0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan45 halaman

Pemodelan Visual dengan UML untuk Software

Dokumen ini membahas pemodelan sistem perangkat lunak dengan fokus pada Visual Modeling dan UML (Unified Modeling Language). Visual Modeling membantu dalam memahami dan mengkomunikasikan sistem yang kompleks, sedangkan UML menyediakan notasi standar untuk menggambarkan struktur dan perilaku sistem perangkat lunak. Berbagai jenis diagram UML dijelaskan untuk menggambarkan interaksi, struktur, dan alur kerja dalam sistem.

Diunggah oleh

rafa pramudya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan45 halaman

Pemodelan Visual dengan UML untuk Software

Dokumen ini membahas pemodelan sistem perangkat lunak dengan fokus pada Visual Modeling dan UML (Unified Modeling Language). Visual Modeling membantu dalam memahami dan mengkomunikasikan sistem yang kompleks, sedangkan UML menyediakan notasi standar untuk menggambarkan struktur dan perilaku sistem perangkat lunak. Berbagai jenis diagram UML dijelaskan untuk menggambarkan interaksi, struktur, dan alur kerja dalam sistem.

Diunggah oleh

rafa pramudya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pemodelan Sistem Perangkat

Lunak

Budi susanto
FTI UKDW Yogyakarta
Modul #1

Pengantar
Visual Modeling

2
Pengertian Visual Modeling
● Visual Modeling
– Cara berfikir terhadap permasalahan dengan
menggunakan model-model yang diorganisasikan
serupa dengan ide-ide pada dunia nyata (--Terry
Quatrani)
– Proses pengambilan informasi dari model dan
menampilkannya secara grafis menggunakan
sekumpulan elemen grafik standar (-- Wendy and
Michael Boggs)
● Sebuah model adalah suatu penyederhanaan
dari yang nyata
– Model menyediakan cetak biru dari suatu sistem 3
Manfaat Visual Modeling
● Memudahkan dalam memahami masalah
– Kita membangun model agar kita dapat memahami
sistem yang kita kembangkan secara lebih baik
– Kita membangun model dari sistem yang komplek
karena kita tidak dapat mengingat suatu sistem
secara keseluruhan
● Mengkomunikasikan dengan setiap orang yang
terlibat dalam proyek
● Memodelkan perusahaan
● Mempersiapkan dokumentasi
● Merancang program dan basis data 4
Prinsip Pemodelan
● Menurut Grady Booch, James Rumbaugh dan
Ivar Jacobson:
– The choice of what models to create has a profound
influence on how a problem is attacked and how a
solution is shaped.
– Every model may be expressed at different levels of
precision.
– The best models are connected to reality.
– No single model is sufficient. Every nontrivial
system is best approached through a small set of
nearly independent models.
5
UML (Unified Modeling Language)
● UML adalah bahasa model standar untuk
pengembangan cetak biru perangkat lunak.
● Bahasa model merupakan bahasa yang
memiliki kamus kata dan aturan yang berpusat
pada gambaran konseptual dan fisik dari suatu
sistem
● UML sebagai bahasa model menyatakan
bagaimana membuat dan membaca model
dengan benar, namun tidak menyatakan model
apa yang harus dibuat dan kapan seharusnya
dibuat 6
Peran UML
UML adalah bahasa untuk
● Visualisasi
– Menggambarkan ide dalam notasi dan semantik
yang lebih mudah dipahami oleh siapapun
● Spesifikasi
– spesifikasi dari semua keputusan penting analisa,
perancangan, dan penerapan yang harus diambil
dalam pengembangan dan deployment sistem PL

7
Peran UML (lanj)
● Konstruksi
– UML bukan bahasa pemrograman visual
– Model UML dapat dihubungkan secara langsung
dengan beberapa bahasa pemrograman
– Forward engineering: menghasilkan kode dari model
– Reverse engineering: membangun model dari kode
● Dokumentasi
– UML mencakup dokumentasi arsitektur sistem dan
rincinya
– Sebagai suatu bahasa untuk menyatakan kebutuhan
dan pengujian.
– UML menyediakan bahasa untuk aktifitas perencanaan
proyek dan manajemen release 8
The Three Amigos

