0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Silabus Pendidikan Agama Islam SMA

Dokumen ini adalah silabus untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Pinogaluman untuk kelas X tahun ajaran 2021/2022. Silabus ini mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok, dan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada penghayatan ajaran agama, perilaku baik, dan pemahaman terhadap Al-Qur'an. Materi yang diajarkan meliputi bacaan dan makna dari beberapa surat dalam Al-Qur'an serta sifat-sifat Allah.

Diunggah oleh

rahmat.hasan852
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Silabus Pendidikan Agama Islam SMA

Dokumen ini adalah silabus untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Pinogaluman untuk kelas X tahun ajaran 2021/2022. Silabus ini mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok, dan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada penghayatan ajaran agama, perilaku baik, dan pemahaman terhadap Al-Qur'an. Materi yang diajarkan meliputi bacaan dan makna dari beberapa surat dalam Al-Qur'an serta sifat-sifat Allah.

Diunggah oleh

rahmat.hasan852
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SILABUS

Satuan Pendidikan : SMA NEGERI 1 PINOGALUMAN


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : X / 1-2 (Ganjil & Genap)
Alokasi Waktu :
Tahun Pelajaran : 2021/2022

Standar Kompetensi (KI)


KI-1 dan KI-2 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama,
toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
KI-3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI-4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran


