam bentuk pengembangan fisik
maupun non fisik
k. Untuk membangkitkan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam upaya berinteraksi
secara aktif dalam pengembangan program madrasah.
l. Untuk mendorong pemerintah dan instansi terkait lainnya agar memberikan pembinaan
maupun kerjasamanya dalam program pengembangan madrasah.
D. Metode Penyusunan
[Link] bersama pengetahuan Rencana Peningkatan Mutu Madrasah kepada
semua warga madrasah.
2. Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu Madrasah melalui diskusi dan musyawarah
bersama guru dan komite madrasah
3. Sosialisasi Rencana Peningkatan Mutu Madrasah kepada wali murid atau masyarakat
pada umumnya dan semua pihak ( stake holder ) yang berkepentingan terhadap
madrasah

E. Kerangka Pemikiran
[Link] Antar Program

Penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan efektif dan efisien serta terarah


diperlukan perencanaan yang baik. Program dan perencanaan disusun bertahab dan
hirarkhis. Bertahab dimaksudkan bahwa program disusun berdasarkan waktu pencapaian,
dicapai dalam waktu satu tahun ( Rencana Kerja Tahunan ), Program yang diselesaikan
selama kurun waktu 4 (empat ) tahun disebut Rencana Kerja Jangka menengah ( RKJM ),
sedangkan jika selesai mebutuhkan waktu 8 ( delapan ) tahun atau lebih disebut Program
jangka Panjang. Rencana Kerja Tahunan, Rencana Peningkatan Mutu Madrasah saling
5

kerkaitan dan berkelanjutan. Keberhasilan Rencana Kerja Tahunan akan berpengaruh


terhadap Rencana Peningkatan Mutu, dan keberhasilan Rencana Peningkatan Mutu
Madrasah akan memberikan dampak keberhasilan rencana Program jangka Panjang.

2. Kegiatan dalan Rencana Peningkatan Mutu

Rencana Peningkatan Mutu Madrasah merupakan rencana yang disusun untuk


kerja selama 4 (empat ) tahun. RPMM ini meliputi pelaksanaan 8 standar yaitu standat isi,
SKL, proses, sarana prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, pengelolaan, penilaian ,
pembiayaan.

Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu Madrasah (RPMM) sesuai amanat dari


Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2007 tentang standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan gambaran tujuan yang akan dicapai oleh
satuan pendidikan dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang
ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan. RPMM
sebagai salah satu proses dan prosedur pengelolaan madrasah untuk menentukan tindakan
masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan ketersediaan
sumber daya. Selain dari pada itu RPMM merupakan dokumen tentang gambaran kegiatan
madrasah di masa depan untuk mencapai tujuan dan sasaran madrasah yang telah ditetapkan.

Materi dasar penyusunan RPMM adalah hasil Evaluasi Diri Madrasah (EDM) berkaitan dengan
8 (delapan) standar pendidikan yang telah ditetapkan acuannya dalam Peraturan Pemerintah
RI No 19 Th 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) Pasal 2 ayat (1) yaitu meliputi:
standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga
kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan serta
standar penilaian. Dari delapan standar tersebut jika belum memenuhi angka minimal maka
madrasah harus memprioritaskan rencana kerja pada aspek-aspek yang belum memenuhi
SNP.

Alur kerja penyusunan RPMM adalah sebagai berikut:

PERSIAPAN PENYUSUNAN RPMS PENGESAHAN

1. Pembentukan Tim 1. Menetapkan kondisi 1. Penyetujuan oleh rapat


Pengembang madrasah saat ini (EDM) Komite Madrasah
Madrasah (TPM) 2. Pengesahan oleh pihak
2. Pembekalan/Orientasi 2. Menetapkan kondisi berwenang
TPS madrasah yang diharapkan 3. Sosialisasi kepada
(SNP) pemangku kepentingan
3. Menyusun program kegiatan
dan indikator kinerja
4. Menyusun Rencana
Anggaran Madrasah
5. Menyusun RKT & RKAM
6

BAB II

KONDISI UMUM

A. Kondisi Masa Lalu


Kualitas sumber daya manusia dan sumber daya lingkungan yang ada belum dapat
memenuhi amanat dari standar nasional pendidikan. Dalam menentukan Rencana Peningkatan
Mutu Madrasah diperlukan analisis . Analisis lingkungan strategis yang ada dari mulai dari kondisi
sosial , kondisi ekonomi, kondisi politik, kondisi keamanan, kondisi budaya, pengembangan IPTEK.
Semua kondisi yang ada di lingkungan ini memberikan pengaruh terhadap kkeberhasilan program
pendidikan di madrasah.

MIN 2 Cirebon pada awal didirikan masih jauh dari standar yang diatur dalam Standar
Nasional Pendidikan (SNP) maupun Standar Pelayanan Minimal (SPM).

B. Kondisi Sekarang

Cita-cita Kemendiknas dalam pembangunan pendidikan nasional lebih menekankan pada


pendidikan transformatif, yaitu menjadikan pendidikan sebagai motor penggerak perubahan dari
masyarakat berkembang menuju masyarakat maju. Untuk mewujudkan hal tersebut kemudian
pemerintah kemudian menetapkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai acuan pelaksanaan
pendidikan di seluruh Indonesia dan dalam rangka menjamin mutu pendidikan nasional.

Analisis kondisi saat ini menggambarkan tingkat ketercapaian pelaksanaan program dengan
segala kelebihan dan kekurangan yang ada. Keberhasilan saat ini akan menjadi pedoman dan
petunjuk waktu yang akan datang , sedangkan kekurangan merupakan kesenjangan antara harapan
dan kenyatan yang ada sehingga perlu direfleksi aktor ketidak berhasilan dan menjadikan progran
bagi waktu/tahun berikutnya. Berikut secara lengkap digambarkan analisis kondisi saat ini yang
meliputi 8standar nasional pendidikan .

Berdasarkan hasil evaluasi diri madrasah (EDM) di MIN 2 Cirebon Jika dibandingkan dengan
SNP maka kondisi saat ini dapat dideskripsikan sebagai berikut:
7

1. Standar Isi
Yang sudah memenuhi Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) apabila telah memenuhi nilai 2

Gambar 2.1 Analisis standar isi

Berdasarkan gambar 2.1 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar isi
masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,77 poin. Aspek-aspek yang
perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu pada aspek layanan bimbingan dan konseling,
struktur kurikulum dan pengembangan kurikulum.