9
Sedikit Cerita tentang UML (1)
● 1980, Smalltalk lahir diikuti oleh C++
● 1998 – 1992, muncul beberapa notasi grafis
untuk pemodelan OO
– Grady Booch [Booch, OOAD]; Peter Coad [Coad,
OOA], [Coad, OOD]; Ivar Jacobson (Objectory)
[Jacobson, OOSE]; Jim Odell [Odell]; Jim
Rumbaugh (OMT) [Rumbaugh, insights],
[Rumbaugh, OMT]; Sally Shlaer and Steve Mellor
[Shlaer and Mellor, data], [Shlaer and Mellor,
states]; and Rebecca Wirfs-Brock (Responsibility
Driven Design) [Wirfs-Brock].
10
Sedikit Cerita tentang UML (2)
● 1993, terjadi konsolidasi metodologi pemodelan OO
(Jim Rumbaugh meninggalkan GE dan bergabung
dengan Grady Booch di Rational)
● October 1995, Unified Method versi 0.8 (oleh Rational
Software Co.)
● 1996, Unified Method diubah menjadi UML (setelah
Ivar Jacobson bergabung - Three Amigos)
● July 1997, UML 1.0 disahkan dan diberikan ke OMG
(Object Management Group)
● Sept 1997, OMG mengeluarkan UML 1.1 sebagai
standar industri
11
Sedikit Cerita tentang UML (3)
● Release berikutnya 1.2, 1.3, 1.4 dan 1.5.
Terakhir adalah 2.0

12
Blok Pembangun UML
● Thing
– “penghuni” paling elit dalam model
● Structural, Behavioral, Grouping, Annotations
● Relationship
– Menghubungkan antar thing
● Dependency, Association, Generalization, Realization
● Diagram
– Kumpulan thing dan relationship
● Lihat tipe giagram UML
13
Structural Things (1)
● Structural thing merupakan kata benda model
UML
– Class
● Gambaran dari sekumpulan objek yang berbagi atribut,
operasi, hubungan dan semantik yang sama
● Sebuah class menerapkan satu atau lebih antarmuka
– Interface
● Sekumpulan operasi yang menyatakan layanan suatu
class atau component
● Suatu interface menggambarkan perilaku objek yang
disediakan untuk pihak luar.
● Interface bisa saja menyatakan sebagian atau seluruh
perilaku suatu class/component. 14
Structural Things (2)
● Collaboration
– Suatu interaksi dan suatu kumpulan aturan dan elemen
lain yang bekerja bersama untuk menyediakan perilaku
yang bekerja sama
– Menyatakan penerapan pola yang membentuk sistem
● Use Case
– Suatu gambaran dari sekumpulan urutan aksi yang
terjadi pada sistem yang menghasilkan suatu nilai
kepada actor
– Digunakan untuk menstrkturkan perilaku sistem dalam
suatu model
– Merupakan realisasi dari collaboration.
15
Structural Things (3)
● Active Class
– Suatu class dimana objek memiliki satu atau lebih
proses/thread sehingga dapat memulai aktifitas
kontrolnya
● Component
– Suatu bagian fisik dan replaceable dari suatu sistem
menyediakan realisasi dari sekumpulan antarmuka
– Menyatakan paket fisik daripada elemen logika, seperti
class, interface dan collaboration
● Node
– Elemen fisik yang ada pada saat run time dan
menyatakan suatu sesumber perhitungan, yang
memiliki memori dan kemampuan pemrosesan 16
Simbol-simbol Structural Things

Component Collaboration
Interface
Class

Node Active Class


Use Case

17
Behavioral Things (1)
● Behavioral things merupakan bagian dinamis
dari model UML, yang menyatakan kata kerja
dari suatu model, menyatakan perilaku
sepanjang waktu dan ruang.
– Interaction: suatu perilaku yang terdiri dari
sekumpulan pertukaran pesan diantara sekumpulan
objek dalam suatu kontek untuk mencapai suatu
tujuan
– state machine: suatu perilaku yang menentukan
urutan state dari suatu objek atau interaksi
terhadap objek tersebut selama “hidup”nya.
18
Simbol-simbol Behavioral Things

State Machine

message

19
Grouping Things
● Grouping things : bagian organisasional model UML.
● Package : mekanisme umum untuk
mengorganisasikan elemen-elemen ke dalam
kelompok-kelompok
– Structural things, behavioral things, dan
pengelompokan yang lain dapat ditempatkan dalam
sebuah package.
– Berbeda dengan component (yang ada selama run
time), package sepenuhnya konseptual (ada hanya
pada waktu pengembangan)

20
Annotations Things
● Annotational things : bagian model UML yang
memberikan keterangan.
– Note: suatu simbol yang memberikan batasan dan
komentar yang dikaitkan pada suatu elemen atau
kumpulan elemen

21
Relationships (1)
● Dependency
– Suatu hubungan semantik antara dua things dimana
perubahan pada satu thing (independent) mungkin
mempengaruhi semantik thing (dependent) lain.