1.1 Terbiasa membaca al-Qur’an dengan  Q.S. al-Hujurat  Menyimak bacaan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
meyakini bahwa kontrol diri (mujahadah an- (49): 10 dan 12  Membaca Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan serta hadits  Mencermati makna Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
persaudaraan (ukhuwah) adalah perintah terkait perilaku  Menanyakan cara membaca, hukum tajwid, asbabun nuzul, makna, dan pesan-pesan utama dalam Q.S. al-
agama. kontrol diri Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
2.1 Menunjukkan perilaku kontrol diri (mujahadah an-  Mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid) Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12.
(mujahadah an-nafs), prasangka baik nafs), prasangka  Menterjemahkan dalam Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
(husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah) baik  Menganalisis asbabun nuzul Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12.
(husnuzzhan),
sebagai implementasi perintah Q.S. al-  Menganalisis makna Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
Hujurat/49: 10 dan 12 serta Hadis terkait. dan persaudaraan
 Mengidentifikasi Manfaat kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzhan) dan
(ukhuwah)
3.1 Menganalisis Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 persaudaraan (ukhuwah) sesuai dengan pesan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12, serta hadis terkaitsesuai
serta Hadis tentang kontrol diri (mujahadah dengan pesan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12, serta hadis terkait
an-nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan  Menyimpulkan hukum bacaan yang terdapat dalam Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12.
persaudaraan (ukhuwah).  Menyimpulkan makna Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
4.1 4.1.1 Membaca Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan  Menyimpulkan pesan-pesan utama dalam Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
12, sesuai dengan kaidah tajwid dan  Mengaitkan antara kualitas keimanan dengan kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik
makharijul huruf (husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah) sesuai dengan pesan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12, serta hadis
terkait.
4.1.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-  Mendemonstrasikan bacaan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12, sesuai dengan kaidah tajwid dan makharijul
Hujurat/49: 10 dan 12 dengan fasih huruf.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran
dan lancar.  Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 dengan fasih dan lancar.
 Menjelaskan hukum bacaan yang terdapat pada Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12.
4.1.3 Menyajikan hubungan antara kualitas  Menjelaskan makna Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait.
keimanan dengan kontrol diri  Menjelaskan pesan-pesan utama dalam Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadits terkait
(mujahadah an-nafs), prasangka baik  Menjelaskan keterkaitan antara kualitas keimanan dengan kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka
(husnuzzan), dan persaudaraan baik (husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah) sesuai dengan pesan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12, serta
(ukhuwah) sesuai dengan pesan Q.S. hadis terkait.
al-Hujurat/49: 10 dan 12, serta Hadis
terkait.
1.2 Meyakini bahwa pergaulan bebas dan zina Q.S. al-Isra’/17:  Menyimak bacaan Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2, serta hadis tentang larangan pergaulan
adalah dilarang agama. 32, dan Q.S. an- bebas dan perbuatan zina.
2.2 Menghindarkan diri dari pergaulan bebas dan Nur/24: 2, serta  Membaca Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2, serta hadis tentang larangan pergaulan bebas dan
perbuatan zina sebagai pengamalan Q.S. al- hadis tentang perbuatan zina.
Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur /24: 2, serta larangan  Mencermati makna Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2, serta hadis tentang larangan pergaulan
Hadis terkait. pergaulan bebas bebas dan perbuatan zina.
dan perbuatan  Menanyakan cara membaca, hukum tajwid, asbabun nuzul, makna, dan pesan-pesan utama dalam Q.S. al-
zina Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2. serta hadits terkait.
3.2 Menganalisis Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S.  Mendiskusikan cara membaca Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2sesuai dengan kaidah tajwid;
an-Nur/24 : 2, serta Hadis tentang larangan  Mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid) Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2.
pergaulan bebas dan perbuatan zina.  Menterjemahkan dalam Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2serta hadits terkait.
