0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan19 halaman

Proposal Usaha Cookies Chocochip 2025

Proposal usaha cookies chocochip ini disusun oleh Amanda Triana Agustin sebagai tugas mata kuliah Kewirausahaan, bertujuan untuk merencanakan dan mengembangkan produk camilan yang lezat dan berkualitas. Dengan analisis pasar dan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan usaha ini dapat memenuhi kebutuhan konsumen serta memberikan manfaat ekonomi dan pengalaman berwirausaha bagi mahasiswa. Proposal ini juga mencakup analisis kelayakan usaha dan rencana anggaran biaya untuk mendukung pelaksanaan usaha.

Diunggah oleh

cikicikienak3
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan19 halaman

Proposal Usaha Cookies Chocochip 2025

Proposal usaha cookies chocochip ini disusun oleh Amanda Triana Agustin sebagai tugas mata kuliah Kewirausahaan, bertujuan untuk merencanakan dan mengembangkan produk camilan yang lezat dan berkualitas. Dengan analisis pasar dan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan usaha ini dapat memenuhi kebutuhan konsumen serta memberikan manfaat ekonomi dan pengalaman berwirausaha bagi mahasiswa. Proposal ini juga mencakup analisis kelayakan usaha dan rencana anggaran biaya untuk mendukung pelaksanaan usaha.

Diunggah oleh

cikicikienak3
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL

COOKIES CHOCOCHIP

OLEH :

Nama : Amanda Triana Agustin

NPM : D1B023015

Dosen Pengampu : Dr. Ir, Hardiansyah, S.T., M.T.

Mata Kuliah : Kewirausahaan

PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN DAN SAINS INFORMASI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS BENGKULU

2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
berkat rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan proposal usaha cookies
chocochip ini. Proposal ini disusun sebagai bagian dari tugas akademik pada mata
kuliah Kewirausahaan dan bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh
mengenai rencana usaha yang kami ajukan.

Cookies chocochip merupakan salah satu jenis cemilan ringan yang sangat
diminati oleh masyarakat, terutama di kalangan anak-anak, remaja, hingga orang
dewasa. Dengan tekstur yang renyah dan lembut serta isian chocochip yang
melimpah, kami berharap produk ini dapat menarik perhatian konsumen dan
memenuhi kebutuhan pasar akan camilan yang lezat, praktis, dan berkualitas.

Melalui proposal ini, kami ingin menunjukkan potensi usaha cookies


chocochip sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, baik dari segi ekonomi maupun
sosial. Kami menyadari bahwa penyusunan proposal ini tidak lepas dari bantuan
berbagai pihak. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang telah memberikan dukungan dan masukan selama proses penyusunan proposal
ini.

Harapan kami, proposal ini dapat menjadi referensi bagi pembaca yang ingin
memahami lebih dalam tentang usaha cookies chocochip dan memberikan inspirasi
bagi para calon wirausahawan untuk mengembangkan kreativitasnya di bidang
kuliner.

Penulis, November 2025

Amanda Triana Agustin

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................................i
DAFTAR ISI............................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.........................................................................................................1
1.1 Latar Belakang...........................................................................................................1
1.1 Rumusan Masalah......................................................................................................2
1.3 Tujuan........................................................................................................................2
1.4 Luaran Yang Diharapkan...........................................................................................2
1.5 Kegunaan Program.....................................................................................................3
BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA............................................................4
2.1 Deskripsi Produk........................................................................................................4
2.2 Peluang Usaha (Analisis SWOT)...............................................................................5
2.3 Strategi Pemasaran.....................................................................................................6
2.4 Analisis Kelayakan Usaha.........................................................................................6
2.5 Analisis BEP..............................................................................................................6
BAB III METODE PELAKSANAAN....................................................................................8
3.1 Pelaksanaan Kegiatan................................................................................................8
3.2 Pasca Produksi (Evaluasi dan Analisis Data)............................................................9
3.3 Manajemen Produksi..................................................................................................9
3.1 Bauran Pemasaran (Marketing MIX).......................................................................10
BAB IV RENCANA ANGGARAN BIAYA.........................................................................12
4.1 Rencana Biaya Produksi..........................................................................................12
4.1.1 Biaya Bahan Baku............................................................................................12
4.1.2 Biaya Bahan Pendukung dan Kemasan...........................................................12
4.1.3 Biaya Operasional Lainnya..............................................................................12
4.1.4 Rekapitulasi Total Biaya Produksi...................................................................13
4.2 Perkiraan Pendapatan...............................................................................................13
4.3 Analisis Laba/Rugi Sederhana.................................................................................13
KESIMPULAN.......................................................................................................................14
LAMPIRAN............................................................................................................................15

