PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
SEKOLAH : UPTD SDN 010111 TINGGI RAJA
NAMA GURU : CITRA JULITA, [Link]
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
MATERI : AYO MEMBILANG SAMPAI 50
FASE :A
KELAS / SEMESTER : II/I
ALOKASI WAKTU : x JP x 35 menit
Peserta Murid suda mampu membilang sampai dengan 20
Didik
Materi Membaca dan menulis bilangan sampai dengan 50
Pelajaran
Dimensi Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang
Profil Maha Esa
Lulusan
IDENTIFIKASI kemandirian
(DPL)
Kolaborasi
Penalaran kritis
komunikasi
Capaian 1.1 Bilangan Pada akhir fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman
Pembelajar dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai
an 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat,
membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun)
dan dekomposisi (mengurai) bilangan.
Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan
menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20.
Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari
keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda
sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan
seperempat.
Tujuan 1. Murid dapat membaca dan menulis bilangan cacah
Pembelajar sampai 50
an 2. Murid dapat menentukan nilai tempat ( satuan dan
puluhan )
3. Murid dapat mengurutkan bilangan dari terkecil sampai
terbesar dan sebaliknya
4. Murid dapat membandingkan bilangan menggunakan
tanda > atau <
DESAIN Topik Bilangan
PEMBELAJARAN Pembelajar
an
Praktik Model pembelajaran : PBL
Pedagogis metode pembelajaran : Eksplorasi dengan benda
konkret, permainan edukatif, diskusi kelompok, tanya
jawab, dan penugasan.
Kemitraan Guru, peserta didik, teman sebaya, orang tua, lingkungan
Pembelajaran dan masyarakat sekitar
Lingkungan Pembelajaran dapat memamfaatkan lingkungan sekolah,
Pembelajaran media digital seperti internet dan memanfaatkan sumber
daya yang ada di seputaran sekolah.
Pemanfaatan Perencanaan : Canva, Microsoft Office, AI, dll.
Digital Pelaksanaan : Laptop, Proyektor dan Internet.
Asesmen : Alat Cetak
AWAL (berkesadaran dan menggembirakan)
5 menit
Memberi Salam
Berdoa
Menanyakan kabar dan mengabsen murid
Apersepsi pembelajaran sebelumnya
INTI
30 menit
TP 1 (Pertemuan 1, 2) Model pembelajaran PBL
Memahami (bermakna, menggembirakan)
1. Orientasi pada
Masalah (Menemukan
PENGALAMAN Masalah)
BELAJAR Kegiatan Guru:
• Guru memperlihatkan gambar atau benda konkret,
misalnya: kancing, pensil, buah, atau batu kecil.
• Guru menata benda tersebut di beberapa wadah dengan
jumlah berbeda (misal: 5, 10, 15, dan 20 buah).
• Guru memancing pertanyaan:
“Anak-anak, lihat wadah-wadah ini! Menurut kalian, wadah mana
yang isinya paling banyak? Bagaimana cara kita tahu berapa
banyak benda di setiap wadah?”
Kegiatan Siswa:
Siswa mengamati benda-benda.
Siswa menebak dan mendiskusikan berapa banyak
benda di masing-masing wadah.
Mengaplikasi (bermakna, menggembirakan)
2. Mengorganisasi Siswa untuk Belajar
Kegiatan Guru:
• Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan belajar
menghitung banyak benda dan mengenal lambang
bilangannya (1–20).
• Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil
(3–4 orang).
• Tiap kelompok diberi kumpulan benda (kancing, biji
jagung, stik es krim, dll.) dan kartu angka 1–20.
Kegiatan Siswa:
• Siswa bekerja sama dalam kelompok.
• Siswa memahami tugas: menghitung benda dan
mencocokkan dengan kartu angka yang sesuai.
3. Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok
Kegiatan Guru:
• Guru berkeliling dan memberi bimbingan melalui
pertanyaan pemicu, misalnya:
“Bagaimana cara kalian menghitung
supaya tidak salah?”
