Judul : Last Part
Durasi : 10 Menit
---
SINOPSIS
Di satu sekolah bernama SMA Nusa, terdapat empat pria yang
ber-sahabat ada rain, langit, bintang, dan edgar. Empat orang
tersebut mempunyai ciri khas yang berbeda. Ada Bintang, cowo
yang suka berpenampilan nyentrik dan cukup kaku jika berada
disebelah cewe cewe. Ada Langit, cowo yang cukup tengil dan
suka menggoda cewe cewe di sma nusa. Ada edgar, cowo paling
cool diantara mereka ber-empat. Dan yang terakhir Rain, Rain
adalah ketua dari geng mereka. Selama dua tahun lebih berada
di sma nusa, Rain terkenal sebagai cowo yang sangat cuek dan
tidak memperdulikan apa yang terjadi di sekitarnya. Namun
semua berubah ketika Rain melihat seorang cewe yang dibully
karena sifatnya yang lugu dan kasus ayahnya, cewe itu bernama
Gata. Setelah pertemuan mereka waktu itu, ternyata Rain adalah
orang yang selama ini dicari oleh Gata, sebagai teman masa
kecilnya.
Pemeran Utama:
1. Rain – cowo paling keren dan memiliki sifat yang cuek
terhadap sekitarnya.
2. Langit – cowo tengil yang suka menggoda wanita di sma
nusa.
3. Bintang – Cowo kaku yang selalu menjaga penampilannya.
4. Edgar – cowo yang terkenal cool di sma nusa.
5. Gata – cewe yang dibully karena pembawaan sifat lugunya.
6. Aca – cewe baik yang disenangi lingkunganya.
7. Nalifa – cewe yang memiliki sifat jelek.
8. Evi – cewe yang memiliki sifat jelek.
Pemeran Pendukung:
1. Mama Gata – seperti mama pada umumnya yang selalu
memperhatikan anaknya.
2. Papa Gata – seperti papa pada umumnya, namun memiliki
satu masalah karena sifat keserakahannya.
3. Guru – seperti guru pada umumnya yang suka menasehati
muridnya.
4. Polisi – Adil dan bijaksana.
5. Bernat & Mizan – teman yang baik dan pengertian terhadap
sekitarnya.
Keterangan Para Pemeran :
a. Zalfa as Gata
b. Nafisa as Aca
c. Bima as Rain
d. Daffa as Langit
e. Pasha as Bintang
f. Ganish as Edgar
g. Nalifa as Nalifa
h. Evi as Evi
i. Alicia as Mama Gata
j. Ramot as Papa Gata
k. Nabilah as Guru 1
l. Cika as Guru 3
m. Olivia as Guru 2
n. Wahyu as Pak satpam & polisi 2
o. Bernat as Bernat
p. Mizan as Mizan
q. Iqbal as Polisi 1
r. Fatan as Polisi 3
---
###Opening scene, ... menit
Plot :
Opening ini di rekam saat Rain, Bintang, Langit, Edgar di saat
opening scene ini mereka berjalan masuk ke arah sekolah.
V.O Rain: “Hai gua rain, cowo paling keren di sma nusa. Semua
cewe sma nusa bakal kagum kalo liat gua sama tiga temen gua.
Ini bintang, setiap dia jalan ke kelasnya, gua pastiin cewe
cewe bakal kagum sama penampilannya. Dan ini langit, langit
mempunyai sifat tengil yang setiap langkahnya sangat susah
jika tidak menggoda cewe cewe sma nusa. Dan yang terakhir
namanya edgar, pesona senyuman manisnya buat para cewe merasa
terbang sampai ke langit. Selama tiga tahun gua berusaha nyari
teman kecil gua tapi sampe sekarang gua udah kehilangan dia
sepenuhnya.”
Bu guru 1(nabilah) : “Pagi nak”
Bu guru 2(olivia) : “Eh itu dasinya mana tu?”
Bu guru 3(Cika) : [mengobrol dengan pak satpam] : “Pak yang
kemarin saya minta tolong sudah selesai kan pak?”
Pak satpam(Wahyu) : “Sudah bu tadi sudah saya taruh di meja
ibu”
Plot :
Saat rain dan teman-teman sampai di gerbang sekolah tanpa ia
sadari rain hampir menabrak seorang gadis yang tidak dia
kenali.
