0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Modul Ajar Teks Prosedur Bahasa Inggris

Modul ajar ini berfokus pada pembelajaran Procedure Text dalam mata pelajaran Bahasa Inggris untuk siswa kelas X di SMA Negeri 6. Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun teks prosedur sederhana dengan menggunakan struktur dan unsur kebahasaan yang tepat. Pembelajaran dilakukan melalui pendekatan Task-Based Learning dan Inquiry-Based Learning, dengan penekanan pada kolaborasi, penalaran kritis, dan kreativitas.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Modul Ajar Teks Prosedur Bahasa Inggris

Modul ajar ini berfokus pada pembelajaran Procedure Text dalam mata pelajaran Bahasa Inggris untuk siswa kelas X di SMA Negeri 6. Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun teks prosedur sederhana dengan menggunakan struktur dan unsur kebahasaan yang tepat. Pembelajaran dilakukan melalui pendekatan Task-Based Learning dan Inquiry-Based Learning, dengan penekanan pada kolaborasi, penalaran kritis, dan kreativitas.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : BAHASA INGGRIS


PROCEDURE TEXT

A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : SMA Negeri 6
Nama Penyusun : Muhammad Faqih Muqaddam
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Kelas / Fase /Semester : X/ E / Ganjil
Alokasi Waktu : 3x45 Menit
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
Kemampuan : Reading & Writing

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

 Pengetahuan Awal: Peserta didik diharapkan memiliki pengetahuan dasar tentang


kosakata kata kerja perintah (imperative verbs seperti cut, mix, open) dan kata hubung
sederhana (connectives seperti first, then). \

 Minat: Sebagian besar peserta didik tertarik pada tutorial praktis (misal: resep masakan,
tips gaming, life hacks di media sosial). \

 Minat ini dimanfaatkan untuk memotivasi mereka dalam memahami dan menyusun teks
prosedur.

 Kebutuhan Belajar:

 Beberapa peserta didik mungkin membutuhkan dukungan lebih dalam memahami


struktur (generic structure) dan unsur kebahasaan (language features) yang spesifik.
 Semua peserta didik membutuhkan kesempatan berinteraksi dan berkolaborasi dalam
kelompok untuk menyusun langkah-langkah secara logis.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

 Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:

 Pengetahuan Konseptual: Memahami fungsi sosial Procedure Text (memberikan


instruksi/langkah-langkah) dan struktur umumnya (Goal, Materials, Steps).
 Pengetahuan Prosedural: Mampu mengidentifikasi (Reading) dan menyusun
(Writing) Procedure Text sederhana secara logis dan runtut.

Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi sangat relevan karena
kemampuan mengikuti dan memberi instruksi digunakan setiap hari (mengikuti resep, manual
penggunaan alat, tutorial online).

 Integrasi Nilai dan Karakter:

 Kolaborasi: Mendorong kerja sama dalam menyusun langkah-langkah yang acak.


 Penalaran Kritis: Meminta peserta didik menganalisis dan mengurutkan langkah-
langkah secara logis.
 Kreativitas: Mendorong peserta didik merancang teks prosedur orisinal berdasarkan
topik yang diminati.

D DIMENSI PROFIL LULUSAN

 Penalaran Kritis: Mengidentifikasi struktur (Goal, Materials, Steps) dan unsur


kebahasaan (misal: imperative verbs, connectives) dari sebuah teks prosedur.

 Kreativitas: Merancang sebuah Procedure Text sederhana (misal: resep atau tutorial)
secara logis dan runtut.

 Kolaborasi: Bekerja aktif dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas menyusun


langkah-langkah dari gambar yang telah diberikan (what’s the verb?)

 Kemandirian: Merefleksikan pemahaman materi secara mandiri pada akhir sesi.


DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 32 TAHUN 2024


Pada akhir Fase E, peserta didik menggunakan teks lisan, tulisan dan visual dalam
berbagai jenis teks untuk berkomunikasi sesuai dengan situasi, tujuan, dan target
pemirsa/pembacanya. Peserta didik memproduksi teks lisan, tulisan, dan visual yang
lebih beragam, dengan pemahaman terhadap tujuan dan target pembaca/pemirsa untuk
menyampaikan keinginan/perasaan/pendapat dan berdiskusi mengenai topik yang dekat
dengan keseharian mereka atau isu yang hangat sesuai usia peserta didik di fase ini.
Peserta didik memahami teks lisan, tulisan dan visual untuk mempelajari
sesuatu/mendapatkan informasi. Keterampilan inferensi tersirat ketika memahami
informasi dalam bahasa Inggris juga mulai berkembang.
Capaian Pembelajaran setiap elemen mata pelajaran Bahasa Inggris adalah sebagai
berikut.
Elemen Deskripsi
Membaca-Memirsa Peserta didik membaca dan merespons berbagai jenis teks.
(Reading-Viewing) Peserta didik membaca untuk mempelajari sesuatu atau untuk
mendapatkan informasi. Peserta didik mencari dan
mengevaluasi detil spesifik dan inti dari berbagai jenis teks.
Teks ini dapat berbentuk cetak atau digital, termasuk di
antaranya teks visual, multimodal atau interaktif. Pemahaman
peserta didik terhadap ide pokok, isu-isu atau pengembangan
plot dalam berbagai jenis teks mulai berkembang. Peserta
didik mengidentifikasi tujuan penulis dan mengembangkan
keterampilannya untuk melakukan inferensi sederhana dalam
memahami informasi tersirat dalam teks.
(Students read and respond to a variety of texts. They read to
learn or to find information. They locate and evaluate
specific details and main ideas of a variety of texts. These
texts may be in the form of printed or digital texts, including
visual, multimodal or interactive texts. They are developing
understanding of main ideas, issues or plot development in a
variety of texts. They identify the author’s purposes and
develop simple inferential skills to help them understand
implied information from the texts.)
Menulis- Peserta didik menulis berbagai jenis teks fiksi dan nonfiksi,
Mempresentasikan melalui aktivitas yang dipandu, menunjukkan pemahaman
(Writing-Presenting) mereka terhadap tujuan dan target pembaca/pemirsa. Peserta
didik merencanakan, menuliskan, mengulas, dan merevisi
teks dengan menunjukkan strategi koreksi diri dalam kaidah
menulis. Peserta didik menyampaikan ide menggunakan
kosakata dan kata kerja umum dalam tulisannya. Peserta didik
menyajikan informasi menggunakan berbagai moda
presentasi dalam bentuk cetak dan digital untuk
menyesuaikan dengan target pembaca/pemirsa dan untuk
mencapai tujuan yang berbeda-beda.
(Students write a variety of fiction and non-fiction texts,
through guided activities, showing an awareness of purpose
and audience. They plan, write, review and revise texts with
some evidence of self-correction strategies in writing
conventions. They express ideas and use common/daily
vocabulary and verbs in their writing. They present
information using different modes of presentation in print and
digital forms to suit different audiences and to achieve
different purposes.)

B. LINTAS DISIPLIN ILMU


 Seni Budaya (Prakarya) / PKK: Menguatkan konsep urutan logis dalam membuat
sebuah produk, kerajinan, atau resep masakan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Dalam sesi 135 menit ini, peserta didik diharapkan mampu:

1. Mengidentifikasi (Reading) fungsi sosial, struktur umum (generic structure), dan


unsur kebahasaan (language features) dari sebuah Procedure Text (misal: resep)
dengan tepat.
2. Menganalisis (Reading) urutan logis dari langkah-langkah (steps) dalam sebuah
Procedure Text yang disajikan secara acak.
3. Menyusun (Writing) sebuah Procedure Text sederhana secara individu dengan
struktur yang runtut dan unsur kebahasaan yang tepat.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

 How to use my Camera


 How to cook Nasi Goreng
 How to use Washing Machine

E. KERANGKA PEMBELAJARAN

Praktik Pedagogik:

 Model Pembelajaran: Task-Based Learning.


 Strategi Pembelajaran: Inquiry-Based Learning (siswa menemukan pola tenses)
 Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, tanya jawab, permainan (games)

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI


KEGIATAN PENDAHULUAN (MINDFUL LEARNING, MEANINGFUL
LEARNING, JOYFUL LEARNING)

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)


 Pembukaan (Joyful Learning): Guru menyapa dengan antusias dan menunjukkan
instruksi untuk siswa mempersiapkan perangkat belajar dan aturan di dalam kelas yang
memantik siswa untuk memahami materi yang akan dipelajari.