2. Standar Proses

Gambar 2.2 Analisis Standar Proses


8

Berdasarkan gambar 2.2 sebagian besar pemenuhan komponen standar proses


belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,62 poin. Aspek-aspek yang perlu
peningkatan agar memenuhi SNP yaitu pada aspek pelaksanaan pembelajaran, kualitas
pengelolaan kelas, sumber belajar, kualitas RPP, perencanaan proses pembelajaran.

[Link] Kelulusan

Gambar 2.3. Analisis Standar Kelulusan

Berdasarkan gambar 2.3 pemenuhan standar kelulusan masih sangat jauh dari
harapan untuk dapat memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 0,90 poin. Semua aspek perlu
peningkatan untuk memenuhi SNP , karena yang baru memenuhi SNP baru satu aspek
berprestasi
9

4. Standar PTK

Gambar 2.4. Analisis Standar PTK

Berdasarkan gambar 2.4 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar iPTK
masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,46 poin. Aspek-aspek yang
perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu guru

5. Standar Sarana dan Prasarana


10

Gambar 2.5. Analisis Standar Sarana dan Prasarana

Berdasarkan gambar 2.5 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen rata-rata 1,57
poin. Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah laboratorium
TIK dan bahasa, tempat bermain, gudang, jamban, UKS, Tempat ibadah, ruang guru , ruang
pimpinan, laboratorium IPA, Ruang perpustakaan ruang kelas

1.6. Standar Pengelolaan

Gambar 2.6. Analisisi Standar Pengelolaan


11

Berdasarkan gambar 2.6 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar


sarana dan prasarana masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,57
poin. Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah evaluasi
rencana, kemitraan , akses laporan, realisasi visi misi, rencana kerja madrasah, sosialisasi
visi misi tujuan, mekanisme penetapan

7. Standar Pembiayaan

Berdasarkan gambar 2.7 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar


Pembiayaan masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,48 poin. Aspek-
aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah Realisasi biaya
nonpersonalia, penyusunan RAPBS
12

8. Standar Penilaian

Gambar 2.8 Analisis Standar Penilaian

Berdasarkan gambar 2.8 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar


penilaian masih banyak yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,37 poin.
Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah penilaian oleh
pemerintah, penilaian oleh pendidik, teknik penilaian, penilaian secara menyeluruh dan
obyektif

B. Tantangan yang Dihadapi

Tantangan madrasah merupakan kesenjangan kondisi nyata sebagai hasil EDS dengan
kondisi yang diharapkan. Tantangan utama diklarifikasi dengan melakukan pembandingan nilai
hasil EDS dengan SNP. Berdasarkan hasil Evaluasi Diri Madrasah yang telah dilakukan maka
ada beberapa tantangan yang dihadapi yaitu:

1. Standar Isi

Kurikulum MIN 2 Cirebon seperti konselor dan narasumber. Orientasi kurikulum juga
harus mendukung mata pelajaran yang di UN-kan. Selain itu kegiatan ekstrakurikuler di
madrasah harus dapat melibatkan seluruh siswa terlebih kelas 1 dan kelas 2.

2. Standar Proses

Tantangan yang ada pada muatan standar proses diantaranya:


13

a. Penyusunan RPP oleh guru dikembangkan dengan tidak hanya mengacu pada silabus
saja akan tetapi juga berorientasi pada kondisi madrasah dan peserta didik.
b. Optimalisasi pemanfaatan lingkungan madrasah dan perpustakaan sebagai sumber
belajar oleh segenap warga madrasah
c. Peningkatan pengelolaan kelas dengan baik, berkualitas dan menyenangkan sehingga
anak didik lebih bahagia dalam belajar dan mencapai ketuntasan minimal mulai dari
kelas 1 sampai dengan kelas 6.
3. Standar Kompetensi Lulusan

Tantangan yang dihadapi diantaranya:

a. Meningkatkan penggunaan berbagai referensi belajar oleh siswa dalam memahami


kompetensi dasar suatu materi untuk pelajaran IPA, IPS, PKn dan PAI bagi siswa kelas
4, 5 dan 6
b. Peningkatan kebiasaan berperilaku santun oleh siswa kelas 1, 2 dan 6 terhadap Guru
c. Pembiasaan merealisasikan karya seni dan budaya, kebugaran jasmani, serta
penggunaan teknologi yang sehat dalam pendidikan di madrasah bagi seluruh siswa
MIN 2 Cirebon
4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Tantangan yang dihadapi diantaranya:

a. Memaksimalkan sistem perekrutan PTK yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan


yang dibutuhkan
b. Meningkatkan kualitas dan memvasilitasi seluruh guru kelas dalam mencapai
kompetensi yang dipatok oleh SNP
5. Standar Sarana dan Prasarana

Tantangan yang dihadapi yaitu memenuhi tersedianya sarana prasarana penunjang


pembelajaran sebagai berikut:
14

Tabel II.1

Sarana Prasarana yang Dibutuhkan

NO Jenis Jumlah Ket

1. Mushala 1 lokal Fasilitas

2. UKS 1 Peralatan dan fasilitas lain

3. Gudang 1 Ukuran dan fasilitas bermain

4. Perpustakaan 1 Gedung

Tabel II.1 Kebutuhan sarana prasarana pendidikan

6. Standar Pengelolaan

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar pengelolaan diantaranya:

a. Mengembangkan visi, misi serta tujuan madrasah dengan mekanisme yang akuntabel
serta sesuai dengan SNP kemudian mengimplementasikannya dalam seluruh kegiatan
pendidikan di madrasah
b. Melakukan kemitraan dengan pihak-pihak terkait yang dapat mendorong cepatnya
proses pendidikan yang berkualitas, seperti departemen-departemen, instansi
pemerintah, penegak hukum, lembaga sosial dan swadaya masyarakat, serta
perusahaan- perusahaan yang komitmen dengan pendidikan
c. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bersahabat di tengah pemukiman
penduduk yang heterogen dan majemuk
d. Melaksanakan pelayanan mutu pendidikan serta evaluasi PTK minimal setahun sekali

7. Standar Pembiayaan

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar pembiayaan diantaranya:

a. Efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran madrasah dengan memperhatikan skala


prioritas yang telah ditetapkan oleh aturan yang berlaku
b. Akuntabilitas dalam pelaporan sesuai mekanisme yang telah di atur dalam peraturan
terkait
15