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan gaya hidup masyarakat modern saat ini semakin


mendorong meningkatnya kebutuhan akan makanan ringan (snack) yang
praktis, higienis, dan memiliki cita rasa yang lezat. Salah satu jenis
camilan yang banyak digemari oleh berbagai kalangan usia adalah
cookies, khususnya cookies chocochip. Kombinasi antara tekstur yang
renyah dan lembut dengan potongan cokelat yang manis menjadikan
cookies chocochip sebagai pilihan camilan yang tidak hanya cocok
dinikmati saat bersantai, tetapi juga sebagai teman belajar, bekerja,
maupun berkumpul bersama keluarga dan teman.

Di tengah banyaknya produk camilan yang beredar di pasaran,


masih terdapat peluang untuk mengembangkan produk cookies chocochip
dengan kualitas rasa yang unggul, tampilan yang menarik, serta harga
yang terjangkau. Selain itu, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap
kebersihan, keamanan bahan makanan, dan kualitas produk juga menjadi
pertimbangan penting dalam memilih camilan.

Melalui usaha cookies chocochip ini, kami berupaya


menghadirkan produk camilan yang tidak hanya lezat, tetapi juga
memiliki nilai tambah dari segi kemasan, cita rasa, dan inovasi varian.
Produk ini diharapkan mampu bersaing dengan produk sejenis di pasaran
dan menjadi salah satu pilihan favorit konsumen. Selain itu,
pengembangan usaha ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat
ekonomi, seperti membuka peluang usaha dan menambah pengalaman
berwirausaha bagi mahasiswa.

Berdasarkan uraian tersebut, penyusunan proposal usaha cookies


chocochip ini dilakukan sebagai langkah awal dalam merencanakan dan
mengembangkan ide bisnis secara lebih terarah dan sistematis. Proposal
ini akan menguraikan gambaran umum produk, analisis pasar, strategi
pemasaran, hingga perencanaan keuangan sebagai acuan dalam
pelaksanaan usaha ke depannya.

1
1.1 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam
proposal usaha Cookies Chocochip ini adalah sebagai berikut:
a. Bagaimana merancang dan mengembangkan usaha cookies chocochip
yang memiliki kualitas rasa yang unggul, kemasan menarik, dan harga
terjangkau?
b. Bagaimana strategi pemasaran yang efektif untuk memperkenalkan
dan memasarkan produk cookies chocochip kepada konsumen,
khususnya mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus?
c. Bagaimana analisis kelayakan usaha cookies chocochip ditinjau dari
aspek produksi, pemasaran, dan keuangan?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari penyusunan proposal usaha Cookies
Chocochip ini adalah:

a. Untuk menjelaskan konsep dan perencanaan usaha cookies chocochip


secara sistematis dan terarah.
b. Untuk mengetahui dan merumuskan strategi pemasaran yang tepat
agar produk cookies chocochip dapat diterima dan diminati
konsumen.
c. Untuk menganalisis kelayakan usaha dari segi produksi, pemasaran,
dan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam
menjalankan usaha.
d. Untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam
merencanakan dan mengembangkan usaha di bidang kuliner

1.4 Luaran Yang Diharapkan


Hasil dari program kreativitas mahasiswa kewirausahaan ini
adalah produk Cookies Chocochip, yaitu kue kering dengan tekstur
renyah di luar dan lembut di dalam yang dipadukan dengan potongan
cokelat (chocochip) melimpah, sehingga cocok dinikmati oleh siapa pun
sebagai teman belajar, bekerja, maupun bersantai.
Cookies ini dikemas dengan desain yang menarik, praktis, dan
higienis sehingga mudah dibawa ke mana saja dan berpotensi menjadi
camilan favorit di kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum.
Melalui program ini diharapkan terbentuk merek cookies chocochip yang
memiliki ciri khas rasa, tampilan, serta kualitas yang mampu bersaing dan
terus dikembangkan menjadi usaha berkelanjutan.

