0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
67 tayangan14 halaman

Pembelajaran Seni Rupa: Garis dan Warna

Diunggah oleh

Lifiarhma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
67 tayangan14 halaman

Pembelajaran Seni Rupa: Garis dan Warna

Diunggah oleh

Lifiarhma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR BAB 1

Bermain dengan Garis, Bidang dan Warna


(Pembelajaran dengan Pendekatan DEEP LEARNING)
MODUL AJAR SENI RUPA

INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Annisa Nur Lifia Rahma, [Link]
Instansi : SD Negeri 2 Karangwidoro
Tahun Penyusunan : 2025
Jenjang Sekolah : SD/MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A/2
Bab : Bermain dengan Garis, Bidang dan Warna
Alokasi Waktu : 4 JP x 35 menit (2 Pertemuan)

A. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik mengenal berbagai macam warna yang ada di lingkungan sekolah.
2. Peserta didik mengenal garis vertikal dan garis horizontal.

B. DELAPAN DIMENSI PROFIL LULUSAN


1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME.
Mengenal elemen rupa mencerminkan rasa syukur kepada Allah atas keindahan ciptaan-Nya,
termasuk keragaman bentuk dan warna yang dapat diwujudkan dalam seni.
2. Kewargaan
Memahami warna primer dan sekunder melatih peserta didik menjadi warga yang peka terhadap
keberagaman, baik dalam seni maupun kehidupan sosial.
3. Kreativitas
Eksplorasi warna melibatkan kreativitas dalam menciptakan kombinasi warna baru yang unik dan
menarik untuk karya seni.
4. Penalaran Kritis
Mengeksplorasi alat untuk membuat garis melibatkan kemampuan analisis untuk memahami
fungsi dan efek visual dari setiap alat secara logis.
5. Kolaborasi
Aktivitas diskusi sering dilakukan dalam kelompok, sehingga melatih peserta didik untuk bekerja
sama, mendengarkan, dan saling bertukar ide tentang warna.
6. Kemandirian
Mengeksplorasi alat secara mandiri mencerminkan kemandirian peserta didik dalam mempelajari
dan menguasai teknik dasar seni.
7. Kesehatan
Aktivitas ini mendukung perkembangan kesehatan mental dan emosional peserta didik melalui
ekspresi seni yang menyenangkan dan menenangkan.
8. Komunikasi
Menjelaskan elemen rupa melatih kemampuan komunikasi verbal peserta didik untuk
menyampaikan ide dan pengalaman secara jelas dan efektif.

GURU MENANYAKAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT


 Bangun-tidur bagaimana kamu memulai hari dengan baik?
 Beribadah -apa yang kamu lakukan untuk mengingat tuhan setiap hari?
 Berolahraga- mengapa penting untuk berolahraga setiap hari/
 Gemar belajar -apa hal yang kamu pelajari hari ini?
 Makan sehat dan bergizi -apa makanan yang sehat yang kamu konsumsi?
 Bermasyarakat- apa yang kamu lakukan untuk membantu teman atau keluarga?
 Tidur cepat - mengapa tidur yang cukup itu penting

C. SARANA DAN PRASARANA/ALAT DAN BAHAN


1. Ruang Kelas
2. LCD Projector
3. Laptop
4. Jaringan Internet/Wifi
5. Buku Guru kelas II Seni Rupa serta sumber referensi lain
6. Alat dan Bahan
Pertemuan 1:
a. Buku gambar
b. Alat pewarna kering
Pertemuan 2:
a. Kertas
b. Pensil
c. Penggaris/meteran/benda yang memiliki sisi yang lurus
d. Pewarna kering

D. TARGET PESERTA DIDIK


Peserta didik reguler (bukan berkebutuhan khusus)

E. MODEL PEMBELAJARAN
1. Tatap Muka
2. Discovery Learning

F. PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

G. METODE PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Observasi Lingkungan, Visualisasi Imajinatif, Proyek Gambar Mandiri,
Eksperimen Terbuka.
Pertemuan 2: Demonstrasi Visual, Eksplorasi Mandiri, Proyek Mini Mewarnai, Eksperimen
Material Alternatif.