Rain : “Eh kalo jalan pake mata dong!”
Teman-teman Rain : “Huuuu!!!Woi minggir woi”
Gata pun hanya terdiam kaget atas kejadian yang baru saja
terjadi, lalu Gata pun melanjutkan jalannya dengan buru-buru
karena dia takut terlambat masuk ke dalam kelas, melihat hal
itu Rain hanya diam dan bingung melihat gadis yang hampir ia
tabrak dan ia marahi tidak memberikan respon apapun.
---
Scene 1
INT. Kantin sekolah
*Plot :
Tidak terasa jam makan siang sudah berjalan, karena waktu jam
istirahat yang singkat gata dan aca segera menyantap makan
siang mereka berdua di kantin. Namun saat mereka sedsng makan,
tiba-tiba ada satu masalah yang membuat makan siang mereka
terhenti.
Nalifa: “Eh vi coba deh lo liat itu gata bukan sih?”
Evi: “Iya itu gata sama temennya tuh si aca”
Nalifa: “Gangguin aja ga sih gua gedeg banget liat muka
polosnya si gata”
Evi: “Ayo aja gua mah”
*Plot :
Mereka pun segera membuat rencana untuk mengganggu gata dan
aca yang sedang asik menyantap makan siangnya, lalu mereka
berdua berjalan menghampiri meja yang ditempati gata dan aca.
Nalifa: “Hai cupuu, lagi makan ni yaaa.. Nih gua tambahin kuah
ya biar lo ga seret”
Nalifa menumpahkan segelas air ke dalam makanan gata, begitu
juga dengan evi yang tertawa senang melihat tingkah jahat
nalifa. Namun aca sebagai teman baik gata tidak suka dengan
perlakuan nalifa.
Aca: “Eh lo ga pernah diajarin sopan santun ya sama orangtua
lo, kurang ajar banget sih gangguin orang lagi makan, gata
ini teman gua ya dan gua paling ga suka kalau teman gua
digangguin”
Gata: “udahlah ca ga usah diladenin orang kaya gitu”
Nalifa: “Tuh teman lo aja ga masalah kita gangguin”
Evi: “Tau tuh ribet banget lo!”
Nalifa: “Udahlah vi mending tinggalin aja mereka, say goodbye
vi sama duo cupu”
Evi: “byeee duo cupu”
Nalifa dan evi pun langsung meninggalkan aca dan gata begitu
saja.
*Plot :
Aca segera mengajak gata ke dalam kelas karena tanpa sadar jam
sudah menunjukkan pukul 16.00 pulang sekolah, Namun aca
melihat wajah gata yang hanya diam termenung.
Aca: “Ta balik ke kelas yuk, ini udah jam pulang. Kamu kenapa
gataa kok termenung gitu? Udahlah ta ga usah dipikirin hal
yang tadi, lo kan tau mereka orangnya emang kaya gitu.
Siapapun di buli sama mereka asal mereka seneng.
Gata: “Tapi emangnya pantes ya aku digituin?”
Aca: “Udahlah taa daripada kamu sedih terus, sebagai gantinya
gimana kalau aca main kerumah gata kita cerita cerita happy
happy lah pokonya, boleh ga?”
Gata: “Seriusan?? Boleh banget dongg, gata tunggu yaaa..”
---
Scene 2
INT. RUMAH GATA
*Plot :
Gata sampai dirumah setelah pulang sekolah, dan melihat papa
mamanya sedang asik mengobrol didepan.
Mama: “Gimana sekolahnya?”
Gata: “Ga gimana gimana kok ma.”
Mama: “Yauda gih sana mandi.”
Gata: “Iya mah.”
*plot:
Gata segera masuk ke dalam rumah, karena melihat ekspresi Gata
yang cukup murung, mama Gata pun merasa khawatir tentang apa
yang terjadi kepada anaknya di sekolah. Mama gata pun
merundingkan kekhawatirannya kepada papa Gata.
Mama : “Pa kenapa ya Gata terlihat sangat murung”
Papa : “Maksudnya gimana ma?”
