JURNAL ELEKTRO & INFORMATIKA
SWADHARMA (JEIS)
VOLUME 02 NOMOR 02 JULI 2022
ISSN 2774 – 5775 | eISSN 2774-5767
SISTEM PENGAMAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN E-KTP
BERBASIS ARDUINO UNO
Prasetyo Adi Nugroho
Prodi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi, ITB Swadharma
Correspondence author: Prasetyo Adi Nugroho, pras_engineer@[Link], Jakarta, Indonesia
Abstract
In the era of globalization, security system technology is very important.
Motorcycles are vulnerable to theft because they still use manual locks. One of
them is the safety system on motorcycles that has developed very rapidly. But the
security system used on motorcycles today is still not safe enough because it still
has weaknesses that can be used by criminals to steal motorcycles. Therefore, a
better additional safety system is required on the vehicle itself and is easy to use
by the vehicle owner. Therefore, a better additional safety system is required on
the vehicle itself as well as easy to use by the vehicle owner. One of the tools that
can be used to help meet the security system is to use E-KTP with RFID (Radio
Frequency Identification) technology. This research aims to design an additional
safety system of Arduino Uno-based motorcycles that can be used to maintain
motorcycle safety.
Keywords: security system, motorcycle, E-KTP, RFID, arduino uno
Abstrak
Pada era globalisasi, teknologi sistem keamanan merupakan hal yang sangat
penting. Sepeda motor rentan dicuri karena masih menggunakan kunci manual.
Salah satunya adalah sistem keamanan pada sepeda motor yang telah
berkembang sangat pesat. Namun sistem pengamanan yang digunakan pada
sepeda motor saat ini masih belum cukup aman karena masih memiliki
kelemahan yang dapat dimanfaatkan para pelaku kriminal untuk mencuri sepeda
motor. Oleh karena itu diperlukan sistem keamanan tambahan yang lebih baik
pada kendaraan itu sendiri serta mudah digunakan oleh pemilik kendaraan. Salah
satu piranti yang dapat digunakan untuk membantu memenuhi sistem keamanan
tersebut adalah dengan menggunakan E-KTP dengan teknologi RFID (Radio
Frequency Identification). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem
pengaman tambahan sepeda motor berbasis Arduino Uno yang dapat digunakan
untuk menjaga keamanan sepeda motor.
Kata Kunci: sistem keamanan, sepeda motor, E-KTP, RFID, arduino uno
A. PENDAHULUAN harganya yang terjangkau dibanding jenis
kendaraan bermotor lain, cara
Salah satu alat transportasi favorit yang menggunakannya juga cukup mudah.
menjadi pilihan masyarakat Indonesia Asalkan mampu menjaga keseimbangan dan
adalah sepeda motor. Selain karena mengatur gas, seseorang akan mampu
9
Sistem Pengaman Sepeda Motor Menggunakan E-KTP Berbasis Arduino Uno
Prasetyo Adi Nugroho
mengoperasikan sepeda motor. Dengan diberikan kepada pemilik sepeda motor.
kemudahan yang ditawarkan oleh sepeda Namun sistem pengamanan yang digunakan
motor tersebut, siapa saja mampu pada sepeda motor saat ini masih belum
mengemudikannya, termasuk anak-anak. cukup aman karena masih memiliki
Sedangkan syarat utama untuk mengendarai kelemahan yang dapat dimanfaatkan para
sepeda motor, seseorang harus memiliki pelaku kriminal untuk mencuri sepeda
surat izin mengemudi (SIM), sebagai tanda motor. Menurut (Luthfianto, Zulfah, &
bahwa orang tersebut telah layak berkendara Nurwildani, 2017) desain ergonomi
sehingga tidak membahayakan bagi diri diperlukan dalam perancangan alat. Oleh
sendiri maupun orang lain di sekitarnya karena itu diperlukan sistem keamanan
(Nurfaik, 2015). tambahan yang lebih baik pada kendaraan
Pada tahun 2011 Kartu Tanda Penduduk itu sendiri serta mudah digunakan oleh
(KTP) di Indonesia digantikan oleh pemilik kendaraan. Salah satu piranti yang
electronic KTP (e-KTP) dalam artian baik dapat digunakan untuk membantu
dari segi fisik maupun penggunaannya memenuhi sistem keamanan tersebut adalah
secara komputerisasi dan tidak dapat dengan menggunakan RFID (Radio
dipalsukan. Secara sederhana e-KTP Frequency Identification).