2
1.5 Kegunaan Program
a. Bagi Mahasiswa
Dapat menumbuhkan semangat berwirausaha, meningkatkan
kreativitas, serta menambah wawasan dan keterampilan dalam
merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi usaha sebagai bekal
membuka usaha mandiri di masa depan.
b. Bagi Masyarakat
Diharapkan produk cookies chocochip ini dapat menjadi camilan
praktis dan higienis dengan harga terjangkau serta membuka peluang
usaha di lingkungan sekitar.

3
BAB II

GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1 Deskripsi Produk


Cookies chocochip adalah salah satu jenis kue kering yang terbuat
dari adonan tepung terigu, mentega, gula, telur, dan dipadukan dengan
potongan cokelat (chocochip) yang memberikan rasa manis dan tekstur
khas. Cookies ini biasanya memiliki tekstur renyah di bagian luar namun
tetap lembut di bagian dalam, sehingga banyak digemari oleh berbagai
kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Cookies chocochip merupakan salah satu camilan modern yang


populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kehadirannya sering
dijumpai sebagai teman minum teh atau kopi, suguhan tamu, hingga
kudapan saat belajar dan bekerja. Dalam proses pembuatannya, adonan
cookies dibentuk bulat pipih atau sesuai kreasi, kemudian dipanggang
hingga matang dan mengeluarkan aroma harum khas mentega dan cokelat
yang menggugah selera.

Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan cookies chocochip


seperti tepung terigu, telur, dan cokelat mengandung sejumlah zat gizi
seperti karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat memberikan energi
bagi tubuh. Meski dikonsumsi dalam jumlah wajar sebagai camilan,
cookies chocochip dapat menjadi pilihan snack yang praktis dan
mengenyangkan. Selain itu, penggunaan bahan-bahan yang berkualitas
dan proses produksi yang higienis akan menambah nilai lebih dari produk
ini.

Usaha cookies chocochip juga memiliki potensi yang menjanjikan,


terutama di era digital saat ini. Dengan dukungan strategi pemasaran yang
tepat, seperti pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce, produk
cookies dapat dipasarkan dengan jangkauan yang lebih luas. Selain
berpeluang memberikan keuntungan secara ekonomi, usaha ini juga dapat
membantu membuka lapangan kerja dan menjadi wadah bagi mahasiswa
maupun pelaku usaha muda untuk mengasah keterampilan berwirausaha.

Masyarakat Indonesia banyak menggemari cookies chocochip


karena rasanya yang manis, teksturnya yang renyah dan lembut, serta
harganya yang dapat disesuaikan dengan berbagai segmen pasar. Hal ini
menjadikan cookies chocochip sebagai peluang bisnis yang menarik dan

4
berprospek cerah, terutama jika dikombinasikan dengan inovasi dalam hal
varian rasa, bentuk, kemasan yang menarik, serta layanan pemesanan yang
mudah dan cepat.

2.2 Peluang Usaha (Analisis SWOT)


Faktor Usaha Cookies Chocochip
Strength (Kekuatan) 1. Rasa cookies lezat, manis seimbang, dan
banyak chocochip.
2. Produk homemade dengan bahan
berkualitas dan tanpa pengawet berlebihan.
3. Kemasan menarik dan praktis dibawa ke
mana-mana.
4. Harga terjangkau untuk pelajar dan
mahasiswa.
Weakness 1. Skala produksi masih kecil sehingga
(Kelemahan) kapasitas terbatas.
2. Peralatan masih sederhana sehingga waktu
produksi lebih lama.
3. Brand belum terlalu dikenal masyarakat
luas.
4. Bergantung pada pesanan; jika promosi
kurang, penjualan bisa menurun.
Opportunity 1. Minat masyarakat terhadap camilan manis
(Peluang) dan praktis terus meningkat.
2. Tren belanja online memudahkan
pemasaran dan pemesanan produk.
3. Potensi kerja sama dengan kantin, warung,
atau kedai kopi sebagai pemasok camilan.
4. Bisa mengembangkan varian lain: cookies
red velvet, green tea, atau chocochip keju.
Threat (Ancaman) 1. Banyak pesaing produk sejenis, baik pabrik
maupun homemade.
2. Kenaikan harga bahan baku (tepung, telur,
mentega, cokelat) dapat memengaruhi
harga jual.
3. Perubahan selera konsumen yang cepat.
4. Risiko produk tiruan dengan kualitas lebih
rendah namun harga lebih murah.

