0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan21 halaman

Program Kerja Laboratorium IPA 2025/2026

Dokumen ini adalah Program Kerja Kepala Laboratorium IPA Sekolah Nasional Plus Tunas Global untuk tahun ajaran 2025/2026, yang bertujuan meningkatkan tata kelola dan fasilitas laboratorium. Program ini diharapkan dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran sains melalui praktikum dan persiapan lomba. Penyusun juga mengakui adanya kekurangan dalam program ini dan mengharapkan kritik serta saran untuk perbaikan.

Diunggah oleh

hkusmayadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan21 halaman

Program Kerja Laboratorium IPA 2025/2026

Dokumen ini adalah Program Kerja Kepala Laboratorium IPA Sekolah Nasional Plus Tunas Global untuk tahun ajaran 2025/2026, yang bertujuan meningkatkan tata kelola dan fasilitas laboratorium. Program ini diharapkan dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran sains melalui praktikum dan persiapan lomba. Penyusun juga mengakui adanya kekurangan dalam program ini dan mengharapkan kritik serta saran untuk perbaikan.

Diunggah oleh

hkusmayadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM LABORATORIUM IPA

SEKOLAH NASIONAL PLUS TUNAS


GLOBAL

Jl. Nusa Indah No.16, Depok, Kec. Pancoran Mas,

Kota Depok, Jawa Barat 16431

0
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan izin-Nya maka
selesai sudah penyusunan Program Kerja Kepala Laboratorium IPA yang dapat digunakan sebagai
acuan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran maupun praktikum di Laboratorium IPA Sekolah
Nasional Plus Tunas Global. Program kerja laboratorium tahun 2025/2026 ini akan lebih diarahkan
pada peningkatan tata kelola dan penambahan alat/bahan di laboratorium guna memberikan
pelayanan kepada peserta didik dan pengguna laboratorium lainnya.

Dengan adanya program kerja kepala laboratorium IPA ini, besar harapan dapat memberikan
motivasi kepada peserta didik untuk belajar dalam pembuktian teori melalui percobaan/ demonstrasi
untuk menjadi kenyataan., terlebih menjadi tempat dimulainya keikutsertaan siswa dalam lomba-
lomba di bidang science .
Selanjutnya untuk lebih berkembangnya peran laboratorium, diperlukan sarana dan
prasarana yang mendukung program kerja tersebut.
Penyusun menyadari sepenuhnya walaupun telah berupaya semaksimal mungkin, namun di
dalam penyusunan program kerja ini pasti masih banyak kekurangan dan kelemahan yang
disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang penyusun miliki. Oleh sebab itu
kritik dan saran sangat penyusun harapkan, demi kesempurnaan penyusunan Program Kerja Kepala
Laboratorium IPA ini.
Akhirnya harapan Penyusun, semoga program kerja ini bermanfaat bagi pendidikan sains
khususnya bagi rekan-rekan guru jurusan IPA.

Depok, 18 Januari 2025


Penyusun
Tim Laboratorium Sekolah Nasional Plus Tunas Global
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ..................................................................................................................

KATA PENGANTAR .......................................................................................................................... i

DAFTAR ISI ........................................................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................................... 1

BAB II RENCANA KEGIATAN LABORATORIUM IPA ............................................................... 2

A. Penataan Ruang Laboratorium ........................................................................................................ 3

B. Penataan Alat dan Bahan ................................................................................................................ 5

C. Pengadministrasian Alat dan Bahan ................................................................................................ 8

D. Pengadministrasian Ruangan .......................................................................................................... 11

E. Pengadministrasian Fasilitas Umum ............................................................................................... 13

F. Pengadaan Alat dan Bahan .............................................................................................................. 15

Tata Tertib Laboratorium IPA ............................................................................................................. 18

Jadwal Penggunaan Laboratorium IPA ............................................................................................... 19

BAB III ORGANISASI LABORATORIUM ...................................................................................... 20

BAB IV PENUTUP ............................................................................................................................. 21

Kesimpulan ...........................................................................................................................................22

Saran ....................................................................................................................................................22
BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sebagai sekolah yang menggunakan kurikulum merdeka, maka untuk menumbuhkan

siswa dengan sikap kritis, berwawasan luas , diperlukan proses belajar yang bersifat

praktikum. Untuk memperlancar kegiatan proses belajar tersebut perlu adanya sarana yang

mendukung, diantaranya adalah laboratorium IPA.

