0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan33 halaman

Modul Ajar IPAS Kelas V: Cahaya & Bunyi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan33 halaman

Modul Ajar IPAS Kelas V: Cahaya & Bunyi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Kurikulum Merdeka

ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN


SOSIAL
(IPAS)

Fase C - Kelas V

Disusun Oleh:
Prajoko Ariwibowo

TAHUN AJARAN 2024/2025


MODUL AJAR IPAS

I. INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : Prajoko Ariwibowo
Nama Sekolah : SDN Petukangan Selatan 05
Tahun Penyusunan : 2024
Modul Ajar : IPAS
Fase/Kelas : C/V
Alokasi Waktu : 27 JP x 35 menit (6 Pertemuan)

B. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta Peserta didik mengetahui panca indera yang digunakan untuk merasakan
cahaya dan bunyi.
2. Peserta didik dapat melakukan percobaan sederhana berkaitan dengan cahaya
dan bunyi.
3. Peserta didik dapat membuat pertanyaan tentang hal-hal yang ingin diketahui
terkait materi cahaya dan bunyi.

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA


Pada kegiatan pembelajaran ini akan dilatihkan dimensi profil pelajar pancasila
tentang:
1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dengan
cara melatih peserta didik berdoa sebelum dan sesudah belajar.
2. Berkebinekaan global dengan cara melatih peserta didik tidak membeda-bedakan
teman ketika pembentukan kelompok diskusi atau praktikum.
3. Mandiri dengan cara sadar diri dan tidak ketergantungan pada teman saat
melaksanakan kegiatan pembelajaran.
4. Bergotong royong dengan cara melatih peserta didik untuk saling membantu
bekerjasama dalam kelompok saat melaksanakan kegiatan praktikum, diskusi,
maupun presentasi hasil kerja kelompok.
5. Bernalar kritis dengan cara melatih peserta didik dengan pertanyaan-pertanyaan
dalam peristiwa kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan topik materi.
6. Kreatif dengan cara melatih peserta didik berinovasi dalam mengajukan ide yang
berhubungan dengan topik materi.

D. SARANA DAN PRASARANA/ALAT DAN BAHAN


1. Ruang Kelas
2. LCD Projector
3. Laptop
4. Jaringan Internet/Wifi
5. Buku Guru dan Buku Siswa IPAS kelas V serta sumber referensi lain
6. Media Ajar guru Indonesia dari SCI MEDIA
7. Alat dan Bahan
Pertemuan 1:
a. Alat tulis
Pertemuan 2:
a. Referensi percobaan sifat-sifat cahaya (Lampiran 1.4).
b. Alat tulis.
c. Alat mewarnai.
d. Cermin datar.
e. Senter.
f. Gelas.
g. Prisma (jika ada, untuk membuat pelangi).
h. Material lainnya menyesuaikan dengan desain yang siswa buat atau
berdasarkan referensi di Lampiran 1.4.
Pertemuan 3:
a. Lembar kerja (Lampiran 1.1) untuk masing-masing peserta didik.
b. Alat tulis.
c. Cermin.
d. Alat mewarnai.
Pertemuan 4:
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
a. Lembar kerja (Lampiran 1.2 dan 1.3), untuk masing-masing peserta didik.
b. Alat tulis.
c. Alat mewarnai.
d. Baskom.
e. Botol air bekas ukuran besar. Gunting dasar botol sehingga bagian
bawahnya terbuka.
f. Botol bekas dengan ukuran sama 5 buah.
g. Pewarna makanan.
Perlengkapan yang dibutuhkan guru:
a. Alat musik (bisa gitar, suling, xilofon, dan lainnya) atau peluit.
b. Garpu tala (jika tersedia).
c. Macam rekaman bunyi dengan variasi tinggi rendah nada serta intensitas
(jika tersedia fasilitasnya).
d. Kaleng bekas 2 buah. Satu kaleng dibuat lubang-lubang kecil di bagian
dasar seperti pada gambar di Informasi Buku Guru.
e. Kain atau benda berbusa.
Pertemuan 5:
a. Alat tulis.
b. Alat mewarnai.
c. Balon.
d. Toples.
e. Garam.
Pertemuan 6:
a. Alat tulis.

E. TARGET PESERTA DIDIK


Peserta didik reguler (bukan berkebutuhan khusus)

F. MODEL PEMBELAJARAN
1. Tatap Muka

II. KOMPETENSI INTI

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik dapat menjelaskan sifat-sifat bunyi dan cahaya melalui percobaan
sederhana.
2. Peserta didik dapat mendemonstrasikan bagaimana sistem pendengaran dan
penglihatan manusia bekerja.

Capaian Pembelajaran:
1. Elemen Pemahaman IPAS:
Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan
cara menjaga kesehatan tubuhnya; hubungan antar komponen biotik dan abiotik
serta pengaruhnya terhadap ekosistem; siklus air dan kaitannya dengan upaya
menjaga ketersediaan air; gelombang bunyi dan cahaya serta penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari; krisis energi dan upaya penghematan energi serta
pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya;
sistem tata surya dan kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; letak dan
kondisi geografis negara Indonesia melalui peta konvensional/digital; sejarah di
provinsi tempat tinggalnya; keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan
konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan
lokal yang berlaku di wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan
ekonomi kreatif di lingkungan sekitar.
2. Elemen Keterampilan Proses
a. Mengamati
Pada akhir fase C, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara
sederhana, mencatat hasil pengamatannya, dan mencari persamaan dan
perbedaannya.
b. Mempertanyakan dan Memprediksi
Dengan panduan, peserta didik mengidentifikasi pertanyaan yang dapat
diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksinya.
c. Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan Secara mandiri
Peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional
untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Melakukan observasi
menggunakan alat bantu pengukuran sederhana.
d. Memproses, Menganalisis Data dan Informasi
Peserta didik mengolah data dalam bentuk tabel dan grafik serta
menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data.
Membandingkan data dengan prediksi dan memberikan alasan berdasarkan
bukti.
e. Mengevaluasi dan Refleksi
Melakukan refleksi dan memberikan saran perbaikan terhadap penyelidikan
yang sudah dilakukan.
f. Mengomunikasikan Hasil
Peserta didik mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang
ditunjang dengan argumen dalam berbagai media.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA
1. Dengan mengetahui sifat cahaya dan bunyi, peserta didik dapat memanfaatkan
dan menerapkan konsep gelombang cahaya dan bunyi dalam kehidupan sehari-
hari .

C. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Informasi apa yang kalian dapatkan dari melihat?
2. Informasi apa yang kalian dapatkan dari mendengar?
3. Bagaimana cahaya merambat?
4. Mengapa ada bayangan? Apa yang memengaruhi bentuk bayangan?
5. Mengapa kita bisa melihat bayangan kita di cermin?
6. Bagaimana pelangi terbentuk?
7. Mengapa kita bisa melihat benda?
8. Bagaimana cara mata kita bekerja?
9. Bagaimana bunyi merambat?
10. Mengapa ada bunyi keras dan pelan?
11. Apa yang memengaruhi tinggi dan rendahnya suatu bunyi?
12. Apa yang memengaruhi keras dan pelan suatu bunyi?
13. Apakah kita bisa meredam suara?
14. Mengapa kita bisa mendengar bunyi?
15. Bagaimana cara telinga kita bekerja?
16. Apa bahaya suara yang keras terhadap telinga kita?

D. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti Media Ajar guru Indonesia
dari SCI MEDIA, menyiapkan lembar kerja peserta didik, dsb.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan buku teks, laptop, alat
dan bahan yang dibutuhkan.