5
2.3 Strategi Pemasaran
Strategi Pemasaran Penjelasan
Kebijakan Produk Usaha ini bergerak dalam bidang produksi dan
distribusi Cookies Chocochip. Jenis produksi
berupa makanan jadi dengan proses pembuatan
yang dilakukan secara home industry,
menggunakan bahan berkualitas dan pengolahan
yang higienis, kemudian dikemas dalam kemasan
praktis dan menarik sehingga siap dipasarkan
kepada konsumen
Kebijakan Harga Harga jual Cookies Chocochip ditetapkan sebesar
Rp 5.000,00 per pcs. Harga ini disesuaikan dengan
biaya produksi dan tetap terjangkau bagi
mahasiswa dan masyarakat sekitar, sehingga
mampu bersaing dengan produk sejenis di pasaran.
Kebijakan Promosi Promosi dilakukan dengan menawarkan produk
secara langsung di lingkungan kampus dan sekitar,
serta melalui media sosial seperti WhatsApp dan
Instagram untuk menyebarkan informasi produk,
foto, dan testimoni. Selain itu, dapat diberikan
promo berupa potongan harga untuk pembelian
dalam jumlah tertentu guna menarik minat dan
mempertahankan pelanggan.

2.4 Analisis Kelayakan Usaha


Fix Asset Harga Umur Penyusutan 1
Perolehan Ekonomis Bulan
Oven Rp800.000 4 Tahun Rp16.667
Mixer Rp400.000 3 Tahun Rp11.111
Loyang & Alat Rp200.000 3 Tahun Rp5.556
Peralatan kecil Rp150.000 2 Tahun Rp6.250
Beban Fix Asset Rp39.584
Berdasarkan Tabel 4.x, total beban penyusutan aset tetap yang
dialokasikan per bulan adalah sebesar Rp39.584,00. Nilai ini digunakan
sebagai dasar dalam perhitungan biaya tetap pada analisis kelayakan dan
perhitungan Break Even Point (BEP).

2.5 Analisis BEP


Data perhitungan yang digunakan:

6
Biaya tetap (Beban fix asset per bulan) : Rp39.584

Biaya variabel per unit (bahan, kemasan, operasional untuk 20 pcs =


Rp72.000 → per pcs) : Rp72.000÷ 20 = Rp3.600

Harga jual per unit : Rp5.000

Berdasarkan perhitungan BEP, titik impas usaha Cookies


Chocochip tercapai pada penjualan sekitar 29 pcs dengan nilai penjualan
kurang lebih Rp141.371. Produksi yang direncanakan yaitu 20 pcs per
sekali produksi memang belum mencapai BEP bulanan, sehingga untuk
mencapai kelayakan penuh usaha perlu meningkatkan volume produksi
atau frekuensi penjualan. Namun, dari sisi skala kecil untuk kegiatan
praktik kewirausahaan, usaha ini tetap layak dijalankan dan berpotensi
berkembang apabila strategi pemasaran ditingkatkan.