 Apersepsi (Mindful Learning): Guru bertanya pada siswa, "If you want to make a cup of
tea, what is the first thing you do? What's next?" Guru memandu jawaban untuk
menghubungkan pengalaman siswa dengan konsep "langkah-langkah" (steps).

 Pengenalan Topik dan Tujuan (Meaningful Learning): Guru menjelaskan bahwa hari
ini mereka akan belajar cara memberi dan memahami instruksi (Procedure Text), agar orang
lain bisa mengikuti langkah mereka dengan benar.

Kegiatan Inti (105 Menit)

 Penyampaian Materi (Definisi, Konteks, Contoh):

 Guru menampilkan sebuah contoh Procedure Text yang jelas di proyektor (Misal:
"How to Make an Omelette").
 Definisi: Guru menjelaskan bahwa Procedure Text adalah teks yang dirancang untuk
menjelaskan bagaimana sesuatu dicapai melalui urutan tindakan atau langkah
(memberi instruksi).
 Konteks Penggunaan: Guru bertanya jawab dengan siswa di mana mereka biasa
menemukan teks ini (Contoh: Buku resep, manual alat elektronik, tutorial game, DIY
projects).

 Penyampaian Materi (Cara Menggunakan/Struktur & Unsur Bahasa):

 Guru membedah contoh teks tadi bersama siswa untuk menemukan:


o Generic Structure:
1. Goal/Aim: (Tujuan/Hasil akhir, biasanya di judul. Cth: How to
Make...)
2. Materials/Ingredients: (Bahan atau alat yang dibutuhkan. Cth: Two
eggs, a pan...)
3. Steps/Method: (Serangkaian langkah yang harus diikuti secara
berurutan).
o Language Features (Cara Menggunakan dengan Baik):

1. Menggunakan Imperative Verbs (Kata kerja perintah, selalu V1). Cth:


Cut the vegetables, Pour the water, Click the button.
2. Menggunakan Action Verbs. Cth: mix, stir, plug in.
3. Menggunakan Connectives (Kata hubung urutan). Cth: First, Second,
Then, Next, After that, Finally.

 Aktivitas Interaktif 1: "What’s The Verb?" (Writing)

 Aktivitas Pengecekan Pemahaman: "Structure Detectives" (Reading)


 Guru menampilkan Procedure Text baru yang singkat (Misal: "How to Send an
Email").
 Secara individu, siswa diminta mengidentifikasi pada buku catatan mereka:
1. What is the Goal?
2. List 3 Imperative Verbs used in the text.
3. List 2 Connectives used in the text.
 Guru melakukan tanya jawab cepat untuk mengecek pemahaman siswa.

 Penugasan LKPD:

 Guru membagikan LKPD.


 Guru menjelaskan instruksi pengerjaan LKPD yang akan menilai kemampuan
Reading (Analisis) dan Writing (Produk) siswa.
 Siswa mulai mengerjakan LKPD secara individu.

Kegiatan Penutup (15 Menit)

 Penyimpulan Pembelajaran (Meaningful Learning): Guru bersama peserta didik


menyimpulkan 3 bagian utama Procedure Text (Goal, Materials, Steps) dan ciri bahasa
utamanya (Imperative Verbs).

 Refleksi Diri (Mindful Learning, Kemandirian): Guru memfasilitasi refleksi dengan


bertanya, "What is the most difficult part of making a procedure text? Ordering the steps or
choosing the verbs?" [

 Umpan Balik dan Penguatan (Constructive Feedback): Guru memberikan umpan balik
umum atas partisipasi dan kolaborasi dalam aktivitas "What’s the verb?”.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

A. Asesmen Diagnostik

 Format: Tanya jawab lisan pada kegiatan pendahuluan (Apersepsi).


 Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan awal siswa tentang instruksi dan urutan
langkah.

B. Asesmen Formatif

 Format: Observasi Kinerja (Kelompok) dan Penilaian Produk (Individu).


 Tugas yang dinilai:
1. Observasi Partisipasi: Keaktifan dan kolaborasi siswa dalam aktivitas ,
"what’s the verb?”
2. Penilaian Produk: Akurasi pengerjaan dari aktivitas

C. Evaluasi

 Format: Penilaian produk berupa LKPD


 Tugas yang dinilai:
1. Penilaian Produk: Akurasi pengerjaan LKPD

LAMPIRAN

Anda mungkin juga menyukai