KOMPETENSI INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik mampu mengenal dan mengeksplorasi elemen rupa dalam sebuah karya.
2. Peserta didik mampu mengenal dan mengeksplorasi warna primer dan sekunder.
3. Peserta didik mampu mengenal dan mengeksplorasi alat untuk membuat garis.
4. Peserta didik mampu mengenali dan mengekplorasi elemen rupa dalam sebuah karya.

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-
(Experiencing) benda di sekitar/karya seni rupa.
Merefleksikan Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.
(Reflecting)
Berpikir dan Bekerja Artistik Mengenali dan menguji coba alat dan/atau bahan yang
(Thinking and Working dimiliki
Artistically)
Menciptakan Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman dan
(Making/Creating) hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
Berdampak Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada
(Impacting) perasaan dirinya

C. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik memahami bahwa unsur-unsur rupa seperti warna, garis, bentuk, dan tekstur adalah
bagian penting dalam menciptakan karya seni yang menarik dan bermakna.
Melalui kegiatan mengenal dan mengeksplorasi warna primer dan sekunder, serta alat untuk
membuat garis, peserta didik belajar untuk:
 Mengembangkan kepekaan visual dan estetika terhadap bentuk dan warna yang ada di
lingkungan sekitar.
 Mengekspresikan ide, perasaan, dan imajinasi melalui garis dan warna dalam karya seni.
 Menghargai proses berkarya melalui eksplorasi alat dan bahan sederhana yang tersedia.
 Melatih keterampilan motorik halus dan koordinasi tangan-mata saat menggambar dan
mewarnai.
 Mengenal teknik dan alat dasar dalam berkarya seni rupa, seperti kuas, pensil, krayon, dan
media lainnya.
Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mengenal elemen rupa secara teori, tetapi juga
mengalami langsung proses kreatif dalam menciptakan karya seni, yang pada akhirnya membentuk
kemampuan berpikir kreatif dan ekspresif sejak dini.

D. PERTANYAAN PEMANTIK
Mindful Learning
1. Coba perhatikan daun-daun di pepohonan. Apakah semua daun hijau terlihat sama?
2. Apa alat yang biasa kamu pakai untuk menggambar garis?
Meaningful Learning
3. Kenapa menurutmu warna sangat penting dalam sebuah gambar?
4. Kalau kamu melihat gambar rumah atau pohon, bagaimana garis-garis membantu kamu
memahami bentuknya?
Joyful Learning
5. Kalau kamu bisa memilih warna favoritmu untuk menggambar tempat impianmu, warna apa yang
akan kamu pilih?
6. Alat apa yang paling seru untuk digunakan saat menggambar garis?

E. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti Media Ajar guru Indonesia, menyiapkan
lembar kerja peserta didik, dsb.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan buku teks, laptop, alat dan bahan yang
dibutuhkan.