7
BAB III

METODE PELAKSANAAN

2.1 Pelaksanaan Kegiatan

a. Pra Produksi
Tahap pra produksi dilakukan dengan survei tempat penjualan
bahan baku dan peralatan yang berkualitas namun dengan harga bersaing,
seperti toko bahan kue dan perlengkapan kemasan. Selain itu, dilakukan
juga survei sederhana terhadap calon konsumen di lingkungan kampus dan
sekitar untuk mengetahui minat, selera rasa, serta kemasan cookies yang
diinginkan.

b. Produksi Cookies Chocochip


Proses produksi dilakukan secara home industry dengan
menggunakan peralatan sederhana. Tahapan produksi meliputi penyiapan
bahan, penimbangan sesuai resep, pengolahan adonan, pembentukan
cookies, pemanggangan, hingga pendinginan. Setelah itu, cookies yang
sudah dingin dikemas dalam kemasan yang higienis dan menarik. Ke
depannya, setelah modal dan peralatan bertambah, kapasitas produksi akan
ditingkatkan agar usaha dapat berjalan lebih mandiri dan optimal.

c. Pengemasan Produk
Cookies chocochip dikemas dalam kemasan plastik atau standing
pouch yang bersih dan kuat, kemudian diberi stiker label merek,
komposisi singkat, serta kontak pemesanan. Pengemasan dibuat praktis
dan menarik agar mudah dibawa dan memiliki nilai jual lebih di mata
konsumen.

d. Publikasi dan Pemasaran Produk


Publikasi dan pemasaran dilakukan secara langsung dan tidak
langsung. Secara langsung, produk ditawarkan kepada mahasiswa, dosen,
dan masyarakat sekitar kampus. Secara tidak langsung, pemasaran
memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp dan Instagram dengan
mengunggah foto produk, informasi harga, promo, dan testimoni
konsumen, serta membuka layanan pemesanan online.

8
e. Pasca Produksi (Evaluasi dan Analisis Data)
Tahap ini berisi pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan mulai dari
pra produksi, produksi, hingga pemasaran. Data penjualan, biaya, dan
keuntungan dianalisis untuk mengetahui kelayakan usaha, hambatan yang
dihadapi, serta perbaikan yang perlu dilakukan pada produk, harga,
maupun strategi promosi di periode berikutnya.

3.2 Pasca Produksi (Evaluasi dan Analisis Data)


Hasil review produk diperoleh dari umpan balik konsumen yang
telah mencoba Cookies Chocochip, baik dari kalangan mahasiswa, seperti
pada tabel dibawah ini :

Nama Rasa Harga


Gea Ayu Kemanisan dan gurih Pas
Kholifah Dwi Enak,manis pas dan gurih Kemurahan
Elfira Gusti Manis, gurih dan enak Pas
Xanesya Enak Pas
Jhovilia
Rina Dwi Manis nya pas Pas
Berdasarkan hasil review tersebut, dapat disimpulkan bahwa
Cookies Chocochip telah diterima dengan cukup baik oleh konsumen.
Namun, masih diperlukan beberapa perbaikan, terutama pada rasa dan
harga agar produk lebih kompetitif dan mampu menarik minat konsumen
yang lebih luas.

3.3 Manajemen Produksi


a. Bahan baku dan bahan pendukung
1. Tepung terigu protein sedang : 250 gram
2. Gula halus / gula pasir : 100–120 gram
3. Mentega/margarin : 150 gram
4. Telur : 1 butir
5. Chocochip : 100–150 gram
6. Baking powder : 1 sendok teh
7. Vanili bubuk / esens vanila : secukupnya
8. Garam : sejumput
b. Alat produksi
1. Mixer (bisa diganti whisk/manual jika tidak ada mixer)
2. Baskom / wadah adonan
3. Sendok makan / spatula kue
4. Timbangan bahan / gelas ukur