merupakan kartu indentitas diri yang
dimiliki oleh warga Indonesia berusia 18 B. METODE PENELITIAN
tahun keatas yang populasinya mencapai
lebih dari 150 juta penduduk. Penggunaan e- Dalam usaha memperoleh data dan
KTP yang termasuk dalam jenis kartu pintar informasi yang lengkap dan akurat, metode
(smart card) e-KTP diharapkan dapat penelitian yang digunakan untuk
dimanfaatkan untuk kepentingan publik mengumpulkan data, fakta dan keterangan
seperti transformasi, layanan kesehatan, bahan-bahan yang ada hubungannya dengan
passpor, ID akses dan lainnya. ID akses itu masalah yang akan dibahas, maka
sendiri adalah objek/bukti untuk mengakses melakukan penelitian dengan teknik sebagai
suatu sistem dalam kata lain adalah anak berikut :
kunci elektronik. Selain itu, e-KTP juga 1. Studi Lapangan, yaitu dengan
berfungsi untuk mencegah adanya identitas mempelajari dan mengumpulkan data
ganda, karena di dalam fisik e-KTP terdapat sesuai dengan kondisi yang ada pada
chip berupa RFID tag yang berisi informasi objek penelitian. Adapun teknik
tentang pemiliknya (Puasandi, 2014). pengumpulan data yang dilakukan
Pada era globalisasi, keamanan dengan teknik observasi, dilakukan
informasi merupakan suatu hal yang sangat pengamatan secara langsung atau
penting. Dimana sebuah sistem keamanan tinjauan langsung ke lapangan, untuk
informasi harus memperhatikan tiga hal melakukan pengamatan langsung
yaitu keamanan, autentifikasi, dan integritas. terhadap objek permasalahan yang
Untuk mencapai tiga hal tersebut maka diteliti, yang meliputi pengamatan
dibutuhkan sebuah sistem yang dapat terhadap data – data transakasi yang
melakukan identifikasi terhadap pengguna dipergunakan untuk memperoleh
yang akan mengakses suatu informasi informasi yang lebih real.
tertentu (Suprayitno, 2016). Salah satunya 2. Studi Pustaka yaitu mengkaji dan
adalah sistem keamanan pada sepeda motor mempelajari berbagai jenis buku serta
yang telah berkembang sangat pesat. Mulai artikel dari internet yang berhubungan
dari kunci stang, pembuatan tutup kunci dengan permasalahan yang diteliti,
menggunakan bahan magnet, bahkan sampai dimana teori – teori yang dipergunakan
pembuatan kode khusus yang hanya
10
JURNAL ELEKTRO & INFORMATIKA
SWADHARMA (JEIS)
VOLUME 02 NOMOR 02 JULI 2022
ISSN 2774 – 5775 | eISSN 2774-5767
dijadikan sebagai referensi dalam Produk ini merupakan Relay 5V dengan
penyusunan penelitian ini. 2 channel output. Dapat digunakan sebagai
saklar elektronik untuk mengendalikan
C. HASIL DAN PEMBAHASAN perangkat listrik yang memerlukan tegangan
dan arus yang besar. Kompatible dengan
Peralatan utama yang digunakan untuk semua mikrokontroler (khususnya Arduino,
penelitian ini dibagi menjadi dua jenis, 8051, 8535, AVR, PIC, DSP, ARM, ARM,
perangkat keras (Hardware) dan perangkat MSP430, TTL logic) maupun Raspberry Pi .
lunak (Software). Relay 2 Channel ini memerlukan arus
sebesar sekurang-kurangnya 15- 20mA
Peralatan Hardware untuk mengontrol masing-masing channel.
1. Arduino Uno R3 Disertai dengan relay high- current
sehingga dapat menghubungkan perangkat
dengan AC250V 10A. Jika Anda
menggunakan mikrokontroler dengan
tegangan kerja 3.3V, Anda tetap dapat
menggunakan Relay 2 channel ini dengan
cara :
1. Lepas jumper JD-VCC
2. Hubungkan JD-VCC dengan external
power 5V lainnya.