“Kalau benda ini ada sepuluh,
lambang angkanya apa?”
“Kalau ditambah lagi 5, jadi berapa?”
Kegiatan Siswa:
• Siswa menghitung jumlah benda yang mereka miliki.
• Siswa mencocokkan jumlah dengan simbol
bilangan (misal: 12 benda → angka 12).
• Siswa menulis hasilnya di lembar kerja kelompok.
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya Kegiatan
Guru:
• Guru meminta setiap kelompok menampilkan hasil
kerja, misalnya dengan menunjukkan kumpulan
benda dan angka yang sesuai.
• Guru memfasilitasi siswa untuk membandingkan
hasil antar kelompok.
Kegiatan Siswa:
• Siswa mempresentasikan hasil hitungannya.
• Siswa lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna)
5. Menganalisis dan Mengevaluasi
Proses Pemecahan Masalah
Kegiatan Guru:
• Guru bersama siswa menyimpulkan:
o Banyaknya benda menunjukkan bilangan.
o Lambang angka mewakili banyak benda.
o Contoh: 🍎🍎🍎🍎 = 4 → dilambangkan dengan angka 4.
• Guru memberi latihan individu: menghitung dan menulis
bilangan dari gambar benda.
Kegiatan Siswa:
• Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran.
• Siswa mengerjakan latihan individu dan merefleksikan
pembelajaran: “Hari ini saya belajar mengenal angka sampai
….”
TP 2 (Pertemuan 3, 4) Model pembelajaran PBL
Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)
[Link] Masalah (Tahap 1 – Mengamati dan Menemukan
Masalah)
Kegiatan Guru:
• Menunjukkan gambar situasi nyata, misalnya: “Meja
kantin sekolah dengan beberapa buah apel dan jeruk.”
• Mengajukan pertanyaan pemantik:
“Anak-anak, ada berapa buah apel di meja ini? Kalau ditambah
jeruk, jumlah semuanya jadi berapa?”
• Menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan
belajar membaca dan menulis bilangan sampai 20
melalui kegiatan menghitung benda di sekitar.
Kegiatan Siswa:
• Mengamati gambar atau benda nyata.
• Menjawab pertanyaan guru berdasarkan pengamatan.
• Mengidentifikasi masalah: Bagaimana cara mengetahui
jumlah benda dengan benar dan menuliskannya dalam
angka dan huruf?
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna,
Menggembirakan)
[Link] Siswa untuk Belajar
Kegiatan Guru:
• Membagi siswa dalam kelompok kecil (4–5 anak).
• Memberi setiap kelompok satu set benda (misal
kancing, manik-manik, stik es krim, atau balok).
• Menjelaskan tugas: Hitung jumlah benda yang kalian
miliki, tuliskan dalam angka dan dalam kata.
Kegiatan Siswa:
• Bekerja sama menghitung benda.
• Menulis hasilnya dalam bentuk angka (contoh: 14) dan
huruf (contoh: empat belas).
[Link] Penyelidikan
Kegiatan Guru:
• Berkeliling memantau dan membimbing kelompok.
• Memberi pertanyaan pengarah seperti:
“Kalau kamu tambahkan dua stik lagi, jadi
berapa jumlah semuanya?” “Bagaimana
cara menulis bilangan 16 dengan huruf?”
Kegiatan Siswa:
• Menghitung, menulis, dan berdiskusi untuk memastikan
hasilnya benar.
• Membandingkan hasil antar kelompok.
[Link] dan Menyajikan Hasil
Karya
Kegiatan Guru:
• Meminta tiap kelompok mempresentasikan hasil
perhitungan dan tulisan mereka.
• Menuliskan beberapa contoh di papan tulis.
Kegiatan Siswa:
• Mempresentasikan hasil kerja kelompok.
• Menyimak dan memberi tanggapan terhadap kelompok
lain.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)
[Link] dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
Kegiatan Guru:
• Mengajak siswa merefleksikan kegiatan: “Apa yang
kalian pelajari hari ini?”