9
5. Loyang kue
6. Kertas baking / alas loyang (opsional, bisa pakai olesan margarin &
taburan tepung)
7. Oven (listrik atau gas)
8. Toples atau plastik kemasan + stiker label
c. Prosedur / cara pengolahan Cookies Chocochip
1. Menyiapkan semua bahan sesuai takaran.
2. Menyiapkan alat yang akan digunakan, memastikan bersih dan
kering.
3. Memanaskan oven terlebih dahulu (preheat) sekitar 150–170°C.
4. Kocok mentega dan gula menggunakan mixer hingga tercampur
rata dan berwarna pucat.
5. Masukkan telur dan vanili, lalu kocok kembali hingga merata.
6. Ayak tepung terigu dan baking powder, kemudian masukkan sedikit
demi sedikit ke dalam adonan, aduk menggunakan spatula hingga
tercampur.
7. Tambahkan chocochip ke dalam adonan, aduk hingga tersebar
merata.
8. Siapkan loyang yang sudah dioles margarin atau dialasi kertas
baking.
9. Ambil adonan menggunakan sendok, bentuk bulat pipih atau sesuai
selera, letakkan di atas loyang dengan jarak antar cookies.
10. Tambahkan chocochip di bagian atas sebagai topping agar tampak
lebih menarik.
11. Panggang cookies dalam oven dengan suhu sekitar 150–170°C
selama ± 15–25 menit, sesuaikan dengan jenis oven.
12. Pantau warna cookies; jika sudah kecokelatan di pinggir dan bagian
bawah mulai kering, angkat dan dinginkan di rak.
13. Setelah cookies benar-benar dingin, masukkan ke dalam toples atau
plastik kemasan.
14. Tutup rapat kemasan agar cookies tetap renyah dan tempelkan label
merek

3.1 Bauran Pemasaran (Marketing MIX)


a. Produk
Produk yang ditawarkan adalah Cookies Chocochip, yaitu kue
kering dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, dipadukan
dengan chocochip yang melimpah. Cookies diproduksi secara home
industry dengan bahan berkualitas dan proses yang higienis, kemudian

10
dikemas dalam kemasan praktis dan menarik sehingga siap dipasarkan
kepada konsumen.

b. Price (Harga)
Sebagai produk camilan yang menyasar pelajar, mahasiswa, dan
masyarakat sekitar, harga menjadi salah satu pertimbangan utama bagi
konsumen. Harga jual Cookies Chocochip ditetapkan sebesar Rp 5.000,00
per pcs, disesuaikan dengan biaya produksi namun tetap terjangkau
sehingga mampu bersaing dengan produk sejenis di pasaran.

c. Place (Distribusi/Tempat)
Distribusi dan penjualan Cookies Chocochip difokuskan di
lingkungan kampus dan sekitarnya, seperti kantin, warung sekitar
kampus, serta titip jual di beberapa toko atau kedai kopi kecil. Selain itu,
pemesanan juga dapat dilakukan secara online melalui kontak penjual
sehingga jangkauan konsumen menjadi lebih luas.

d. Promotion (Promosi)
Promosi dilakukan secara langsung dengan menawarkan produk
kepada teman, mahasiswa, dan masyarakat sekitar, serta secara tidak
langsung melalui media sosial seperti WhatsApp dan Instagram untuk
membagikan informasi produk, foto, dan testimoni. Untuk menarik minat
konsumen, dapat diberikan promo berupa potongan harga atau bonus
produk pada pembelian dalam jumlah tertentu.
Strategi promosi produk Cookies Chocochip disusun dalam tiga
langkah utama, yaitu:
Promosi Melalui Media Promosi Penjualan
Promosi Langsung
Sosial

dengan memanfaatkan
media sosial seperti digunakan promosi
Penjual menawarkan WhatsApp dan Instagram. penjualan berupa
produk secara langsung Kegiatan promosi meliputi potongan harga untuk
kepada mahasiswa, pengunggahan foto pembelian dalam jumlah
dosen, dan masyarakat produk, caption yang tertentu, paket bundling
sekitar kampus. menarik, informasi harga, atau promo khusus pada
promo, serta testimoni hari-hari tertentu.
konsumen

11
BAB IV
RENCANA ANGGARAN BIAYA

4.1 Rencana Biaya Produksi

4.1.1 Biaya Bahan Baku (per 20 pcs)


No Bahan Kebutuhan Perkiraan Harga Jumlah Biaya
Satuan
1 Tepung terigu 250 gram Rp 14.000/kg Rp 3.500
(protein sedang)
2 Gula halus/pasir 120 gram Rp 15.000/kg Rp 1.800
3 Mentega/margarin 150 gram Rp 20.000/500 gram Rp 6.000
4 Telur 1 butir Rp 2.500/butir Rp 2.500
5 Chocochip 150 gram Rp 40.000/500 gram Rp 12.000
6 Baking powder ± 1 sdt Rp 5.000/bungkus Rp 500
7 Vanili / esens secukupnya Rp5.000/botol/sachet Rp 500
vanila
8 Garam sejumput Rp 2.000/bungkus Rp 200
Total Biaya Rp 27.,000
Bahan Baku