8. Standar Penilaian

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar penilaian diantaranya:

a. Melaksanakan penilaian dengan menggunakan teknik penilaian yang berlaku dan


diakui tingkat akurasinya
b. Melakukan penilaian secara adil, sahih, menyeluruh dan transparan menyangkut mata
pelajaran yang disampaikan serta perilaku siswa terkait budi pekerti
Hasil evaluasi diri ecara detail dan rinci upaya dan rekomendasi yang diperoleh dari hasil EDM
untukmasing-masing standar adalah sebagai berikut:

Tabel 2.1 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Isi

ASPEK) REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Kegiatan Ekskul Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler sesuai minat siswa

Pendokumentasian dan pelaporan kegiatan ekstrakurikuler

Beban Belajar Pemenuhan Jam Belajar

Struktur Kurikulum Struktur kurikulum telah sesuai pedoman dari BSNP

Pengembangan Pengintegrasian Pengembangan Karakter dalam Mata Pelajaran


Kurikulum
Mengembangkan KTSP dilaksanakan di tingkat satuan pendidikan

Tabel 2.2 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Proses

Aspek REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Ekstrakurikuler Peningkatan dalam setiap item kegiatan ekstrakurikuler

Pelaksanaan Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis penelitian tindakan kelas


pembelajaran
Optimalisasi pemanfaatan alat peraga

Pembelajaran dengan prisip aktif learning dengan menggunakan berbagai


media dan metode pembelajaran

Optimalisasi penerapan model-model pemeblajaran inovatif ( problem


16

base learning, CTL, Group discussion, cooperative learning )

Mengembangkan pembelajaran berbasis ICT

Kualitas pengelolaan Peningkatan efektifitas pemanfaatan waktu pembelajaran


kelas
Peningkatan pemahaman karakteristik siswa yang memerlukan kebutuhan
khusus

Sumber belajar Belum tersedianya sarana pembelajaran berbasis ICT

Belum tercukupinya buku teks pelajaran bagi semua siswa

Kualitas RPP Penyusunan RPP masih dilaksanakan di tingkat KKG gugus

Perencanaan Proses Proses perencanaan pembelajaran perlu memperhatikan karakteristik


pembelajaran peserta didik

Tabel 2.3 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Kelulusan

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Berprestasi Telah mencapai prestasi akademik maupun non akademik dari


tingkat kecamatan, kabupaten dan nasional

Menjaga tubuh serta Peningkatan pelaksanaan kegiatan kebersihan kelas,kebersihan


lingkungan lingkungan, kegiatan jumat bersih , dan penyediaan kantin madrasah
yang sehat

Melaksanakan dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat

Kebugaran Jasmani Pelaksanaan senam pasi sebelum KBM setiap hari Selasa dan Kamis
serta hidup sehat agar ditingkatkan dan dikembangkan

Mengekspesikan seni Mengekspresikan seni budaya pada even-even madrasah yag sesuai
dan budaya pada saat rapat pleno, tutup tahun, kegiatan pentas seni lainnya
17

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Mengenali menganalisis Peningkatan dan pemahaman tentang gejala alam pada


gejala alam pembelajaran pada mata pelajaran yang ada materi gejala alam

Belajar Iptek secara Peningkatan proses KBM


efektif

Menegakkan aturan Meningkatkan didiplin dan tanggung jawab pada siswa

Pembiasaan pendidikan karakter, tidak ada siswa terlambat masuk


madrasah

Berakhlak mulia Membiasakan akhlak mulia dalam kehidupan di madrasah dan di


masyarakan

Melaksanakan ajaran Meningkatkan kegiatan praktek agama di madrasah dan pemantauan


agama terhadap siswa

Berkomunikasi secara Membiasakan berbahasa yang sopan santun dan lemah lembut
efektif dan santun kepada siapapun

Siap melanjutkan Penjelasan dan bimbingan kelanjutan studi pada siswa dan orang tua
pendidikan ke jenjang
berikutnya

Biasa hidup bersih sehat Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat
dan bugar
Kegiatan senam pagi secara efektif

Produktif dan Mengusahanan kebun madrasah dan mengefektifkan kegiatan


bertanggung jawab koprasi madrasah dan kantin madrasah

Berbagai sumber Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar


belajar
Penggunaan alat peraga dan media belajar yang ada di madrasah
secara efektif

Percaya diri dan Mengerjakan PR di rumah , tidak ada siswa yang tidak mengerjakan
bertanggung jawab pR ketika diberi tugas oleh guru

Mengerjakan PR sampai selesai

Tidak menyontek teman


18

Tabel 2.4 Rekomendasi peningkatan mutu Standar PTK

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Kualifikasi tenaga Tenaga pustakawan berijasah S1


Kependidikan

Kompetensi Guru Perlu peningkatan komptensi guru melalui diklat dan seminar

Semua guru sudah S1

Tenaga guru masih muda namun masih perlu peningkatan kompetensi


melalui kegiatan diklat dan seminar

Tabel 2.5 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Sarana dan Prasarana

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Laboratorium TIK Mangajukan proposal Lab TIK

Laboratorium bahasa Mengusahakan laboratoriun bahasa, mengusulkan proposal Lab Bahasa


pada Kanwil Kanmenag Prov Jabar

Pengadaan tanah Penambahan asset BMN

Gudang Terlalu sempit dan tidak muat menanpung kearsipan yang ada di
madrasah, sehingga perlu adanya pembuatan gudang yang memadai

Ruang UKS Administarsi cukup lengkap namun perlu sarana dipan dan alat-alat
serta obat-obatan ringan

Ruang tempat Sudah sesuai standar ukurannya namun kelengkapan adaministrasi dan
beribadah sarana pendukung yang tidak lengkap

Laboratorium IPA Belum punya laboratorium ipa. Mengkomunikasikan dan mengajukan


proposal ke dinas pendidikan

Lahan Kondisi lahan wilayah MI berada pada tempat yang datar , sehingga
memudahkan penataan ruang dan bangunan, Juga berada di tengah-
tengan masyarakat yang mendukung tercapainya standar jumlah siswa
, meskipun juga masih akan ditingkatkan pencapaian standar siswa
setiap rombel.