“Bagaimana cara membaca dan menulis bilangan
dengan benar?”
• Memberikan penguatan konsep bilangan 1–20.
• Menutup dengan permainan singkat, misalnya: Tebak
Angka atau Urutkan Bilangan.
Kegiatan Siswa:
• Menyampaikan pengalaman belajar.
• Menjawab refleksi guru.
TP 3 (Pertemuan 5, 6) Model pembelajaran PBL
Memahami (Berkesadaran, Bermakna,
Menggembirakan)
[Link] pada Masalah (Menemukan Masalah)
Kegiatan Guru:
• Guru menunjukkan gambar atau benda
konkret, misalnya kartu angka, buah, atau
kelereng dengan jumlah berbeda.
• Guru mengajukan masalah:
“Anak-anak, Ibu punya tiga kelompok kelereng: 7, 3,
dan 5 kelereng.
Menurut kalian, kelompok mana yang paling banyak?
Bagaimana kalau kita urutkan dari yang paling
sedikit sampai paling banyak?”
Kegiatan Siswa:
• Siswa memperhatikan gambar/benda.
• Siswa menjawab pertanyaan awal sesuai
pemahamannya.
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna,
Menggembirakan)
2. Mengorganisasi untuk Belajar
Kegiatan Guru:
• Guru menjelaskan bahwa mereka akan belajar
cara membandingkan dan mengurutkan
bilangan cacah.
• Guru membagi siswa dalam kelompok kecil (3–4
orang).
• Masing-masing kelompok diberi kartu angka
(misal 1–10) atau lembar kerja berisi
bilangan acak.
Kegiatan Siswa:
• Siswa membentuk kelompok.
• Siswa memahami tugas yang diberikan: menyusun
angka dari kecil ke besar dan sebaliknya.
[Link] Penyelidikan (Eksplorasi)
Kegiatan Guru:
• Guru berkeliling memberi bimbingan dan pertanyaan
pemicu:
“Bagaimana kamu tahu angka mana yang lebih kecil?”
“Apa tandanya kalau kita mengurutkan naik? Bagaimana
kalau turun?”
Kegiatan Siswa:
• Siswa mengamati kartu angka.
• Siswa membandingkan bilangan dan mengurutkannya
(misal 2, 5, 8 → urutan naik).
• Siswa mencatat hasilnya di lembar kerja.
[Link] dan Menyajikan Hasil Karya
Kegiatan Guru:
• Guru meminta tiap kelompok mempresentasikan
hasil urutan bilangan mereka di depan kelas.
• Guru dan siswa lain memberikan tanggapan.
Kegiatan Siswa:
• Siswa mempresentasikan hasil kerja.
• Siswa mendengarkan dan menanggapi kelompok lain.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna)
[Link] dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
Kegiatan Guru:
• Guru bersama siswa membahas hasil kegiatan,
menegaskan konsep:
• Bilangan lebih kecil berarti jumlahnya lebih
sedikit.
• Urutan naik berarti dari kecil ke besar,
urutan turun dari besar ke kecil.
• Guru memberi latihan tambahan secara individu.
Kegiatan Siswa:
• Siswa merefleksikan hasil belajar: “Apa yang sudah
saya pelajari hari ini?”
• Mengerjakan latihan singkat dari guru.
PENUTUP (menggembirakan)
(5 menit)
1. Guru membimbing murid untuk menyimpulkan hasil
pembelajaran hari ini
2. Guru melakukan refleksi kegiatan dengan menanyakan
bagaimana perasaan murid selama mengikuti
pembelajaran
3. Guru menyampaikan apa materi pada pertemuan selanjutnya
agar murid mempersiapkan dirinya.