4.1.2 Biaya Bahan Pendukung dan Kemasan


Misal 20 pcs = 20 kemasan.
No Bahan Kebutuha Perkiraan Harga Jumlah Biaya
Pendukung/Kemasan n Satuan
1 Plastik / standing pouch 20 pcs Rp 700,00 / pcs Rp 14.000
2 Stiker label 20 pcs Rp 300,00 / pcs Rp 6.000
3 Lakban/perekat 1 roll Rp 8.000,00 / roll Rp 2.000
(alokasi) (dipakai sebagian)
Total Biaya Pendukung Rp 22.000
& Kemasan

4.1.3 Biaya Operasional Lainnya


No Uraian Perkiraan Biaya
1 Gas/listrik (oven) Rp 8.000
2 Transport belanja & antar Rp 10.000
3 Biaya lain-lain (tak terduga) Rp 5.000
Total Biaya Operasional Rp 23.000

12
4.1.4 Rekapitulasi Total Biaya Produksi
 Total biaya bahan baku : Rp 27.000
 Total biaya pendukung & kemasan: Rp 22.000

 Total biaya operasional : Rp 23.000

Total keseluruhan biaya produksi (20 pcs): Rp 27.000+ Rp 22.000,00


+ Rp 23.000= Rp 72.000

4.2 Perkiraan Pendapatan


 Jumlah produk yang dihasilkan : 20 pcs Cookies Chocochip
 Harga jual per pcs : Rp 5.000

Total pendapatan: 20 pcs × Rp 5.000= Rp 100.000

4.3 Analisis Laba/Rugi Sederhana


 Total pendapatan : Rp 100.000
 Total biaya produksi (20 pcs) : Rp 72.000
Perkiraan laba:
Rp 100.000 − Rp 72.000
= Rp 28.000 per satu kali produksi 20 pcs
Berdasarkan perhitungan tersebut, usaha Cookies Chocochip
diperkirakan menghasilkan pendapatan sebesar Rp 100.000 untuk 20 pcs
produk dengan total biaya produksi Rp 72.000. Dengan demikian, diperoleh
laba sekitar Rp 28.000 per satu kali proses produksi. Hasil ini menunjukkan
bahwa usaha Cookies Chocochip memiliki potensi keuntungan dan dapat
dikembangkan lebih lanjut dengan peningkatan kapasitas produksi dan
strategi pemasaran yang lebih optimal.

13
KESIMPULAN

Berdasarkan penyusunan proposal usaha Cookies Chocochip, dapat


disimpulkan bahwa usaha ini memiliki peluang yang cukup menjanjikan untuk
dikembangkan. Cookies chocochip sebagai produk utama memiliki keunggulan dari
segi rasa yang manis seimbang, tekstur yang renyah, serta isian chocochip yang
melimpah sehingga diminati oleh berbagai kalangan, khususnya mahasiswa dan
masyarakat sekitar kampus.

Dari sisi produksi, usaha ini dapat dijalankan dengan skala home industry
menggunakan peralatan sederhana dan bahan baku yang mudah diperoleh. Proses
pengolahan yang higienis serta pengemasan yang praktis dan menarik menjadi nilai
tambah dalam meningkatkan daya saing produk. Hasil review konsumen juga
menunjukkan bahwa Cookies Chocochip diterima dengan cukup baik, meskipun
masih terdapat ruang untuk perbaikan pada aspek rasa, variasi produk, dan kemasan.

Secara keseluruhan, usaha Cookies Chocochip bukan hanya berpeluang


memberikan keuntungan secara ekonomi, tetapi juga bermanfaat sebagai sarana
pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengasah jiwa kewirausahaan, kreativitas, dan
kemampuan mengelola usaha secara nyata.

14
LAMPIRAN

15
16

Anda mungkin juga menyukai