Mama : “Aku tuh ngerasa ada yang di sembunyiin dari Gata
Papa : “atau nanti aku cobain hubungin wali kelas untuk nanya
keadaan Gata di sekolah”
Mama : “iya pah”
---
Scene 3
INT. RUMAH GATA
*Plot :
Aca segera masuk ke dalam kamar Gata, dan melihat barang
barang milik Gata yang ada di dalam kamar karena Aca sudah
lama tidak masuk ke dalam kamar Gata
Aca : “Hai Gata udah lama aku ga masuk ke kamar kamu ya”
Gata : “iya ca, emang terakhirnya kapan”
Aca : “Kira kira satu bulan yang lalu”
Aca : “ Eh tak kamu sekarang koleksi make up? Wii banyak
banget tak”
Saat Aca melihat ke arah lain ia tanpa sengaja melihat satu
foto yang menarik perhatiannya. Aca pun menghampiri foto
tersebut dan bertanya kepada Gata.
Aca : “Ta ini siapa?”
Gata : “udahlah ca ga penting”
Aca : “Ayolah ta kok kamu jadi pelit banget, ceritain si kok
pelit banget.”
Gata : “ udahla ca lagian dia itu cuman temen masa kecil aku.”
Aca: “Ohh.. eh btw kamu pake baju apa buat prom night?”
Gata: “Hah prom night, kapan?”
Aca: “Minggu malem loh tak”
Gata: “oalah.. ada si baju tapi lagi di laundry.”
*Plot:
Terdengar suara riuh rendah dari luar, ternyata di depan sudah
kedatangan dua polisi yang ingin menangkap papanya gata atas
kasus korupsi.
Polisi 1: “Permisi permisi, sela,at sore bu kami dari pihak
kepolisian membawa surat laporan ingin menangkap tersangka
atas nama bapak amur adriansyah.”
Mama: “Loh apa apaan ini?”
Poisi 2: “bapak amur ditangkap atas kasus penggelapan uang di
pt pangidoan.”
Papa: “Loh apa apaan ini pak, saya ga ada ngelakuin itu pak.”
Polisi 1: “udah gausah banyak ngomong, bawa aja ke kantor.”
Polisi 3: “Mari ikut kami ke kantor.”
Papa: “Eh saya belom ganti baju.”
Polisi 3: “Ah langsung aja.”
Gata dan aca mendengar suara keributan dari luar dan mereka
segera keluar dari kamar, lalu gata terkejut melihat papanya
yang ingin dibawa oleh polisi.
Gata: “Ma ada apa ini kok ada polisi disini”
Mama: “Papa ditangkap nak.”
Dengan sedih hati mama gata dan gata merelakan papanya dibawa
oleh kedua polisi itu. Papa gata pun pergi bersama kedua
polisi. Melihat kejadian itu aca turut sedih dengan apa yang
dirasakan oleh gata dan mamanya, Aca menyemangati gata dan
mamanya.
Aca: “Yang sabar ya gata tante.
---
SCENE 4
*TIMESKIP
[Link]
*Plot:
Keesokan harinya gata pergi ke sekolah, sesampainya di sekolah
gata berjalan menuju gerbang, Seperti hari biasanya guru-guru
selalu berdiri di depan gerbang sambil menyapa murid-murid
yang datang. Gata berjalan ke arah kelas seperti biasanya
tetapi hari ini ia merasa aneh melihat tatapan orang-orang di
sekolah terhadapnya. Sesampainya di kelas Gata di sambut oleh
Nalifa dan Evi yang dari tadi sudah menunggu dia datang. Dan
mereka pun serontak melemparkan bulatan kertas ke arah gata.
Nalifa : “Eh liat nih anak koruptor masih berani masuk.”
Evi : “Eh iya emang gapunya urat malu nih, si anak koruptor.”
Bernat : “Apaansi kalian berdua gajelas banget ngebbully anak
orang.”
Mizan : “Iya ni kaya udah paling sempurna aja kalian.”
Nalifa : “Apaansi sok asik.”
Evi : “Iya ni gausah ikut campur.”
Bernat : “Pedes amat tu mulut”
---
SCENE 5
*TIMESKIP.