Sekolah Tunas Global adalah sebuah institusi pendidikan yang dalam pencapaian

tujuannya sangat didukung oleh berbagai komponen, salah satunya adalah Laboratorium

IPA. Lebih dari itu Laboratorium IPA adalah komponen yang sangat mendasar dalam

terlaksananya suatu proses pendidikan untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih baik.

Laboratorium adalah tempat pembelajaran sains IPA dengan cara mencari pengetahuan

tentang alam secara sistematis melalui proses penemuan (inquiry) yang menekankan

pemberian pengalaman langsung dalam penggunaan dan pengembangan keterampilan proses

dan sikap ilmiah peserta didik, yang bermuara pada pembelajaran Work-Based experimen

(belajar sambil bekerja).

Keberadaan Laboratorium IPA juga perlu didukung oleh sebuah program yang baik

agar dapat mencapai tujuan yang direncanakan dan mengacu kepada Visi dan Misi Sekolah

Tunas Global. Penyusunan program yang baik dan terencana akan menciptakan suatu

pengembangan dan pemeliharaan Laboratorium IPA ke depannya.

B. Dasar Pemikiran

1. Pasal 12 ayat (1) dan Pasal 30 UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional.

2. Visi dan Misi serta Program Kerja Sekolah Nasional Plus Tunas Global

C. Tujuan

1. Sebagai salah satu media untuk pencapaian Visi dan Misi Sekolah.
2. Sebagai bahan acuan bagi Kepala Laboratorium IPA Sekolah Nasional Plus Tunas Global

dalam menjalankan tugasnya.

BAB II
RENCANA KEGIATAN LABORATORIUM
IPA

A. Penataan Ruang Laboratorium

DENAH RUANG LABORATORIUM IPA


B. Penataan Alat dan Bahan

Penataan alat dan bahan praktik IPA sangat bergantung kepada fasilitas yang
ada di laboratorium dan kepentingan pemakai laboratorium. Fasilitas yang dimaksud
dalam hal ini adalah adanya ruang penyimpanan khusus (gudang), ruang persiapan, dan
tempat-tempat penyimpanan alat – alat praktikum seperti lemari, kabinet, dan rak-rak.
Untuk menata alat dan bahan praktik IPA ada beberapa hal yang perlu
dikerjakan terlebih dahulu, yaitu pekerjaan sebagai berikut:
1. Membersihkan ruang laboratorium beserta tempat-tempat penyimpanan alat dan
bahan yang tersedia, misalnya lemari, laci, dan rak.
2. Mendata dan memeriksa alat dan bahan seperti tingkat kerusakan,
jumlah yang masih ada,
3. Mengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan kelompok mata
pelajaran (Fisika, Biologi, Kimia) atau sesuai dengan katalog yang dirujuk.
Penataan alat adalah proses pengaturan alat di laboratorium agar tertata dengan
baik. Dalam menata alat tersebut berkaitan erat dengan keteraturan dalam penyimpanan
maupun kemudahan dalam pemeliharaan. Keteraturan penyimpanan dan pemeliharaan
alat itu, tentu memerlukan cara tertentu agar petugas laboratorium dengan mudah dan
cepat dalam pengambilan alat untuk keperluan praktikum, juga ada kemudahan dalam
memelihara kualitas dan kuantitasnya. Dengan demikian penataan alat laboratorium
bertujuan agar alat-alat tersebut tersusun secara teratur, indah dipandang, mudah dan
aman dalam pengambilan dalam arti tidak terhalangi atau mengganggu peralatan lain,
terpelihara identitas dan presisi alat, serta terkontrol jumlahnya dari kehilangan dan
kerusakan.
Di laboratorium terdapat berbagai macam fasilitas umum laboratorium .
maupun peralatan. Beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan di dalam penataan
alat terutama cara penyimpanannya, diantaranya adalah :
a. Kualitas alat termasuk kecanggihan dan ketelitian
b. Keperangkatan
c. Nilai/ harga alat
d. Kuantitas alat termasuk kelangkaannya
e. Sifat alat termasuk kepekaan terhadap lingkungan
f. Bahan dasar penyusun alat
g. Bentuk dan ukuran alat
h. Bobot / berat alat
Setiap alat laboratorium harus dibuatkan spesifikasinya, yaitu informasi- informasi yang
memberikan gambaran tentang suatu alat, sehingga dari ciri tersebut secara spesifik alat itu
terbedakan dari alat lain. Alat sederhana tentunya memiliki spesifikasi lebih sederhana dari alat
rumit. Spesifikasi alat ini harus dimuat dalam kartu alat, dimana setiap alat harus memiliki satu
kartu.

