0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
94 tayangan6 halaman

Capaian Pembelajaran PAK Kelas XII

Dokumen ini menjelaskan capaian pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti dalam Kurikulum Merdeka, yang bertujuan membentuk murid beriman dan berakhlak mulia. Pendidikan ini menekankan pada pengembangan iman, nilai-nilai Pancasila, dan moderasi beragama, serta mencakup elemen-elemen seperti Allah berkarya, manusia, gereja, masyarakat majemuk, dan lingkungan hidup. Pendekatan pembelajaran bersifat student-centered dan kreatif, dengan tujuan akhir membangun karakter dan tanggung jawab sosial murid.

Diunggah oleh

Riri Yanti Sinaga
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
94 tayangan6 halaman

Capaian Pembelajaran PAK Kelas XII

Dokumen ini menjelaskan capaian pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti dalam Kurikulum Merdeka, yang bertujuan membentuk murid beriman dan berakhlak mulia. Pendidikan ini menekankan pada pengembangan iman, nilai-nilai Pancasila, dan moderasi beragama, serta mencakup elemen-elemen seperti Allah berkarya, manusia, gereja, masyarakat majemuk, dan lingkungan hidup. Pendekatan pembelajaran bersifat student-centered dan kreatif, dengan tujuan akhir membangun karakter dan tanggung jawab sosial murid.

Diunggah oleh

Riri Yanti Sinaga
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)

Nama Sekolah : ................................................


Nama Penyusun : ................................................
NIP : ................................................
Mata pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase F, Kelas / Semester : XII (Dua Belas) / I (Ganjil) & II (Genap)
CAPAIAN PEMBELAJARAN
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI
(Keputusan BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025)

A. Rasional
Pendidikan agama dimaksudkan untuk membentuk murid menjadi manusia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Dengan demikian,
pendidikan agama dapat menjadi perekat bangsa dan memberikan anugerah yang sebesar-
besarnya bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Pendidikan agama yang memberikan
penekanan pada pembentukan iman, takwa, dan akhlak mulia menyiratkan bahwa
pendidikan agama bukan hanya bertujuan mengasah kecerdasan spiritual dan iman,
melainkan juga aspek ketaatan pada ajaran agama. Lebih dari itu, pendidikan agama harus
mampu membentuk manusia yang manusiawi.

Pendidikan Agama Kristen merupakan usaha yang dilakukan secara terencana dan
berkelanjutan dalam rangka mengembangkan kemampuan murid agar, dengan
pertolongan Roh Kudus, dapat memahami dan menghayati kasih Tuhan Allah di dalam
Yesus Kristus yang dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari, terhadap sesama, dan
lingkungan (Lokakarya Strategi PAK di Indonesia oleh PGI, Bimas Kristen Kementerian
Agama RI tahun 1999).

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti disajikan dalam bentuk mata pelajaran pada
semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan yang mengacu pada capaian pembelajaran yang
telah ditetapkan oleh Pemerintah. Mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi
Pekerti dalam struktur Kurikulum Merdeka bagi pendidikan dasar dan menengah
merupakan kelompok mata pelajaran wajib untuk semua jenjang. Murid yang beragama
Kristen wajib mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen.

Pendekatan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen adalah student center dan


mengembangkan berbagai model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dalam
melaksanakan pembelajaran, pendidik dapat menggunakan strategi, model, media, dan
pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi, kebutuhan konteks, dan
kemampuan murid.

Kurikulum Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti mengakomodasi semua nilai-nilai
Pancasila dan moderasi beragama di Indonesia. Nilai-nilai tersebut tidak bertentangan
dengan ajaran iman Kristen. Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
membentuk murid menjadi manusia beriman, pancasilais yang mewujudkan moderasi
beragama dalam praktik kehidupan. Pelayanan Pendidikan Agama Kristen sebagai
perpanjangan tangan gereja berfungsi sebagai penyemaian iman kristiani, pengembangan
kedewasaan spiritualitas, dan menjadi pelaku Firman (bnd. Yakobus 1:22).

B. Tujuan
Mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti bertujuan untuk membantu
murid agar:
1. Mengenal serta mengimani Allah yang berkarya menciptakan alam semesta dan
manusia;
2. Mengimani keselamatan yang kekal dalam karya penyelamatan Yesus Kristus;
3. Mensyukuri Allah yang berkarya dalam Roh Kudus sebagai penolong dan pembaru
hidup manusia;
4. Mampu memahami hak dan kewajibannya sebagai warga gereja dan warga negara
serta cinta tanah air;
5. Membangun manusia Indonesia yang mampu menghayati imannya secara
bertanggung jawab dan berakhlak mulia serta menerapkan prinsip moderasi beragama
dalam masyarakat majemuk; dan
6. Mewujudkan imannya dalam perbuatan hidup setiap hari dalam interaksi dengan
sesama dan memelihara lingkungan hidup.

