0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan29 halaman

KAK

Dokumen ini adalah Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk pengadaan jasa pemasangan Intelligent Fault Isolation Device di UP3 Rantauprapat oleh PT PLN (Persero) pada tahun 2025. KAK mencakup dasar hukum, syarat-syarat peserta, dan prosedur pengadaan yang harus diikuti, serta rincian mengenai sumber dana dan masa pelaksanaan. Pengadaan ini menggunakan metode pengadaan langsung dengan anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 16.770.395,-.

Diunggah oleh

riah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan29 halaman

KAK

Dokumen ini adalah Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk pengadaan jasa pemasangan Intelligent Fault Isolation Device di UP3 Rantauprapat oleh PT PLN (Persero) pada tahun 2025. KAK mencakup dasar hukum, syarat-syarat peserta, dan prosedur pengadaan yang harus diikuti, serta rincian mengenai sumber dana dan masa pelaksanaan. Pengadaan ini menggunakan metode pengadaan langsung dengan anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 16.770.395,-.

Diunggah oleh

riah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
DOKUMEN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Nomor : 043,.KAK/DAN.01.01/F08070000/2025 Tanggal: 11 Juli 2025 JUDUL PEKERJAAN Pengadaan Jasa Pemasangan Intelligent Fault Isolation Device (FID Motorized + Panel + RTU) Tahun 2025 di UP3 Rantauprapat PT PLN (PERSERO) UID SUMATERA UTARA UP3 RANTAUPRAPAT 2025 DAFTAR ISI BABI INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. UMUM.. Pasal 1 Dasar Hukum Pengadaan.... i 1 Pasal 2 Pengertian/stilah Pasal 3 Jenis, Paket dan Metode Pengadaan Pasal 4 Sumber Dana dan Masa Pelaksanaan SPK. Pasal 5 Dokumen SPK. Pasal 6 Persyaratan Peserta atau Calon Penyedia [Link].. Pasal 7 Etika Penaadaan. Pagal 8 Larangan Pertantangan Kepentingan Paeal @ Pancayagunaan Produksi Nalam Nageri Paeal 10 Alur Pengadaan Langeung dengan SPK B. PERSIAPAN DOKUMEN PENAWARAN.. Pasal 11 Biaya Penyiapan Dokumen Penawaran. Pasal 12 Bahasa Dokumen Penawaran. 4 4 Pasal 13 Dokumen Penawaran son Pasal 14 Bentuk Surat Penawaran Harga 5 5 Pacal 16 Maca Berlaku Penawaran... C. PENYERAHAN DOKUMEN PENAWARAN Pasal 16 Cara Penyampaian Dokumen Penawaran.. - 6 D. PEMBUKAAN PENAWARAN. Pasal 17 Pembukaan Dokumen Penawaran... 3 : 8 Pasal 18 Klarifkasi dan Negosiasi Harga. 6 F. SURAT PERINTAH KERJA... Pasal 19 Dokumen Surat Perintah Kena 7 6 Pasal 20 Penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) i 6 BAB Il SYARAT-SYARAT SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Pasal 1 Definis-Definis! 8 Pasal 2 Pengguna dan Penyedia Barang/Jasa (Para Pinak) 8 Pagal 3 Hak Dan Kewajiban 8 Pasal 4 Penerapan, Bahasa dan Mukum Pasal 5 Jenis Surat Perintah Kerja (SPK) asal 6 Penggunaan Barang Produksi Dalam Negeri Pasal 7 Pajak-Pajak Dan Pungutan-Pungutan Lainnya. Pasai 8 Taia Cara dan Syarai Pembayaran Pasal 9 Kenaikan Harga... we : Pasal 10 Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan Keselamatan, Kesehatan dan Keamanan Kerja (k3) Pasal 11 Larangan Pengalinan dan Penyerahan SP Pasal 12 Tanggungiawab, Gantl Rugi dan Perbalkan. Pasal 13 Kerahasiaan Data, Pasal 14 