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (2 JP x 35 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
[Link] memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
[Link] satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat
terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang
dipelajari.
[Link] bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi hari
ini.
[Link] mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
[Link] menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 45
Kegiatan Apresiasi menit
1. Guru memulai kegiatan kelas dengan mengajak peserta didik
melakukan permainan yang berkaitan dengan penglihatan dan
pendengaran, seperti:
a. Pesan berantai menggunakan telepon benang. Siapkan telepon
benang sesuai jumlah kelompok.
b. Saat bermain, guru mengajak peserta didik untuk menyentuh
benang dan merasakan getarannya saat salah satu teman bersuara.
Tujuannya untuk mengingatkan kembali bahwa bunyi berasal dari
getaran.
c. Menebak benda dengan mata tertutup. Peserta didik meraba
sebuah benda yang disimpan di dalam kotak. Kemudian, menebak
benda apa yang mereka raba. Bisa juga jenis permainan lain yang
dilakukan dengan mata tertutup.
d. Tebak bunyi. Peserta didik menirukan bunyi tertentu di depan
kelas. Kemudian, teman-temannya mencoba menebak bunyi yang
dimaksud.
e. Tebak gambar. Guru memberikan sebuah kata benda/situasi
kepada salah satu peserta didik. Kemudian, peserta didik
menggambar di depan kelas dan ditebak oleh teman-temannya.
2. Guru meminta peserta didik untuk mengambil gelas percobaannya dan
melakukan pengamatan terhadap bunga/seledri. Guru meminta peserta
didik membandingkan dengan hasil teman sekelompoknya.
a. Mengapa kalian tidak bisa melihat ketika memakai penutup mata?
(pertanyaan ini untuk mengaitkan proses melihat dengan cahaya)
b. Mengapa kalian bisa menebak suatu bunyi walaupun tidak melihat
sumber bunyinya?
3. Guru mengajak peserta didik untuk melihat gambar pembuka bab.
Guru menanyakan kepada peserta didik jika mereka hadir dalam
festival tersebut, apa yang kira-kira mereka lihat dan dengar? Guru
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
dan peserta didik mendiskusikan pertanyaan berikut:
a. Mengapa kalian bisa membayangkan sesuatu walaupun tidak hadir
atau tidak melihat langsung?
b. Mengapa kalian bisa membayangkan sebuah suara atau bunyi
walaupun tidak sedang mendengarnya?
Kedua jawaban di atas berhubungan dengan rekaman atau ingatan
yang ada di otak kita. Pertanyaan tersebut bertujuan untuk mengaitkan
proses melihat dan mendengar dengan otak
4. Guru mengaitkan juga proses melihat dan mendengar sebagai salah
satu bentuk informasi dengan mendiskusikan pertanyaan berikut.
a. Informasi apa yang kalian dapatkan dari melihat?
b. Informasi apa yang kalian dapatkan dari mendengar?
5. Guru mengajak peserta didik untuk memikirkan informasi apa yang
mereka dapatkan dari keseharian mereka, baik yang melalui visual
maupun bunyi. misalnya, informasi jam istirahat melalui bunyi bel,
informasi lampu lalu lintas melalui visual, informasi tanda bahaya
melalui alarm, dan masih banyak lagi.
6. Guru menggali pengetahuan awal peserta didik mengenai cahaya,
bunyi, proses melihat, dan mendengar. Guru juga menanyakan apa
yang ingin peserta didik ketahui saat belajar bab ini.
7. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dalam
bab ini dan mengelaborasikan dengan apa yang ingin diketahui peserta
didik tentang mata dan telinga.
Penutup 15
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang pengenalan tema bab 1.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah.
4. Mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan
berikutnya yaitu tentang cahaya dan sifatnya.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

Pertemuan Kedua (5 JP x 35 menit)


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat
terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang
dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Inti 140
Mari Mencoba menit
1. Guru melakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik A
pada Buku Siswa.
2. Kemudian guru melakukan diskusi dengan bertanya pengalaman
peserta didik mengenai situasi pada gambar. Guru juga dapat
memancing diskusi dengan bertanya:
a. Di mana sumber cahaya pada gambar di buku?
b. Apa yang kalian ketahui tentang cahaya? (Ingatkan bahwa mereka
sudah mengenal energi cahaya dari kelas 3)
c. Apa saja sumber cahaya yang kalian manfaatkan sehari-hari?
3. Guru berdiskusi bersama peserta didik mengenai sifat-sifat cahaya
yang ada pada Buku Siswa. Sifat-sifat ini sering mereka alami dalam
kehidupan sehari-hari. Guru melakukan diskusi dengan lebih banyak
menggali pengamatan peserta didik di keseharian, baru masukkan
konsep sains dalam pengamatan tersebut.
4. Setelah peserta didik mulai mengenal sifat-sifat cahaya, guru membagi
peserta didik ke dalam kelompok yang terdiri atas 4 - 5 orang peserta
didik.
5. Guru memberikan penjelasan kepada peserta didik mengenai kegiatan
kelompok yang akan mereka kerjakan sesuai panduan di Buku Siswa.
6. Guru meminta perwakilan kelompok untuk mengambil kertas undian
yang akan menentukan sifat cahaya yang perlu peserta didik buktikan.
7. Jika memiliki fasilitas perpustakaan dengan buku yang sesuai atau
fasilitas internet, guru mengajak peserta didik untuk melakukan
penelusuran mengenai percobaan yang bisa mereka coba. Bisa juga
menggunakan referensi pada Lampiran 1.4 untuk dijadikan sumber
bacaan peserta didik. Guru memberi kebebasan peserta didik
membaca, mempelajari, dan menentukan terlebih dahulu secara
mandiri percobaan yang ingin mereka buat..
8. Guru memberikan arahan target yang jelas untuk setiap kegiatan,
misal:
g. Pertemuan pertama: menentukan desain dan kebutuhan alat dan
bahan. Saat peserta didik memberikan keputusan desain serta
kebutuhan alat dan bahan, berikan masukan untuk alat dan bahan
yang lebih mudah ditemukan.
h. Pertemuan kedua: melakukan uji coba dari alat dan bahan yang
tersedia dan menulis instruksi. Arahkan peserta didik untuk
menggunakan kemampuan bahasanya dan menulis langkah
percobaan yang jelas dan mudah dipahami temannya. Berikan
contoh sebuah langkah percobaan untuk dipelajari peserta didik.
9. Guru memastikan peserta didik sudah melakukan uji coba dan berhasil
sebelum masuk ke tahap selanjutnya. Guru juga memastikan langkah
pengerjaan yang dibuat peserta didik di setiap kelompok dapat
dipahami oleh kelompok lain.

Lakukan Bersama
1. Aktivitas ini bisa dilakukan dengan dua cara yang bisa disesuaikan
dengan kondisi kelas, yaitu:
Cara 1:
Peserta didik melakukan demonstrasi di depan teman-temannya.
Kelompok lain mengamati dan menebak sifat cahaya. Guru melakukan
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
diskusi dan pembahasan di selang kelompok.
Cara 2:
Peserta didik melakukan percobaan keliling/pos. Panduan mengenai
cara ini dapat dilihat di variasi kegiatan eksperimen pada Panduan
Umum Buku Guru.
2. Sebelum memulai, arahkan peserta didik untuk membuat tabel berikut
di buku tugasnya. Tabel tersebut dipergunakan untuk menuliskan hasil
pengamatan. Jumlah baris dalam tabel disesuaikan dengan jumlah
kelompok.
Kelompok Pengamatan Sifat Cahaya

Mari Refleksikan
1. Guru memberikan soal latihan kepada peserta didik untuk mengukur
pemahaman terkait materi yang telah mereka pelajari.
2. Hasil pekerjaan peserta didik di bahas secara bersama-sama.
Penutup 25
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang cahaya dan sifatnya.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah
4. Mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan
berikutnya yaitu tentang melihat karena cahaya.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