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (2 JP x 35 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10 menit
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa
dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa
Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan kesiapan
peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau
bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
 Mindful Learning
Coba perhatikan daun-daun di pepohonan. Apakah semua daun hijau terlihat
sama?
 Meaningful Learning
Kenapa menurutmu warna sangat penting dalam sebuah gambar?
 Joyful Learning
Kalau kamu bisa memilih warna favoritmu untuk menggambar tempat impianmu,
warna apa yang akan kamu pilih?
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal. Guru melakukan
apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik:
 "Adakah di antara kalian yang tahu alat-alat yang digunakan untuk mewarnai?
Coba sebutkan!"
 "Menurutmu, apakah semua warna bisa digabungkan? Jelaskan pendapatmu."
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan kegiatan
apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik
selama proses pembelajaran.
Kegiatan inti 50 menit
A. Persiapan Pengajaran
Sintaks 1: Stimulasi/Pemberian Rangsangan
Metode: Observasi Lingkungan
1. Ajak peserta didik mengamati contoh gambar karya seni (dapat menggunakan gambar
contoh pada unit ini) atau ajak peserta didik untuk mengamati sekeliling sekolah dan
memilih satu sudut yang menurut mereka indah. Minta siswa untuk mengamati warna
yang terdapat pada karya seni atau pada pemandangan yang menurut mereka indah.
Deep Learning:
 Mindful Learning: "Fokuslah pada setiap detail warna dalam gambar atau
pemandangan tersebut. Apa yang membuat warna-warna itu begitu menarik?"
Diferensiasi Konten:
 Untuk peserta didik visual: Tampilkan gambar-gambar seni yang kaya warna.
 Untuk peserta didik kinestetik: Ajak siswa bergerak keluar ruangan untuk
mengamati lingkungan sekitar.
2. Ajak peserta didik untuk lebih dalam lagi mengamati warna-warna yang mereka lihat.
Contohnya, saat mengamati daun-daun di pepohonan dan rumput taman sekolah.
Apakah mereka hanya melihat warna hijau? Apakah ada perbedaan warna-warna hijau
yang mereka lihat? Apakah ada warna hijau muda atau warna hijau tua di sana?
Deep Learning:
 Meaningful Learning: "Gerakan ini tidak hanya melatih mata, tetapi juga
mengajarkan kita untuk selalu peka terhadap keindahan alam."
3. Pilih suatu warna; misalnya merah. Ajak peserta didik untuk mencari benda lain di
sekitar yang juga berwarna merah. Ulangi kegiatan ini untuk warna yang lain.

B. Aktivitas
Sintaks 2: Identifikasi Masalah
Metode: Visualisasi Imajinatiff
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa kegiatan kali ini akan menggunakan
pewarna kering berupa pensil warna/ krayon/pastel atau kapur (sebutkan jenis alat
yang digunakan).
Deep Learning:
 Joyful Learning: "Mari kita coba gunakan alat-alat ini untuk menciptakan karya
seni kita sendiri! Rasakan betapa serunya bermain dengan warna!"
2. Peserta didik akan membuat sebuah gambar di buku gambar/ kertas/kertas
karton/manila/kardus/piring kertas.
3. Ajak peserta didik untuk memejamkan mata selama semenit. Ajak mereka untuk
membayangkan sebuah tempat yang indah. Pantik siswa dengan pertanyaan
bimbingan, “Dunia ini begitu penuh dengan aneka warna. Semuanya memiliki warna.
Sekarang mari kita bayangkan suatu tempat yang indah. Apakah tempat itu sebuah
taman? Atau suatu kota? Atau sebuah ruangan? Apa yang kalian lihat di sana?
Bayangkan tempat itu penuh dengan warna-warna yang indah dan menarik. Warna apa
saja yang ada di sana?”.

Sintaks 3: Pengumpulan Data


Metode: Proyek Gambar Mandiri
4. Ajak peserta didik untuk membuka mata perlahan-lahan, “Sekarang kalian sudah
mendapatkan ide masing-masing. Semuanya pasti memiliki ide yang berbeda. Yuk,
kalian gambarkan ide kalian, lalu warnai gambar kalian.”
Diferensiasi Proses:
 Peserta didik kinestetik: Diajak langsung mempraktikkan pewarnaan.
 Peserta didik auditori: Fokus mendengarkan instruksi guru dan musik
instrumental yang diputar.
Diferensiasi Produk:
 Peserta didik dengan kemampuan rendah: Membuat gambar sederhana
dengan sedikit variasi warna.
 Peserta didik dengan kemampuan tinggi: Menciptakan gambar dengan detail
dan kombinasi warna kompleks.
5. Peserta didik akan membersihkan ruang kerjanya dan menuliskan nama dan kelas di
bagian sudut atas/bawah kertas.

