0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

UTS Uji Kualitas Perangkat Lunak 2025/2026

Dokumen ini adalah soal ujian tengah semester untuk mata kuliah Uji Kualitas Perangkat Lunak di STMIK Mardira Indonesia. Terdapat delapan soal analisis yang mencakup berbagai aspek pengujian perangkat lunak, termasuk kualitas, teknik pengujian, risiko, bug, dan validitas test case. Ujian dilakukan secara offline dengan waktu 100 menit dan hasilnya harus diserahkan dalam format PDF.

Diunggah oleh

a8625382
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

UTS Uji Kualitas Perangkat Lunak 2025/2026

Dokumen ini adalah soal ujian tengah semester untuk mata kuliah Uji Kualitas Perangkat Lunak di STMIK Mardira Indonesia. Terdapat delapan soal analisis yang mencakup berbagai aspek pengujian perangkat lunak, termasuk kualitas, teknik pengujian, risiko, bug, dan validitas test case. Ujian dilakukan secara offline dengan waktu 100 menit dan hasilnya harus diserahkan dalam format PDF.

Diunggah oleh

a8625382
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER

SEMESTER GANJIL TA. 2025/2026

STMIK MARDIRA INDONESIA

MATA KULIAH : Uji Kualitas Perangkat Lunak WAKTU : 100 Menit


GROUP KELAS : RPL-2023 RUANG : 213

NAMA DOSEN : Deni Sopiyan, [Link] SIFAT UJIAN : Offline

Baca do’a terlebih dahulu sebelum melaksanakan UTS !!!


Kerjakan dengan seksama dan rapih !!!

Petunjuk Umum:
1. Jawaban dibuat di Microsoft Word
2. Kerjakan dengan jujur dan mandiri.
3. Hasil jawaban dikirim PDF.
4. Simpan hasil kerja dengan nama: UTS_NamaLengkap_NIM.

Soal

1. Analisis Kualitas Perangkat Lunak Berdasarkan ISO/IEC 25010


Sebuah aplikasi e-commerce sering mengalami keluhan pengguna seperti loading lama, kesalahan
perhitungan ongkir, dan tampilan yang tidak konsisten.
Analisislah keluhan tersebut berdasarkan 3 quality characteristics dari ISO/IEC 25010.
Berikan:
➢ Kategori kualitas yang terpengaruh
➢ Dampaknya terhadap pengguna
➢ Rekomendasi perbaikan pengujian

2. Analisis Teknik Black Box Testing yang Paling Efektif


Pada fitur "Form Registrasi", terdapat aturan:
➢ Usia harus ≥ 17 tahun
➢ Email harus valid
➢ Password minimal 8 karakter
Tentukan teknik black box testing yang paling tepat untuk menguji setiap aturan di atas.
Jelaskan alasan pemilihan teknik, serta risiko jika teknik tersebut tidak digunakan.
3. Analisis Risiko Dalam Pengujian (Risk-Based Testing)
Sebuah perusahaan akan merilis fitur pembayaran baru. Manajemen meminta tester melakukan
prioritizationtesting.
Analisis:
➢ Faktor apa saja yang harus dievaluasi untuk menentukan tingkat risiko?
➢ Fitur mana yang harus diuji lebih dulu dan mengapa?
➢ Konsekuensi jika pengujian risiko rendah dilakukan lebih dulu daripada risiko tinggi.

4. Analisis Bug & Dampaknya pada Siklus SDLC


Ditemukan bug pada saat UAT: fitur "Cetak Laporan Transaksi" menghasilkan PDF kosong.
Analisislah:
➢ Kemungkinan penyebab bug berdasarkan fase SDLC
➢ Mengapa bug tersebut tidak terdeteksi pada fase sebelumnya
➢ Strategi pencegahan agar bug serupa tidak terulang

5. Analisis Teknik Pengujian Non-Fungsional


Sebuah aplikasi absensi berbasis web harus mampu menangani 500 pengguna login dalam waktu
bersamaan.
Analisis:
➢ Jenis pengujian non-fungsional apa yang harus digunakan?
➢ Indikator apa yang harus diukur?
➢ Risiko yang muncul jika pengujian ini tidak dilakukan sebelum aplikasi diproduksi.

6. Analisis Coverage Testing


Tim pengembang melaporkan bahwa pengujian unit telah mencapai 80% code coverage.
Analisis:
➢ Apakah 80% code coverage menjamin bahwa sistem bebas bug?
➢ Coverage mana yang lebih penting: branch coverage, statement coverage, atau path
coverage?
Jelaskan alasannya.
➢ Risiko jika coverage terlalu rendah atau terlalu tinggi.

7. Analisis Pengujian Berbasis Model (Model-Based Testing)


Sebuah aplikasi memiliki flow: Login → Dashboard → Form Pengajuan → Validasi → Selesai.
Analisis:
➢ Model apa yang dapat digunakan untuk merepresentasikan alur ini?
➢ Keuntungan Model-Based Testing pada aplikasi dengan alur kompleks
➢ Dampaknya pada efektivitas test case

8. Analisis Validitas Test Case


Diberikan sebuah test case:
➢ Input: Username = “admin”, Password = “12345”
➢ Expected: “Login Berhasil”
Analisislah:
➢ Apakah test case ini valid, kurang lengkap, atau salah?
➢ Kondisi apa saja yang harus ditambahkan agar pengujiannya komprehensif?
➢ Dampak negatif jika test case dibuat terlalu sederhana.

~~ Semoga Sukses ~~

Anda mungkin juga menyukai