0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan1 halaman

Strategi Pengelompokan Siswa DBL

Dalam Discovery Based Learning (DBL), penting untuk mengelompokkan siswa berdasarkan preferensi mereka dan memberikan instruksi yang jelas untuk setiap kelompok. Hal ini memungkinkan siswa untuk bekerja sesuai kebutuhan mereka tanpa mengganggu aktivitas kelompok lain. Pilihan lain yang diusulkan tidak sesuai dengan prinsip DBL yang menekankan fleksibilitas, interaksi, dan eksplorasi.

Diunggah oleh

faizal.dwi368
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan1 halaman

Strategi Pengelompokan Siswa DBL

Dalam Discovery Based Learning (DBL), penting untuk mengelompokkan siswa berdasarkan preferensi mereka dan memberikan instruksi yang jelas untuk setiap kelompok. Hal ini memungkinkan siswa untuk bekerja sesuai kebutuhan mereka tanpa mengganggu aktivitas kelompok lain. Pilihan lain yang diusulkan tidak sesuai dengan prinsip DBL yang menekankan fleksibilitas, interaksi, dan eksplorasi.

Diunggah oleh

faizal.dwi368
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jawaban yang tepat adalah:

A. Mengelompokkan siswa berdasarkan preferensi mereka dan memberikan arahan yang


jelas untuk setiap kelompok

Penjelasan:

Dalam DBL (Discovery Based Learning), siswa bekerja melalui aktivitas berbeda sesuai
kebutuhan atau minat. Hal ini menuntut guru untuk:

• Mengorganisasi kelas secara strategis, misalnya melalui pengelompokan.

• Memberikan instruksi yang jelas dan terstruktur untuk setiap kelompok.

• Mengawasi dan memfasilitasi tanpa harus menghentikan aktivitas siswa lain.

• Menjaga alur kerja agar semua kelompok tetap produktif.

Pilihan lain tidak tepat karena:

• B: Menghentikan aktivitas menghambat pembelajaran kelompok lain.

• C: Menggunakan satu metode bertentangan dengan prinsip DBL yang fleksibel.

• D: DBL menekankan interaksi dan eksplorasi, bukan kerja individu penuh.

• E: Aturan terlalu ketat menghambat kegiatan aktif dan eksploratif.

Jadi, cara terbaik adalah mengelompokkan siswa sesuai preferensi/aktivitas dan memberi
arahan yang jelas pada masing-masing kelompok.

Anda mungkin juga menyukai