[Link]
*Plot :
Bel sudah berbunyi yang menandakan waktunya untuk pulang
Aca : “Ta udah bel nih yuk pulang”
Gata : “Eee kamu duluan aja Ca aku masih ada urusan nih”
Aca : “Gapapa ni aku tinggal, tapi kamu beneran ada urusan
kan?.”
Gata : “Iya Aca beneran kamu pulang duluan aja gapapa kok”
Aca : “Yaudah deh aku pulang duluan ya Ta”
Bernat : “Sayang ayo balik aku anterin.”
Aca : “Eh iya ayo.”
*Plot :
Tidak lama Aca pergi meninggalkan kelas, Gata pun berjalan
keluar dan duduk di atas kursi yang ada tepat di depan kelas,
Sementara itu di kelas Rain..
Langit : “Rain gas pulang kita nongkrong di tempat biasa.”
Rain : “ Oh iya bro lu duluan aja gua masih ada urusan sama
pak Wahyu nanti gua nyusul .”
Teman-teman Rain : “Duluan ya Rain.”
Rain : “ YOi hati-hati ya bro.”
*Plot :
Saat Rain keluar kelas dia melihat seorang wanita yang sudah
cukup pucat berdiri di atas sumur dan akan berniat meloncat ke
dalam sumur. Rain bergegas menghampiri perempuan itu dan
menarik wanita tersebut untuk menghentikan aksinya.
Rain : “Eh lu udah gila ya mau loncat ke dalam sumur, lu bisa
mati tau ga.”
Gata : “Udah jangan tahan gua, lu gatau gimana menderitanya
hidup gua.”
Rain : “Gua emang gatau gimana susahnya hidup lu, tapi ya itu
kehidupan lu tu harus yakin kalo nanti bakal ada hari baik
yang di siapin tuhan buat lu”
Gata terdiam mendengar perkataan Rain dan Rain pun menatap ke
arah Gata sambil mengatakan satu kalimat yang membuat Gata
tertampar dengan perkataan nya.
Rain : “Ada satu ungkapan dari cak lontong hidup yang tidak di
pertaruhkan tidak akan pernah di menangkan dan untuk memulai
hal yang baru mencoba sesuatu yang lain yang memang terkadang
kita harus berani mempertaruhkan apa yang kita punya.”
*SCENE TAMBAHAN
[Link] memeluk ibunya
2. Gata tertawa bersama Aca saat menuju ke kelas
3. Gata tersenyum di kelas
---
*TIMESKIP
SCENE 6
[Link] CAFE
Bintang : “Hai guys apa kabar kalian semua akhirnya kita bisa
kumpul lagi di acara.
Bintang & edgar: “prom night!”
Edgar: “Gua ga nyangka kalian se dress well ini buat acara
prom night.”
*Plot :
Tiba-tiba perhatian semua orang teralihkan dengan kedatangan
Gata dan Aca yang berpenampilan sangat cantik malam itu, dan
tanpa di sadari dari tadi Rain hanya terdiam kagum terpukau
dengan Gata.
Bintang : “Jadi kita bakalan ngasih kesempatan buat kalian
semua untuk ungkapin sesuatu yang belum kalian ungkapin”
Gata pun langsung mengangkat tangannya dan berjalan ke arah
bintang karena ingin menyampaikan sesuatu.
Gata: “Gua.”
Gata : “ hai semua mungkin kalian semua kaget dengan
penampilan aku yang sekarang mungkin itu semua berkat orang
tua aku, Aca dan satu orang yang buat aku masih bisa berdiri
di hadapan kalian semua. Dia adalah teman masa kecilku yang
pertemuannya cukup singkat, gua mau berterimakasih sama lu
rain mungkin kalo lu ga liat gua waktu itu gada lagi seorang
Gata di SMA Nusa. Rain kamu masih inget foto ini gak?”
Rain berjalan ke arah gata, sambil dengan tatapan bingungnya.
Rain: “Inget, inget banget.”
Gata: “Kamu masih inget tos an kita gak?”
Rain: “Masih dong.”
Semua orang bertepuk tangan setelah mendengar pernyataan Gata
dan tersorot ada Aca dan Rain yang melihat Gata dengan tatapan
penuh bangga.
*TAMAT*