0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan1 halaman

Driver Motor DC H-Bridge Transistor

Artikel ini membahas tentang driver motor DC tipe H-Bridge yang menggunakan transistor untuk mengendalikan arah dan kecepatan motor DC. Dengan metode PWM, kecepatan motor dapat dikontrol, sementara metode logika TTL hanya mengatur arah putaran. Rangkaian ini menggunakan empat transistor dan dioda untuk melindungi dari tegangan induksi motor.

Diunggah oleh

BudiSetiono
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan1 halaman

Driver Motor DC H-Bridge Transistor

Artikel ini membahas tentang driver motor DC tipe H-Bridge yang menggunakan transistor untuk mengendalikan arah dan kecepatan motor DC. Dengan metode PWM, kecepatan motor dapat dikontrol, sementara metode logika TTL hanya mengatur arah putaran. Rangkaian ini menggunakan empat transistor dan dioda untuk melindungi dari tegangan induksi motor.

Diunggah oleh

BudiSetiono
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Driver motor DC dalam artikel ini adalah driver motor DC tipe H-Bridge menggunakan power

driver berupa transistor. Rangkaian driver motor DC H-Bridge transistor ini dapat
mengendalikan arah putaran motor DC dalam 2 arah dan dapat dikontrol dengan metode PWM
(pulse Width Modulation) maupun metode sinyal logika dasar TTL (High) dan (Low). Untuk
pengendalian motor DC dengan metode PWM maka dengan rangkaian driver motor DC ini
kecepatan putaran motor DC dapat dikendalikan dengan baik. Apabila menggunakan metode
logika TTL 0 dan 1 maka rangkaian ini hanya dapat mengendalikan arah putaran motor DC saja
dengan kecepatan putaran motor DC maksimum. Rangkaian driver motor DC H-Bridge ini
menggunakan rangkaian jembatan transistor 4 unit dengan protesi impuls tegangan induksi
motor DC berupa dioda yang dipasang paralel dengan masing-masing transistor secara reverse
bias. Rangkaian driver motor DC secara detil dapat dilihat pada gambar berikut. Rangkaian
Driver Motor DC H-Bridge Transistor Rangkaian Driver Motor DC H-Bridge Transistor,driver
motor dc h bridge,driver motor dc pwm,driver motor dc bridge,driver motor dc transistor,skema
driver motor dc h bridge,rangkaian driver pwm motor dc,teknik driver motor dc,teknik kontrol
motor dc,pengaturan arah putar,kontrol kecepatan motor dc,kontrol putaran motor dc,teori driver
motor dc,drive motor dc pwm Proses mengendalikan motor DC menggunakan rangkaian driver
motor DC H-Bridge diatas dapat diuraikan dalam beberapa bagian sebagai berikut : Driver
Motor DC dengan metode logika TTL (0 dan 1) atau High dan Low hanya dapat mengendalikan
arah putar motor DC dalam 2 arah tanpa pengendalian kecepatan putaran (kepatan maksimum).
untuk mengendalikan motor DC dalam 2 arah dengan rangkaian driver motor dc h-bridge diatas
konfiguarasi kontrol pada jalur input adalah dengan memberikan input berupa logika TTL ke
jalur input A dan B. Untuk mengendalikan arah putar searah jarum jam adalah dengan
memberikan logika TTL 1 (high) pada jalur input A dan logika TTL 0 (low) pada jalur input B.
Untuk mengendalikan arah putar berlawanan arah jarum jam adalah dengan memberikan logika
TTL 1 (high) pada jalur input B dan logika TTL 0 (low) pada jalur input A. Driver motor DC
dengan metode PWM (Pulse Width Modulation) dapat mengendalikan arah putaran motor DC
dan kecepatan motor DC menggunakan pulsa PWM yang diberikan ke jalur input A dan B,
dimana konfigurasi sinyal kontrol sebagai berikut. Untuk mengendalikan arah putar motor DC
searah jarum jam dengan kecepatan dikendalikan pulsa PWM maka jalur input B selalu
diberikan logikan TTL 0 (Low) dan jalur input A diberikan pulsa PWM. Untuk mengendalikan
arah putar motor DC berlawanan arah jarum jam dengan kecepatan dikendalikan pulsa PWM
maka jalur input A selalu diberikan logikan TTL 0 (Low) dan jalur input B diberikan pulsa
PWM. Kecepatan putaran motor DC dikendalikan oleh persentasi ton-duty cycle pulsa PWM
yang diberikan ke jalur input rangkaian driver motor DC h-bridge transistor diatas.

Read more at: [Link]


transistor/
Copyright © Elektronika Dasar

Anda mungkin juga menyukai