C. Karakteristik
Mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti mengacu pada Alkitab,
berbasis pada kehidupan dan isu-isu aktual, dan tidak mengindoktrinasi. Dalam
pengembangannya, Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti memberikan ruang
kepada murid untuk mengembangkan kemerdekaan berpikir, kreativitas, dan inovasi.
Pendidikan Agama Kristen sebagai disiplin ilmu dibelajarkan dalam kaidah-kaidah
keilmuan sesuai tuntutan kurikuler dengan tetap memperhatikan esensi belajar mengajar
Pendidikan Agama Kristen.

Penyusunan capaian pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi
Pekerti didasarkan pada empat elemen dan subelemen yaitu Allah berkarya, manusia dan
nilai-nilai kristiani, gereja dan masyarakat majemuk, serta alam dan lingkungan hidup,
yang mengakomodasi seluruh substansi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan
Budi Pekerti pada jenjang SD/Program Paket A, SMP/Program Paket B, dan
SMA/SMK/Program Paket C. Tiap-tiap elemen dan subelemen merupakan pilar untuk
pengembangan capaian pembelajaran dan materi pembelajaran.

Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
adalah sebagai berikut.
Elemen Deskripsi
Allah Berkarya Memahami Allah yang diimaninya sebagai
pencipta, pemelihara, penyelamat, dan
pembaru kehidupan, bahwa manusia
dipanggil untuk turut menjadi rekan Allah di
dunia dalam mewujudkan karya-Nya di
dalam keluarga, sekolah, gereja, bangsa dan
negara.
Manusia dan Nilai-nilai Kristiani Memahami hakikat manusia sebagai ciptaan
Allah yang terbatas dan dalam
Elemen Deskripsi
keterbatasannya, manusia diberi hak dan
tanggung jawab untuk menjalani hidupnya
sesuai dengan nilai-nilai kristiani.
Gereja dan Masyarakat Majemuk Memahami keberadaan dan tugas panggilan
gereja untuk bersekutu, bersaksi, dan
melayani serta mewujudkan solidaritas dan
kebersamaan dalam hubungan antarumat
beragama dan internal umat beragama
terkait dengan isu ras, etnis, serta gender di
dalam masyarakat dalam rangka penguatan
moderasi beragama.
Alam dan Lingkungan Hidup Memahami fakta-fakta yang berkaitan
dengan alam dan lingkungan hidup.
Berkaitan dengan berbagai fakta alam baik
yang mendatangkan kebaikan maupun
bencana dan kerusakan maka manusia diberi
tanggung jawab untuk memelihara,
mengelola, dan melestarikannya melalui
berbagai cara, serta menerapkan sikap hidup
ugahari.

Elemen dan subelemen Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti adalah sebagai
berikut.
Elemen Subelemen
Allah Berkarya Allah Pencipta
Allah Pemelihara
Allah Penyelamat
Allah Pembaru
Manusia dan Nilai-nilai Kristiani Hakikat Manusia
Nilai-nilai Kristiani
Gereja dan Masyarakat Majemuk Tugas Panggilan Gereja
Masyarakat Majemuk
Alam dan Lingkungan Hidup Alam Ciptaan Allah
Tanggung Jawab Manusia Terhadap Alam
Capaian Pembelajaran
Fase F (Umumnya untuk Kelas XI dan XII SMA/SMK/Program Paket C)

Pada akhir Fase F, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.


Elemen Allah Berkarya
 Subelemen Allah Pencipta
Memahami perkembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta demokrasi
dan HAM sebagai anugerah Allah yang dijabarkan dalam praktik hidup sehari-hari.
 Subelemen Allah Pemelihara
Memahami talenta pemberian Allah serta menggunakannya untuk kepentingan gereja,
bangsa, dan negara.
 Subelemen Allah Penyelamat
Memahami karya penyelamatan Allah melalui peran masyarakat dan bangsa untuk
mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM.
 Subelemen Allah Pembaru
Memahami bahwa Roh Kudus membarui dan memulihkan kehidupan gereja, bangsa, dan
negara.
Elemen Manusia dan Nilai-nilai Kristiani
 Subelemen Hakikat Manusia
Memahami pertumbuhan diri dan tanggung jawab sebagai pribadi dewasa serta keadilan
sebagai dasar demokrasi dan HAM.
 Subelemen Nilai-nilai Kristiani
Memahami prinsip damai sejahtera sebagai landasan hidup berkeluarga dan
bermasyarakat.
Elemen Gereja dan Masyarakat Majemuk
 Subelemen Tugas Panggilan Gereja
Memahami keteladanan tokoh-tokoh agama yang mengabdikan hidupnya bagi
persaudaraan dan solidaritas serta isu-isu ras, etnis, kesetaraan gender dalam rangka
mewujudkan keadilan.
 Subelemen Masyarakat Majemuk
Memahami transformasi sosial pada lingkup masyarakat majemuk dalam rangka
penguatan moderasi beragama.
Elemen Alam dan Lingkungan Hidup
 Subelemen Alam Ciptaan Allah
Memahami prinsip pemeliharaan dan pelestarian alam serta keutuhan ciptaan Allah.
 Subelemen Tanggung Jawab Manusia Terhadap Alam
Memahami sikap ugahari serta bijak dan adil dalam memanfaatkan dan melestarikan
sumber daya alam demi kelestarian alam.

Mengetahui, ..........., ......................... 20..


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................

Anda mungkin juga menyukai