C. Kegiatan alternatif dan pengayaan


Sintaks 4: Verifikasi/Pembuktian
Metode: Eksperimen Terbuka
1. Jika siswa tidak memiliki pewarna kering, siswa dapat menggunakan pewarna dari
alam sekitar seperti arang, kunyit atau menggunakan pasir/ranting. Siswa dapat
membuat gambar di tanah/pasir dengan menggunakan ketersediaan di alam sekitar.
Guru dapat langsung menilai seketika proses dan hasil akhirnya (lihat bagian
asesmen).
2. Guru dapat memutarkan musik instrumental yang menenangkan atau memutarkan
bunyi-bunyian alam seperti bunyi gemericik air, suara burung atau deburan ombak.
Ide lainnya adalah, jika sekolah terletak di daerah yang memiliki pemandangan alam,
siswa dapat menggambar langsung di luar ruang.
3. Bagi siswa yang telah selesai terlebih dahulu, guru dapat memberikan tantangan
tambahan untuk membuat gambar lebih detail atau ukuran lebih besar.
4. Bagi sekolah yang memiliki akses pada gawai/internet, siswa dapat diajak untuk
mencari inspirasi gambar atau menggambar secara digital.
Penutup 10
1. Peserta didik menyimpulkan hasil gambar. menit
2. Guru menanyakan maksud lukisan peserta didik.
3. Guru mengaitkan pembelajaran dengan Dimensi Profil Lulusan:
 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Menanamkan nilai-nilai
kebanggaan terhadap ciptaan Tuhan yang menghasilkan keindahan warna.
 Kewargaan: Memahami pentingnya kerja sama dalam tim saat berdiskusi dan
berbagi pengalaman belajar.
 Penalaran Kritis: Menganalisis manfaat memahami warna dalam kehidupan
sehari-hari, seperti meningkatkan keterampilan artistik.
 Kreativitas: Menggunakan metode kreatif untuk menciptakan karya seni
menggunakan warna.
 Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan aktivitas eksplorasi
warna.
 Komunikasi: Berlatih menyampaikan pendapat dan kesimpulan secara lisan dan
tertulis.
4. Guru menginstruksikan untuk mengerjakan lembar kerja siswa.
5. Guru menanyakan warna apa yang ada di dalam luikisan.
6. Guru memberi tantangan tambahan bagi peserta didik yang telah selesai terlebih
dahulu.

Pertemuan Kedua (2 JP x 35 menit)


Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa menit
dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa
Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan kesiapan
peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau
bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
 Mindful Learning
Apa alat yang biasa kamu pakai untuk menggambar garis?
 Meaningful Learning
Kalau kamu melihat gambar rumah atau pohon, bagaimana garis-garis membantu
kamu memahami bentuknya?
 Joyful Learning
Alat apa yang paling seru untuk digunakan saat menggambar garis?
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal. Guru melakukan
apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik
 "Adakah di antara kalian yang tahu apa itu warna primer? Coba sebutkan
contohnya!"
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan kegiatan
apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik
selama proses pembelajaran.
Eksplorasi 50 menit
Sintaks 1: Stimulasi/Pemberian Rangsangan
Metode: Demonstrasi Visual
1. Guru akan menempelkan kertas di papan tulis atau di sebuah meja. Gambarkan
beberapa garis vertikal dan horizontal di kertas tersebut. Pertemuan garis-garis
vertikal dan horizontal tersebut akan membentuk kotak-kotak. Guru kemudian secara
acak mewarnai kotak-kotak yang ada dengan warna merah, kuning dan biru (guru
dapat menggunakan krayon atau pensil warna).
Deep Learning:
 Mindful Learning: "Fokuslah pada setiap detail warna dan garis yang digambar.
Apa yang membuat pola ini menarik bagi mata kita?
Diferensiasi Konten:
 Untuk peserta didik visual: Tampilkan gambar-gambar yang menunjukkan
penggunaan warna primer.
 Untuk peserta didik kinestetik: Ajak siswa langsung mempraktikkan pembuatan
garis dan pewarnaan.
2. Ingatkan peserta didik mengenai kegiatan mengenali warna yang telah dilakukan
pekan sebelumnya. Guru akan menanyakan mengenai warna-warna yang diingat atau
dikenali peserta didik.
3. Guru akan bercerita bahwa semua warna di dunia sebenarnya berasal hanya dari tiga
warna yaitu merah, kuning dan biru seperti yang terdapat di kertas milik guru. Ketiga
warna induk atau warna dasar tersebut memiliki nama yaitu warna Primer.
4. Guru dapat mengajukan pertanyaan pemantik, “Siapa yang tahu bagaimana cara
membuat warna oranye/ hijau/ ungu?” atau “Apa yang terjadi jika kamu mencampur
warna kuning dengan merah atau biru?”, kemudian menanyakan, “Bagaimana cara
membuat warna merah, kuning dan biru?”. Setelah itu guru dapat menjelaskan bahwa
kita tidak dapat mencampur warna untuk mendapatkan warna primer. Sebab itu
mereka disebut warna dasar.
Deep Learning:
 Meaningful Learning: "Gerakan ini tidak hanya melatih mata, tetapi juga
mengajarkan kita untuk selalu peka terhadap keindahan warna."

Aktivitas
Sintaks 2: Identifikasi Masalah
Metode: Eksplorasi Mandiri
1. Setelah mendengarkan cerita mengenai Warna Primer, siswa akan mulai membuat
garis-garis vertikal dan horizontal di buku gambar atau kertas mereka. Guru dapat
sekaligus mengenalkan siswa pada garis vertikal (tegak lurus) dan garis horizontal
(mendatar).
Deep Learning:
 Joyful learning: "Mari kita coba gunakan alat-alat ini untuk menciptakan karya
seni kita sendiri! Rasakan betapa serunya bermain dengan warna!"
2. Peserta didik dapat menggunakan penggaris atau ketersediaan benda yang memiliki
garis lurus di sekitar mereka. Siswa bebas mengatur letak dan jarak antar garis yang
mereka inginkan.