● Association
– Hubungan struktural yang menggambarkan
sehimpunan mata rantai antar objek.

– Aggregation merupakan bentuk association khusus


yang menyatakan hubungan struktural antara whole
22
dan part
Relationships (2)
● Generalization
– Hubungan spesialisasi dimana objek dari
elemen khusus (anak) merupakan
pengganti untuk objek elemen umum
(induk)
● Realization
– Hubungan antara antarmuka yang tersedia
secara umum (interface atau use case)
dengan penerapan detail dari antarmuka
(class, package, atau use case realization).

23
UML View
● Arsitektur dan perancangan sistem memungkinkan
kita untuk mengatur cara pandang yang berbeda
terhadap sistem dan kontrol terhadap sistem
keseluruhan
● UML memungkinkan kita untuk memodelkan sistem
untuk kepentingan berbagai cara pandang.

Structural View Implementation View


- Class diagram - Component Diagram

User View
Use Case Diagram
Behavioral View
- Sequence Diagram
Environment View
- Collaboration diagram
- Deployment Diagram
- State Diagram 24
- Activity Diagram
UML 2.0
Diagram

25
Tipe Diagram UML 2.0
Diagram Tujuan Versi
Activity Perilaku prosedural dan paralel UML 1
Class Class, karakteristik, dan hubungan UML 1
Communication Interaksi antar objek; ditekankan hubungannya UML 1 collaboration
diagram
Component Struktur Komponen dan hubungan UML 1
Composite penguraian runtime suatu class UML 2
structure
Deployment Deployment pada node UML 1
Interaction Gabungan diagram sequence dan activity UML 2
overview
Object Contoh konfigurasi instance UML 1 (tidak resmi)
Package Struktur hirarki Compile-time UML 1 (tidak resmi)
Sequence Interaksi antar objek; ditekankan pada urutan UML 1
State machine Bagaimana kejadian mengubah objek sepanjang UML 1
hidupnya
Timing Interaksi antar objek; ditekankan pada timing UML 2
26
Diagram-diagram UML (1)
● Business Use Case Diagrams
– Digunakan untuk menyatakan fungsionalitas yang
disediakan oleh suatu organisasi secara
keseluruhan
– Digunakan secara intensif selama aktifitas
pemodelan bisnis untuk menghimpun kontek sistem
dan membentuk dasar pembuatan use case
– Tidak dibedakan antara proses manual atau
otomatis (use case fokus ke proses otomatis)
(dipandang dari sudut pandang organisasi)
– Business use case: proses fungsional bisnis
– Business actor: peran dimana bisnis berinteraksi 27
Diagram-diagram UML (2)
● Business Use Case Diagrams
– Kapan digunakan?
● Merupakan organisasi yang baru
● Sedang menjalankan dan atau sedang menerapkan
rekayasa ulang bisnis
● Membangun software yang berimbas pada bagian
penting perusahaan
● Terdapat workflow komplek yang tidak terdokumentasi
● Konsultan pada organisasi yang baru
– Kapan tidak perlu membuat Business Use Case?
● Sudah memahami visi, misi dan workflow organisasi
● Hanya membangun software yang tidak berimbas besar
pada organisasi
28
● Jika tidak tersedianya waktu.
Contoh Business Use Case

29
Diagram-diagram UML (3)
● Use Case Diagrams
– Memperlihatkan inetarksi antara use case dan
actor.
– Use cases mewakili fungsionalitas sistem,
kebutuhan sistem dari sudut pandang pemakai.
– Actors mewakili orang atau sistem yang
menyediakan atau menerima informasi dari sistem.

30
Contoh Use Case

31
Diagram-diagram UML (4)
● Activity Diagram
– Menggambarkan aliran fungsionalitas dalam suatu
sistem.
– Dapat digunakan dalam pemodelan bisnis untuk
menunjukkan business workflow.
– Atau juga digunakan dalam analisa kebutuhan untuk
menggambarkan aliran kejadian melalui suatu use
case.
– Mendefinisikan dimana workflow dimulai, dimana
berhentinya, aktifitas apa yang terjadi selama workflow,
bagaimana urutan kejadian aktifitas
– Suatu aktifitas adalah suatu pekerjaan yang
dilaksanakan selama workglow 32
Contoh Activity Diagram

33
Diagram-diagram UML (5)
● Sequence Diagram
– Merupakan diagram interaksi yang menekankan
urutan waktu pertukaran pesan
● Collaboration Diagram
– Collaboration diagrams menampilkan informasi
yang sama dengan Sequence diagrams.
– Hanya saja, interaksi antara objek dan actor tidak
ditampilkan berdasar urutan waktu.