Literatur alat laboratorium dikenal dengan nama katalog. Di dalam katalog itu terhimpun secara
lengkap tentang informasi tentang spesifikasi alat hingga harganya.

C. Pengadministrasian Alat dan Bahan

Untuk memudahkan pengecekan, penggunaan, pemeliharaan, pengadaan, dan terutama


pertanggungjawaban, semua fasilitas dan alat- alat/bahan di laboratorium harus diadministrasikan.
Pengertian pengadministrasian disini adalah pencatatan nama alat/bahan, jumlahnya, ukurannya,
mereknya, nomor kodenya, dan tempat penyimpanannya.

Untuk keperluan pencatatan alat dan bahan laboratorium ini diperlukan format atau buku perangkat
administrasi yang meliputi:

1. Buku inventaris

2. Kartu stok

3. Kartu permintaan/peminjaman alat/bahan

4. Buku catatan harian

5. Kartu alat/bahan yang rusak

6. Kartu reparasi

7. Format label

Buku lainnya yang dapat melengkapi perangkat administrasi di atas antara lain:

1. Daftar alat dan bahan sesuai dengan LKS

2. Program semester kegiatan laboratorium

3. Jadwal penggunaan laboratorium

4. Jurnal penggunaan laboratorium

5. Jurnal penggunaan laboratorium


D. Pembuatan administrasi ruangan lab

Ruangan di dalam laboratorium yang akan diadministrasikan di antaranya adalah :

1. Ruang praktikum

2. Ruang persiapan

3. Ruang penyimpanan / gudang alat

E. Pengadministrasian Fasilitas Umum

Fasilitas umum laboratorium adalah barang-barang yang merupakan perlengkapan


laboratorium. Barang-barang yang termasuk ke dalam kategori ini adalah :

 White board
 Instalasi listrik
 Papan pengumuman
 Instalasi air
 Meja guru
 Komputer + printer
 Meja peserta didik
 LCD Proyektor
 Kursi/bangku, jam dinding
 Alat pemadam kebakaran
 Almari alat/bahan
 Rak alat/zat dan Perlengkapan P3K
 Bak cuci / wastafel dan Meja praktikum
 Kipas angin/AC dan soundsystem
 Termometer ruangan
 Sapu/kemoceng, keset, tempat sampah
 Buku penuntun Praktikum
 Buku-buku materi
F. Pengadaan Alat dan Bahan

Untuk melengkapi atau mengganti alat dan bahan yang rusak, hilang, atau habis
dipakai diperlukan pengadaan. Sebelum pengusulan pengadaan alat dan bahan
dipikirkan hal-hal berikut:

a. Percobaan apa yang akan dilakukan

b. Alat dan bahan apa yang akan dibeli (dengan spesifikasi jelas)

c. Apakah dana tersedia

d. Prosedur pembelian

e. Pelaksanaan pembelian

Prosedur pengadaan alat dan bahan biasanya dimulai dengan penyusunan daftar alat dan
bahan yang akan dibeli. Daftar pengusulan diperoleh dari usulan masing-masing guru
IPA yang dikoordinasikan oleh koordinator laboratorium. Daftar alat dan bahan yang
akan dibeli dibuat berdasarkan program semester/program kegiatan laboratorium atau
berdasarkan analisis LKS.

