CAPAIAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA
Nama Sekolah : SMP NEGERI 1 BORBOR
Nama penyusun : Lampita Sari Pangaribuan, [Link]
Tambun Sianipar, [Link]
Mata pelajaran : IPS
Fase D, Kelas / Semester : VII ,VIII, XI (Ganjil dan Genap)
Mata Pelajaran : IPS
Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 BORBOR
Fase / Kelas :D
Semester : 1 dan 2 (Ganjil dan Genap)
Tahun Pelajaran : 2024/2025
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Rasional Indonesia merupakan bangsa dengan sumber daya
manusia yang besar dan sumber daya alam yang melimpah, kaya
dengan budaya, suku bangsa, bahasa, serta terdiri dari berbagai
agama dan kepercayaan. Secara geografis letak Indonesia sangat
strategis, sehingga menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang
sangat diperhitungkan secara geopolitik dalam kancah
internasional. Indonesia di tahun-tahun mendatang akan
mengalami bonus demografi, yaitu jumlah penduduk usia
produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan
penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di
atas 64 tahun).keadaan ini membutuhkan sosial rasional serta
terukur secara ilmiah, sehingga bonus demografi akan menjadi
sumber kekuatan bangsa. Sumber daya manusia indonesia
terutama yang berusia produktif perlu kemampuan kemampuan
yang mendukungnya berkontribusi di masyarakat. Indonesia perlu
menghasilkan sumberdaya manusia yang mampu mengelola dan
menjaga sumber daya alam untuk kesehjahteraan bangsa
berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan prinsip keadilan
sosial.
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki peran penting
dalam hal ini. Oleh karena itu pembelajaran IPS diharapkan lebih
menggali keterampilan berpikir melalui pengembangan
kompetensi dalam elemen keterampilan proses yang berpusat
pada peserta didik. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
memiliki peran penting dalam hal ini. Dengan pendekatan
pembelajaran inkuiri yang berpusat pada peserta didik, mata
pelajaran IPS menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan
dan keterampilan terkait kehidupan masyarakat dengan
lingkungannya. Termasuk di dalamnya membangun komitmen dan
kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang akan
menjadi modal untuk berkolaborasi dalam masyarakat yang
majemuk, baik di tingkat lokal, nasional maupun global dengan
tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai Pancasila sebagai
kepribadian bangsa.
A. Tujuan
Tujuan mata pelajaran IPS adalah peserta didik memahami
konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat
serta memiliki keterampilan berpikir kritis, analitis, kreatif, adaptif,
dan solutif di tengah perkembangan global. Tujuan mata pelajaran
IPS secara terperinci adalah
1. memahami konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan
manusia dalam ruang dan waktu meliputi bidang sosial, budaya,
dan ekonomi;
2. memiliki keterampilan dalam berpikir kritis, berkomunikasi,
membangkitkan kreativitas, dan berkolaborasi dalam masyarakat
global;
3. memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial
kemanusiaan dan lingkungan untuk menumbuhkan kecintaan
terhadap bangsa dan negara; dan
4. menunjukkan hasil pemahaman konsep pengetahuan dan
mengasah keterampilan melalui karya atau aksi sosial.
B. Karakteristik
Karakteristik mata pelajaran IPS pada Fase D dan E adalah mata
pelajaran dengan berbagai muatan, seperti Sosiologi, Antropologi,
Geografi, Ekonomi, dan Sejarah. Mata pelajaran IPS mempelajari
kehidupan manusia dalam lingkup sosial, budaya, dan ekonomi di
masyarakat serta dalam konteks perubahan ruang dan waktu.
Oleh karena itu, peristiwa dan fenomena kehidupan manusia di
masyarakat dan lingkungan menjadi fokus kajian dalam mata
pelajaran IPS.
Mata Pelajaran IPS pada Fase D diajarkan secara terpadu,
sedangkan pada Fase E dapat diajarkan tersendiri melalui mata
pelajaran Sosiologi, Antropologi, Geografi, Ekonomi, dan Sejarah
ataupun terpadu, seperti Fase D. Materi IPS yang diajarkan
terpadu pada Fase E dilaksanakan dengan unit of inquiry, yaitu
sebuah projek untuk menyelesaikan sebuah masalah atau isu
sosial dari berbagai sudut pandang baik itu Sosiologi, Antropologi,
Geografi, Ekonomi, dan Sejarah.
Materi IPS yang diajarkan pada Fase D dan Fase E dilaksanakan
dengan keterampilan proses dengan cara mengamati, menanya,
mengumpulkan informasi, menganalisis, menyimpulkan, dan
mengomunikasikan hasil analisis dan simpulan tentang realitas
kehidupan manusia. Selain itu, peserta didik dapat mengevaluasi
hasil pengalaman belajar yang telah dilaluinya serta dapat
merencanakan projek tindak lanjut secara kolaboratif untuk
menyelesaikan masalah sosial atau isu lingkungan dari berbagai
sudut pandang IPS.