Gambar 1. Arduino Uno Uno R3 3. Module RFID RC-522 (mini)
Arduino Uno R3 adalah papan
pengembangan mikrokontroler yang
berbasis chip ATmega328P. Arduino Uno
memiliki 14 digital pin input / output (atau
biasa ditulis I/O, dimana 14 pin diantaranya
dapat digunakan sebagai output PWM
antara lain pin 0 sampai 13), 6 pin input
analog, menggunakan crystal 16 MHz
antara lain pin A0 sampai A5, koneksi USB,
jack listrik, header ICSP dan tombol reset.
Gambar 3. Module RFID RC-522
Hal tersebut adalah semua yang diperlukan
untuk mendukung sebuah rangkaian
RFID RC522 adalah merupakan produk
mikrokontroler.
dari NXP yang menggunakan fully
integrated 13.56MHz non-contact
2. Module Relay 2 Chanel
communication card chip untuk melakukan
pembacaan maupun penulisan. MFRC522
support dengan semua varian MIFARE
Mini, MIFARE 1K, MIFARE 4K, MIFARE
Ultrcalight, MIFARE DESFire EV1 and
MIFARE Plus RF identification protocols
Konfigurasi pin modul RFID Reader/Writer
MIFARE RC522
Gambar 2. Relay 2 Channel
11
Sistem Pengaman Sepeda Motor Menggunakan E-KTP Berbasis Arduino Uno
Prasetyo Adi Nugroho
4. Module Buzzer Kabel jumper male to female adalah
kabel yang kedua ujungnya berbeda, satu
menggunakan pin konektor male dan
satunya lagi female.
7. Kabel USB Arduino
Gambar 4. Module Buzzer
Buzzer Arduino adalah salah satu
komponen yang biasa dipadukan dalam
rangkaian elektronik. Apabila kamu pernah
mendengar ada bunyi beep-beep pada
perangkat elektronik, maka itu adalah suara
buzzer. Penggunaan buzzer biasanya Gambar 7. Kabel USB Arduino
ditemukan pada meteran listrik yang
Uno Arduino dapat diaktifkan melalui
menggunakan pulsa, oven, sepeda motor,
koneksi USB atau dengan catu daya
jam alarm, bel rumah, suara input keypad,
eksternal. Sumber listrik dipilih secara
bel sepeda, dan sebagainya.
otomatis. Eksternal (non- USB) daya dapat
datang baik dari AC-DC adaptor atau
5. Step Down 12V to 5V
baterai. Adaptor ini dapat dihubungkan
dengan cara menghubungkannya plug pusat-
positif 2.1mm ke dalam board colokan
listrik. Lead dari baterai dapat dimasukkan
ke dalam header pin Gnd dan Vin dari
konektor Power.
8. E-KTP/Card Lainnya
Gambar 5. Step Down 12 V-5V
Step Down yang berfungsi untuk
memberikan power supply dengan tegangan
yang sesuai dengan modul- modul yang
akan digunakan.
6. Kabel Jumper Male to Female Gambar 8. E-KTP/Card
RFID merupakan kependekan dari
"Radio Frequency Identification", yakni
teknologi pengiriman informasi singkat
lewat gelombang radio. Informasi dimuat
dalam chip kecil berbentuk ringkas sehingga
bisa disematkan di berbagai pernak-pernik,
termasuk kartu e-KTP, bahkan hingga
Gambar 6. Kabel Jumper M & F
pakaian.
12
JURNAL ELEKTRO & INFORMATIKA
SWADHARMA (JEIS)
VOLUME 02 NOMOR 02 JULI 2022
ISSN 2774 – 5775 | eISSN 2774-5767
Peralatan Software Keterangan Rangkaian :
Untuk menanam perintah koding 1. Kaki SDA Modul RFID ===> Pin 10
menggunakan Arduino IDE Arduino
2. Kaki SCK Modul RFID ===> Pin 13
Arduino
3. Kaki MOSI Modul RFID ===> Pin 11
Arduino
4. Kaki MISO Modul RFID ===> Pin 12
Arduino
5. Kaki IRQ Dikosongkan
6. Kaki Data Relay/IN ===> Pin 7 Arduino
7. Kaki Negatif/Pendek Buzzer ===> Pin 8
Arduino
8. Kaki Positif/Panjang Buzzer ===>
Gambar 9. Program Arduino IDE Power(+) 5V
9. Salah Satu Pin Motor ===> Power(-
Arduino IDE (Integrated Development )/GND Adaptor/Power Supply
Environment) adalah software yang di 10. Pin Motor Yang Lain ===> Port NO
gunakan untuk memprogram di arduino, Relay (Normally Open)
dengan kata lain Arduino IDE sebagai 11. Kabel Power (+) Adaptor ===> Port
media untuk memprogram board Arduino. COM Relay (Yang Tengah)
Arduino IDE bisa di download secara gratis 12. Kaki vcc pada module RFID
di website resmi Arduino IDE. Arduino IDE dihubungkan ke sumber power positif
ini berguna sebagai text editor untuk 3,3V (bisa dari 3,3V Arduino). Harus
membuat, mengedit, dan juga mevalidasi 3,3V, jangan hubungkan ke 5V karena
kode program. bisa juga digunakan untuk bisa merusak modul RFID nya.
