0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan7 halaman

Pengertian dan Skor Tes PAPI Kostick

PAPI Kostick adalah alat tes kepribadian yang dikembangkan oleh Dr. Max Martin Kostick pada tahun 1960-an untuk mengukur tujuh aspek kepribadian, termasuk kepemimpinan dan relasi sosial. Tes ini sering digunakan dalam seleksi kerja dan pendidikan untuk menilai kemampuan kognitif dan kreativitas individu. Skor dari tes ini memberikan wawasan tentang karakteristik kepribadian dan perilaku calon karyawan.

Diunggah oleh

revinanggraini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan7 halaman

Pengertian dan Skor Tes PAPI Kostick

PAPI Kostick adalah alat tes kepribadian yang dikembangkan oleh Dr. Max Martin Kostick pada tahun 1960-an untuk mengukur tujuh aspek kepribadian, termasuk kepemimpinan dan relasi sosial. Tes ini sering digunakan dalam seleksi kerja dan pendidikan untuk menilai kemampuan kognitif dan kreativitas individu. Skor dari tes ini memberikan wawasan tentang karakteristik kepribadian dan perilaku calon karyawan.

Diunggah oleh

revinanggraini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian PAPI Kostick

PAPI (Personality and Preference Inventory) kostick atau juga dikenal sebagai Papi kostick
adalah alat atau instrumen yang digunakan dalam tes kecerdasan atau tes IQ seseorang.
Tes PAPI Kostick sendiri pertama kali dibuat oleh Dr. Max Martin Kostick, pada awal tahun
1960-an. Tes ini dirancang untuk mengukur 7 kepribadian seseorang, yaitu:

1. kepemimpinan (leadership)

2. arah kerja (work direction)

3. aktivitas kerja (work activity)

4. relasi sosial (social nature)

5. gaya bekerja (work style)

6. sifat temperamen (temperament)

7. posisi atasan-bawahan (followership).

Tes Papi kostick biasanya digunakan dalam proses seleksi kerja atau seleksi masuk perguruan
tinggi. Tes ini dapat membantu pihak seleksi untuk mengukur kemampuan kognitif dan kreatif
seseorang.

Tes ini merupakan salah satu tes kepribadian yang cukup populer digunakan oleh perusahaan
karena kepribadian serta tingkah laku calon karyawan akan tercermin setelah mengikuti tes
PAPI.

Sebelum masuk ke contoh tes PAPI Kostick, berikut ini adalah norma dan pengaturan skor
dalam mendapatkan hasil tes.

Norma Alat Tes PAPI Kostick

1. L = Peran – Pemimpin (Leadership Role)

Skor 5-9 : yaitu tingkat dimana seseorang memproyeksikan dirinya sebagai pemimpin suatu
tingkat dimana ia mencoba menggunakan orang lain untuk mencapai tujuannya.
Skor 4-0 : cenderung tidak secara aktif menggunakan orang lain dalam bekerja.

2. P = Kebutuhan – Mengatur Orang Lain (Need to Control Others)

Skor 5-9 : tingkat kebutuhan untuk menerima tanggung jawab orang lain, menjadi orang yang
bertanggung jawab.
Skor 4-0 : menurunnya keinginan untuk bertanggung jawab pada pekerjaan dan tindakan orang
lain.

3. I = Peran – Membuat Keputusan (Ease in Decision Making)

Skor 0-2 : ragu – menolak mengambil keputusan


Skor 3-4 : berhati-hati membuat keputusan
Skor 5-7 : berhati-hati – lancar dan mudah mengambil keputusan
Skor 8-9 : tidak ragu dalam mengambil keputusan

4. F = Kebutuhan – Membantu Atasan (Need to Support Authority)

Skor 6-9 : bersikap setia dan membantu, kemungkinan bantuannya bersifat politis
Skor 4-5 : setia terhadap perusahaan
Skor 2-3 : mengurus kepentingan sendiri
Skor < 2 : cenderung egois, kemungkinan dapat memberontak