Sintaks 3: Pengumpulan Data


Metode: Proyek Mini Mewarnai
3. Peserta didik akan mewarnai kotak-kotak yang mereka gambar hanya dengan warna
merah, kuning dan biru. Peserta didik dapat membiarkan beberapa kotak tetap putih/
tidak diwarnai.
Diferensiasi Proses:
 Peserta didik kinestetik: Diajak langsung mempraktikkan pewarnaan.
 Peserta didik auditori: Fokus mendengarkan instruksi guru dan musik
instrumental yang diputar.
Diferensiasi Produk:
 Peserta didik dengan kemampuan rendah: Membuat garis sederhana dengan
sedikit variasi warna.
 Peserta didik dengan kemampuan tinggi: Menciptakan pola kompleks dengan
kombinasi warna primer.
4. Ajak peserta didik untuk berlatih mewarnai dengan rapi mengikuti bentuk (tidak keluar
dari garis yang sudah dibuat)
5. Peserta didik memberi nama pada pekerjaannya dan membersihkan ruang kerjanya
setelah selesai.
Kegiatan alternatif dan pengayaan
Sintaks 4: Verifikasi/Pembuktian
Metode: Eksperimen Material Alternatif
1. Selain menggunakan pewarna, peserta didik juga dapat memotong kertas origami,
kardus/plastik bekas kemasan yang memiliki warna dominan merah, kuning dan biru.
Peserta didik dapat melipat kertas terlebih dahulu dan memotongnya mengikuti garis
lipatan. Peserta didik dapat menyusun potonganpotongan tersebut dan
menempelkannya pada kertas/kardus/papan yang tersedia.
2. Peserta didik yang memiliki cat dapat menggunakan cat dan kuas flat untuk mewarnai
tiap kotak. Sangat disarankan untuk mewarnai kotak-kotak dengan warna yang sama
terlebih dahulu agar efisien dalam pergantian warna. Pastikan peserta didik untuk
mencuci bersih kuas setiap mereka akan mengganti warna.
Deep Learning:
 Mindful Learning: "Perhatikan baik-baik hasil karyamu. Apa yang membuat
warna-warna tersebut begitu istimewa bagi kamu?"
Penutup 10
1. Guru memberikan pertanyaan refleksi seperti contoh berikut ini: menit
a. Warna apa yang telah kamu pelajari?
b. Bisakah kamu membuat garis?
2. Guru mengaitkan pembelajaran dengan Dimensi Profil Lulusan:
 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Menanamkan nilai-nilai kebanggaan terhadap ciptaan Tuhan yang menghasilkan
keindahan warna.
 Kewargaan
Memahami pentingnya kerja sama dalam tim saat berdiskusi dan berbagi
pengalaman belajar.
 Penalaran Kritis
Menganalisis manfaat memahami warna primer dalam kehidupan sehari-hari,
seperti meningkatkan keterampilan artistik.
 Kreativitas
Menggunakan metode kreatif untuk menciptakan karya seni menggunakan warna
primer.
 Kolaborasi
Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan aktivitas eksplorasi warna.
 Komunikasi
Berlatih menyampaikan pendapat dan kesimpulan secara lisan dan tertulis.
3. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menghafal warna-warna yang telah
dipelajari.

G. ASESMEN
No Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
 Pertanyaan pemantik tersebut di atas.
1. Diagnostik
 Tanya jawab sebagai tindak lanjut.
2. Formatif Observasi, Performa, dan Pengerjaan Proyek
3. Sumatif Tertulis (Pilihan Ganda)

H. PENGAYAAN DAN REMIDIAL


1. Peserta didik yang daya tangkap dan daya kerjanya lebih dari peserta didik lain, guru
memberikan kegiatan pengayaan yang lebih menantang dan memperkuat daya serapnya
terhadap materi yang telah dipelajari.
2. Peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai target guru melakukan pengulangan materi
dengan pendekatan yang lebih individual dan memberikan tugas individual tambahan untuk
memperbaiki hasil belajar peserta didik yang bersangkutan.

I. REFLEKSI GURU
No Pertanyaan Jawaban
Adakah sesuatu yang menarik selama pembelajaran
1. sehingga siswa dapat belajar dengan baik di kelas?
Jika ada, jelaskan!
Adakah sesuatu yang tidak menarik selama
pembelajaran sehingga siswa tidak
2.
dapat belajar dengan baik di kelas? Jika ada,
jelaskan!
Apa yang Sahabat Guru sukai dari kegiatan
3.
pembelajaran pada unit ini? Jika ada, jelaskan!
Apakah langkah-langkah pembelajaran dalam unit ini
sesuai dengan karakter sekolah dan siswa Sahabat
4.
Guru? Jika tidak, jelaskan langkah yang ideal sesuai
dengan karakter sekolah dan siswa Sahabat Guru!
Apa yang ingin Sahabat Guru ubah untuk
5. meningkatkan atau memperbaiki pelaksanaan
maupun hasil pembelajaran?
Dengan pengetahuan yang Sahabat Guru dapat atau
miliki sekarang, apa yang akan Sahabat Guru lakukan
6.
jika harus mengajar kegiatan yang sama di kemudian
hari?
Apa dan bagian mana yang ingin Sahabat Guru gali
7. lebih dalam? Mengapa? Apa yang akan Sahabat
Guru lakukan?
Sebutkan satu hal yang bisa Sahabat Guru pelajari
8.
mengenai proses mengajar pada unit ini!
Langkah keberapakah yang paling berkesan bagi
9.
Sahabat Guru? Mengapa?
10. Pada langkah keberapa siswa paling belajar banyak?
Pada momen apa siswa menemui kesulitan saat
mengerjakan tugas akhir mereka? Bagaimana
11.
mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran
Sahabat Guru pada saat itu?
Apakah pembelajaran berlangsung dengan baik? Apa
12.
buktinya?
Bagian mana yang masih perlu diperbaiki dari
13.
pengajaran Sahabat Guru?
Jelaskan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang
14.
paling dominan dipelajari siswa pada unit ini!