Pertemuan Ketiga (5 JP x 35 menit)


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat
terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang
dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 140
Mari Mencoba menit
1. Guru mengajak peserta didik melakukan kegiatan literasi dengan
narasi Topik B pada Buku Siswa.
2. Guru melanjutkan diskusi dengan menggali pengetahuan peserta didik
mengenai bagian mata atau cara mata bekerja.
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
3. Guru mengarahkan peserta didik untuk menyiapkan cermin dan
bagikan lembar kerja di Lampiran 1.1.
4. Guru mengarahkan kegiatan ini sesuai instruksi pada Buku Siswa.
5. Setelah peserta didik selesai melakukan kegiatan, guru dan peserta
secara bersama memfokuskan kembali untuk melakukan pembahasan
bersama mengenai bagian-bagian mata dan fungsinya. Gunakan teks
“Bagian Mata dan Fungsinya” pada Buku Siswa sebagai alat bantu.
Lalu, guru meminta peserta didik melengkapi bagian-bagian mata
yang ada di lembar kerja.
6. Setelah peserta didik memahami bagian-bagian utama dalam proses
melihat, guru menggunakan infograis “Bagaimana Kita Melihat” pada
Buku Siswa untuk mendiskusikan cara mata bekerja. Guru mengajak
peserta didik untuk mengamati sifat cahaya yang berperan pada proses
ini melalui infograis tersebut.
Jawaban: cahaya dipantulkan dari objek ke mata, serta cahaya
dibiaskan saat melewati kornea.
7. Guru bersama peserta didik mendiskusikan tentang bagaimana proses
melihat merupakan sebuah sistem yang saling berkaitan antara
bagiannya serta bagaimana otak menjadi sumber penerjemah dari
rangsangan cahaya.

Mari Mencoba
1. Guru mengarahkan kegiatan menggambar skema sesuai dengan
panduan di Buku Siswa.
2. Untuk peserta didik yang masih bingung dengan apa itu skema atau
bagan, guru memberi sebuah contoh proses lain yang sederhana di
papan tulis.
3. Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat skema/gambar
versinya sendiri dan tidak meniru yang ada di buku.
4. Tips:
5. Untuk peserta didik yang kesulitan, peserta didik memfokuskan
pemahaman di bagian-bagian utama proses melihat, seperti kornea,
pupil, lensa, retina, dan otak

Lakukan Bersama
1. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok berisi 3 - 4 orang.
Guru mengarahkan kegiatan kelompok sesuai panduan pada Buku
Siswa. Guru menggunakan ilustrasi gambar sebagai alat bantu untuk
mengarahkan kegiatan diskusi yang hidup. Guru memberikan contoh
cara menuliskan pendapat atau memberi saran yang baik untuk teman.
2. Setelah kegiatan berbagi selesai, guru mengarahkan kelompok untuk
mendiskusikan pertanyaan yang ada pada Buku Siswa. Peserta didik
menyiapkan kembali lembar kerja di Lampiran 1.1 untuk menuliskan
hasil diskusi.
3. Setelah waktu selesai, guru memfokuskan kembali perhatian peserta
didik pada guru. Selanjutnya, guru dan peserta didik melakukan
diskusi dan pembahasan bersama:
a. Apa fungsi dari berkedip dan apa yang terjadi jika kita tidak
berkedip?
Jawaban: Berkedip akan membasahi mata dan membuat mata
menjadi tidak kering.
b. Mengapa saat mata kita terkena kotoran akan keluar air mata?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Jawaban: Air mata berfungsi sebagai pelindung terhadap benda
asing. Saat terkena kotoran, air mata berfungsi mengeluarkan
kotoran dari mata kita.
c. Apakah kita boleh melihat cahaya yang terlalu terang? Mengapa?
Jawaban: Tidak boleh, karena cahaya yang masuk terlalu banyak
akan merusak bagian mata kita. Iris dan pupil berfungsi mengatur
agar jumlah cahaya yang masuk sesuai dengan kebutuhan kita.
d. Berikan contoh aktivitas atau pekerjaan yang membutuhkan
perlindungan terhadap mata!
Jawaban: Tidak boleh, karena cahaya yang masuk terlalu banyak
akan merusak bagian mata kita. Iris dan pupil berfungsi mengatur
agar jumlah cahaya yang masuk sesuai dengan kebutuhan kita.

Mari Refleksikan
1. Guru memberikan soal latihan kepada peserta didik untuk mengukur
pemahaman terkait materi yang telah mereka pelajari.
2. Hasil pekerjaan peserta didik di bahas secara bersama-sama.
Penutup 25
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang melihat karena cahaya.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah
4. Mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan
berikutnya yaitu tentang bunyi dan sifatnya.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

Pertemuan keempat (5 JP x 35 menit)


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat
terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang
dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 140
Mari Mencoba menit
1. Guru mengajak peserta didik melakukan kegiatan literasi dengan
narasi Topik C pada Buku Siswa. Guru dan peserta didik melakukan
diskusi mengenai sumber bunyi dan alat musik yang dimainkan pada
gambar pembuka topik. Guru memberikan pertanyaan berikut pada
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
peserta didik:
a. Manakah yang menghasilkan bunyi dengan nada tinggi?
b. Manakah yang menghasilkan bunyi dengan nada rendah?
c. Apa yang perlu dilakukan Ian untuk menghasilkan suara yang
lebih kencang?
2. Guru membagi peserta didik dalam kelompok yang terdiri atas 3 - 4
orang dan bagikan lembar kerja pada Lampiran 1.2.
3. Guru mengarahkan setiap kelompok untuk menyiapkan alat dan bahan
yang dibutuhkan untuk percobaan. Untuk memandu kegiatan
percobaan, guru dapat melihat variasi kegiatan eksperimen pada
Panduan Umum Buku Guru.
4. Untuk percobaan dalam kegiatan ini bisa dilakukan dengan tiga cara
yang bisa disesuaikan dengan kondisi kelas.
5. Guru memberikan arahan untuk kegiatan percobaan sesuai panduan di
Buku Siswa.
Catatan untuk Percobaan 1:
a. Guru mengingatkan peserta didik untuk mengetuk dengan pelan
atau gaya yang kecil.
b. Jika memakai lebih dari satu meja, pastikan meja dalam posisi
menempel. Guru mengajak peserta didik untuk membandingkan
suara dari meja yang sama dengan sumber suara dan meja yang
sebelah sumber suara.
c. Jika masih ada waktu, guru mengajak peserta didik untuk berganti
posisi dan melakukan percobaan kembali.
6. Setelah semua kelompok melakukan ketiga percobaan, guru
mengarahkan kelompok untuk mendiskusikan pertanyaan yang ada di
Buku Siswa.
a. Media apa saja yang bisa merambatkan bunyi dari ketiga
percobaan yang telah dilakukan?
Percobaan 1 menggunakan benda padat (meja) sebagai perantara.
Percobaan 2 menggunakan udara (gas) sebagai perantara.
Percobaan 3 menggunakan air sebagai perantara.
b. Di antara ketiga percobaan yang telah dilakukan, mana menurut
kalian media yang paling baik merambatkan bunyi? (terdengar
lebih keras dan jelas)
Benda padat lebih baik dalam menghantarkan bunyi karena
tersusun rapat sehingga lebih mudah mengalirkan getaran.
c. Dari percobaan 1 dan 2, menurut kalian ke mana saja arah bunyi
bergerak?
Kita tidak bisa melihat arah bunyi secara langsung, namun jika
diamati dengan teliti kita bisa memprediksi arah bunyi bergerak.
Suara ketukan sendok terdengar dari semua posisi pada percobaan
1. Kita bisa mendengar suara walaupun tidak melihat sumber
suaranya. Ini menunjukkan bahwa bunyi bergerak ke segala arah.
7. Guru dan peserta didik melakukan pembahasan bersama mengenai
sifat bunyi. Guru menggunakan teks “Sifat Bunyi” sebagai alat bantu.
Pada saat menjelaskan, guru dapat melakukan:
a. Saat membahas mengenai arah gelombang suara, guru melakukan
demonstrasi gelombang suara menggunakan garpu tala, seperti
pada ilustrasi gambar pada materi “Sifat Bunyi” di Buku Siswa.
Menyiapkan baskom berisi air. Mengetuk garpu tala dan
menyentuh permukaan air dengan garpu tala. Tujuannya agar
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
peserta didik bisa mengamati langsung bagaimana getaran bunyi
yang bergerak ke segala arah.
b. Saat membahas mengenai pantulan suara, guru mengatur agar
peserta didik dapat mengamati perbedaan suara dengan
menggunakan kaleng bekas yang berlubang dan yang tidak secara
bergiliran. Isi kaleng dengan kain atau busa untuk
mendemonstrasikan peredaman suara.
8. Selesai pembahasan, guru mengarahkan peserta didik menuliskan
kesimpulan mengenai sifat bunyi pada lembar kerja.