Satuan Pendidika Satuan pendidikan MIN 2 Cirebon


19

Tabel 2.6 Rekomendasi peningkatan mutu Pengelolaan

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Madrasah menerapkan sistem Peningkatan sistim informasi mmanagemen untuk mencapai


informasi manajemen yang mudah tujuan secara optima
diakses oleh warga madrasah

Madrasah menerapkan sistem


informasi manajemen yang mudah
diakses oleh warga madrasah

Kepala madrasah menerapkan Peningkatan pemanfaatan sumber daya yang ada secara
kepemimpinan yang efektif maksimal untuk mencapai tujuan

Partisipasi Warga madrasah Peningkatan partisipasi warga madrasah guru karyawan


siswa , masyarakat, wali murid, komite madrasah.
Pemerintah desa dan semua instansi yang terkait sebagai
stake holder madrasah secara maksimal untuk mencapai
tujuan

Madrasah sudah melakukan Madrasah mengikuti peraturan akreditasi yang berlaku


akreditasi sesuai dengan
peraturan yang berlaku

Kepala madrasah melakukan Peningkatan kegiatan monitoring, evaluasi dan supervisi


evaluasi pendayagunaan pendidik serta pemantauan pada guru

Madrasah menjalin kemitraan Peningkatan jalinan kerjasama dengan mobil hijau, KLH
dengan lembaga lain danKP4 KP, untuk mempersiapkan madrasah adiwiyata

Madrasah menciptakan Peningkatan penciptaan kondisi lingkungan madrasah yang


lingkungan yg kondusif untuk rindang sejuk dan nyaman sehingga semua warga madrasah
kegiatan pembelajaran merasa nyaman bekerja dan belajar di madrasah

Program peningkatan mutu Melaksanakan program peningkatan mutu secara efektif dan
madrasah efisien

Madrasah menyediakan akses Akses laporan pengelolaan keuangan dilakukan setiaap ada
laporan pengelolaan keuangan pertemuan apa saja, rapotan, rapat komite, rapat pleno,
madrasah secara transparan dan secara lisan dan berkala .
akuntabel
20

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Laporan tertulis baru disampaikan pada dinas pendidikan.

Mengusahakan laporan tertulis pada masyarakat

Madrasah menyusun pedoman Penyususnan pedoman pengelolaan madrasah


pengelolaan madrasah

Realisasi visi dan misi ke dalam Penyusunan RPMM dan RKT


rencana kerja madrasah

Kepemilikan rencana kerja Penyusunan RKM


madrasah

Sosialisasi visi, misi, dan tujuan Sosialisasi visi misi dan tujuan madrasah kepada warga
madrasah madrasah/ stake holder madrasah

Cakupan dan Mekanisme Melaksanakan penyusunan visi misi dan tujuan madrasah
Penetapan Visi, Misi dan Tujuan sesuai dengan mekanisme yang sudah ditetapkan.
Madrasah

Tabel 2.7 Rekomendasi peningkatan standar pembiayaan

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Dokumen Laporan Peningkatan Dokumen Laporan Operasi Non Personalia


Pembiayaan Operasi
Nonpersonalia

Dokumen Laporan Peningkatan Dokumen Laporan Operasi Non Personalia


Pembiayaan Operasi
Nonpersonalia

Realisasi Pengelolaan Merealisasikan Pengelolaan Pembiayaan Operasi Nonpersonalia


Pembiayaan Operasi
Nonpersonalia

Realisasi Besaran Pembiayaan Merealisasi kan Besaran Pembiayaan selain Operasi


selain Operasi Nonpersonalia, Nonpersonalia, ATS dan BAHP
ATS dan BAHP

Besaran Standar Biaya Operasi Menetapkan dan mengalokasikan besaran Standar Biaya Operasi
Nonpersonalia Nonpersonalia

RAPBM dan RAKM disusun Meningkatkan kerjasama komite dalam rangka penyusunan
bersama-sama dengan Komite RAPBS dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi orang
21

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Madrasah dan tua siswa


mempertimbangkan
kemampuan ekonomi orang
tua siswa

Tabel 2.8 Rekomendasi peningkatan standar penilaian

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Penilaian oleh Meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan instrument


pemerintah penilaian sehingga nanti dapat meningkatkan prestasi siswa secara
khusus dan prestasi madrasah,prestasi pendidikan dalam arti yang
lebih luas

Penilaian oleh pendidik Peningkatan kemampuan guru dalam menyusun melaksanakan dan
menindaklanjuti hasil penilaian peserta didik sehingga penilaian
bermakna bagi siswa dan guru itu sendiri

Teknik-teknik penilaian Mengembangkan teknik-teknik penilaian pada guru baik tes mapun
nontes. Tertulis maupun non tertulis ( unjuk kerja, lisan,
performance/praktek dll ) disesuaikan dengan karanteristik
materi/KD yang akan disusun perangkat penilaiannya.

Penilaian secara Peningkatan penilaian secara menyeluruh baik penilaian proses


menyeluruh maupun hasil belajar siswa. Sehingga penilaian akan betul-betul
bermakna bagi siswa tidak hanya sekedar hafal tetapi faham yang
lebih penting, mulai dari pengamatan proses, ulangan harian , PAS
dan PAT adalah satu penilaian yang utuh dan saling berlesinambungan
22

BAB III

PROGRAM PENINGKATAN MUTU MADRASAH

A. Visi Madrasah

Madrasah yang kuat iman, bertaqwa, berakhlakul karimah, berprestasi, dengan


ilmu pengetahuan dan ikhlas beramal secara ilmiah.

B. Misi Madrasah

a. Meningkatkan kemampuan professional guru guna meningkatkan mutu


pendidikan.
b. Meningkatkan aktifitas siswa melalui peningkatan kinerja guru.
c. Meningkatkan kualitas siswa melalui bimbingan pengalaman ibadah dan
penanaman sikap saling menghormati.
d. Meningkatkan partisipasi secara aktif dalam mengikuti inovasi bidang
pendidikan.
e. Menciptakan suasana yang kondusif bagi terlaksananya KBM sehingga
tercipta tujuan pendidikan nasional.
B. TUJUAN MADRASAH
Secara umum, Tujuan Pendidikan MIN 2 Cirebon adalah meletakkan dasar
kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia serta keterampilan untuk hidup
mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Bertolak dari tujuan umum pendidikan
dasar tersebut, MIN 2 Cirebon mempunyai tujuan sebagai berikut :

Mencetak siswa yang berprestasi,berjiwa nasionalis, Kreatif, Inovatif,


Mandiri,berakhlak karimah dan berwawasan Iptek.