Integritas dan Good Corporate Governance. Pasal 15 Penghentian (Terminasi) SPK Pasal 16 Keadaan Kahar/ Force Majeure Pasal 17 Perubahan Surat Perintah Kerja (SPK) Pasal 18 Penyelesaian Perselisihan Pasal 19 Administrasi dan Surat Menyurat (Korespodensi) BAB IIL SYARAT-SYARAT TEKNIS...... i Pasal 1 Ruang Lingkup Pengadaan. Pasal 2 Spesifikasi Teknis.... Pasal 3 Lokasi Pekerjaan... Pavel 4 Pemerikaoan Pokorjaan Pasal 5 Serah Terima Pekerjaan.. Pasal 6 Pekerjaan Tambah Kurang Pasal 7 Perpanjangan Waktu Pelaksanaar Pasai 8 Sanksi Denda Keterlambatan BABIV LAMPIRAN onmooap PENUTUP. UNDANGAN PENGADAAN LANGSUNG SURAT PENAWARAN HARGA. DAFTAR KUANTITAS HARGA (DKH) ‘SURAT PERNYATAAN MINAT. PAKTA INTEGRITAS..... ‘SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN FORM TKON. 2 22 23 24 BB 28 a OF BABI INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) 4. umun Pasal 1 Dever Hukum Pengadaan Dasar Penyusuran Dokumen KAK dalam Pengadaan in adaah Peraturan Diteksi Nomor 0018.P/DIR/2023 tanggal 07 Juli 2023 tentang Kebijakan Strategis Pengadaan Barang/Jaca PT PLN (Porcoro) 2, Peraturan Pelaksana PT PLN (Persero) Nomor: 0012.E/D1R/2023 tanggal 07 Juli 2023 tentang ‘Standard Prosedur Pengadaan Barang/Jasa Lainnya PT PLN (Persero) 3. Peraturan Diceksi PT PLN (Persero) Noor 0069.P/DIR/2017 tanggal 27 Juli 2017 tentang Pedoman pemiverianipengenaan sanksi daftar hitam (blacklist) kepada penyedia BarangiJasa atau penerbit jaminan, 4. Ketentuan-ketentuan dan lampiranlampiran yang tercantum dalam Dokumen Keangka Acuan Kerja (KAK) Betta Acara Karas! Ookumen KAK ‘Addendum Dokumen KAK (apabila ada). Pasal 2 Pengertianlistilah 4, Borita Acara Penyorahan Akhir adalah borita acara yang dibuat untuk monyataken bahwa ppekerjaan yang di perjanjkan telah selesai dilaksanakan dan setelahnya tidak ada lagi keterkaitan pinak satu dan jainnya, 2 Dokumen Penawaran adalah surat penawaran beserta seluruh dokumen lampirannya yang isiapkan oieh Penyedia Barang/Jasa 9. Dokumen Kualifikasi adalah dokumen yang disiaphan oleh Pejabal Peiciwania Penyauaan sebaye pedoman dalam Pelaksanaan dan Penilaian Kualifikasi 4, Dokumen Aplikasi Kualifikasi adalah dokumen yang disiapkan oleh Penyedia BarangiJasa berdasarkan Dokumen Kualifikasi sebagai pedoman dalam penilaian Kualifkasi 5. Dokumen Pengadaan adalah dokumen terkait dengan proses pengadaan BarangiJasa meliputi antara iain Ookumen Kuaiifikesi, Dokumen Aplikasi Kualifkasi, Dokumen Penunjukan , Dokumen KAK, Undangan, Dokumen Penawaran , Berita Acara , SPK 6. E-Procurement PLN adalah sarana Pengadaan BaranglJasa yang diproses secara elektronik, yang diakses melalui intemet pada http//[Link]. 7. E-Bidding adalah Penawaran harga melalui e-procurement dimana Penawaran Harga Akhit ‘merupakan harga yang dimasukkan sebelum batas waktu akhir yang ditentukan, 8 Harga Parkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitngan harga perkiraan dari stiahi [Link] yang dihitung berdasarkan estimasi biaya pokok produksi atau estimasi biaya pokok pekerjaan yang Uisesuaihan dengan Kunuisi ekonomi teikini dan fahlurfahior lain yang Lesfunysi untuk meliat kewajaran harga penawaran 9. Jadwal Pengadaan adalah rincian waktu proses Pengadaan Barang/Jasa yang