5. W = Kebutuhan Mengikuti Aturan dan Pengawasan (Need for Rules and Supervision)

Skor < 4 : berorientasi pada tujuan, mandiri


Skor 4-5 : kebutuhan akan pengarahan dan harapan yang dirumuskan untuknya
Skor 6-9 : meningkatnya orientasi terhadap tugas dan membutuhkan instruksi yang jelas

6. T = Peran Sibuk (Pace)

Skor < 4 : melakukan segala sesuatu menurut kemauannya sendiri


Skor 4-6 : tergolong aktif secara internal dan mental
7. V = Peran Penuh Semangat (Vigorous Type)

Skor < 5 : cenderung pasif


Skor 5-7 : aktif secara fisik, cenderung sportif

8. R = Peran Orang yang Teoritis (Theoretical Type)

Skor 0-4 : kurang perhatian, bersifat praktis


Skor 5-9 : nilai-nilai penalaran tergolong tinggi

9. D = Peran Bekerja dengan Hal-hal yang Rinci (Interest in Working With Details)

Skor 0-3 : menyadari kebutuhan akan kecermatan, tetapi tidak berminat bekerja detail
Skor 4-9 : minat tinggi untuk bekerja secara detail

10. C = Peran Mengatur (Organized Type)

Skor 0-2 : fleksibel – tidak teratur


Skor 3-5 : teratur, tetapi tidak tergolong fleksibel
Skor 6-9 : keteraturan tinggi cenderung kaku

11. X = Kebutuhan untuk diperhatikan (Need to be Noticed)

Skor < 2 : cenderung pemalu


Skor 2-3 : rendah hati, tulus
Skor 4-5 : memiliki pola perilaku yang unik
Skor 6-9 : membutuhkan perhatian nyata

12. B = Kebutuhan untuk diterima dalam kelompok (Need to Belong to Groups)

Skor 0-3 : selektif


Skor 4-5 : ingin diterima, tetapi tidak mudah dipengaruhi kelompok
Skor 6-9 : ingin disukai dan diakui, mudah dipengaruhi

13. O = Kebutuhan Kedekatan dan Kasih Sayang (Need for Closeness and Affection)

Skor < 3: tidak suka hubungan perorangan


Skor 3-4 : sadar akan hubungan perorangan, tetapi tidak terlalu bergantung
Skor 5-9 : sangat tergantung, butuh penerimaan diri

14. S = Peran Hubungan Sosial (Social Extension)

Skor < 6 : perhatian rendah terhadap hubungan sosial, kurang percaya pada orang lain
Skor 6-9 : kepercayaan tinggi dalam hubungan sosial, senang berinteraksi sosial

15. N = Kebutuhan Menyelesaikan Tugas Secara Mandiri (Need to Finish Task)


Skor < 3 : menunda atau menghindari pekerjaan
Skor 3-4 : berhati-hati atau ragu dalam bekerja
Skor 4-6 : cukup bertanggung jawab pada pekerjaan
Skor 6-9 : tekun, tanggung jawab tinggi

16. A = Kebutuhan Berprestasi (Need to Achieve)

Skor 0-5 : ketidakpastian tujuan, kepuasan dalam suatu pekerjaan, tidak ada usaha lebih
Skor 6-9 : tujuan jelas, kebutuhan sukses dan ambisi tinggi

17. G = Peran Pekerja Keras (Hard Intense Worked)

Skor 3-4 : bekerja untuk kesenangan saja, bukan untuk hasil optimal
Skor 4-7 : kemauan bekerja keras yang tinggi

18. Z = Kebutuhan untuk Berubah (Need for Change)

Skor 0-2 : tidak suka berubah


Skor 3-4 : tidak suka perubahan jika dipaksakan
Skor 5-6 : mudah menyesuaikan diri
Skor 6-7 : membuat perubahan yang selektif, berpikir jauh kedepan
Skor 8-9 : mudah gelisah, frustasi, karena segala sesuatu tidak berjalan fantastis