34
Contoh
Sequence
Diagram dan
Collaboration
Diagram

35
Diagram-diagram UML (6)
● Class Diagram
– Memperlihatkan interaksi antar class dalam sistem.
– Class merupakan suatu cetak biru untuk objek
– Memperlihatkan gambaran statik dari class-class
dan hubungannya
● Statechart Diagram
– Menyediakan cara memodelkan berbagai state
keberadaan objek.
– Digunakan untuk memodelkan lebih dinamis
perilaku dari sistem
36
Contoh Class dan Statechart
Diagram

37
Diagram-diagram UML (7)
● Component Diagrams
– Memperlihatkan organisasi dan ketergantungan antara
sekumpulan komponen. (Implementation view)
– Dihubungkan dengan class diagram dimana komponen
tersebut memetakan satu atau lebih class, interface,
atau collaboration.
● Deployment Diagrams
– Memperlihatkan konfigurasi run-time pada node
pemrosesan dan komponen yang berjalan padanya.
– (static deployment view)
– Dihubungkan dengan component diagrams dimana
sebuah node menyertakan satu atau lebih komponen 38
Contoh Component dan
Deployment Diagram

39
Pemakai model UML (1)
● Tidak hanya pengembang yang akan
menggunakan UML
– Seluruh tim akan menggunakan Business Use
Case diagram untuk memahami bisnis dalam
sistem.
– Pelanggan dan manajer proyek akan menggunakan
Use Case diagram untuk mendapat gambaran level
tinggi dari sistem dan menyetujui ruang lingkup
proyek.
– Manajer proyek akan menggunakan Use Case
diagram dan dokumentasi untuk membagi proyek
ke dalam sub proyek yang mudah diatur. 40
Pemakai model UML (2)
● Analis dan pelanggan akan meninjau dokumentasi use
case untuk melihat fungsi apa saja yang akan disediakan
oleh sistem.
● Penulis teknis akan melihat pada dokumentasi use case
untuk memulai menulis user manual dan rencana
pelatihan.
● Analis dan pengembang akan melihat Sequence dan
Collaboration diagram untuk mendapat gambaran
bagaimana aliran logika dalam sistem, objek dalam sistem
dan pertukaran pesan antar objek.
● Pegawai asuransi kualitas (QA) menggunakan
dokumentasi use case dan Collaboration diagram untuk
mendapatkan informasi yang mereka butuhkan untuk
menguji script. 41
Pemakai model UML (3)
● Pengembang menggunakan Class dan Statechart
diagram untuk mendapat gambaran detil sebagian
sistem dan bagaimana mereka menghubungkan.
● Pegawai Deployment menggunakan Component dan
Deployment diagram untuk melihat file executable,
DLL , atau komponen lain yang akan dibuat, dan
dimana komponen tersebut akan di-deploy pada
jaringan.
● Seluruh tim menggunakan model untuk memastikan
kebutuhan terselusuri ke kode program, demikian juga
sebaliknya.
42
Mekanisme Umum dalam UML (1)
● Specification
– Setiap notasi grafik UML memiliki spefisikasi yang
merupakan pernyataan sintak dan semantiknya
● Adornment
– Setiap elemen dalam UML memiliki notasi grafik unik
yang menyediakan visualisasi aspek penting dari
elemen yang bersangkutan
● Common Division
– Pembagian antara class dan object
– Pemisahan antara interface dan implementasinya
43
Mekanisme Umum dalam UML (2)
● Extensibility Mechanism
– Stereotype
● Memperluas kamus kata UML, yang memungkinkan kita
membangun blok yang diturunkan dari yang sudah ada
namun khusus untuk masalah yang ada. Contoh:
Exception pada Java/C++ yang sebetulnya sebuah class
yang memiliki fungsi khusus.
– Tagged Value
● Memperluas informasi dari spesifikasi elemen
– Constraint
● Memperluas semantik dari blok UML yang dibangun
44
Contoh Perluasan Mekanisme (3)

● (Stereotype) Class Overflow sebagai class khusus


exception
● (tagged value) Class EventQueue yang digunakan
adalah versi 3.2 yang dibuat oleh egb
● (constraint) semua operasi add() harus menjaga
urutan antriannya
45

Anda mungkin juga menyukai