Mengetahui, Dau, 14 Juli 2025


Kepala SD Negeri 2 Karangwidoro Guru Kelas 2

YULAIKAH, [Link]., [Link] Annisa Nur Lifia Rahma, [Link]


NIP. 197105202005012013 NIP. 199812192025212005
LAMPIRAN
Penilaian
A. PENILAIAN DIAGNOSTIK
1. Diagnostik Non Kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif di awal pembelajaran dilakukan untuk menggali hal-hal meliputi
kesejahteraan psikologi peserta didik, sosial emosi, aktivitas peserta didik selama belajar di
rumah, kondisi keluarga dan pergaulan peserta didik, gaya belajar, karakter, dan minat siswa.
Pilihan Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1. Apa kabar hari ini?
2. Apakah ada yang sakit hari ini?
3. Apakah kalian dalam keadaan sehat?
4. Apakah anak-anak merasa bersemangat hari ini?
5. Apakah anak-anak sudah makan?
6. Apakah tadi malam sudah belajar?

2. Diagnostik Kognitif
No Pertanyaan
1. Coba perhatikan daun-daun di pepohonan. Apakah semua daun hijau terlihat sama?
2. Apa alat yang biasa kamu pakai untuk menggambar garis?
3. Kenapa menurutmu warna sangat penting dalam sebuah gambar?
4. Kalau kamu melihat gambar rumah atau pohon, bagaimana garis-garis membantu
kamu memahami bentuknya?
5. Kalau kamu bisa memilih warna favoritmu untuk menggambar tempat impianmu, warna
apa yang akan kamu pilih?
6. Alat apa yang paling seru untuk digunakan saat menggambar garis?

B. PENILAIAN FORMATIF
1. Instrumen Penilaian Kompetensi Sikap
Penilaian sikap mencakup empat hal sebagai berikut.
1) Peserta didik berani mencoba praktik di depan umum dengan penuh percaya diri.
2) Peserta didik mampu bekerja sama yang ditandai dengan menerima tugas dan peran
yang diberikan dalam kelompok.
3) Peserta didik memiliki kesadaran akan perbedaan pikiran, perasaan, motif, dan tindakan
orang di sekitarnya.
4) Peserta didik mampu mengekspresikan pikiran, ide, dan perasaan serta menggabungkan
berbagai gagasan dalam kelompok menjadi ide atau gagasan imajinatif yang bermakna.
Nama Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria
Nilai
No Peserta Penilaian Penilaian Penilaian Penilaian
Akhir
didik No.1 No.2 No.3 No. 4
1. Bagas
2. Iko
3. Riska
Dst.
Rubrik penilaian sikap
(1) = 0 - 50
(2) = 51 - 70
(3) = 71 – 85
(4) = 85 – 100

2. Instrumen Penilaian Kompetensi Keterampilan


Penilaian keterampilan bisa digunakan Sahabat Guru untuk merekam hasil belajar peserta didik
dalam tiga kategori, yaitu sebagai berikut.
1) Mulai berkembang : 50-74
2) Berkembang : 75-94
3) Melebihi ekspektasi : 95–100
Aspek yang Dinilai
No Nama Peserta didik Keterangan
Menggambar Mewarnai
1. Bagas
2. Riska
3. Iko
4.