4. Salam penutup
Asesmen pada Awal Tes Lisan
ASESMEN Pembelajaran
PEMBELAJARA
Asesmen pada Soal Diskusi /LKPD dan rubrik observasi diskusi
N
Proses Pembelajaran kelompok berpasangan
Asesmen pada Akhir Tes Tertulis
Pembelajaran
Asesmen Proses
Rubrik Asesmen Proses: Bilangan Cacah Sampai 20
KD 1. Mengenal bilangan dan simbol bilangan sampai 20 berdasarkan kumpulan benda
Aspek yang Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu
Dinilai Bimbingan
(1)
Mengenal Dapat Dapat Dapat Belum dapat
bilangan mengelompokk menghitung menghitung menghitung
melalui an dan benda benda atau
benda menghitung sampai 20 sampai 10 mengenali
konkret benda dengan dengan dengan bilangan
tepat sampai sedikit bantuan dengan
20 serta kesalahan guru. benar,
menuliskan dan memerlukan
simbol menuliskan bimbingan
bilangannya sebagian penuh.
dengan benar. besar simbol
dengan
benar.
KD 2. Membaca dan menulis bilangan cacah sampai 20
Aspek yang Sangat Baik Baik (3) Cukup (2) Perlu
Dinilai (4) Bimbingan
(1)
Membaca Dapat Dapat Dapat Belum dapat
bilangan membaca membaca membaca membaca
semua sebagian bilangan 1– bilangan
bilangan 1– besar 10 dengan dengan
20 dengan bilangan bantuan benar, sering
lancar dan dengan guru. salah sebut.
benar. benar.
Menulis Dapat Dapat Dapat Belum dapat
bilangan menulis menulis menulis menulis
bilangan 1– sebagian bilangan 1– bilangan
20 dengan besar 10 dengan dengan
bentuk bilangan bantuan. benar,
angka dan dengan memerlukan
urutan yang benar (hanya bimbingan
benar. sedikit penuh.
kesalahan
bentuk atau
urutan).
KD 3. Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 20
Aspek yang Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu
Dinilai Bimbingan (1)
Membandingk Dapat Dapat Dapat Belum
an bilangan membandingkan membandingkan membandingk memahami
dua bilangan sebagian besar an bilangan konsep lebih
dengan benar bilangan dengan sederhana (1– besar/kecil.
menggunakan benar. 10) dengan
tanda <, >, = bantuan.
tanpa bantuan.
Mengurutkan Dapat Dapat Dapat Belum dapat
bilangan mengurutkan mengurutkan mengurutkan mengurutkan
bilangan 1–20 sebagian besar bilangan 1–10 bilangan
dengan benar bilangan dengan dengan dengan benar.
baik naik benar, ada sedikit bantuan.
maupun turun. kesalahan.
Asesmen Akhir Soal Sumatif (Isian)
Tema: Bilangan Cacah Sampai 20
A. Mengenal bilangan dan simbol bilangan sampai 20
1. Ada 7 buah apel di meja. Tuliskan lambang bilangan dari banyak apel itu!
Jawaban:
2. Dita memiliki 15 kelereng. Tuliskan angka yang sesuai dengan banyaknya kelereng
Dita!
Jawaban:
3. Gambar di papan menunjukkan Banyak lingkaran biru ada
buah.
4. Tulis nama bilangan dari angka 13!
Jawaban:
B. Membaca dan menulis bilangan cacah sampai 20
5. Tulislah bilangan
sebelum 10!
Jawaban:
6. Tulislah bilangan
sesudah 18!
Jawaban:
7. Tulis dengan huruf
bilangan 16!