mencakup tahap proses perencanaan pengadaan sampai dengan tahap penyelesaian pelaksanaan pengadaan 40. KAKITOR adalah dokumen yang disiapkan oleh Pengguna BarangiJasa Uraian kegiatan berupa gambaran secara garis Desar mengenal pekerjaan yang akan dliaksanakan, antara iain tatar belakang, maksud dan tujuan, lokasi, asal sumber pendanaan dan hal-hal lain yang diperiukan: Waktu pelaksanaan yang diperlukan termasuk kapan Barang/Jasa Lainnya tersebut harus tersedia pada lokasi kogiatan Spesifiaci teknis Barang/Jasa Lainnya yang akan diadakan; dan Besarnya total perkiraan biaya pekerjaan. 11, Klarifikasi_ adalah Kegiatan meminta penjelasan oleh Pejabat Pelaksana Pengadaan kepada Penyedia BarangiJasa atas substansi penawaran yang kurang jelas dalam rangka evaluasi penawaran. 12, Masa Pelaksanaan SPK adalah masa sejak ditandatanganinya SPK sampai dengan berakbiinya jangka waktu yang ditentukan dalam SPK. 413. Negosiasi adalah kegiatan untuk pembahasan aspek teknis, harga dan waktu pelaksanaan antara Pojabat Polaksana Pengadaan kepada Penyedia Barang/Jasa 14, PLN adalah PT PLN (Persero) yang didiikan dengen Akte Notaris Sutjpte, SH Nomor 169 tenggal ‘30 Juli 1984 Deserta perubanannya. 15, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan adalah PT PLN (Persero) unt organisasi satu tingkat dibawah PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) yang melaksanakan kegiatan usaha tertentu sesuai dengan tujuan dan kegiatan usaha Perusahaan. 16. Pengadaan Barang/Jasa adalah kegiatan pengadaan barang/Jasa di PLN yang dibiayai dengan APLN atau yang dibiayai dengan sumber dana dari pinjamarvhibahluar negeri darvatau pinjaman dalam negeri (non APLN), sepanjang tidak diatur dalam naskah pember pinjaman (guide lines) 17, Proves Pengadaan Barangiasa dala heyiatan peingauaar barangssa yarig lp isis Pengadaan BarangiJasa ((dentifkasi dan penganggaran), perencanaan pengadaan Barang/Jasa, roses Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa, penandatanganan SPK, pelaksanaan SPK, dan serah terima hasil pelaksanaan SPK. 18. Pengadaan Langsung yaitu Pengadaan Barang/Jasa untuk memenuni Kebutuhan operasional yang diyakini batwa harga tersebut merupakan hasil persaingan di pasar, dengan nila tertentu yagune BarangiJasa adalah Pejebat struktural dibawah GM yang diberi kuase atau diberi pelimpahan wewenang berdasarkan Peraturan yang berlaku, yang menggunakan dan/atau menerima manfaat baik langsung maupun tidak langsung dari Jasa yang dihasikan dari proses Pengadaan Baranghlasa 20. Pojabat Polaksana Pengadaan adalah Pejabat struktural yang bertugas dan bertanggungjawab dalam pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa atau pejabat stuktural lainnya yang ditunjok untuk melakukan pelaksanaan Pengadaan Baranglasa 24, Penyedia Barang/Jaoa adalah badan usaha yang berbontuk Percoroan Terbatae (PT) yang kogiatan usahanya_memilki jin sesuai peraturan perundangan-undangan dalam Kegiatan menyediakan Barangldasa 22. Pakta Intogritas adalah surat pernyataan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan ppersengkongkolan baik verikal atau horizontal, bertindak dengan penuh kehat-hatian sesuai dengan ketentuan peraturan yang beriaku dalam pelaksanaan Pengadaan Barang, 23. Pascakualifikasi adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentylainnya dan Penyedia Barang/Jasa setelah memasukkan penawaran 24, Surat Perintah Kerja (SPK) adalah perikatan dalam bentuk tertulis antara Pengguna Barangidasa dengan Penyedia Barang/Jasa 26. Tanggal efektif SPK adalah tanggal Jaminan Pelaksanaan diserahkan kepada Pemberi Kerja dan selambat-lambatnya 14 (empat belas) har sejak SPK ditandatangani 26. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKON) adalah besarnya Komponen daiam negeti pada barang, jasa, gabungan jasa, serta gabungan Barang dan jasa Pasal 3 Jenis, Paket dan Metode Pengadaan 1, Jenis Pengadaan adalah “Pengadaan Jasa’ sngedeen Barang adalah “Pengadean Jasa Pemasangan Intelligent Fault Isolation Device {Ei Motontod + Panel + RTL) Tahun 2025 di UPS Rentauprapat. 3. Metode Pengadaan adalah “Pengadaan Langsung" dengan Ketentuan Pelaksanaan Pengadaan Barang dilaksanakan berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tercantum pada Peraturan Direksi PT PLN (Persero) Nomor: 0018.P/DIR/2023 dan Peraturan Pelaksana PT PLN (Persero) Nomor: (0012.£/01R/2023 tanggal 07 Juli 2023 tentang Standard Prosedur Pengadaan Barang/Jasa Lainnya PT PLN (Persero) Pasal 4 ‘Sumber Dana dan Masa Pelaksanaan SPK 41. Sumber Dana Pengadaan Barang ini menggunakan Anggaran PLN-Investasi tahun anggaran 2025 dengan No. O64/KEU.01.01/[Link]/2025-R; [Link].4.0041 Perkiraan rilai Pagu ‘Anggaran adalah sebesar ‘Rp 16.770.395,- (sudah termasuk PPN Sesuai dengan ketentuan yang berlaku) Perea: Gina belan ft eb rath pha tiga re-woréllan pul tina Rah 2. Masa Pelaksanaan Pekerjaan terhitung 45 (Empat Puluh Lima) kalender sejak tanggal efektifnya SPK. Pasal 5 Dokumen SPK Dokumen KAK terdiri dari Dokumen untuk Pemilihan Penyedia Barang/Jasa meliputi 4. Instruksi Kepada Peserta (IKP); 2. Syarat-Syarat SPK; 3. Syarat-Syarat Teknik; 4. Lampiran Dokumen Penawaran terdiri dari’ Surat Penawaran Harga, Daftar Kuantitas Harga (DKH), ‘Surat Pemyataan Minat, Pakta Integritas dan Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen. Pasalé Porsyaratan Pesorta atau Calon Penyedia Barang/Jasa Peserta atau Calon Penyedia Barang/Jasa harus memenuhi persyaratan sebagai berkut 4. Penyedia Barangilasa berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT) atau Persekutuan Komanditer (CV) 2. Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat jin Usaha Perdagangan (SIUP) dari Instansi Pemerintah. (menyertakan KLB! sesvai jenis pekerjaan disesuiakan dengan jenis pekerjaan) Memiliki Surat Keterangan Domisili dari instansi Pemerintah yang masih beriaku atau tzin Lokasi Memiliki Penetapan Pengusahan Kena Pajak (PKP) dan Nomor Pokok Wajid Pajak (NPWP) Perusahaan 5. Mempunyai Kapasitas menandatangani SPK secara hukum dengan Landasan Hukum Akte Pendirian Perusahaan dan Akte Perubahan Terakhir. 6. Mempunyai Surat Pengukuhan dari Menteri Hukum dan HAM, jika berbentuk Perseroan Terbatas M. 7. Tidak dalam pengawasan pengadilen, tidak bangkrut, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan danlatau Direksi yang bertindak untuk dan atas nama Perusahaan tidak sedang menjalani sanksi pidana. 