Lakukan Bersama
1. Guru memberikan arahan kepada peserta didik mengenai langkah
percobaan sesuai panduan pada Buku Siswa.
2. Guru membagikan Lembar Kerja 1.3 kepada masing-masing peserta
didik dan mengarahkan untuk menulis hasil pengamatan pada
percobaan 1 dan 2 di lembar kerja.
3. Setelah peserta didik mencoba/mengamati kedua percobaan dan
bagaimana bunyi bisa terdengar rendah atau tinggi, keras atau pelan,
guru melakukan pembahasan mengenai tinggi rendah bunyi serta
intensitas bunyi. Guru menggunakan teks pada Buku Siswa sebagai
alat bantu.
4. Setelah pembahasan, guru mengarahkan peserta didik untuk menjawab
pertanyaan yang ada pada lembar kerja dan menuliskan kesimpulan
percobaan.

Mari Refleksikan
1. Guru memberikan soal latihan kepada peserta didik untuk mengukur
pemahaman terkait materi yang telah mereka pelajari.
2. Hasil pekerjaan peserta didik di bahas secara bersama-sama.

Penutup 25
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang bunyi dan sifatnya.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah
4. Mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan
berikutnya yaitu tentang mendengar karena bunyi.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

Pertemuan kelima (5 JP x 35 menit)


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat
terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang
dipelajari.
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 140
Lakukan Bersama 1 menit
1. Guru dan peserta didik melakukan kegiatan literasi dengan narasi
topik D pada Buku Siswa. Guru dan peserta didik melakukan diskusi
mengenai perilaku Ian pada gambar pembuka topik. Guru menggali
pengetahuan peserta didik mengenai gendang telinga dan bagaimana
cara kerja telinga.
2. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang terdiri atas 3 - 4
orang.
3. Peserta didik menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Guru
memberi arahan mengenai percobaan yang akan mereka lakukan
sesuai instruksi pada Buku Siswa. Beberapa catatan terkait percobaan
ini:
a. Bagian perut balon yang digunting disesuaikan dengan ukuran
toples/gelas yang dipakai. Guru menunjukkan pada peserta didik
bagian mana yang perlu mereka gunting.
b. Saat memasangkan balon dan karet ke mulut gelas/toples, perlu
ada yang menahan wadah agar tidak jatuh.
c. Pastikan balon yang terpasang dalam keadaan rapat dan renggang.
Dalam keadaan ini, balon sangat mudah untuk robek sehingga
sebaiknya tidak terlalu banyak dipegang.
d. Jika tidak ada balon, bisa menggunakan plastik bungkus atau
plastik tipis. Gunakan karet untuk menahan plastik dan pastikan
plastik dalam kondisi renggang.
e. Taburkan garam sedikit saja, tidak perlu terlalu banyak.
f. Jika pergerakan garam kurang terlihat, perbaiki lapisan balon atau
plastik sehingga lebih renggang.
4. Setelah peserta didik melakukan percobaan, Guru mengarahkan
peserta didik untuk mendiskusikan pertanyaan pada Buku Siswa.
a. Apa yang teramati pada garam di atas balon saat kalian bersuara?
Garam akan bergerak.
b. Menurut kalian apa yang membuat garam bergerak?
Suara merambat melalui udara mengenai balon. Balon bergetar
dan membuat garam bergerak.
c. Jika balon robek, apakah garam masih bisa bergerak?
Tidak, balon tidak cukup renggang/tipis untuk bergetar
5. Guru melakukan pembahasan mengenai percobaan ini serta kaitkan
dengan bagaimana telinga kita bekerja. Guru menggunakan teks pada
Buku Siswa sebagai alat bantu. Guru bersama peserta didik melakukan
diskusi bagaimana proses mendengar merupakan sebuah sistem yang
saling berkaitan antara bagiannya serta bagaimana otak kembali
menjadi sumber penerjemah dari rangsangan (untuk mendengar
rangsangannya adalah bunyi).
6. Di akhir kegiatan, guru mengarahkan peserta didik untuk menulis
kesimpulan mengenai hubungan percobaan yang dilakukan dengan
telinga pada buku tugas.
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu

Mari Mencoba
1. Guru mengarahkan kegiatan menggambar skema sesuai dengan
panduan di Buku Siswa.
2. Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat skema/gambar
versinya sendiri tidak meniru yang ada di buku.

Lakukan Bersama 2
1. Guru mengarahkan peserta didik untuk berkumpul lagi dengan
kelompoknya.
2. Guru memberikan penjelasan mengenai kegiatan kelompok sesuai
panduan pada Buku Siswa. Guru menggunakan cara yang sama
dengan kegiatan berbagi pada topik B.
3. Setelah kegiatan berbagi selesai, guru mengarahkan kelompok peserta
didik untuk mendiskusikan pertanyaan yang ada pada Buku Siswa.
4. Setelah waktu selesai, guru dan peserta didik melakukan diskusi dan
pembahasan bersama.
a. Menurut kalian bagian mana dari telinga yang berfungsi untu
melindungi telinga dari benda asing?
Bagian telinga luar (daun telinga dan saluran telinga). Kotoran
telinga juga berfungsi untuk menyaring debu yang masuk.
b. Mengapa saat kita menutup telinga suara yang kita dengar menjadi
kecil? (Petunjuk: lihat kembali cara telinga kita mendengar).
Karena gelombang bunyi yang masuk ke saluran dan mengenai
gendang telinga hanya sedikit dibanding saat telinga dalam
keadaan terbuka.
c. Apakah kita boleh mendengarkan suara yang terlalu keras?
Mengapa?
Tidak boleh karena akan merusak gendang telinga.
d. Pikirkanlah aktivitas atau pekerjaan yang membutuhkan
perlindungan terhadap telinga!
Bervariasi, bisa pekerja bangunan (karena banyak mendengar
suara bising), musisi dan orang-orang yang bekerja di panggung,
pekerja di bengkel (yang menggunakan mesin-mesin dengan suara
keras), teknisi pesawat, dan masih banyak lagi. Biasanya, para
pekerja ini menggunakan pelindung telinga untuk mengurangi
kebisingan.

Mari Refleksikan
1. Guru memberikan soal latihan kepada peserta didik untuk mengukur
pemahaman terkait materi yang telah mereka pelajari.
2. Hasil pekerjaan peserta didik di bahas secara bersama-sama.