Jawaban:
8. Tulislah angka dari kata
sembilan belas! Jawaban:
C. Membandingkan dan mengurutkan bilangan
9. Manakah yang lebih besar,
12 atau 9? Jawaban:
10. Manakah yang lebih kecil,
15 atau 17? Jawaban:
11. Urutkan bilangan berikut dari yang
terkecil ke terbesar: 8, 3, 10, 6
Jawaban:
12. Urutkan bilangan berikut dari yang
terbesar ke terkecil: 14, 19, 11, 17
Jawaban:
Sumut 9 Oktober 2025
Mengetahui,
Kepala UPTD SDN 010111 Tinggi Raja Guru Kelas
RINI, [Link] NURHAMNI, [Link]
NIP. 19660808 198712 2 001 NIP. 19961117 201903 2
007
SEKOLAH : UPTD SDN 010111 TINGGI RAJA
NAMA GURU : NURHAMNI, [Link]
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
MATERI : BILANGAN
FASE :A
KELAS / SEMESTER : 1/1
ALOKASI WAKTU : 6 x 4 JP x 40 menit
Peserta Peserta didik sudah mengetahui sekilas tentang
Didik bilangan dan simbol bilangan sampai 20 berdasarkan
kumpulan benda
Materi Bilangan
Pelajaran
Dimensi Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang
Profil Maha Esa
IDENTIFIKASI Lulusan Kolaborasi
(DPL) Kesehatan
Komunikasi
Capaian Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan
Pembelajar (number sense) pada bilangan cacah sampai 100 dan
an dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat,
membandingkan, mengurutkan, serta melakukan
komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai)
bilangan.
Tujuan 1. Mengenal bilangan dan simbol bilangan sampai 20
Pembelajar berdasarkan kumpulan benda.
an 2. Membaca menulis bilangan cacah sampai 20.
3. Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah
dengan urutan naik (kecil ke besar) atau
sebaliknya.
Topik Bilangan
Pembelajar
an
Praktik Metode pembelajaran berbasis masalah (PBL) diskusi
Pedagogis berkelompok
DESAIN pengamatan
PEMBELAJARAN Kemitraan
Guru, peserta didik, teman sebaya, orang tua, lingkungan
Pembelajaran dan masyarakat sekitar
Lingkungan Pembelajaran dapat memamfaatkan lingkungan sekolah,
Pembelajaran media digital seperti internet dan memanfaatkan sumber
daya yang ada di seputaran sekolah.
Pemanfaatan Perencanaan : Canva, Microsoft Office, AI, dll.
Digital Pelaksanaan : Laptop, Proyektor dan Internet.
Asesmen : Alat Cetak
AWAL (berkesadaran dan menggembirakan)
5 menit
Memberi Salam
Berdoa
Menanyakan kabar dan mengabsen murid
Apersepsi pembelajaran sebelumnya
INTI
30 menit
TP 1 (Pertemuan 1, 2) Model pembelajaran PBL
Memahami (bermakna, menggembirakan)
2. Orientasi pada
Masalah (Menemukan
PENGALAMAN Masalah)
BELAJAR Kegiatan Guru:
• Guru memperlihatkan gambar atau benda konkret,
misalnya: kancing, pensil, buah, atau batu kecil.
• Guru menata benda tersebut di beberapa wadah dengan
jumlah berbeda (misal: 5, 10, 15, dan 20 buah).
• Guru memancing pertanyaan:
“Anak-anak, lihat wadah-wadah ini! Menurut kalian, wadah mana
yang isinya paling banyak? Bagaimana cara kita tahu berapa
banyak benda di setiap wadah?”
Kegiatan Siswa:
Siswa mengamati benda-benda.
Siswa menebak dan mendiskusikan berapa banyak
benda di masing-masing wadah.
Mengaplikasi (bermakna, menggembirakan)
6. Mengorganisasi Siswa untuk Belajar
Kegiatan Guru:
• Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan belajar
menghitung banyak benda dan mengenal lambang
bilangannya (1–20).
• Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil
(3–4 orang).
• Tiap kelompok diberi kumpulan benda (kancing, biji
jagung, stik es krim, dll.) dan kartu angka 1–20.
Kegiatan Siswa:
• Siswa bekerja sama dalam kelompok.
• Siswa memahami tugas: menghitung benda dan
mencocokkan dengan kartu angka yang sesuai.
7. Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok
Kegiatan Guru:
• Guru berkeliling dan memberi bimbingan melalui
pertanyaan pemicu, misalnya:
“Bagaimana cara kalian menghitung
supaya tidak salah?”
“Kalau benda ini ada sepuluh,
lambang angkanya apa?”