Elemen dan deskripsi setiap elemen adalah sebagai berikut.
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman Konsep definisi dan konsep yang
dikaitkan dengan peristiwa dan
fenomena manusia pada bidang
sosial, ekonomi, budaya, dan
lingkungan. Pemahaman konsep
mata pelajaran IPS difokuskan
pada materi yang akan
digunakan untuk menjawab
pertanyaan kunci sehingga
perlu direkomendasikan materi
ajar yang relevan. Elemen
pemahaman konsep
mengarahkan peserta didik
untuk dapat mendefinisikan,
menafsirkan, dan merumuskan
konsep atau teori dengan
bahasa mereka sendiri. Pada
elemen ini, peserta didik tidak
hanya hafal secara verbal, tetapi
juga memahami konsep dan
konteks dari masalah atau
fakta yang ditanyakan.
Elemen Capaian Pembelajaran
Keterampilan Proses Pendekatan keterampilan
proses adalah pendekatan
pembelajaran yang fokus pada
proses belajar, aktivitas, dan
kreativitas peserta didik dalam
memperoleh pengetahuan,
nilai, dan sikap, serta
mengaplikasikannya dalam
kehidupan sehari-hari. Peserta
didik perlu mengasah
pengetahuan dan keterampilan
berpikir untuk memahami
lebih dalam peristiwa dan
fenomena yang terjadi pada
kehidupan manusia. Hal ini
untuk mempersiapkan peserta
didik menjadi warga negara
yang berpartisipasi secara
cerdas dalam masyarakat yang
berkebinekaan global.
Keterampilan proses dalam
mata pelajaran IPS meliputi
kegiatan mengamati, menanya,
mengumpulkan informasi,
mengorganisasikan, menarik
kesimpulan,
mengomunikasikan,
merefleksikan,
dan merencanakan projek
lanjutan.
C. Capaian Pembelajaran
1. Fase D (Umumnya untuk Kelas VII, VIII dan IX
SMP/MTs/Program Paket B)
Pada akhir Fase D, peserta didik memahami realitas
kehidupan manusia dalam ruang dan waktu pada bidang
sosial, budaya, dan ekonomi sehingga memiliki kesadaran
akan keberadaan diri dalam berinteraksi dengan lingkungan
lokal, nasional, dan global. Melalui pendekatan keterampilan
proses, peserta didik mengamati, menanya, mengumpulkan
data, menganalisis, menyimpulkan, dan mengomunikasikan
informasi tentang realitas kehidupan manusia menggunakan
berbagai media.
Capaian Pembelajaran setiap elemen adalah sebagai berikut.
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman Konsep pola adaptasi terhadap
perubahan iklim dan upaya
mitigasi bencana untuk
menunjang sustainable
development goals (SDGs)
dalam konteks lokal, regional,
dan global.
Peserta didik memahami upaya
masyarakat dalam memenuhi
kebutuhannya melalui kegiatan
ekonomi, harga, pasar, lembaga
keuangan, perdagangan
internasional, peran masyarakat
dan negara dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi di era
digital, serta potensi Indonesia
menjadi negara maju.
Peserta didik memahami proses
interaksi sosial, lembaga sosial,
dinamika sosial dan perubahan
sistem sosial budaya dalam
masyarakat yang majemuk untuk
mewujudkan integrasi bangsa
dengan prinsip kebinekaan.
Peserta didik mengenali konsep
dasar ilmu sejarah yaitu
manusia, ruang, waktu,
kronologi, perubahan, dalam
menganalisis keterhubungan
antara masa lampau, masa kini,
dan masa yang akan datang
ketika mempelajari sejarah
lokal dan toponimi wilayah
serta berbagai peristiwa atau
kejadian penting dalam lingkup
lokal, nasional dan global
terkait asal-usul nenek moyang
bangsa Indonesia dan jalur
rempah nusantara.
Keterampilan Proses Peserta didik menerapkan
pemahaman konsep
melalui pendekatan keterampilan
proses dengan cara
● mengamati fenomena dan
peristiwa secara sistematis
dengan menggunakan
pancaindra serta
menemukan persamaan dan
perbedaannya;
● menanya dengan panduan
guru, peserta didik
mengajukan pertanyaan untuk
menggali dan klarifikasi
informasi, serta mencari tahu
penyebab dan
memprediksinya;
● mengumpulkan informasi
secara berkolaborasi,
merencanakan dan melakukan
penyelidikan, mengumpulkan
informasi dengan sumber
primer, dan
mendokumentasikannya;
● berkolaborasi, mengolah
informasi yang relevan
serta memprioritaskan
beberapa gagasan
tertentu;
● mengevaluasi dan refleksi
serta melakukan perbaikan
untuk menarik simpulan
hasil penyelidikan dengan
tepat;
mengomunikasikan dan
menyajikan hasil penyelidikan
dengan menggunakan media
informasi yang tepat; dan
● menyusun rencana tidak
lanjut dari hasil penyelidikan
yang telah dihasilkan secara
● kolaboratif.