meng-upload ke board Arduino. Kode 13. Kaki gnd/ground pada masing-masing
program yang digunakan pada Arduino komponen hubungkan ke sumber negatif
disebut dengan istilah Arduino “sketch” power (dihubungkan ke pin gnd
atau disebut juga source code arduino, Arduino, ground masing-masing
dengan ekstensi file source code . komponen dan Arduino harus saling
terhubung).
Implementasi Hardware
Desain hardware akan di buat sesuai Implementasi Software
desain gambar dibawah ini Software yang digunakan dalam
penelitian yaitu Arduino IDE. IDE Arduino
berfungsi membuat kode program arduino.
Berikut adalah kode program pada IDE
Arduino :
Gambar 10. Rancangan Arduino Uno
13
Sistem Pengaman Sepeda Motor Menggunakan E-KTP Berbasis Arduino Uno
Prasetyo Adi Nugroho
Pengujian dengan Blackbox
Black box testing adalah pengujian yang
dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi
melalui data uji dan memeriksa fungsional
dari suatu program apakah sesuai atau tidak.
1. Tabel Pengujian Hardware
Hasil yang Hasil
No Pengujian Test Case
diharapkan Pengujian
1 Buzzer Tap card ke Jika card sudah Berhasil
sensor RFID terdaftar maka buzzer
berbunyi selama 1
detik, jika card belum
terdaftar maka buzzer
akan berbunyi selama
3 detik
2 Relay 2 Tap card ke Jika card sudah Berhasil
ply sensor RFID terdaftar maka lampu
relay menyala, jika
belum terdaftar maka
lampu relay tidak
menyala
3 Sensor Tap card ke Mengirim data Berhasil
RFID sensor RFID berhasil dan tidak
sehingga buzzer
berbunyi dan lampu
relay menyala
4. Step Kabel +- Stepdown akan Berhasil
Down disambungkan menurunkan
ke aki tegangan dari 12V ke
kendaraan 5V sehingga LCD
pada stepdown akan
menyala.
14
JURNAL ELEKTRO & INFORMATIKA
SWADHARMA (JEIS)
VOLUME 02 NOMOR 02 JULI 2022
ISSN 2774 – 5775 | eISSN 2774-5767
2. Tabel Pengujian Tag Id E-KTP maka kelistrikan sepeda motor akan hidup
(ON). Jika e-KTP tidak dikenali, maka
Prasetyo 04 14 44 Terbaca sepeda motor tidak akan menyala. Untuk
8A DF 50 meregistrasi e-KTP ke dalam database
80 dengan cara menekan tombol Daftar
bersamaan dengan pemindaian e-KTP, maka
3. Tabel Pengujian Registrasi E-Ktp secara otomatis eKTP akan disimpan ke
dalam sistem. Untuk menghapus e-KTP
Nama Tag Nilai Hasil pada yang tersimpan di database adalah dengan
Pemilik (Byte Tombol RFID menekan tombol Hapus bersamaan dengan
E-Ktp ID) Registrasi pemindaian eKTP, hanya saja kali ini
Prasetyo 04 14 1 Tersimpan dengan e-KTP yang telah dikenali atau
44 diregistrasi pada sistem. Jika terjadi error
8A 0 Tidak saat meregistrasi kartu, misalnya karena
DF tersimpan EEPROM pada Arduino telah terisi
50 80 sebelumnya, maka EEPROM dapat di reset
dengan menekan tombol Hapus sambil
4. Tabel Pengujian Jarak NFC Reader menyalakan kunci kontak kemudian tahan
tombol Hapus selama lebih dari 10 detik,
Percobaan Jarak Keterangan maka seluruh data pada EEPROM akan
ke- (cm) terhapus. Dalam suatu penelitian tidak dapat
1 0 Berhasil dipungkiri mengenai beberapa hal salah
2 1 Berhasil satunya adalah kekurangan, maka dari itu
3 2 Berhasil untuk pengembangan ke depan dapat
4 2,5 Berhasil ditambahkan saklar ON/OFF untuk program
5 3 Berhasil itu sendiri, sehingga pengguna dapat dengan
6 4 Tidak Berhasil mudah untuk memilih menyalakan ataupun
mematikan program. Saran lain yaitu dapat
dilengkapi alat otomatis untuk mengunci
D. PENUTUP stang motor dan penggunaan tag reader
yang juga dapat mengenali SIM (Surat Ijin
Berdasarkan proses yang telah dilakukan Mengemudi) sehingga bisa untuk
pada penelitian ini, mulai dari perancangan membatasi pengguna hanya kepada yang
sampai pengujian dan analisis sistem yang memiliki kompetensi mengemudi.