C. Identifikasi Fungsi-Fungsi yang Diperlukan Setiap Sasaran

Untuk mencapai sasaran madrasah maka diperlukan identifikasi fungsi-fungsi dari setiap
sasaran sebagaimana tertuang dalam tabel berikut:
23

Tabel III.1

Identifikasi Fungsi-Fungsi Setiap Sasaran

NO SASARAN FUNGSI-FUNGSI

1. Nilai rata-rata nilai USBN siswa pada tahun 2019 Pendidik, Peserta didik, Kurikulum,
adalah 26,25 dan tambahan jam belajar bagi siswa Sarana Prasarana, Pembiayaan
kelas 5

2. Melengkapi fasilitas sarana ibadah Sarana prasarana

3. Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, dan lomba Peserta didik, pendidik,


keagamaan

4. Nilai akreditasi adalah A /nilai meningkat Pendidik, Tenaga kependidikan

5. Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim Kurikulum, pendidik,


pelaksana penyelenggara pendidikan

6. Peningkatan prosentase siswa lancar baca Al Quran, Kurikulum, Pendidik,


dan rutinitas shalat lima waktu

7. Pelatihan atau workshop riset sederhana dan PTK Kurikulum, Pendidik


serta lomba riset tingkat madrasah

D. Analisis SWOT

Setiap fungsi yang terdapat dalam setiap sasaran kemudian dianalisis lebih lanjut
tingkat kesiapannya dengan mengacu pada kriteria ideal yaitu Standar Nasional Pendidikan,
naskah akademik atau konsep dan pedoman lainnya yang relevan. selain itu dapat juga
dilakukan justifikasi sendiri pada kriteria ideal yang bersifat umum. Bila hasil analisis ternyata
tingkat kesiapan ”siap” pada faktor internal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal) berarti
merupakan kekuatan, dan jika ”tidak siap” merupakan kelemahan. Bila hasil analisis ternyata
tingkat kesiapan ”siap” pada faktor eksternal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal) berarti
merupakan peluang, dan jika ”tidak siap” merupakan tantangan.

Berdasarkan fungsi pada sasaran yang telah ditentukan, maka dapat diperoleh analisis
SWOT sebagai berikut:
24
Tabel III.2

Analisis SWOT Untuk Sasaran: Nilai rata-rata nilai USBN siswa pada tahun 2019 adalah 26,25 dan tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Pendidik Internal:

 Guru kelas 4, 5 dan 6 memiliki  Guru kelas 4, 5, 6 memiliki  Guru kelas 4, 5 dan 6 sudah 
kompetensi dalam bidang pelajaran sertifikat kompetensi bersertifikat kompetensi dan
yang di USBN-kan berpengalaman dalam
Eksternal: bimbingan belajar
 Memfasilitasipembekalan  Ada pelatihan bedah kisi-kisi
 Pelatihan sukses USBN dan bedah sukses UN untuk Guru USBN dan pembekalan sukses

kisi-kisi USBN bagi guru kelas 6 USBN
Peserta didik Internal:

 Siswa bersemangat, patuh, aktif dan  Siswa aktif dan mau  Siswa bersemangat, aktif, 
bekerja sama dalam belajar bekerjasama dalam belajar patuh dan mau bekerjasama
Eksternal: dalam belajar

 Dukungan orang tua yang penuh  Tingkat kepercayaan dan


dalam belajar dukungan orang tua siswa  Orang tua mendukung proses

cukup kuat belajar siswa baik di madrasah
dan di rumah
Kurikulum Internal:

 Pengetatan ketuntasan minimal dan  Materi kurikulum relevan  KTSP madrasah sudah 
memaksimalkan program remedial dengan perkembangan mempertimbangkan
26

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

serta pengayaan kognitif peserta didik perkembangan kognitif anak

Eksternal:  Pengembangan kurikulum


dengan melibatkan unsur
 Banyaknya variasi perkembangan guru, konselor, kepala  Pengembangan kurikulum
kurikulum baik di dalam negeri madrasah, komite madrasah, belum melibatkan pihak-pihak 
maupun luar negeri dan nara sumber, dan pihak- terkait (eksternal)
pihak lain yang terkait.
Sarana Prasarana Internal:

 Tersedianya perpustakaan, ruang  Madrasah dilengkapi ruang  Ruang kelas masih kurang, 
kelas dan laboratorium yang cukup kelas yang sesuai dengan rasio perpustakaan belum
untuk mendukung pembelajaran siswa, perpustakaan, memenuhi standar, dan belum
student active learning laboratorium ada laboratorium serta tempat
Eksternal: bermain/berolahraga

 Adanya bantuan dari pemerintah


maupun swasta dalam pengadaan  Kemitraan yang dilakukan

ruang kelas, perpustakaan dan  Madrasah menjalin kemitraan madrasah belum maksimal
laboratorium dengan pihak lain
Pembiayaan Internal:

 Tersedianya anggaran madrasah yang  Madrasah menyusun RKA-M  Madrasah menyusun RKA-M 
memadai untuk sukses USBN dengan pedoman pengelolaan dengan pedoman pengelolaan
biaya investasi dan biaya investasi dan operasional
27

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

operasional

Eksternal:  Ada subsidi biaya operasional


 Pemerintah USBN dari Pemerintah provins
 Adanya bantuan dari pemerintah provinsi/kabupaten dan kabupaten 
maupun swasta dalam mensukseskan mensubsidi biaya operasional
USBN USBN
28

Tabel III.3

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Menambah ruang kelas baru, perpustakaan dan laboratorium

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Penyelenggara Internal:
Madrasah
 Tersedianya perpustakaan, ruang kelas  Madrasah dilengkapi ruang  Ruang kelas masih kurang, 
dan laboratorium yang cukup untuk kelas yang sesuai dengan perpustakaan belum memenuhi
mendukung pembelajaran student active rasio siswa, perpustakaan, standar, dan belum ada
learning laboratorium yang nyaman laboratorium serta tempat
Eksternal: bermain/berolahraga

 Adanya bantuan dari pemerintah  Madrasah menjalin


maupun swasta dalam pengadaan ruang kemitraan dengan pihak lain  Kemitraan yang dilakukan

kelas, perpustakaan dan laboratorium madrasah belum maksimal
Pemerintah Internal:

 mengajukan proposal pengadaan ruang  tersedianya sarana dan  Sudah mengajukan proposal 
kelas baru, perpustakaan dan prasarana belajar yang pengadaan ruang kelas baru ke
laboratorium memungkinkan Pemda
berkembangnya potensi
peserta didik secara optimal