4.2 4.2.1 Membaca Q.S. al-Isra’/17: 32, dan  Menganalisis asbabun nuzul Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2.
Q.S. an-Nur/24:2 sesuai dengan  Menganalisis makna Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2 serta hadits terkait.
kaidah tajwid dan makharijul huruf.  Mengidentifikasi manfaat larangan pergaulan bebas dan perbuatan zina.
4.2.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-  Menyimpulkan hukum bacaan yang terdapat dalam Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2.
Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24:2  Menyimpulkan makna Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2serta hadits terkait.
dengan fasihdan lancar.  Menyimpulkan pesan-pesan utama dalam Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2serta hadits terkait.
4.2.3 Menyajikan keterkaitan antara  Menganalisis keterkaitan antara larangan berzina dengan berbagai kekejian (fahisyah) yang
larangan berzina dengan berbagai ditimbulkannya dan perangai yang buruk (saa-a sabila) sesuai pesan Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-
kekejian (fahisyah) yang Nur/24: 2 serta hadis terkait.
ditimbulkannya dan perangai yang  Mendemonstrasikan bacaan Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2, sesuai dengan kaidah tajwid dan
buruk (saa-a sabila) sesuai pesan Q.S. makharijul huruf.
al-Isra’/17: 32 dan Q.S. an-Nur/24:2.  Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2dengan fasih dan lancar.
 Menjelaskan hukum bacaan yang terdapat pada Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2.
 Menjelaskan makna Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2 serta hadits terkait.
 Menjelaskan pesan-pesan utama dalam Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2 serta hadits terkait
 Menyajikan keterkaitan antara larangan berzina dengan berbagai kekejian (fahisyah) yang ditimbulkannya
dan perangai yang buruk (saa-a sabila) sesuai pesan Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2 serta hadis
terkait
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran
1.3 Meyakini bahwa Allah Maha Mulia, Maha Iman kepada  Membaca teks al-Asma al- Husna (al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-
Mengamankan, Maha Memelihara, Maha Allah SWT Akhiir).
Sempurna Kekuatan-Nya, Maha (Asmaul Husn: al-  Memberi stimulus agar peserta didik bertanya) :
Penghimpun, Maha Adil, dan Maha Akhir Kariim, al-  Mengapa Allah memiliki nama yang begitu banyak?
2.3 Memiliki sikap keluhuran budi; kokoh Mu’min, al-  Bagaimana kaitan antara nama-nama tersebut dengan sifat-sifat Allah.
pendirian, pemberi rasa aman, tawakal dan Wakiil, al-Matiin,  Apa yang harus dilakukan oleh umat Islam terkait nama-nama Allah yang indah itu?
adil sebagai implementasi pemahaman al- al-Jaami’, al-‘Adl,  Meyimak penjelasan materi di atas melalui tayangan vidio atau media lainnya.
Asmau al-Husna: Al-Karim, Al-Mu’min, Al- dan al-Akhiir)  Menganalisis makna al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir bagi
Wakil, Al- Matin, Al-Jami’, Al-‘Adl, dan Al- Allah.
Akhir  Mendiskusikan makna dan contoh perilaku keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi rasa aman, tawakal
3.3 Menganalisis makna al-Asma’u al-Husna: al- dan perilaku adil sebagai implementasi dari pemahaman makna Asmaul Husna (al-Kariim, al-Mu’min, al-
Karim, al-Mu’min, al-Wakil, al-Matin, al- Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir)
Jami’, al-‘Adl, dan al-Akhir  Mengaitkan makna al-Asma al-Husna al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan
4.3 Menyajikan hubungan makna- makna al- al-Akhiir dengan sifat-sifat Allah.
Asma’u al-Husna: al-Karim, al-Mu’min, al-  Mempresentasikan pelafalan al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir.
Wakil, al-Matin, al-Jami’, al-‘Adl, dan al-  Mempresentasikan makna al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir.
Akhir dengan perilaku keluhuran budi,  Mempresentasikan keterkaitan makna al-Asma al-Husna: al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-
kokoh pendirian, rasa aman, tawakal dan Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir dengan perilaku keluhuran budi, kokoh pendirian, rasa aman, tawakal dan
perilaku adil perilaku adil.
1.4 Meyakini keberadaan malaikat-malaikat Iman kepada  Mencermati bacaan teks tentang makna dan contoh perilaku beriman kepada malaikat-malaikat Allah Swt.
Allah Swt. Malaikat  Menyimak penjelasan materi di atas melalui tutorial, tayangan vidio atau media lainnya.
2.4 Menunjukkan sikap disiplin, jujur dan  Memberi stimulus agar peserta didik bertanya:
bertanggung jawab, sebagai implementasi  Mengapa kita harus beriman kepada malaikat?
beriman kepada malaikat-malaikat Allah  Mengapa malaikat yang wajib diketahui ada sepuluh?
Swt.  Apa yang harus dilakukan oleh orang yang beriman kepada malaikat?
3.4 Menganalisis makna beriman kepada  Peserta didik mengidentifikasi ayat-ayat al-Quran yang mengungkapkan nama-nama dan tugas malaikat.