mengacu pada rumusan masalah, maka Berdasarkan pada hasil penelitian dan
dapat disimpulkan beberapa hal, antara lain : pengembangan alat pengaman kendaraan
Pada perancangan sistem sendiri harus roda dua menggunakan e-KTP berbasis
melalui beberapa tahap. Dimulai dari Arduino Uno yang telah dipaparkan terdapat
penginstalan software Arduino IDE, beberapa saran. Adapun saran-saran yang
merancang komunikasi dari Arduino ke disampaikan sebagai berikut:
Modul RFID, lalu memberikan perintah 1. Diharapakan alat pengaman kendaraan
melalui program dengan menggunakan roda dua yang berbassis Arduino Uno
software Arduino IDE. Dan langkah terakhir dapat digunakan pada masyarakat
adalah dengan mengimplementasikannya umum.
pada kendaraan sepeda motor. Cara kerja 2. Untuk penelitian selanjutnya,
alat ini adalah dengan memindai (scan) e- diharapkan desain alat ditingkatkan agar
KTP yang akan digunakan, jika e-KTP dapat diterapkan pada semua kendaraan.
dikenali oleh sistem (sudah ada di database),
15
Sistem Pengaman Sepeda Motor Menggunakan E-KTP Berbasis Arduino Uno
Prasetyo Adi Nugroho
3. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan Thoyyib, Muhammad Miftahuddin. 2017.
e-KTP dapat diganti dengan Sistem Keamanan Sepeda Motor Dari
menggunakan smart SIM. Perampasan Menggunakan SMS Dan
GPS Berbasis Arduino Nano. Skripsi
thesis, Universitas Negeri Yogyakarta..
E. DAFTAR PUSTAKA
Adip, Mahfud Ichsan. (2017). Rancangan
Sistem Start Engine Dan Alarm Pada
Sepeda Motor Menggunakan Arduino
Uno Berbasis Android. Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
Fitriansyah, Ahmad & Mochamad Riyan
Suryanto. (2021). Teknologi Kontrol
Lampu dan Kunci Rumah Berbasis
Internet of Things (IOT). Jurnal
Teknlogi Informatika dan Komputer
MH. Thamrin, 7(1), 88-96
Luthfianto, S., Zulfah, & Nurwildani, F.
(2017). Perancangan Alat Penggiling
Ikan Dengan Pendekatan Ergonomi
Untuk Meningkatkan Produktivitas.
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro
Dan Ilmu Komputer, 8(1), 1–8.
Mulyadi, Tri and , Dr. Ir. Bana Handaga,
M.T. (2016). Desain Dan Pembuatan
Alat Pengaman Sepeda Motor Dengan
Sistem Kontrol Arduino. Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
Pratama, H. S. (2014). RFID Sebagai
Pengaman Pintu Laboratorium Jurusan
Teknik Elektro Fakultas Teknik
Universitas Negeri Semarang.
Universitas Negeri Semarang.
Puasandi, T. (2014). Sistem akses kontrol
kunci elektrik menggunakan pembacaan
e-ktp.
PA Nugroho, (2021) Kontrol Lampu
Gedung Melalui WIFI ESP8266 dengan
Web Server Lokal. JEIS : Jurnal Elektro
dan Informatika Swadharma 1 (2), 1-11
Suprayitno, E. A. (2016). Perancangan
Sistem Smart Key Pada Mobil
Menggunakan Radio Frequency
Identification (RFID )
16