19. K = Kebutuhan untuk Agresif (Need to be Forceful)

Skor 0-2 : menghindari masalah, menolak untuk mengenali situasi sebagai masalah
Skor 3-4 : suka lingkungan tenang, menghindari konflik
Skor 5 : keras kepala
Skor 6-7 : agresi berhubungan dengan pekerjaan, dorongan semangat bersaing
Skor 8-9 : agresif, cenderung defensif

20. E = Peran Pengendalian Emosi (Emotional Resistant)

Skor < 2 : terbuka, cepat bereaksi, tidak normatif


Skor 2-3 : terbuka
Skor 4-6 : punya pendekatan emosional seimbang, mampu mengendalikan
Skor > 6 : sangat normatif, kebutuhan pengendalian diri yang berlebihan

Cara Menjawab Tes PAPI Kostick

Setiap nomor memiliki dua pernyataan, kita bisa pilih salah satu. Pilihan harus sesuai dengan
kepribadian untuk mendapat hasil yang efektif. Tidak ada jawaban yang salah karena ini
sifatnya membaca kepribadian.

Perhatikan terdapat dua anak panah (di atas dan di bawah) di masing-masing nomor. Setiap
anak panah selalu mengarah dan berakhir di huruf.
Misalnya, soal nomor 24, dengan melihat arah anak panah ke kanan, melewati nomor 14, 4,
arah diagonal ke bawah melewati soal nomor 5, 16, 27, 38, 49, 60 dan berakhir di huruf X di
bawah lembar jawaban.

Penjelasan huruf-huruf

G = PERAN PEKERJA KERAS (Hard Intense Worked)

Skor 3-4: bekerja untuk kesenangan saja, bukan hasil optimal


Skor 4-7: kemauan bekerja keras tinggi

L = PERAN – PEMIMPIN (Leadership Role)

Skor 5-9: memproyeksikan dirinya sebagai pemimpin suatu tingkat dimana, menggunakan
orang lain untuk tujuannya.
Skor 4-0: cenderung tidak secara aktif menggunakan orang lain dalam bekerja

I = PERAN – MEMBUAT KEPUTUSAN (Ease in Decision Making)

Skor 0-2: ragu – menolak mengambil keputusan


Skor 3-4: berhati hati membuat keputusan
Skor 5-7: berhati hati – lancar dan mudah mengambil keputusan
Skor 8-9: tidak ragu dalam mengambil keputusan

T = PERAN SIBUK (Pace)

Skor <4: melakukan segala sesuatu menurut kemauannya sendiri


Skor 4-6: tergolong aktif secara internal dan mental

V = PERAN PENUH SEMANGAT (Vigorous Type)

Skor <5: cenderung pasif


Skor 5-7: aktif secara fisik, cenderung sportif

S = PERAN HUBUNGAN SOSIAL (Social Extension)

Skor <6: perhatian rendah terhadap hubungan social, kurang percaya pada orang lain
Skor 6-9: kepercayaan tinggi dalam hubungan sosial, suka interaksi sosial

R = PERAN ORANG YANG TEORITIS (Theoretical Type)

Skor 0-4: kurang perhatian, bersifat praktis


Skor 5-9: nilai nilai penalaran tergolong tinggi

D = PERAN BEKERJA DENGAN HAL – HAL RINCI (Interest in Working With Details)

Skor 0-3: menyadari kebutuhan akan kecermatan, tetapi tidak berminat bekerja detail
Skor 4-9: minat tinggi untuk bekerja secara detail
C = PERAN MENGATUR (Organized Type)

Skor 0-2: fleksibel – tidak teratur


Skor 3-5: teratur tetapi tidak tergolong fleksibel
Skor 6-9: keteraturan tinggi cenderung kaku