“Kalau ditambah lagi 5, jadi berapa?”
Kegiatan Siswa:
• Siswa menghitung jumlah benda yang mereka miliki.
• Siswa mencocokkan jumlah dengan simbol
bilangan (misal: 12 benda → angka 12).
• Siswa menulis hasilnya di lembar kerja kelompok.
8. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya Kegiatan
Guru:
Guru meminta setiap kelompok menampilkan hasil
•
kerja, misalnya dengan menunjukkan kumpulan
benda dan angka yang sesuai.
• Guru memfasilitasi siswa untuk membandingkan
hasil antar kelompok.
Kegiatan Siswa:
• Siswa mempresentasikan hasil hitungannya.
• Siswa lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna)
9. Menganalisis dan Mengevaluasi
Proses Pemecahan Masalah
Kegiatan Guru:
• Guru bersama siswa menyimpulkan:
o Banyaknya benda menunjukkan bilangan.
o Lambang angka mewakili banyak benda.
o Contoh: 🍎🍎🍎🍎 = 4 → dilambangkan dengan angka 4.
• Guru memberi latihan individu: menghitung dan menulis
bilangan dari gambar benda.
Kegiatan Siswa:
• Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran.
• Siswa mengerjakan latihan individu dan merefleksikan
pembelajaran: “Hari ini saya belajar mengenal angka sampai
….”
TP 2 (Pertemuan 3, 4) Model pembelajaran PBL
Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)
[Link] Masalah (Tahap 1 – Mengamati dan Menemukan
Masalah)
Kegiatan Guru:
• Menunjukkan gambar situasi nyata, misalnya: “Meja
kantin sekolah dengan beberapa buah apel dan jeruk.”
• Mengajukan pertanyaan pemantik:
“Anak-anak, ada berapa buah apel di meja ini? Kalau ditambah
jeruk, jumlah semuanya jadi berapa?”
• Menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan
belajar membaca dan menulis bilangan sampai 20
melalui kegiatan menghitung benda di sekitar.
Kegiatan Siswa:
• Mengamati gambar atau benda nyata.
• Menjawab pertanyaan guru berdasarkan pengamatan.
• Mengidentifikasi masalah: Bagaimana cara mengetahui
jumlah benda dengan benar dan menuliskannya dalam
angka dan huruf?
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna,
Menggembirakan)
[Link] Siswa untuk Belajar
Kegiatan Guru:
• Membagi siswa dalam kelompok kecil (4–5 anak).
• Memberi setiap kelompok satu set benda (misal
kancing, manik-manik, stik es krim, atau balok).
• Menjelaskan tugas: Hitung jumlah benda yang kalian
miliki, tuliskan dalam angka dan dalam kata.
Kegiatan Siswa:
• Bekerja sama menghitung benda.
• Menulis hasilnya dalam bentuk angka (contoh: 14) dan
huruf (contoh: empat belas).
[Link] Penyelidikan
Kegiatan Guru:
• Berkeliling memantau dan membimbing kelompok.
• Memberi pertanyaan pengarah seperti:
“Kalau kamu tambahkan dua stik lagi, jadi
berapa jumlah semuanya?” “Bagaimana
cara menulis bilangan 16 dengan huruf?”
Kegiatan Siswa:
• Menghitung, menulis, dan berdiskusi untuk memastikan
hasilnya benar.
• Membandingkan hasil antar kelompok.
[Link] dan Menyajikan Hasil
Karya
Kegiatan Guru:
• Meminta tiap kelompok mempresentasikan hasil
perhitungan dan tulisan mereka.
• Menuliskan beberapa contoh di papan tulis.
Kegiatan Siswa:
• Mempresentasikan hasil kerja kelompok.
• Menyimak dan memberi tanggapan terhadap kelompok
lain.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)
10. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
Kegiatan Guru:
• Mengajak siswa merefleksikan kegiatan: “Apa yang
kalian pelajari hari ini?”
“Bagaimana cara membaca dan menulis bilangan
dengan benar?”