8. Direksi/Pengurus yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak masuk dalam daftar Penyedia Barang/Jasa yang terkena Daftar Hitam (Blacktist 9. Telah melunasi kewajiban perpajakan minimal tahun terakhir , dibuktixan dengan metampirkan fotokopi bukti tanda tema penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) ‘minimal tahun ‘terakhir dan fotokopi Surat Setoran Pajak (SSP) PPh Pasal 29 atau Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sekurang-kurangnya tiga bulan terakhir yaitu Bulan Maret, April dan Mei 2028. 10. Mempunyai Laporan Keuangan tahun terakhir yang telah diaudit oleh Akuntan Publik atau disahkan oleh Pimpinan Perusahaan. 14. Memiliki pengalaman kerja sejenis yang dipersyaratkan. 12. Memiliki sertikat CSMS yang dikeluarkan oleh PLN yang dengan level minimal resiko Extrem 43. Memiiki SBUJPTL dan atau IUJBTL Pasal 7 Etika Pengadaan Peserta atau Calon Penyedia Barang, harus mematuhi etika pengadaan sebagai berikut 1. Melaksanakan tugas secara tertb, disertai rasa tanggung jawab untuk mencapai sasaran kelancaran dan ketepatan tercapamnya tujuan Pengadaan BarangiJasa 2. Bekerja secara profesional dan mandiri atas dasar kejujuran, serta menjaga kerahasiaan Dokumen KAK yang seharusnya dirahasiakan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam proses Pengadaan. 3. Tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun tidak langsung untuk mencegah dan menghindari terjadinya persaingan tidak sehat 4 Menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan para pihak 5. Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan Perusahaan dalam Pengadaan Barang/Jasa. 6. Menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang darvatau kolusi dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan Perusahaan, 7. Tidak menerima, tidak menawarkan atau tidak menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah, imbalan berupa apa saja kepada slapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan Pengadaan Pasal 8 Larangan Pertentangan Kepentingan 1. Para Pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya, di ganda atau terafiliasi. 1ng memilkiimelakukan peran 3. Setiap Peserta atau Calon Penyedia BarangiJasa yang termasuk dalam larangan pertentangan kepentingan sebagaimana ayat 1 dan 2 pasal ini akan digugurkan pada evaluasi dokumen penawaran. Pasal 9 Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 4. Pengadaan yang menyangkul Pengadaan Barang diutamakan yaitu Barang yang banan baku dan pembuatannya diutamakan di Indonesia, diantaranya terdiri dari Barang jadi, Barang setengah jadi pperalatan suku cadang, Komponen utama, dan komponen pembantu, banan baku bahan pelengkap dan bahan pembantu, 2. Pengadaan yang menyangkut Pengadaan Jasa diutamakan Pekerjaan Jasa yang dilaksanakan oleh ‘Tenaga Indonesia. 