malaikat-malaikat Allah Swt.  Peserta didik mendiskusikan makna dan contoh perilaku beriman kepada Malaikat sebagaimana
4.4 Menyajikan hubungan antara beriman disebutkan dalam al-Quran.
kepada malaikat-malaikat Allah Swt. dengan  Membuat kesimpulan tentang makna beriman kepada malaikat-malaikat Allah Swt.
perilaku teliti, disiplin, dan waspada.  Mengaitkan antara beriman kepada malaikat Allah Swt. dengan perilaku teliti, disiplin, dan waspada.
 Menyebutkan ayat-ayat al-Quran yang mengungkapkan nama-nama malaikat.
 Membacakan kesimpulan tentang makna beriman kepada malaikat-malaikat Allah Swt.
 Menjelaskan keterkaitan antara beriman kepada malaikat Allah Swt. dengan perilaku teliti, disiplin, dan
waspada.
1.5 Terbiasa berpakaian sesuai dengan syariat Berpakaian secara  Mencermati bacaan teks tentang berpakaian secara islami
Islam Islami  Mencermati model-model berpakain secara islami melalui tutorial, tayangan vidio atau media lainnya.
2.5 Menunjukkan perilaku berpakaian sesuai  Mengemukakan pertanyaan tentang:
dengan syariat Islam  Bagaimana berpakaian secara islami?
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran
3.5 Menganalisis ketentuan berpakaian sesuai  Mengapa kita harus berpakaian secara islami?
syariat Islam  Mengidentifikasi tata cara berpakaian sesuai syariat Islam.
4.5 Menyajikan keutamaan tatacara berpakaian  Mengidentifikasi tujuan berpakaian menurut syariat Islam
sesuai syariat Islam  Mengidentifikasi manfaat berpakaian menurut syariat Islam
 Mengidentifikasi landasan hukum berpakaian menurut syariat Islam.
 Mengaitkan antara kesesuaian model berpakaian dengan ketentuan syariat Islam.
 Mengaitkan ketentuan berpakaian menurut syariat islam dengan hikmah yang diperoleh individu, keluarga,
dan masyarakat.
 Mempresentasikan /menyampaikan hasil diskusi tentang berpakaian menurut syariat Islam.
1.6 Meyakini bahwa jujur adalah ajaran pokok Perilaku jujur  Mengamati tayangan video tentang perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang berkembang di
agama masyarakat.
2.6 Menunjukkan perilaku jujur dalam  Menyimak dan membaca penjelasan mengenai perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang
kehidupan sehari-hari berkembang di masyarakat.
3.6 Menganalisis manfaat kejujuran dalam  Mengajukan pertanyaan tentang perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang berkembang di
kehidupan sehari-hari masyarakat.
 Menelaah perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang berkembang di masyarakatMenyimpulkan
4.6 Menyajikan kaitan antara contoh perilaku
hikmah perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang berkembang di masyarakat.
jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan
 Mengaitkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang berkembang di masyarakat dengan keimanan.
keimanan
 Membuat rumusan perilaku jujur berdasarkan al-Quran dan Hadis
 Mengidentifikasi perilaku jujur dengan kehidupan sehari-hari.
 Menyajikan/melaporkan hasil diskusi tentang perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang berkembang
di masyarakat.
 Menjelaskan keterkaitan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yang berkembang di masyarakat
dengan keimanan.
 Menanggapi hasil presentasi (melengkapi, mengkonformasi, dan menyanggah).
 Membuat resume pembelajaran di bawah bimbingan guru.
1.7 Meyakini bahwa menuntut ilmu adalah Semangat  Mencermati bacaan teks tentang Q.S. at-Taubah (9) : 122 dan hadits terkait tentang semangat menuntut
perintah Allah dan Rasul-Nya. menuntut ilmu ilmu, menerapkan dan menyampaikan nya kepada sesama
2.7 Memiliki sikap semangat keilmuan sebagai dan menyampai-  Meyimak penjelasan materi di atas melalui tayangan vidio atau media lainnya.
implementasi pemahaman Q.S. at-Taubah/9: kannya kepada  Memberi stimulus agar peserta didik bertanya):
122 dan Hadis terkait. sesama  Mengapa harus menuntut ilmu?
3.7 Menganalisis semangat menuntut ilmu,  Bagaimana cara menyampaikan ilmu kepada sesama?
menerapkan, dan menyampaikannya kepada  Peserta didik mendiskusikan makna dan contoh semangat menuntut ilmu, menerapkan dan
sesama. menyampaikannya kepada sesama sebagai implementasi pemahaman kandungan Q.S. at-Taubah (9): 122
4.7 Menyajikan kaitan antara kewajiban dan hadits terkait.
menuntut ilmu, dengan kewajiban membela  Guru mengamati perilaku contoh semangat menuntut ilmu, menerapkan dan menyaampaikannya kepada
agama sesuai perintah Q.S. at-Taubah/9: 122 sesama melalui lembar pengamatan di sekolah.
Adan Hadis terkait.  Guru berkolaborasi dengan orang tua untuk mengamati perilaku semangat menuntut ilmu, menerapkan dan
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran
menyaampaikannya kepada sesama di rumah.
 Membuat kesimpulan tentang semangat menuntut ilmu dan menyampaikannya kepada sesama.
 Mempresentasikan /menyampaikan hasil diskusi tentang semangat menuntut ilmu dan menyampaikannya