Penutup 25
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang mendengar karena
bunyi.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah
4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.
Pertemuan Keenam (5 JP x 35 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, menit
mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta
menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat
terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang
dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi
hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 140
Memandu Proyek Belajar menit
1. Untuk memandu proyek belajar, lihat Panduan Proyek Belajar pada
Panduan Umum Buku Guru.
2. Proyek bisa dibuat menjadi satu tema, yaitu mata dan telinga seperti
pada Buku Siswa. Bisa juga dibagi menjadi dua tema pilihan, yaitu
mata atau telinga. Sesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kelas.
3. Bimbinglah peserta didik dalam mencari informasi. Guru dapat
mengarahkan peserta didik untuk mencari informasi melalui:
a. Buku (jika ada fasilitas perpustakaan dengan koleksi buku yang
sesuai, arahkan peserta didik untuk mencari informasi di sana).
b. Mengundang tenaga kesehatan setempat atau penanggung jawab
UKS sebagai narasumber.
c. Daring (pastikan peserta didik dalam bimbingan jika mencari
informasi secara daring).
d. Wawancara dengan guru atau staf yang ada di sekolah.
e. Buku Siswa (bagian teks antarkegiatan atau Belajar Lebih Lanjut).
4. Guru mengajak peserta didik untuk mengenali karakter kelas 3 - 4 dan
kira-kira penyajian media seperti apa yang akan menarik minat
mereka.
5. Jika memungkinkan, kegiatan ini dapat melibatkan orang tua yang
berkenan untuk menjadi fasilitator bagi kelompok.

Menyampaikan Media Informasi


1. Guru mendiskusikan dengan wali kelas 3 dan 4 untuk waktu dan alur
kegiatan ini. Kegiatan bisa dilakukan dengan berbagai cara, yaitu:
a. Untuk karya berupa fisik bisa dipajang dalam waktu tertentu untuk
dibaca dan dinilai oleh kelas 3 dan 4.
b. Untuk karya digital bisa menggunakan media sosial atau fasilitas
multimedia jika ada. Libatkan orang tua jika menggunakan media
sosial.
c. Kelompok mempresentasikan langsung di depan kelas 3 atau 4 dan
membuka sesi pertanyaan.
2. Guru melibatkan peserta didik kelas 3 dan 4 untuk memberi penilaian
terhadap hasil karya kakak kelasnya.
3. Guru melibatkan peserta didik kelas 3 dan 4 untuk memberi penilaian
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
terhadap hasil karya kakak kelasnya.
4. Selanjutnya, guru membimbing peserta didik melakukan refleksi
belajar sesuai Panduan Umum Buku Guru. Guru membimbing peserta
didik untuk benar-benar merefleksikan tanggung jawab mereka sesuai
peran dan pembagian tugas saat pembuatan proyek.
Penutup 25
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul menit
dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang proyek belajar dan
latihan yang telah dilakukan.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah.
4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

F. ASESMEN
No Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
1.  Pertanyaan pemantik tersebut di atas.
Diagnostik
 Tanya jawab sebagai tindak lanjut.
2. Observasi, Performa, dan Ulangan Harian
Formatif

3. Pengerjaan Proyek
Sumatif

G. DIFERENSIASI
1. Untuk peserta didik yang berminat belajar dan mengeksplorasi topik ini lebih
jauh, disarankan untuk membaca materi “Melihat Karena Cahaya, Mendengar
Karena Bunyi” dan literatur lain yang relevan.
2. Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai
dengan kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih
menyenangkan (joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
3. Untuk peserta didik yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar
kembali materi terkait “cahaya dan sifatnya, “melihat karena cahaya”, “bunyi
dan sifatnya”, “mendengar karena bunyi”, serta manfaat mempelajari materi
tersebut pada pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepakatan
antara guru dengan peserta didik. Peserta didik juga disarankan untuk belajar
kepada teman sebaya.

H. KEGIATAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN


1. Kegiatan remedial:
Peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai target guru melakukan
pengulangan materi dengan pendekatan yang lebih individual dan memberikan
tugas individual tambahan untuk memperbaiki hasil belajar peserta didik yang
bersangkutan.
2. Kegiatan pengayaan:
Peserta didik yang daya tangkap dan daya kerjanya lebih dari peserta didik lain,
guru memberikan kegiatan pengayaan yang lebih menantang dan memperkuat
daya serapnya terhadap materi yang telah dipelajari.

I. REFLEKSI GURU
No Pertanyaan Jawaban
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam
kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak
saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama
pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk
meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/
hasil pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya
dapat/miliki sekarang, apa yang akan
saya
lakukan jika harus mengajar kegiatan
yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya
merasa kreatif ketika mengajar, dan
mengapa menurut guru?
6. Pada langkah ke berapa peserta didik
paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui
kesulitan saat mengerjakan tugas akhir
mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah
tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
9. ……………….

10. ……………….

III. LAMPIRAN

Lampiran 1. Penilaian
B. PENILAIAN DIAGNOSTIK
1. Diagnostik Non Kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif di awal pembelajaran dilakukan untuk menggali
hal-hal meliputi kesejahteraan psikologi peserta didik, sosial emosi, aktivitas
peserta didik selama belajar di rumah, kondisi keluarga dan pergaulan peserta
didik, gaya belajar, karakter, dan minat siswa.
Pilihan Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1. Apa kabar hari ini?
2. Apakah ada yang sakit hari ini?
3. Apakah kalian dalam keadaan sehat?
Pilihan Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
4. Apakah anak-anak merasa bersemangat hari ini?
5. Apakah anak-anak sudah makan?
6. Apakah tadi malam sudah belajar?

2. Diagnostik Kognitif
No Pertanyaan
1. Informasi apa yang kalian dapatkan dari melihat?
2. Informasi apa yang kalian dapatkan dari mendengar?
3. Bagaimana cahaya merambat?
4. Mengapa ada bayangan? Apa yang memengaruhi bentuk bayangan?
5. Mengapa kita bisa melihat bayangan kita di cermin?
6. Bagaimana pelangi terbentuk?
7. Mengapa kita bisa melihat benda?
8. Bagaimana cara mata kita bekerja?
9. Bagaimana bunyi merambat?
10. Mengapa ada bunyi keras dan pelan?
11. Apa yang memengaruhi tinggi dan rendahnya suatu bunyi?
12. Apa yang memengaruhi keras dan pelan suatu bunyi?
13. Apakah kita bisa meredam suara?
14. Mengapa kita bisa mendengar bunyi?
15. Bagaimana cara telinga kita bekerja?
16. Apa bahaya suara yang keras terhadap telinga kita?

C. PENILAIAN FORMATIF
1. Instrumen Penilaian Kompetensi Sikap
Pedoman Pengamatan Sikap
Kelas : …………………………………..
Hari, Tanggal : …………………………………..
Pertemuan Ke- : …………………………………..
Materi Pembelajaran : …………………………………..
Aspek Penilaian
Nama Peserta
No Tanggung
Didik Religius Komunikatif Demokratis
Jawab
1.

2.

3.

4.

5.
Berilah tanda cek list () pada kolom yang tersedia jika peserta didik sudah
menunjukan sikap/perilaku tersebut.

2. Instrumen Penilaian Observasi dan Tanya Jawab


Observasi Terhadap Diskusi dan Tanya Jawab
Pernyataan
Pengungkapa Ketepatan
Nama Peserta Kebenara
No n Gagasan Penggunaan Skor
Didik n Konsep
yang Orisinil Istilah
1 2 1 2 1 2
1.
2.
3.
4.
5.
Keterangan: 1 = tidak, 2 = ya
Penilaian sikap untuk setiap peserta didik dapat menggunakan rumus berikut

3. Instrumen Penilaian Kompetensi Keterampilan


Pedoman Penilaian Kompetensi Keterampilan
Aspek Penilaian
No Nama Peserta Didik Jumlah Nilai
1 2 3
1.

2.

3.

4.

5.