3, Peserta Wajib menyampaikan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dikeluarkan dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan RI atau dari perhitungan Pabrikan Pasal 10 ‘Alur Pengadaan Langsung dengan SPK Undangar ke Calon Penyeuia Uisettai Dukuien! Peswunjukat dain KAK ‘Aanwiizing/ Penjelasan ( apabila dipersyaratkan ) Penyerahan Dokumen Penawaran Evaluasi dan Negosiasi Tanda Tangan SPK B. UNDANGAN Pejabat pelaksana mengundang calon penyedia Barang/Jasa yang ditunjuk oleh pengguna BaranglJasa sesuai dengan surat Justikasi sesuai dengan format Lampiran A ©. AANWNZING / RAPAT PENJELASAN ( apabila ada ) Pejabat pelaksana pengadaan melakukan rapat penjelasan kepada calon penyedia Barang/Jasa (apabila dipertukan) D. PERSIAPAN DOKUMEN PENAWARAN Pasal 11 Biaya Ponyiapan Dokumen Penawaran 1. Peserta atau Calon Penyedia BarangiJasa menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian Dokumen Penawaran. 2. PLN tidak bertanggungjawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh Peserta atau Calon Penyedia Darang, Pasal 12 Rahaaa Dokumen Penawaran Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa indonesia 2) Dokumen Penunjany yang letkail Ueryanr Dukunen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Asing, ka berbahasa asing disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia sehingga jika terjadi perbedaan penafsiran maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. n Dokumen Penawaran berisi persyaratan-persyaratan yang terdiri dari Kelengkapan Penyampaian Dokumen Penawaran berisi persyaratan-persyaratan, dibual dalam bentuk softcopy kodalam File dokumen (PDF) diupioad pada aplikasi E-Procurement. DOKUMEN PENAWARAN 4) _Dokumen Penawaran Kelengkapan Administrasi No Kolengiapan Hi z ‘Surat Penawaran, Daftar Kuantitas Harga (OKH ae f i l fi 2_| Daftar Kuantitas Harga (OKH) —3_| Surat Pemyataan Minat 4_ | Pakta integrtas 5_| Surat Pemyataan Kebenaran Dokumen aaa 7_| Nomor induk Berusaha (NIB) atau Surat izin Usaha Perdagangan (SIUP) 9 10 it 12 ‘Surat Keterangan Domisil dari Instansi Pemerintah yang masih berlaku atau lzin Lokasi Penetapan Pengusaha Kena Pajak (PKP) Nomor Pokok Wajib Pajak — NPWP Perusahaan ‘Surat Pengesahan Pendirian Perusahaan dan perubahan terakhir (apabila ada) dari Menteri Hukum dan HAM. 2 13_| Akta Pendinian Perusahaan dan Akia Perubahan Terakhir apabila ada) 714_| Buk pelunasan kewajban pajak Tahun terakhir (SPT/PPh) — minimal Tahun 2023 15 | Surat Setoran Pajak (SSP) PPh Pasal 29 atau Pajak Periambahan Nilai (PPN) sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan terakhir November, Desember 2024, dan Januari 2025 16_| Formal sian Kualifikasi 17_| Sertiikat CSMS yang dikeluarkan oleh PLN yang dengan level minimal resiko Exstrem 18 | Memilki SSUJPTL dan atau [UJBTL Jokumen Penawaran Kelengkapan Teknis Kelengkapan os ‘Spesifikasi teknis dan brosur-brosur (jika ada) ‘Sertiikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari kementerian Perindustrian dan 2 | Perdagangan RI atau Surat Pemyataan Self Assesment TKDN sesuai perhitungan Penyedia Barang/Jasa '3_| Pengalaman pekerjaan sejenis dibuktikan dengan copy kontrak cumen Penawaran Kelengkapan Kevangan aa _Katengkepan, a a Taporan Keuang: haan minimal tahun terakhir Tolah diaudit tan Publik atau bagi Penyedia Barang/Jasa mikro dan kecl telah diaudit oleh Kantor akuntan publi atau disahkan oleh pimpinan perusahaan, 2_| Surat Keterangan Bank disertai Referensi Bank Pasal 14 Bentuk Surat Penawaran Harga 4. Surat Penawaran yana didalamnya mencantumkan ‘Tanggal Masa beriaku penawaran Harga Penawaran Bermaterai Rp. 10.000,- Bercap Perusahaan