• Memberikan penguatan konsep bilangan 1–20.
• Menutup dengan permainan singkat, misalnya: Tebak
Angka atau Urutkan Bilangan.
Kegiatan Siswa:
• Menyampaikan pengalaman belajar.
• Menjawab refleksi guru.
TP 3 (Pertemuan 5, 6) Model pembelajaran PBL
Memahami (Berkesadaran, Bermakna,
Menggembirakan)
[Link] pada Masalah (Menemukan Masalah)
Kegiatan Guru:
• Guru menunjukkan gambar atau benda
konkret, misalnya kartu angka, buah, atau
kelereng dengan jumlah berbeda.
• Guru mengajukan masalah:
“Anak-anak, Ibu punya tiga kelompok kelereng: 7, 3,
dan 5 kelereng.
Menurut kalian, kelompok mana yang paling banyak?
Bagaimana kalau kita urutkan dari yang paling
sedikit sampai paling banyak?”
Kegiatan Siswa:
• Siswa memperhatikan gambar/benda.
• Siswa menjawab pertanyaan awal sesuai
pemahamannya.
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna,
Menggembirakan)
7. Mengorganisasi untuk Belajar
Kegiatan Guru:
• Guru menjelaskan bahwa mereka akan belajar
cara membandingkan dan mengurutkan
bilangan cacah.
• Guru membagi siswa dalam kelompok kecil (3–4
orang).
• Masing-masing kelompok diberi kartu angka
(misal 1–10) atau lembar kerja berisi
bilangan acak.
Kegiatan Siswa:
• Siswa membentuk kelompok.
• Siswa memahami tugas yang diberikan: menyusun
angka dari kecil ke besar dan sebaliknya.
[Link] Penyelidikan (Eksplorasi)
Kegiatan Guru:
• Guru berkeliling memberi bimbingan dan pertanyaan
pemicu:
“Bagaimana kamu tahu angka mana yang lebih kecil?”
“Apa tandanya kalau kita mengurutkan naik? Bagaimana
kalau turun?”
Kegiatan Siswa:
• Siswa mengamati kartu angka.
• Siswa membandingkan bilangan dan mengurutkannya
(misal 2, 5, 8 → urutan naik).
• Siswa mencatat hasilnya di lembar kerja.
[Link] dan Menyajikan Hasil Karya
Kegiatan Guru:
• Guru meminta tiap kelompok mempresentasikan
hasil urutan bilangan mereka di depan kelas.
• Guru dan siswa lain memberikan tanggapan.
Kegiatan Siswa:
• Siswa mempresentasikan hasil kerja.
• Siswa mendengarkan dan menanggapi kelompok lain.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna)
10. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses
Pemecahan Masalah
Kegiatan Guru:
• Guru bersama siswa membahas hasil kegiatan,
menegaskan konsep:
• Bilangan lebih kecil berarti jumlahnya lebih
sedikit.
• Urutan naik berarti dari kecil ke besar,
urutan turun dari besar ke kecil.
• Guru memberi latihan tambahan secara individu.
Kegiatan Siswa:
• Siswa merefleksikan hasil belajar: “Apa yang sudah
saya pelajari hari ini?”
• Mengerjakan latihan singkat dari guru.
PENUTUP (menggembirakan)
(5 menit)
5. Guru membimbing murid untuk menyimpulkan hasil
pembelajaran hari ini
6. Guru melakukan refleksi kegiatan dengan menanyakan
bagaimana perasaan murid selama mengikuti
pembelajaran
7. Guru menyampaikan apa materi pada pertemuan selanjutnya
agar murid mempersiapkan dirinya.
8. Salam penutup
Asesmen pada Awal Tes Lisan
ASESMEN Pembelajaran
PEMBELAJARA Asesmen pada Soal Diskusi /LKPD dan rubrik observasi diskusi
N Proses Pembelajaran kelompok berpasangan
Asesmen pada Akhir Tes Tertulis
Pembelajaran