G. Pembuatan administrasi r uangan lab

Ruangan di dalam laboratorium yang akan diadministrasikan di antaranya adalah :

1. Ruang praktikum

2. Ruang persiapan

3. Ruang penyimpanan / gudang alat


KEBUTUHAN TERHADAP BARANG DAN BAHAN PRAKTIK

UNTUK TAHUN 2025 / 2026

Dalam waktu dekat ( insidental)

No

Nama alat dan bahan

Qtt

Harga ( Rp)

Total ( Rp)

1.

Gunting kecil

10.000

30.000

2.

Label

10.000

20.000

3.

ATK( spidol, pensil, pulpen )

10.000

40.000
4.

Isi ulang spidol

8.000

24.000

5.

Kertas HVS

1 rim

50.000

50.000

6.

Charta hukum mendel

250.000

250.000

7.

Tempat sampah sedang

40.000

120.000

8.

Tissue besar 500 sheet

55.000

55.000

9.
Bak praktikum siswa

40.000

280.000

10.

Tatakan tempat pembersihan alat lab setelah dipakai

57.000

114.000

11.

Spirtus 1 botol besar

70.000

140.000

12.

Lemari tempat penyimpanan kit

500.000

500.000

13.

Kompor gas portable Cosmos

250.000

250.000

14.

Pengecatan lemari besi, kaki kursi dan kaki meja


350.000

15.

Voltmeter dan amperemeter

1+1

280.000

560.000

16.

Charta partenogenesis

250.000

250.000

17.

Multi meter tester digital “meterK167”

120.000

120.000

18.

Asam basa universal

150.000

150.000

19.

Buku besar folio

2
32.000

32.000

20.

Plastik tebal tatakan meja praktikum

75.000

75.000

21

Printer + Kompter

5.000.0000

22

Projektor

6.000.0000

23

Serbet 2

40.000

40.000

24

korek api
2

10.000

20.000

26

Model Kerangka manusia

900000

900000

27

Alat solder

250000

250000

Total

15.524.000
H. Tata Tertib Laboratorium IPA

a. Peserta didik tidak dibenarkan masuk ke dalam laboratorium tanpa izin Guru Pembimbing.

b. Peserta didik melaksanakan praktikum sesuai dengan jadwal.

c. Peserta didik masuk laboratorium dengan tertib dan melepas alas kaki.

d. Peserta didik tidak diperkenankan membawa makanan atau minuman dalam bentuk apapun
ke dalam laboratorium.

e. Peserta didik wajib menjaga ketertiban dan kebersihan ruang laboratorium.

f. Peserta didik menempati tempat yang sudah ditentukan sesuai kelompok kerja.

g. Alat dan bahan yang digunakan sesuai dengan petunjuk praktikum.

h. Jika ada alat-alat yang rusak peserta didik segera melaporkan kepada guru pembimbing.

i. Jika terjadi kecelakaan dalam praktikum segera melaporkan kepada guru pembimbing.

j. Setelah melakukan praktikum peserta didik harus mengembalikan alat/bahan


ke tempat semula dalam keadaan bersih.

k. Kerusakan atau kehilangan alat yang terjadi akibat kelalaian peserta didik, maka peserta
didik atau kelompok kerjanya harus menggantinya.

l. Ruangan laboratorium harus dalam keadaan bersih setelah selesai kegiatan.

m. Peserta didik yang tidak mengindahkan tata tertib dapat diberi sanksi dikeluarkan dari
laboratorium.
BAB III

ORGANISASI LABORATORIUM IPA

Organisasi Laboratorium IPA adalah suatu sistem kerja sama dari kelompok orang, barang, atau unit
tertentu tentang laboratorium IPA untuk mencapai tujuan. Mengorganisasikan laboratorium IPA
berarti menyusun sekelompok orang atau petugas dan sumberdaya yang lain untuk melaksanakan
suatu rencana atau program guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara yang paling
berdaya guna terhadap laboratorium IPA.