dan ditandatangani oleh 1). Pimpinan Perusahaan/Direktur Perusahaan; 2) Penerima Kuasa dari Pimpinan Perusahaar/Direktur Perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam Akta Pendirian atau Perubahannya; 3) Kepala Cabang Perusahaan yang diangkat oleh Kantor Pusat yang dibuktikan dengan Dokumen Otentik Peserta atau Calon Penyedia Barang/Jasa mencantumkan Harga Satuan dalam Surat Penawaran Biaya Resiko, Overhead dan Keuntungan (ROK) sudah termasuk semua pajak, bea, restribusi, dan ungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pengadaan Barang/Jasa ini dalam Total Harga Penawaran, belum termasuk PPN. 4, Bahasa yang digunakan dalam penawaran adalah Bahasa Indonesia dan bentuk mata uang Indonesia (IDR) yaitu "Rupiah” 5. Harga Penawaran ditulis dengan jelas dalam Angka dan Huruf. Pasal 15 ‘Masa Berlaku Penawaran ‘Surat Penawaran Harga berlaku untuk jangka wakty sekurang-kurangnya 80 (Fram Puluh) Hari Kalander tethitung sejak tanggal Surat Penawaran Harga, C. PENYERAHAN DOKUMEN PENAWARAN Pasal 16 Cara Penyampaian Dokumen Penawaran Penyampaian Dokumen Penawaran berisi persyaratan-persyaratan, diouat dalam bentuk hardcopy ke dalam sampul dan softeopy kedalam flasdisk. D. PEMBUKAAN PENAWARAN Pasal 17 Pembukaan Dokumen Penawaran 4. Pejabat Pelaksana Pengadaan membuka Dokumen Penawaran dan menelt File Dokumen Dokuren Penawaran yang telah disampaikan 2. Mombuat Berita Acara Pembukaan Penawaran (BAPP), yang berisican hal-hal dan data-data pokok formasi yang diperoieh pada saat pembukaan penawaran yang paling a. Keterangan lain vana dianagao perl: . Tanggal pembuatan Berta Acara; dan ©. Tandatangan. 3. Menandatangani BAPP bersama saksi dari Peserta atau Calon Penyedia Barang yang hadir atau Hvar dari Pejabat Pelaksana Pengadaan. Pejabat Pelaksana Pengadaan melakukan Klarfkasi untuk memperjelas substansi penawaran dan bersfatrahasia ‘Negosiasidilakukan kepada Calon Penyedia BarangiJasa. Apabila tidak tercapai kesepakatan, maka proses pengadaan dapat divsulkan Gagal. Bagi calon Penyesia Barang/Jasa yang tidak sepakat dengan hasil negosiasi sesual point (3), maka yang bersangkutan dinyatakan mengundurkan dir 5, Membuat dan menandatangani Berita Acara Klarifkasi dan Negosiasi (BAKN) F, SURAT PERINTAH KERJA Pasal 19 Dokumen Surat Perintah Kerja 1. Surat Perintah Kerja (SPK) dipersiapkan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku dan tata kelola perusahaan yang baik, serta prinsip kehati-hatian dalam pengambilan keputusan bisnis (profesional judgement. 2. Surat Perintah Kerja (SPK) dihunt herdasarkan kesenakatan para pihak 3. Pembuatan Surat Perintah Kerja (SPK) menjadi tugas dan tanggungjawab Pejabat Pelaksana Pengadaan dan dapat dibantu oleh pihak lain sesuai keahlian baik internal maupun eksternal PLN 4. Unuten Kekuatan hukum Dekumen Surat Perintah Kerja (SPK) Surat Porintah Kerja (SP) ‘Amandemen/Addendum KAK (jka ada) ‘Syarat syarat Knusus Kontrak ‘Syarat-syarat Umum Kontrak ‘Spesifikasi Teknis ‘Gambar-Gambar (apabila ada) Daftar Kuantitas Harga (OKH) Dokumen lain yang merupakan bagian dani Dokumen Pengadaan ‘Surat Penawaran Pasal 20 Ponandatanganan Surat Perintah Kerja (SP) 1. Penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) dilakukan antara Pengguna Barang/Jasa dengan Penyedia Barang/Jasa yang ditunjuk. 