Aspek dan Rubrik Penilaian


No Aspek Penilaian Nilai Perolehan Nilai
1. Kejelasan dan kedalaman informasi
a. Informasi disampaikan secara jelas,
lengkap, dan relevan dengan topik/tema 30
yang didiskusikan.
b. Informasi disampaikan secara jelas,
lengkap, tetapi kurang relevan dengan 20
topik/tema yang didiskusikan.
c. Informasi disampaikan secara jelas,
10
tetapi kurang lengkap.
2. Keaktifan dalam berdiskusi
a. Sangat aktif dalam diskusi. 30
b. Cukup aktif dalam diskusi. 20
c. Kurang aktif dalam diskusi. 20
3. Kejelasan dan kerapian dalam presentasi
a. Presentasi sangat jelas dan rapi. 40
b. Presentasi cukup jelas dan rapi. 30
c. Presentasi dengan jelas tetapi kurang
20
rapi.
d. Presentasi dengan kurang jelas dan
10
kurang rapi.

Perhitungan Perolehan nilai


Nilai akhir yang diperoleh merupakan akumulasi dari perolehan nilai untuk setiap
aspek dengan ketentuan sebagai berikut :
Jika peserta didik pada aspek pertama memperoleh nilai 20, aspek kedua 30, aspek
keempat 40, maka total perolehan nilainya adalah 90.

4. Instrumen Penilaian Kompetensi Pengetahuan


a. Penilaian kognitif pertemuan pertama
No Soal Kunci Jawaban Skor
1. Mengapa kalian tidak Karena mata hanya bisa melihat dalam 20
bisa melihat ketika keadaan terbuka. Ketika mata ditutup
memakai penutup maka mata tidak bisa menangkap
mata? (pertanyaan ini cahaya yang masuk sehingga tidak
untuk mengaitkan bisa melihat obyek benda.
proses melihat
dengan cahaya)
2. Mengapa kalian bisa Karena kita dapat merasakan bunyi 20
menebak suatu bunyi tanpa harus menggunakan mata. Bunyi
walaupun tidak dapat dirasakan dari getaran yang
melihat sumber merambat melalui media udara dan
bunyinya? dtangkap oleh indra pendengan yaitu
telinga.
3. Mengapa kalian bisa Karena manusia memiliki daya 30
membayangkan imajinasi yang tinggi. Dengan
sesuatu walaupun memiliki mata pikiran, Anda dapat
tidak hadir atau tidak mengenang kembali masa lalu dan
melihat langsung? dapat membayangkan peristiwa yang
akan terjadi. Adapun hal tersebut
dapat membantu seseorang untuk
berimajinasi walaupun tidak sedang
mengalami hal tersebut.
4. Mengapa kalian bisa Ini berkaitan dengan memori atau 30
membayangkan ingatan di otak manusia. Apabila kita
sebuah suara atau mendengar sesuatu maka akan
bunyi walaupun tidak terekam di dalam otak manusia
sedang sebagai ingatan atau memori. Jika kita
mendengarnya? membayangkan sesuatu (misalnya
bunyi ayam berkokok), maka otak
akan memunculkan memori pada saat
dulu kita mendengar ayam berkokok.
Total Skor 100
b. Penilaian kognitif pertemuan kedua
No Soal Kunci Jawaban Skor
1. Bagaimana perasaan Jawaban bervariasi sesuai pengalaman 10
kalian setelah peserta didik.
mencoba menjadi
ilmuwan?
2. Bagaimana perasaan Jawaban bervariasi sesuai pengalaman 10
kalian ketika teman peserta didik.
kalian berhasil
menebak sifat cahaya
dari percobaan yang
kalian siapkan?
3. Apa kesulitan yang Jawaban bervariasi sesuai pengalaman 10
kalian hadapi saat peserta didik.
melakukan kegiatan
ini? Bagaimana
kalian mengatasinya?
4. Apakah kalian puas Jawaban bervariasi sesuai pengalaman 10
terhadap hasilnya? peserta didik.
Adakah yang ingin
kalian perbaiki dari
pekerjaan kelompok
kalian?
5. Bagaimana cahaya Cahaya merambat lurus 10
merambat?
6. Mengapa kalian Karena tubuh manusia tidak tembus 10
memiliki bayangan? cahaya sehingga terjadi bayangan.
Dan mengapa Bayangan tubuh berubah-ubah karena
bayangan tubuh arah cahaya dan kedekatannya juga
kalian dapat berubah- berbeda-beda. Misal, bayangan di
ubah? ruangan berlampu akan berbeda
dengan bayangan di luar dengan
Matahari.
7. Mengapa kalian bisa Karena cahaya memantulkan 10
melihat bayangan di bayangan dari cermin ke mata kita.
cermin?
8. Bagaimana pelangi Cahaya Matahari diuraikan oleh air 10
terbentuk? hujan sehingga akan membentuk 7
warna pelangi.
9. Apakah sifat cahaya Bervariasi 10
yang paling sering
kalian rasakan sehari-
hari?
10. Bagaimana cahaya Cahaya memantul dari objek ke mata 10
berperan terhadap kita sehingga kita bisa melihat suatu
penglihatan kita? benda. Tanpa cahaya maka mata kita
tidak bisa melihat.
Total Skor 100
c. Penilaian kognitif pertemuan ketiga
No Soal Kunci Jawaban Skor
1. Hal baru apakah yang Jawaban bervariasi sesuai jawaban 10
kalian dapatkan dari peserta didik.
topik ini?
No Soal Kunci Jawaban Skor
2. Apa hubungan Kita dapat melihat karena cahaya. 10
cahaya dan proses Sumber cahaya mengenai objek dan
melihat? cahaya dipantulkan ke mata kita.
3. Mengapa kita tetap Karena malam hari tetap ada sumber 10
bisa melihat ketika cahaya, bisa dari lampu, bulan, dan
malam hari? bintang.
4. Mengapa kita perlu Berdekip membuat mata kita tetap 10
berkedip? basah. Berkedip juga sebagai reflek
ketika ada benda asing yang masuk ke
mata.
5. Informasi apa yang Bervariasi. Informasi mengenai 20
diberikan oleh mata benda-benda di sekitar kita, di
kita? Jika mata kita manakita berada, siapa lawan bicara
tidak berfungsi, kita, tulisan yang kita baca, dan masih
adakah cara lain banyak lagi. Cara lainnya bisa melalui
untuk mendapatkan indra yang lain, seperti indra peraba,
informasi ini pendengaran, dan penciuman.
6. Apa saja yang tidak Bervariasi. Tuhan menciptakan indra- 20
bisa kita lakukan jika indra yang lain untuk saling
kita tidak bisa melengkapi. Ketika salah satu indra
melihat? tidak berfungsi, masih ada indra lain
yang membantu walaupun tidak akan
sama. Banyak orang dengan gangguan
penglihatan dan masih bisa
beraktivitas, bahkan mencetak
prestasi. Mempunyai indra
penglihatan yang sehat merupakan
suatu hal yang perlu disyukuri.
7. Menurut kalian cara Bervariasi. Bisa dengan makan 20
apa saja yang bisa makanan yang bernutrisi, membaca
dilakukan untuk dengan jarak yang cukup, mengatur
menjaga kesehatan penerangan saat membaca, tidak
mata kita? melihat layar
televisi/komputer/telepon pintar dalam
waktu lama, tidak menyentuh mata
sembarangan, dan masih banyak lagi.
Total Skor 100
d. Penilaian kognitif pertemuan keempat
No Soal Kunci Jawaban Skor
1. Hal menarik apa yang Jawaban bervariasi sesuai jawaban 15
kalian dapatkan pada peserta didik
topik kali ini?
2. Apa perbedaan Cahaya merambat lurus sedangkan 15
rambatan pada bunyi bunyi merambat ke segala arah
dan cahaya
3. Mengapa kita tidak Karena ada benda-benda lain yang 25
selalu mendengar menyerap bunyi. Di dalam kelas ada
gema/gaung tas, kain, tirai, buku, dan benda-benda
lainnya. Di dalam rumah ada bantal,
walaupun ada benda
sofa, tirai, baju, karpet, dan benda-
padat, seperti tembok benda lainnya. Dengan demikian,
di sekitar kita? pantulan bunyi tidak menghasilkan
gaung/gema
No Soal Kunci Jawaban Skor
4. Apa yang Tinggi rendah nada, serta intensitas 20
memengaruhi jenis- atau gaya yang diberikan dari bunyi
jenis bunyi? tersebut
5. Bagaimana kita bisa Mengubah tinggi/rendah nada dengan 25
mengubah nada dan membuat benda bergetar lebih
intensitas dari bunyi? cepat/lambat. Bisa dengan
mengencangkan senar, menambah
ukuran, dan sebagainya. Mengubah
intensitas dari bunyi dengan
memberikan gaya yang berbeda
Total Skor 100
e. Penilaian kognitif pertemuan kelima
No Soal Kunci Jawaban Skor
1. Hal baru apa yang Jawaban bervariasi sesuai jawaban 35
kalian dapatkan dari peserta didik
topik ini?
2. Apa hubungan bunyi Proses mendengar terjadi karena 30
dan proses mendengar? ada rangsangan bunyi yang
menggetarkan gendang telinga kita.
Kemudian, sistem pendengaran
bekerja dari rangsangan gendang
telinga.
3. Informasi apa yang . Bervariasi. Informasi yang 35
diberikan oleh telinga didapatkan bisa tanda bahaya,
kita? Jika telinga kita panggilan, cerita, dan lain-lain.
tidak berfungsi, adakah Cara lain untuk mendapatkan
cara lain untuk informasi ini bisa menggunakan
mendapatkan informasi indra yang lainnya. Sampaikan
ini bagaimana orang dengan gangguan
pendengaran menggunakan mata
dan bahasa isyarat sebagai alat
komunikasi. Tuhan menciptakan
kelima indra untuk saling
melengkapi. Ketika salah satu indra
tidak berfungsi masih ada indra lain
yang membantu walaupun tidak
akan sama
4. Apakah suara keras baik Tidak. Suara keras dapat
untuk telinga kita? mengganggu sistem pendengaran
kita.
5. Apa saja yang tidak bisa Bervariasi. Sampaikan bahwa
kita lakukan jika kita banyak orang dengan gangguan
tidak bisa mendengar? pendengaran amun bisa
beraktivitas, bahkan mencetak
prestasi. Mempunyai indra
pendengaran yang sehat merupakan
suatu hal yang perlu disyukuri.
6. Menurut kalian cara apa Bervariasi. Bisa membersihkan
saja yang bisa dilakukan dengan rutin, tidak memasukkan
untuk menjaga benda asing ke telinga kita, tidak
kesehatan telinga kita? memasukkan alat pembersih terlalu
dalam, tidak mendengarkan musik
terlalu kencang, dan masih banyak
No Soal Kunci Jawaban Skor
lagi.
Total Skor 100
f. Penilaian kognitif pertemuan keenam
No Soal Kunci Jawaban Skor
1. Apa pengalaman Jawaban bervariasi sesuai jawaban 10
menarik yang kalian peserta didik
dapatkan saat
melakukan proyek ini
2. Apa yang kalian rasakan Jawaban bervariasi sesuai jawaban 10
selama mengerjakan peserta didik
proyek ini?
3. Apa hambatan yang Jawaban bervariasi sesuai jawaban 10
kalian dapatkan saat peserta didik
melakukan proyek ini?
4. Apakah kalian puas Jawaban bervariasi sesuai jawaban 10
dengan hasil kerja peserta didik
kalian? Mengapa?
5. Dengan menggunakan Peserta didik menjawab dengan 20
skala 1 - 5, seberapa skala 1-5, serta menilai anggota
aktif anggota kelompok kelompok lain dalam partisipasi
kalian berpartisipasi saat pembuatan proyek.
pembuatan proyek ini?
Mengapa? (Skala 1
untuk tidak aktif dan
skala 5 sangat aktif.
Lalu, jelaskan
alasannya)
6. Apa hal yang bisa kalian Jawaban bervariasi sesuai jawaban 10
pelajari saat membuat peserta didik
proyek ini
7. Jika kalian diberi Jawaban bervariasi sesuai jawaban 20
kesempatan untuk peserta didik
membuat kembali
proyek ini, hal berbeda
apa yang akan kalian
lakukan?
8. Apakah dalam Jawaban bervariasi sesuai jawaban 10
kehidupan sehari-hari peserta didik
kalian merasa sudah
menjaga kesehatan
telinga dan mata kalian
dengan baik?
Total Skor 100