 Pemerintah menyediakan
29

Eksternal: dana dari APBN untuk 


pengembangan sarana
 Tersedianya Dana Alokasi Khusus bagi prasarana madrasah  Pemerintah mengalokasikan
madrasah swasta maupun negeri dari anggaran untuk pengembangan
APBN sarana prasarana

Tabel III.4

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Pembuatan sarana ibadah

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Sarana Internal:
Prasarana
 Tempat Ibadah terintegrasi dengan  Tersedianya sarana ibadah  Belum ada tempat ibadah yang 
madrasah untuk menunjang belajar terintegrasi di lingkungan
Eksternal: madrasah

 Fasilitas dan sarana ibadah alternatif di  Ada kerjasama dengan


sekitar madrasah pengelola tempat ibadah di  Telah menjalin kerjasama
sekitar madrasah dengan pengelola tempat ibadah 
di sekitar madrasah
30

Tabel III.5

Analisis SWOT Untuk Sasaran: Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, Rebana, dan lomba keagamaan

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Pendidik Internal:

 Guru Pembina KSM,AKSIOMA  Ada tim Guru Pembina Belum ada tim Guru Pembina 
Eksternal: KSM,AKSIOMA KSM,AKSIOMA
 Ada Pelatihan kisi-kisi sukses 
 Pelatihan kisi-kisi sukses KSM,AKSIOMA KSM,AKSIOMA  Belum ada Pelatihan kisi-kisi
sukses KSM,AKSIOMA
Peserta Didik Internal:

 Kelompok KSM,AKSIOMA  Setiap perlombaan  selalu berpartisipasi dalam 


Eksternal: KSM,AKSIOMA lomba KSM,AKSIOMA
 Orang tua siswa turut
 Dukungan yang kuat dari orang tua siswa berperan serta
 dukungan yang kuat dari orang 
tua siswa dalam perlombaan

Tabel III.6
31

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Nilai akreditasi adalah A

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Pendidik Internal:

 Guru dan Kepala Madrasah menjalankan  Dokumen administrasi guru  Dokumen administrasi guru dan 
tugas pokok dan fungsi serta menyusun dan kepala madrasah kepala madrasah belum lengkap
dokumen administrasi lengkap dan teratur dan teratur
Eksternal:

 visitasi dan uji kompetensi pendidik serta  Guru lulus visitasi dan uji  Sebagian guru ada yang belum

pendampingan kompetensi guru lulus visitasi dan uji kompetensi
Tenaga Internal:
Kependidikan
 Kemampuan mengelola administrasi  Tenaga administrasi  Tenaga administrasi mempunyai 
madrasah mempunyai kualifikasi kualifikasi pendidikan minimal
pendidikan minimal SMA/SMK dan mampu mengelola
SMA/SMK administrasi madrasah
Eksternal:

Tersedianya lulusan SMA/SMK 


  Lulusan SMA/SMK yang siap  Banyaknya lulusan SMA/SMK yang
kerja telah siap kerja

Penyelenggara Internal:

 tim pengembang kurikulum  Yayasan membentuk tim  yayasan belum membentuk tim 
32

pengembang kurikulum pengembang kurikulum


madrasah
Eksternal:

 Melimpahnya lembaga bahasa dan  Kerjasama denggan lembaga 


lembaga pendidikan bertaraf internasional 

Tabel III.9

Analisis SWOT Untuk Sasaran: Pelatihan atau workshop riset sederhana dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta lomba riset tingkat madrasah

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Kurikulum Internal:

 Intergrasi budaya penelitian dengan  Pembelajaran di madrasah  Budaya riset belum sepenuhnya 
pelajaran mengajarkan bidaya riset dilakukan dalam kegiatan belajar
mengajar

Eksternal:  Adanya lembaga


pendidikan/praktisi  Banyak lembaga/praktisi
 Banyaknya madrasah dan lembaga pendidikan yang bisa diajak pendidikan yang bisa dimintai 
pendidikan yang melakukan riset di tingkat kerjasama untuk melatih kerjasama dalam pelatihan
madrasah metode penelitian di tingkat metode penelitian
33

MI
Pendidik Internal:

 Melakukan penelitian tindakan kelas  Setiap guru pernah  Belum ada guru yang melakukan 
Eksternal: melakukan PTK PTK

 Pelatihan PTK oleh Pengawas atau Penmad


 Lomba PTK tingkat Kabupaten  Seksi Penmad memberikan  Ada pelayanan pelatihan PTK dan 
pelayanan pelatihan PTK dan setiap tahun diadakan lomba PTK
mengadakan lomba PTK
34

E. Alternatif Langkah Pemecahan Persoalan

Berdasarkan sasaran yang telah di tentukan dan analisis SWOT maka dapat diambil langkah solusi
sebagai berikut:

1. Mengoptimalkan KKG lebih ke arah sukses USBN dan dilakukan bedah kisi-kisi USBN
baik di tingkat madrasah maupun kecamatan
2. Mengadakan bimbingan belajar intensif untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa
Indonesia dan IPA bagi kelas 5 dan 6
3. Memenuhi fasilitas sarana prasarana belajar di madrasah
4. Mengoptimalkan modal semangat belajar siswa dan peranserta orang tua siswa dalam
program madrasah melalui pertemuan setiap triwulan sekali
5. Pengembangan kurikulum madrasah dengan melibatkan lembaga atau pihak yang
dipandang professional dan legitimate dalam bidang pendidikan
6. Mengalokasikan biaya operasional madrasah (BOS) untuk peningkatan nilai kelulusan
siswa
7. Mengajukan bantuan kepada pemerintah dalam pengadaan ruang kelas baru,
laboratorium, perpustakaan dan sarana ibadah dan kelengkapan sarana/fasilitas
ruang
8. Menjalin kerjasama dengan penduduk sekitar atau lembaga untuk dapat
menggunakan sarana ibadahnya dalam tempo sementara
9. Membentuk tim KSM,AKSIOMA beserta guru pembimbingnya
10. Berusaha untuk berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta usia
madrasah dasar
11. Mengadakan pelatihan atau workshop sukses KSM,AKSIOMA
12. Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan kependidikan dalam
melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta fungsinya
13. Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik dan
kependidikan yang memenuhi kualifikasi minimal
14. Mengadakan diklat yang mendukung kualifikasi guru baik dari Diknas maupun dari
madrasah sendiri serta mengajukan permohonan bimbingan persiapan akreditasi
kepada Seksi Penmad
15. Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian ditindaklanjuti
35

16. Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dan mengonsultasikan
pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak memiliki kompetensi di bidang
pendidikan
17. Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan berperan serta dalam
pengembangan kurikulum
18. Melakukan kerjasama dengan lembaga penyelenggara pendidikan bertaraf
internasional dalam pengembangan kurikulum berbasis wawasan global
19. Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan menambah jumlah
pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5 dan optimalisasi peran madrasah diniyah
dalam menunjang peningkatan siswa yang lancar membaca Al Quran, melakukan
pemamntauan pelaksanaan shalat lima waktu oleh orang tua dan guru
20. Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana untuk siswa
madrasah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga atau pihak yang
berkompeten
21. Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta menfasilitasi diklat
penelitian tindakan kelas bagi guru di lingkungan madrasah

F. Menyusun Program Peningkatan Mutu


1. Sasaran 1: Nilai rata-rata nilai USBN siswa pada tahun 2019 adalah 26,00 dan tambahan
jam belajar bagi siswa kelas 5
Rencana: Mengoptimalkan KKG lebih ke arah sukses USBN dan dilakukan bedah kisi-kisi
USBN baik di tingkat madrasah maupun kecamatan, bimbingan belajar yang intensif bagi
siswa kelas 5 dan 6 serta memenuhi fasilitas pendukung belajar, mengalokasikan dana
BOS untuk peningkatan nilai kelulusan siswa

a. Program 1: Optimalisasi KKG lebih ke arah sukses USBN


b. Program 2: Bedah kisi-kisi USBN di tingkat madrasah dan kecamatan
c. Program 3: Bimbingan belajar intensif bagi siswa kelas 5 dan 6
d. Program 4: Pemenuhan fasilitas penunjang belajar
e. Program 5: Mengoptimalkan dana BOS untuk peningkatan nilai kelulusan siswa
2. Sasaran 2: Menambah ruang kelas baru, perpustakaan dan laboratorium
Rencana: Mengajukan bantuan kepada pemerintah dalam pengadaan ruang kelas baru,
laboratorium, perpustakaan serta mengoptimalkan lingkungan sekitar madrasah sebagai
laboratorium pembelajaran
36

a. Program 1: Mengajukan proposal bantuan pengadaan ruang kelas baru,


perpustakaan, laboratorium
b. Program 2: Memanfaatkan lingkungan sekitar madrasah sebagai laboratorium
penunjang pembelajaran
3. Sasaran 3: Melengkapi sarana dan fasilitas tempat ibadah
Rencana: Mengusahakan bantuan pengadaan tempat ibadah serta menjalin kerjasama
dengan penduduk sekitar atau lembaga (Takmir masjid/ Pondok pesantren) untuk dapat
menggunakan sarana ibadahnya dalam tempo sementara

a. Program 1: Mengusahakan bantuan pengadaan tempat ibadah


b. Program 2: menjalin kerjasama dengan penduduk sekitar atau lembaga (Takmir
masjid/ Pondok pesantren) untuk dapat menggunakan sarana ibadahnya dalam
tempo sementara
4. Sasaran 4: Terbentuk kelompok KSM,AKSIOMA
Rencana: Membentuk tim KSM,AKSIOMA beserta guru pembimbingnya; Berpartisipasi
dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta usia madrasah dasar; Mengadakan
pelatihan atau workshop sukses olimpiade MIPA

a. Program 1: Membentuk tim KSM,AKSIOMA dan keagamaan beserta guru


pembimbingnya
[Link] 2: Berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta

usia madrasah dasar

B. Mengadakan pelatihan atau workshop sukses KSM,AKSIOMA


5. Sasaran 5: Nilai akreditasi adalah A
Rencana : Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan
kependidikan dalam melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta fungsinya;
Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik dan kependidikan
yang memenuhi kualifikasi minimal; Mengajukan bimbingan akreditasi kepada dinas;

a. Program 1: Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan


kependidikan dalam melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta fungsinya
b. Program 2: Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik
dan kependidikan yang memenuhi kualifikasi minimal
Program 3: Mengajukan bimbingan akreditasi kepada dinas
37

C. Program 1: Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian ditindaklanjuti
D. Program 2: Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog 4 bahasa
serta mengonsultasikan pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak memiliki kompetensi di
bidang pendidikan
E. Program 3: Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan berperan serta dalam
pengembangan kurikulum
F. Program 4: Melakukan kerjasama dengan lembaga penyelenggara pendidikan bertaraf
internasional dalam pengembangan kurikulum berbasis wawasan global
6. Sasaran 7: Peningkatan prosentase siswa khatam Al Quran
Rencana: Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan menambah
jumlah pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5 dan optimalisasi peran madrasah
diniyah dalam menunjang peningkatan siswa yang khatam Al Quran

G. Program 1: Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan menambah


jumlah pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5
H. Program 2: Optimalisasi peran madrasah diniyah dalam menunjang peningkatan siswa yang
khatam Al Quran
7. Sasaran 8: Pelatihan atau workshop riset sederhana dan PTK serta lomba riset tingkat
madrasah
Rencana: Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana untuk
siswa madrasah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga atau pihak yang
berkompeten; Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta
menfasilitasi diklat penelitian tindakan kelas bagi guru di lingkungan madrasah

I. Program 1: Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana untuk
siswa madrasah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga atau pihak yang
berkompeten
G. Program 2: Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta
menfasilitasi diklat penelitian tindakan kelas bagi guru
38

H. Jadwal Kegiatan
Tabel III.10

Jadwal Kegiatan

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

1 Pengembangan a. Optimalisasi KKG lebih ke arah         Kepala Madrasah


Kompetensi Lulusan sukses USBN
(Bidang Akademik dan b. Bedah kisi-kisi USBN tingkat
Non Akademik)     Kepala Madrasah
madrasah dan kecamatan

c. Bimbingan belajar intensif         Kepala Madrasah


bagi siswa kelas 5 dan 6
d. Mengoptimalkan dana BOS
untuk peningkatan nilai         Kepala Madrasah
kelulusan siswa
e. Berpartisipasi dalam setiap
perlombaan yang melibatkan         Kepala Madrasah
peserta usia MI