2. Pengguna BarangiJasa dan Penyedia Barang/Jasa wajib memerksa konsep Surat Perintah Kerja (SPK) meliputi substansi, Bahasa/tedaksional Surat Perintah Kerja (SPK), 3. Jumiah Dokumen Surat Perintah Kerja (SPK) dibuat sesuai kebutuhan sekurang-kurangnya 2 (dua) rangkap Surat Perintah Kerja (SPK) Asi, Asli pertama untuk Pengguna BarangiJasa dibubuhi ‘materal pada bagian yang ditandatangani Penyedia Barang/Jasa, dan Asli kedua untuk Penyedia Barang/Jasa dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani Pengguna BarangiJasa, 4. Penyedia Barang/Jasa dilarang mengalihkan tanggungjawab seluruh pekerjaan utama dengan ‘mensubkontrakkan kepada pinak lain 5. Pejabat Pelaksana Pengadaan harus memastikan Dokumen Surat Periniah Kerja (SPK) asi disimpan dengan baik dalam Hard Copy maupun Soft Copy (Digital) untuk arsip dan pemantauan Kinerja Penyedia Barang/Jasa BAB IT SYARAT-SYARAT SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Pengguna Barang/Jasa adalah Pejabal yang menggunakan dan/atau menerima manfaat balk langsung maupun tidak langsung dari Barang/Jasa yang diserahkan dari Penyedia Barang/Jasa. Direksi Pokerjaan adalah wakii Pengguna Barang/Jasa yang merupakan Pejabat Struktural di bbawahnya untuk mengendalikan dan mengawasi pelaksanan pengadaan. Pengawas Pekerjaan adalah wakil Pengguna Barang/Jasa untuk membantu Direksi Pekerjaan. Pengawas KS adalan wakil Pengguna BarangiJasa untuk membantu Direksi Pekerjaan dalam hal engawasan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Keselamatan Ketenagalistniean Penyedia BarangiJasa adalah Perusahaan yang ditunjuk dan mengikat secara SPK dalam Pengadaan Barangiase, Pasal2 Pangguna dan Panyedia Barang/Jaea (Para Pihak) Pengguna Barang/Jasa adalah Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Direks! Pexerjaan adaian assistant Manager Janngan Dan Konstruksi Pengawas Pekerjaan adalah Team Leader Operasi Distribusi Pengawas K3 adalah Team Leader K3L Dan KAM Penyedia Barang/Jasa adalah Perusahaan yang menerima pengadaan Barang/Jasa yang diwakili ‘oleh Pimpinan atau Direktur dari Perusahaan, Hak dan kewajiban Pengguna Barang/Jasa dalam pelaksanaan Perjanjian: ‘a. Mengawasi pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Rarang/.iasa .Meminta laporan mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa; ©. Memberikan instruksi, balk langsung maupun tidak langsung, sesuai Lingkup Pekerjaan yang telah ditetapkan dalam SPK. 4. Melakukan pembayaran atas pekerjaan yang telah dliakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa dalam pelaksanaan perjanjian ‘@, Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesual dengan prosedur dan instruksi kerja, jadwal ppelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan oleh Pengguna Barang/Jasa; b. Melaporkan pelaksanaan pekeriaan kepada Pengguna BarangiJasa: c, Memberikan keterangan yang diperlukan untuk pemerisaan pelaksanaan yang dilakukan Pengguna Barang/Jasa; 4d, Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan sesual SPR; 2. Mengambil langkah-langkah yang maksimal untuk malindungi ingkungan, baik di dalam maupun

Anda mungkin juga menyukai