D. PENILAIAN SUMATIF
Langkah Pengerjaan Proyek
Tahap 1: Mencari Informasi
1. Lakukan penelusuran informasi mengenai cara menjaga kesehatan mata dan
telinga. Kalian bisa melakukan penelusuran melalui buku, mewawancarai tenaga
kesehatan setempat, atau internet (minta pendampingan orang dewasa saat
melakukannya).
2. Cobalah bagian Belajar Lebih Lanjut untuk mencari informasi pendukung.
3. Catatlah informasi yang kalian dapatkan dalam buku tugas.

Tahap 2: Membuat Media Informasi


1. Tentukan bentuk media informasi yang akan kelompok kalian buat.
2. Buatlah perencanaan untuk media yang kamu pakai. Contoh:
a. Jika membuat komik maka buatlah karakter, alur cerita, dan sketsa gambar,
dan cara menjelaskan informasinya.
b. Jika membuat infograis maka buatlah tata letak infograis, gambar yang akan
disajikan, serta tulisan yang akan disampaikan.
c. Jika membuat video maka buatlah storyboard mengenai adegan-adegan yang
akan ada dalam video, dialog yang akan diucapkan, lokasi yang akan dipakai,
dan sebagainya.
3. Susunlah penyajian media informasi yang menarik dan sesuai dengan target
pembaca.
4. Diskusikan dengan guru kalian mengenai ide dan rencana kelompok kalian.
5. Selanjutnya, buat media informasi sesuai dengan perencanaan yang kalian buat.

Tahap 3: Menyampaikan Media Informasi


Jika sudah selesai, saatnya informasi ini kita sampaikan. Guru kalian akan
memandu untuk tata cara penyampaian informasi kepada adik kelas.

Tahap 4: Refleksi Kegiatan Proyek


1. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
2. Apa yang kalian rasakan selama mengerjakan proyek ini?
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
4. Apakah kalian puas dengan hasil kerja kalian? Mengapa?
5. Dengan menggunakan skala 1 - 5, seberapa aktif anggota kelompok kalian
berpartisipasi saat pembuatan proyek ini? Mengapa? (Skala 1 untuk tidak aktif
dan skala 5 sangat aktif. Lalu, jelaskan alasannya)
6. Apa hal yang bisa kalian pelajari saat membuat proyek ini?
7. Jika kalian diberi kesempatan untuk membuat kembali proyek ini, hal berbeda apa
yang akan kalian lakukan?
8. Apakah dalam kehidupan sehari-hari kalian merasa sudah menjaga kesehatan
telinga dan mata kalian dengan baik?
E. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD I
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
[Link] :