2 Pengembangan a. Melakukan evaluasi KTSP


Kurikulum/KTSP secara rutin dan terprogram     Kepala Madrasah
kemudian ditindaklanjuti

b. Membentuk tim pengembang  Kepala Madrasah


kurikulum dan tim pelaksana
39

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

dialog 2 bahasa serta


mengonsultasikan
pelaksanaannya dengan
lembaga atau pihak memiliki
kompetensi di bidang
pendidikan
3 Pengembangan a. Mengadakan pelatihan atau
workshop sukses  Kepala Madrasah
Pembelajaran
KSM,AKSIOMA
b. Optimalisasi peran madrasah
diniyah dalam menunjang
        Kepala Madrasah
peningkatan siswa yang
khatam Al Quran

c. Mengadakan diklat atau


workshop guru mengenai
penelitian sederhana untuk
siswa madrasah dasar dengan   Kepala Madrasah
cara bekerjasama dengan
lembaga atau pihak yang
berkompeten

4 Pengembangan Sistem Meningkatkan teknik penilaian


        Kepala Madrasah
Penilaian guru

5 Pengembangan a. Mengoptimalkan kelengkapan         Kepala Madrasah


Pendidik dan Tenaga administrasi tenaga pendidik
dan kependidikan dalam
40

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

Kependidikan melaksanakan program kerja


dan tugas pokok serta
fungsinya
b. Mempertahankan,
memfasilitasi dan
mengupayakan tenaga     Kepala Madrasah
pendidik dan kependidikan
yang memenuhi kualifikasi
minimal
c. Mengembangkan budaya
belajar Al Quran setiap pagi
dengan menambah jumlah  Kepala Madrasah
pengajar sesuai dengan
kriteria minimal 1:5

d. Mendorong guru untuk


melakukan Penelitian
Tindakan Kelas serta
 Kepala Madrasah
menfasilitasi diklat penelitian
tindakan kelas bagi guru di
lingkungan madrasah

6 Pengembangan Sarana a. Pemenuhan fasilitas         Kepala Madrasah


dan Prasarana penunjang belajar
Madrasah b. Mengajukan proposal
bantuan pengadaan ruang     Kepala Madrasah
kelas baru, perpustakaan,
laboratorium
41

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

c. Memanfaatkan lingkungan
sekitar madrasah sebagai
        Kepala Madrasah
laboratorium penunjang
pembelajaran

d. Mengusahakan bantuan
 Kepala Madrasah
pengadaan tempat ibadah

7 Pengembangan a. Menjalin kerjasama dengan


Manajemen Madrasah penduduk sekitar atau
lembaga (Takmir masjid/
Pondok pesantren) untuk     Kepala Madrasah
dapat menggunakan sarana
ibadahnya dalam tempo
sementara

b. Mengajukan bimbingan  Kepala Madrasah


akreditasi kepada Sie Penmad
c. Mendorong penyelenggara
pendidikan agar ikut aktif dan
berperan serta dalam     Kepala Madrasah
pengembangan kurikulum
42

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

d. Melakukan kerjasama dengan


lembaga penyelenggara
pendidikan bertaraf  Kepala Madrasah
internasional dalam
pengembangan kurikulum
berbasis wawasan global

8 Pembinaan a. Membentuk tim KSM


Kesiswaan/Ekstrakuriku AKSIOMA beserta guru     Kepala Madrasah
ler pembimbingnya

b. Memaksimalkan kegiatan         Kepala Madrasah


ekstra kurikuler
9 Budaya dan Lingkungan Meningkatkan kerjasama antara Kepala Madrasah
Madrasah warga madrasah dengan warga        
sekitar

10 Penanaman Karakter Pembiasaan Kepala Madrasah


(Budi Pekerti)        
Keteladanan
K. Rencana Pendapatan dan Belanja Madrasah

Tabel III.11

RENCANA PENDAPATAN MADRASAH TAHUN 2019 -2020

2016-2017 2017/2018 2018/2019 2019/2020 2020/2021


NO Sumber Pendapatan
(Rp.000) (Rp.000) (Rp.000) (Rp.000) (Rp.000)

1. Pemerintah

1.1 BOS 185.000 208.800 222.400 274.400

1.2 Dana Alokasi Khusus

1.3 APBD Propinsi

1.4 APBD Kabupaten

2. Bantuan Masyarakat

2.1 Bantuan Masyarakat

2.2 Bantuan Alumni

3. Pendapatan Asli
Madrasah

3.1 Bantuan Komite


Madrasah

3.2 Bantuan siswa baru

4. Lain-Lain

4.1 Beasiswa

TOTAL
ii

Tabel III.12

RENCANA BIAYA DAN SUMBER PENDANAAN 2019-2020

Sumber Pendanaan
Total
Pemerintah Masyarakat PAS Lain-Lain
Program/Kegiatan Biaya
(Rp.000)
APBD APBD Bea
BOS DAK Masy Alumni KS SB
Prov Kab siswa

1. Pengembangan
7.000 
Kompetensi
Lulusan
2. Pengembangan 4.000
Kurikulum/KTSP
3. Pengembangan 30.000 
pembelajaran
4. Pengembangan 10.000 
sistem penilaian
5. Pengembangan
pendidik dan 3.000 
tenaga
kependidikan
6. Pengembangan
sarana dan 42.000 
prasarana
madrasah
7. pengembangan
3.000 
menejemen
madrasah
8. Pembinaan
21.000 
kesiswaan/ekstra
kurikuler
9. Budaya dan
4.000 
lingkungan
madrasah
10. Penanaman
4.000 
karakter (Budi
pekerti)
11. Non Program
Madrasah
(beasiswa)
iii

BAB IV

PENUTUP

Penyelenggaraan pendidikan yang beroirentasi pada mutu serta peningkatan kualitas SDM
peserta didik merupakan amanat dari Undang-undang yang wajib dilaksanakan oleh satuan
pendidikan. Implementasi pedidikan yang bermutu membutuhkan perencanaan yang matang dan
sistematis serta memiliki perspektif ”esok harus lebih baik dari pada saat ini”.

Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu Madrasah yang ideal berdasarkan pedoman dan
ketentuan yang diatur dalam permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang standar pengelolaan
pendidikan dan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan
penyelenggaraan pendidikan menjadi harapan bagi semua pihak. Disadari bahwa setiap madrasah
masing-masing memiliki kelebihan di satu sisi dan memiliki kekurangan di sisi lainnya. Oleh
karenanya kami terbuka untuk menerima kritik dan saran baik dari pihak internal maupun ekternal
dalam rangka menuju standarisasi yang lebih baik.

Anda mungkin juga menyukai