CAPTION TEXT
Caption text adalah sebuah teks singkat yang digunakan untuk melengkapi suatu
gambar. Caption text muncul biasanya berada di bawah gambar, foto, grafik, poster bahkan tabel.
Teks singkat tersebut berfungsi untuk mendeskripsikan apa yang ada di gambar
tersebut. Caption biasanya juga digunakan sebagai penekanan suatu konten artikel, esai atau
laporan.
Dalam menulis caption, sangat penting untuk memilih kata-kata yang dapat membuat
pembacanya memiliki ketertarikan untuk melihat konten artkel, esai atau laporan tersebut. Oleh
sebab itu, ilmu copywriting sangatlah penting terutama di media sosial.
Kita tidak bisa mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh gambar tersebut, jadi kita hanya
bisa menginterpretasikan sendiri arti dari gambar tersebut.
Semua caption text setidaknya memiliki dua kalimat.
Kalimat pertama adalah present tense dan menjelaskan apa yang terjadi pada gambar dengan
menjawab sebanyak 5W (what, when, where, why, who).
Kalimat kedua adalah bentuk lampau atau past tense dan menggambarkan latar belakang atau
situasi yang ada di balik gambar. Selain itu tuliskan informasi sebanyak mungkin informasi dan
jangan tuliskan informasi yang tidak jelas. Fokusnya adalah pada bercerita dan memberikan
informasi baru dan menarik kepada pembaca.
Kalimat ketiga harus berupa kutipan yang melengkapi cerita dalam gambar. Pembaca banyak
yang menyukainya karena membuat setiap gambar menjadi unik. Kutipan dapat berasal dari
orang dalam gambar, saksi, atau orang yang terlibat dalam aktivitas dengan orang tersebut.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa caption bukan hanya sekadar teks biasa, melainkan
memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
Melengkapi informasi gambar.
Membangun kredibilitas suatu gambar
Mempromosikan gambar untuk mendapatkan engagement yang lebih baik
Caption text juga memiliki beberapa jenis, yaitu:
1. Identification
Caption text jenis ini biasanya digunakan untuk menjelaskan atau mengidentifikasikan setiap
orang yang berada di dalam foto, namun tidak menjelaskan sebuah cerita. Fokus pada caption
text jenis identification ini ada pada kejelasan.
2. Group Caption
Group Caption biasanya digunakan untuk menjelaskan banyak gambar. Keterangan ini harus
memiliki setidaknya dua kalimat per gambar dan menyertakan kutipan bila
memungkinkan. Group caption harus jelas tentang gambar mana yang dijelaskan setiap
keterangan.
3. Story-Telling Caption
Story-telling caption adalah jenis caption yang ideal dan bisa digunakan kapan saja jika
memungkinkan. Caption jenis ini akan menceritakan sebuah cerita dibalik gambar yang ada.
Dengan menggunakan caption jenis ini biasanya akan lebih menarik untuk dibaca.
4. Summary
Untuk jenis caption summary, biasanya berisi penjelasan subjek yang ada di gambar, kegiatan
yang dilakukan di dalam gambar tersebut, waktu kejadian, lokasi kejadian dan alasan mengapa
kegiatan tersebut dilakukan.
5. Quote
Quote caption berarti berisi kutipan kalimat dari seseorang yang ada di dalam gambar.
6. Cutline
Caption jenis cutline adalah yang paling sering ditemukan dalam gambar dan tulisan yang tertera
pada koran dan media baik media offline ataupun online. Caption cutline menjelaskan subjek
yang ada di gambar dan apa yang sedang dilakukan oleh subjek.
7. Expanded
jenis caption expanded adalah jenis caption yang paling lengkap informasinya. Sesuai dengan
nama jenisnya, caption text yang diperluas ini adalah pengembangan dari teks sebelumnya,
terutama dari caption summary.
Unsur Kebahasaan Caption Text
Caption text dalam bahasa Inggris sebenarnya bisa ditulis menggunakan kalimat apa saja, tetapi
lebih baiknya caption text ditulis dalam kalimat simple present tense. Hal ini dikarenakan
kalimat simple present tense lebih mudah untuk dipahami oleh para pembaca, sehingga pesannya
akan mudah tersampaikan.
Generic Structure Caption Text
Caption text, meskipun merupakan jenis teks yang sangat singkat, juga memiliki generic
structure seperti pada teks-teks lainnya. Berikut adalah generic structure dari caption text.
1. Title
2. Lead
3. Section heading
Ada beberapa tips bagaimana menulis caption text yang baik. Berikut adalah cara menulis
caption text.
1. Akurasi
Kamu harus mengetahui apa yang ingin kamu sampaikan. Jangan menuliskan atau membuat
penilaian tentang suasana hati atau mood orang-orang yang ada di dalam gambar.
Sebetulnya kamu bisa saja menuliskan emosi atau mood pada subjek yang ada di dalam gambar,
namun kamu harus mengkonfirmasinya langsung pada sumber tersebut. Selain itu perhatikan
pada tindakan yang dilakukan subjek atau yang berada di sekitar subjek.
2. Jangan Terlalu Nyata
Hindari ungkapan yang memberi tahu pembaca tentang tindakan yang sangat jelas, seperti
berjabat tangan, melihat, gerak tubuh, mengobrol dan lain-lain. Hal ini tentu saja bisa dilihat oleh
para pembaca. Caption text yang terlalu nyata seperti, ‘Sutradara A dan Sutradara B berjabat
tangan’, atau ‘kepala Sekolah SMA J sedang melihat komputer yang ditunjuk oleh guru B’.
3. Hindari Klise
Hindari kata-kata klise atau kata-kata yang basi. Hindari menggunakan kata-kata yang
menggambarkan tindakan dengan perasaan, seperti gembira, bersuka cita, melompat dengan
gembira, bertepuk tangan dengan gembira, dan lain-lain.
4. Menunjukan Subjek Foto
Jangan menunjukan subjek foto dengan cara seperti berbicara pada subjek tersebut seperti “Hey
Joe, sedang apa kamu di depan gedung itu?” “Hey Jane, sedang di mana kamu saat ini?” dan lain
sebagainya.
5. Gaya Bahasa
Sebetulnya gaya bahasa bisa disesuaikan dengan gambar yang tertera. Misalnya, foto yang
bergaya lucu bisa diberikan caption text yang lucu juga. Foto yang bergaya serius atau seperti
tabel dan grafik harus diberikan caption text yang serius juga.
Dalam pengaplikasiannya dalam konten, caption text dapat digunakan untuk lebih menarik
perhatian pelanggan ketika hendak membeli sebuah produk maupun jasa. Oleh sebab itu, dalam
membuat caption text yang baik kamu harus dapat mengasah kemampuan copywriting yang
kamu miliki terlebih dahulu agar iklan yang ditampilkan lebih menarik. Gramedia memiliki buku
Jurus Jitu Menguasai Copywriting: Strategi Sukses Membangun yang ditulis oleh Widya Ariyadi
untuk membantu kamu.
6. Identifikasi
Mengidentifikasi semua orang yang dapat dilihat dengan jelas dalam sebuah gambar. Jika foto
atau gambar berisi empat orang atau lebih dan bukan merupakan potret berkelompok, maka
identifikasi bagi setiap individu tidak diperlukan, kecuali satu atau dua orang jelas menjadi pusat
perhatian dalam foto.