A. Tujuan
Peserta didik dapat mendemonstrasikan bagaimana sistem penglihatan manusia bekerja
dengan benar.
B. Alat dan Bahan
1. Cermin 1 buah
2. Lembar Kerja Peserta Didik
C. Instruksi Kerja
1. Amati mata kalian dalam cermin. Bagian apa saja di mata yang tampak? Apakah kalian
mengetahui namanya? Tuliskan apa yang kalian ketahui pada lembar kerja yang telah
dibagikan guru kalian.
2. Manakah bagian yang menurut kalian berfungsi untuk melindungi mata? Coba buatlah
prediksi dan tuliskan dalam lembar kerja.
3. Apakah kalian melihat bagian mata yang berwarna hitam pada bagian tengah mata
kalian? Bagian ini namanya pupil. Cobalah untuk:
a. Pergi ke area yang terang di luar sekolah kalian. Amati bentuk pupil ketika berada di
tempat terang.
b. Pergi ke tempat yang tidak terlalu terang (atau bisa dengan mematikan lampu di
kelas kalian). Amati bentuk pupil di mata kalian.
c. Tuliskan hasil pengamatan kalian pada lembar kerja.
4. Ambilah sebuah benda, misalnya buku, pensil, atau benda yang lain. Pegang benda
tersebut dengan tangan kalian. Dekatkan benda tersebut dengan mata kalian. Lalu,
perlahan jauhkan sampai batas maksimal tangan kalian. Tuliskan apa yang kalian lihat
dan rasakan di mata kalian pada lembar kerja.
5. Guru kalian akan memandu untuk kegiatan pembahasan.
LKPD II
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
[Link] :

A. Tujuan
Peserta didik dapat mendemonstrasikan bagaimana sistem pendengaran manusia bekerja
dengan benar.
B. Alat dan Bahan
1. Sebuah meja
2. Lembar Kerja Peserta Didik
C. Instruksi Kerja
Percobaan 1
1. Atur posisi di meja seperti pada gambar berikut

2. Ketukkan benda dengan pelan di tengah meja.


3. Coba berganti posisi atau titik sumber suara (titik untuk mengetukkan sendok).
4. Bandingkan perbedaan suara yang terdengar jika kepala di angkat dari meja
5. Tulis hasil pengamatan kalian pada lembar kerja.

Percobaan 2
1. Atru posisi dengan teman kalian agar kalian saling membelakangi.

2. Cobalah untuk saling berbicara. Apakah kalian bisa mendengar suara teman kalian?
3. Sekarang, cobalah salah satu dari kalian berdiri di luar kelas dan memanggil nama teman
yang masih dalam posisi duduk. Apakah teman yang dalam posisi duduk masih bisa
mendengar suara teman yang memanggil di luar kelas?
4. Berdirilah di halaman sekolah. Suara apa saja yang kalian dengan? Dari mana kira-kira
sumber suara yang kalian dengar tersebut?
5. Tulis hasil pengamatankalian pada lembar kerja.

Percobaan 3
Alat dan Bahan
1. Baskom berisi air
2. Botol minuman bekas yang sudah digunting bagian daasarnya (minta bantuan guru
kalian jika kesulitan mengguntingnya)
3. Gunting atau sendok
Langkah percobaan
1. Masukkan bitil yang sudah digunting bagian dasarnya ke dalam baskom. Atur posisi dan
peran kalian seperti pada gambar.

2. Gunting bisa juga diganti sendok. Ketukkan sendok di dasar baskom sehingga
menghasilkan suara.
3. Lepaskan telinga kalian dari mulut botol, lalu bandingkan suara yang terdengar.
4. Tulis hasil pengamatan kalian pada lembar kerja.
5. Kemudian diskusikan secara berkelompok pertanyaan di bawah ini dan tulis jawabannya
dalam buku tugas.
a. Media apa saja yang bisa merambatkan bunyi dari ketiga percobaan yang telag
dilakukan? (Petunjuk: Perhatikan perantara yang menghubungkan sumber suara
dengan telinga kalian).
b. Di antara ketiga percobaan yang telah dilakukan , mana menurut kalian media yang
paling baik merambatkan bunyi? (suara terdengar lebih keras dan jelas).
c. Dari percobaan 1 dan 2 menurut kalian kemana saja arah bunyi bergerak?(Petunjuk:
Pada topik A kalian melihat bahwa cahaya bergerak lurus, lalu bagaimana dengan
bunyi?).
LKPD 3
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
[Link] :

A. Tujuan
Peserta didik mampu membuat media informasi mengenai cara menjaga kesehatan telinga
dan mata.
B. Alat dan Bahan
1. Alat tulis
2. Lembar Kerja Peserta Didik
C. Instruksi Kerja
Tahap 1: Mencari Informasi
1. Lakukan penulusuran informasi mengenai cara menjaga kesehatan mata dan telinga.
Kalian bisa melakukan penulusuran melalui buku, mewawancarai tenaga kesehatan
setempat, atau internet (minta pendampingan orang dewasa saat melakukannya).
2. Cobalah bagian belajar lebih lanjut untuk mencari informasi pendukung.
3. Catatlah informasi yang kalian dapatkan dalam buku tugas.

Tahap 2: Membuat Media Informasi


1. Tentukan bentuk media informasi yang akan kelompok kalian buat.
2. Buatlah perencanaan untuk media yang kamu pakai. Contoh:
a. Jika membuat komik maka buatlah karakter, alur cerita, dan sketsa gambar, dan cara
menjelaskan informasinya.
b. Jika membuat infografis maka buatlah tata letak infografis, gambar yang disajikan,
serta tulisan yang akan disampaikan.
c. Jika membuat video maka buatlah storyboard mengenai adegan-adegan yang akan
dipakai, dan sebagainya.
3. Susunlah penyajian media informasi yang menarik dan sesuai dengan target pembaca
4. Diskusikan dengan guru kalian mengenai ide dan rencana kelompok kalian
5. Selanjutnya buat media informasi sesuai dengan perencanaan yang kalian buat.

Tahap 3: Menyampaikan Media Informasi


Jika sudah selesai, saatnya informasi ini kita sampaikan. Guru kalian akan memandu untuk
tata cara pernyampaian informasi kepada adik kelas.

Tahap 4: Refleksi Kegiatan Proyek


1. Apa pengalamanmenarik yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini?
2. Apa yang kalian rasakan selama mengerjakan proyek ini?
3. Apa hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan proyek ini
4. Apakah kalian puas dengan hasil kerja kalian? Mengapa?
5. Dengan menggunakan skala 1 – 5 seberapa aktif anggotas kalompok kalian
berpartisipasi saat pembuatan proyek ini? Mengapa? (Skala 1 untuk tidak aktif dan
skalah 5 sangat aktif. Lalu askan alasannya)
6. Apa hal yang bisa kalian pelajari saat membuat proyek ini?
7. Jika kalian diberi kesempatan untuk membuat kembali proyek ini, hal berbeda apa yang
akan kalian lakukan?
8. Apakah dalam kehidupan sehari-hari kalian merasa sudah menjaga kesehatan telinga dan
mata kalian dengan baik?
F. BAHAN BACAAN UNTUK PESERTA DIDIK DAN GURU
Bahan bacaan untuk peserta didik dan guru diambilkan dari buku siswa dan buku guru
IPAS kelas V. Serta bisa juga menambahkan dari sumber internet yang berkaitan dengan
materi yang dipelajari.

G. GLOSARIUM
No Istilah Arti
1. Bias Belokan arah karena menembus benda bening
yang lain
2. Buram Tidak bening

3. Gaung Bunyi pantulan yang terdengar kembali sebelum


sumber bunyi selesai bersuara (terjadi di area
yang kecil)
4. Gema Bunyi pantulan yang terdengar kembali setelah
sumber bunyi selesai (terjadi di area yang luas)
5. Nada Tinggi rendahnya bunyi

6. Skema Bagan; garis besar; denah

7. Transparan Tembus cahaya; nyata; jelas

8.

9.
H. DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka

Ghaniem, Amalia Fitri dkk. (2021). Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
untuk SD Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Ghaniem, Amalia Fitri, dkk. (2021). Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V.
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Anda mungkin juga menyukai