kepada sesama.
1.8 Meyakini al-Qur’an, Hadis dan ijtihad Sumber Hukum  Mencermati bacaan teks tentangkedudukan al-Quran, al-Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam
sebagai sumber hukum Islam Islam  Meyimak penjelasan materi tersebut di atas melalui tayangan vidio atau media lainnya.
2.8 Menunjukkan perilaku ikhlas dan taat  memberi stimulus agar peserta didik bertanya):
beribadah sebagai implemantasi pemahaman  Mengapa al-Qur’an, Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam ?
terhadap kedudukan al-Qur’an, Hadis, dan  Apa yang anda pahami tenang al-Qur’an, Hadits, dan Ijtihad ?
ijtihad sebagai sumber hukum Islam  Peserta didik mendiskusikan makna al-Qur’an, Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam
3.8 Menganalisis kedudukan al-Qur’an, Hadis,  Guru mengamati perilaku berpegang teguh kepada al-Qur’an, Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum
dan ijtihad sebagai sumber hukum Islam Islam
4.8 Mendeskripsikan macam-macam sumber  Guru berkolaborasi dengan orang tua untuk mengamati perilaku berpegang teguh kepada al-Qur’an,
hukum Islam Hadits, dan Ijtihad di rumah.
 Menalar/Mengasosiasi
 Membuat kesimpulan tentang sumber hukum Islam.
 Mempresentasikan/ menyampaikan hasil diskusi tentang sumber hukum Islam.
1.9 Meyakini bahwa haji, zakat dan wakaf Pengelolaan haji,  Mencermati bacaan teks tentang pengertian, ketentuan dan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan haji,
adalah perintah Allah dapat memberi zakat dan wakaf zakat dan wakaf.
kemaslahatan bagi individu dan masyarakat.  Meyimak penjelasan materi di atas melalui tayangan vidio atau media lainnya.
2.9 Menunjukkan kepedulian sosial sebagai  Memberi stimulus agar peserta didik bertanya:
hikmah dari perintah haji, zakat, dan wakaf.  Mengapa haji, zakat dan wakaf harus dikelola?
3.9 Menganalisis hikmah ibadah haji, zakat, dan  Bagaimana cara mengelola haji, zakat dan wakaf?
wakaf bagi individu dan masyarakat.  Peserta didik mendiskusikan makna dan ketentuan haji, zakat dan wakaf serta pengeloalaannya.
4.9 Menyimulasikan ibadah haji, zakat, dan  Membuat kesimpulan materi pengelolaan haji, zakat dan wakaf.
wakaf  Mempresentasikan/ menyampaikan hasil diskusi tentang materi pengelolaan wakaf.
1.10 Meyakini kebenaran dakwah Nabi Meneladani  Mencermati bacaan teks tentang substansi dan strategi dakwah Rasullullah saw.
Muhammad saw di Makkah. Perjuangan  Meyimak penjelasan materi tersebut di atas melalui tayangan vidio atau media lainnya.
2.10 Bersikap tangguh dan rela berkorban Rasulullah saw. di  Memberi stimulus agar peserta didik bertanya)
menegakkan kebenaran sebagai ’ibrah dari Mekah  Apa substansi dakwah Rasulullah di Mekah?
sejarah strategi dakwah Nabi di Makkah.  Apa strategi dakwah Rasulullah di Mekah?
3.10 Menganalisis substansi, strategi, dan  Peserta didik mendiskusikan substansi dan strategi dakwah Rasullullah saw. di Mekah.
penyebab keberhasilan dakwah Nabi  Guru mengamati perilaku tangguh dan semangat menegakkan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.
Muhammad saw di Makkah.  Guru berkolaborasi dengan orang tua untuk mengamati perilaku tangguh dan semangat menegakkan
4.10 Menyajikan keterkaitan antara substansi dan kebenaran dalam kehidupan sehari-haridi rumah.
strategi dengan keberhasilan dakwah Nabi  Membuat kesimpulan tentang substansi dan strategi dakwah Rasullullah saw. di Mekah.
Muhammad saw di Makkah  Mempresentasikan /menyampaikan hasil diskusi tentang substansi dan strategi dakwah Rasullullah saw.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran
di Mekah.
1.11 Meyakini kebenaran dakwah Nabi Meneladani  Mencermati bacaan teks tentang substansi dan strategi dakwah Rasullullah saw. di Madinah
Muhammad saw di Madinah. Perjuangan  Meyimak penjelasan materi tersebut di atas melalui tayangan vidio atau media lainnya.
2.11 Menunjukkan sikap semangat ukhuwah dan Rasulullah saw. di  Memberi stimulus agar peserta didik bertanya)
kerukunan sebagai ibrah dari sejarah strategi Madinah  Apa substansi dakwah Rasulullah di Madinah?
dakwah Nabi di Madinah.  Apa strategi dakwah Rasulullah di Madinah?
3.11 Menganalisis substansi, strategi, dan  Peserta didik mendiskusikan substansi dan strategi dakwah Rasullullah saw. di Madinah.
keberhasilan dakwah Nabi Muhammad saw  Guru mengamati perilaku semangat ukhuwah sebagai implementasi dari pemahaman strategi dakwah
di Madinah. Rasulullah saw. di Madinah.
4.11 Menyajikan keterkaitan antara substansi dan  Guru berkolaborasi dengan orang tua untuk mengamati perilaku semangat ukhuwah sebagai implementasi
strategi dengan keberhasilan dakwah Nabi dari pemahaman strategi dakwah Rasulullah saw. di Madinah.
Muhammad saw di Madinah  Membuat kesimpulan materi substansi dan strategi dakwah Rasullullah saw. di Madinah.
 Mempresentasikan /menyampaikan hasil diskusi tentang materi substansi dan strategi dakwah Rasullullah
saw. di Madinah.

Anda mungkin juga menyukai