E = PERAN PENGENDALIAN EMOSI (Emotional Resistant)

Skor <2: terbuka, cepat bereaksi, tidak normative


Skor 2-3: terbuka
Skor 4-6: punya pendekatan emosional seimbang ,mampu mengendalikan
Skor > 6: sangat normative, kebutuhan pengendalian diri yang berlebihan

N = KEBUTUHAN MENYELESAIKAN TUGAS SECARA MANDIRI (Need to Finish Task)

Skor <3: menunda atau menghindari pekerjaan


Skor 3-4: berhati hati atau ragu dalam bekerja
Skor 4-6: cukup bertanggung jawab pada pekerjaan
Skor 6-9: tekun, tanggung jawab tinggi

A = KEBUTUHAN BERPRESTASI (Need to Achieve)

Skor 0-5: ketidakpastian tujuan, kepuasan dalam suatu pekerjaan, tidak ada usaha lebih
Skor 6-9: tujuan jelas, kebutuhan sukses dan ambisi tinggi

P = KEBUTUHAN – MENGATUR ORANG LAIN (Need to Control Others)

Skor 5-9: tingkat kebutuhan untuk menerima tanggung jawab orang lain, menjadi orang yang
bertanggung jawab.
Skor 4-0: menurunnya keinginan untuk bertanggung jawab pada pekerjaan dan tindakan orang
lain.

X = KEBUTUHAN UNTUK DIPERHATIKAN (Need to be Noticed)

Skor <2: cenderung pemalu


Skor 2-3: rendah hati, tulus
Skor 4-5: memiliki pola perilaku yang unik
Skor 6-9: membutuhkan perhatian nyata

B = KEBUTUHAN DITERIMA DALAM KELOMPOK (Need to Belong to Groups)

Skor 0-3: selektif


Skor 4-5: butuh diterima, tapi tidak mudah dipengaruhi kelompok
Skor 6-9: butuh disukai dan diakui, mudah dipengaruhi

O = KEBUTUHAN KEDEKATAN DAN KASIH SAYANG (Need for Closeness and Affection)
Skor <3: tidak suka hubungan perorangan
Skor 3-4: sadar akan hubungan perorangan, tapi tidak terlalu tergantung
Skor 5-9: sangat tergantung, butuh penerimaan diri

Z = KEBUTUHAN UNTUK BERUBAH (Need for Change)

Skor 0-2: tidak suka berubah


Skor 3-4: tidak suka perubahan jika dipaksakan
Skor 5-6: mudah menyesuaikan diri
Skor 6-7: membuat perubahan yang selektif, berfikir jauh kedepan
Skor 8-9: mudah gelisah, frustasi, karena segala sesuatu tidak berjalan fantastis

K = KEBUTUHAN UNTUK AGRESIF (Need to be Forceful)

Skor 0-2: menghindari masalah, menolak, untuk mengenali situasi sebagai masalah
Skor 3-4: suka lingkungan tentang, menghindari konflik
Skor 5: keras kepala
Skor 6-7: agresi berhubungan dengan kerja, dorongan semangat bersaing
Skor 8-9: agresif, cenderung defensive

F = KEBUTUHAN – MEMBANTU ATASAN (Need to Support Authority)

Skor 6-9: bersikap setia dan membantu, kemungkinan bantuannya bersifat politis
Skor 4-5: setia terhadap perusahaan
Skor 2-3: mengurus kepentingan sendiri
Skor <2: cenderung egois, kemungkinan bisa memberontak

W = KEBUTUHAN MENGIKUTI ATURAN DAN PENGAWASAN (Need for Rules and


Supervision)

Skor <4: berorientasi pada tujuan, mandiri


Skor 4-5: kebutuhan akan pengarahan dan harapan yang dirumuskan untuknya
Skor 6-9: meningkatnya orientasi terhadap tugas dan membutuhkan instruksi yang jelas

Anda mungkin juga menyukai