Orang-orang atau petugas yang terlibat langsung dalam organisasi laboratorium IPA adalah sebagai
berikut:

1. Kepala Sekolah

Tugas Kepala Sekolah:

a. Memberikan bimbingan, motivasi, pemantauan, dan evaluasi kepada petugas-petugas


laboratorium IPA.

b. Memberikan motivasi kepada guru-guru IPA dalam hal kegiatan laboratorium IPA.

c. Menyediakan dana keperluan operasional laboratorium.

2. Kepala Laboratorium

Tugas Kepala Laboratorium:

a. Bertanggung jawab atas kelengkapan administrasi laboratorium.

b. Bertanggung jawab atas kelancaran kegiatan laboratorium.

c. Mengusulkan kepada kepala sekolah tentang pengadaan alat/bahan laboratorium.

d. Bertanggung jawab tentang kebersihan, penyimpanan, perawatan, dan perbaikan alat.

e. Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium.

f. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium.

g. Membuat jurnal penggunaan laboratorium.


.Guru Mapel IPA

Tugas Guru Mapel IPA:

h. Menyelenggarakan praktikum mulai perencanaan, persiapan alat/bahan, persiapan


praktikum, dan pelaksanaan praktikum.

i. Menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan praktikum.

j. Menjaga kebersihan ruangan dan peralatan yang digunakan setelah selesai praktikum.

k. Mengatur kembali penyimpanan alat-alat laboratorium yang telah digunakan.

l. Mengisi jurnal penggunaan laboratorium.

4. Laboran

Tugas laboran adalah:

m. Mengerjakan administrasi laboratorium.

n. Mengatur penyimpanan dan pendataan alat dan bahan yang ada dalam laboratorium.

o. Menginventaris dan mengadministrasi peminjaman alat-alat laboratorium.

p. Mempersiapkan dan menyiapkan alat/bahan yang digunakan dalam praktikum.

q. Bertanggungjawab atas kebersihan alat dan ruang laboratorium beserta perlengkapannya.

r. Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium.


STRUKTUR ORGANISASI

LABORATORIUM IPA

Dr. Prawidi Wisnu Subroto


LABORATORIUM PENANGGUNG JAWAB:
KEPALA [Link]
Kusmayadi
Kepala Sekolah

LABORAN GURU IPA

Diah R [Link]
2. Cecilia Hanie

PRAKTIKAN
PESERTA DIDIK
PENUTUP

A. Kesimpulan

Pelaksanaan Program Kerja Laboratorium IPA di Sekolah Tunas Global ini diharapkan
menjadi solusi dalam menyiasati besarnya tanggung jawab yang diemban oleh mata pelajaran
IPA di sekolah. Dengan adanya pelaksanaan program kerja ini sebagai agenda rutin di
Sekolah Tunas Global, diharapkan nilai-nilai sains yang telah dipelajari oleh peserta didik
tidak hanya sekedar menjadi pengetahuan atau hapalan tetapi hendaknya menjadi suatu bekal
di tengah- tengah kehidupan sehari-hari.

B. Saran

Laboratorium IPA sebagai sarana sumber belajar yang nyata untuk peserta didik belajar perlu
dipelihara kebersihan dan kenyamanannya. Untuk itu laboratorium IPA sebaiknya tidak
hanya dikelola oleh Kepala Laboratorium IPA saja tetapi juga diperlukan seorang Laboran
yang siap setiap saat membantu guru IPA dalam menyelenggarakan praktikum di
[Link] keterbatasan tenaga dan waktu, laboratorium IPA juga sangat
memerlukan tenaga kebersihan yang rutin untuk membersihkan ruang laboratorium, sehingga
ruangan selalu dalam keadaan bersih dan siap [Link] kiranya saran yang dapat
diberikan kepada pihak sekolah semoga dapat ditindaklanjuti.

19
Lembar Pengesahan

Kepala Laboratorium Sekolah

Kusmayadi Haryabriasyah

Menyetujui,

Kepala Sekolah SMP

Dr. Prawidi Wisnu Subroto

20

Anda mungkin juga menyukai