C. PENILAIAN SUMATIF
1. Benda disebut dua dimensi karena memiliki ….
a. Besar dan tinggi b. Tinggi dan kecil

c. Panjang dan lebar d. Pendek dan lebar


2. Perhatikan lukisan berikut!
Lukisan di atas dominan dengan warna ….
a. Kuning b. Hijau

c. Biru d. Coklat
3. Buah alpukat menghasilkan warna ….
a. Biru b. Merah

c. Hitam d. Hijau
4. Perhatikan gambar berikut!

Posisi garis di atas adalah ….


a. Tegak lurus b. Mendatar

c. Melengkung d. Miring
5. Posisi garis tegak lurus disebut dengan ….
a. Vertikal b. Diagonal

c. Horizontal d. Zig-zag
6. Di bawah ini merupakan gambar yang bergaris-garis, kecuali ….

b.
a.

c. d.
7. Menggambar dengan cetakan disebut ….
a. Mencetak b. Membordir

c. Mengarsir d. Mengeblok
8. Berikut ini benda-benda yang dapat dipakai untuk membuat gambar cetak adalah ….
a. Gelembung b. Daun

c. Air d. Udara
9. Perhatikan gambar berikut ini!

Gambar di atas merupakan hasil gambar cetak dengan menggunakan ….


a. Plastik b. Kentang

c. Kelereng d. Telapak tangan


10. Arah kertas dengan horizontal disebut ….
a. Berombak b. Diagonal

c. Lanskap d. Potret
11. Berikut ini yang merupakan posisi gambar potret adalah ….

a. b.

d.
c.
12. Perhatikan gambar berikut!

Gambar di atas termasuk ke dalam posisi ….


a. Potret b. Zig-zag

c. Relief d. Lanskap
13. Perhatikan gambar berikut!

Agar gambar di atas menjadi sebuah kereta, maka kita harus menambahkan pola ….
a. Lingkaran b. Segitiga

c. Persegi d. Belah ketupat


14. Perhatikan gambar berikut!

Dari gambar di atas terlihat menggunakan pola ….


a. Segi lima b. Segitiga

c. Persegi d. Lingkaran
15. Amatilah gambar di bawah ini!
Bentuk yang tidak ada di dalam gambar di atas adalah ….
a. Belah ketupat b. Bintang

c. Persegi panjang d. Persegi


D. Lembar Kerja Peserta Didik

LKPD
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
No. Absen :

A. Tujuan
Peserta didik mampu membuat karya unik menggunakan berbagai warna dengan benar.

B. Alat dan Bahan


1. Alat tulis
2. Crayon/Pensil warna/Spidol
3. Lembar Kerja Peserta Didik
*dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik.

C. Instruksi Kerja
1. Warnailah Kotak-Kotak berikut ini dengan warna yang berbeda-beda. Kamu dapat menggabungkan dua
atau tiga warna dalam sebuah kotak.
2. Warnai serapi mungkin tanpa keluar garis.

E. BAHAN BACAAN SISWA DAN GURU


F. GLOSARIUM
No Istilah Arti
1. Alat Benda yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu
2. Bahan (Segala) sesuatu yang dapat dipakai atau diperlukan untuk
tujuan tertentu, seperti untuk pedoman atau pegangan,
untuk mengajar, memberi ceramah
3. Eksplorasi Kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dari situasi
yang baru
4. Horizontal Terletak pada garis atau bidang yang sejajar dengan
horizon atau garis datar; mendatar
5. Melihat Menggunakan mata untuk memandang
6. Vertikal Tegak lurus dari bawah ke atas atau kebalikannya,
membentuk garis tegak lurus (bersudut 90°) dengan
permukaan bumi, garis horizontal, atau bidang datar
7. Warna Kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan
oleh benda-benda yang dikenainya; corak rupa, seperti
biru dan hijau
8. .....................

G. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis
Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for Elementary
and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for
Children.

Anda mungkin juga menyukai