0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Tantangan dan Prinsip MRP dalam Procurement

Dokumen ini membahas berbagai aspek manajemen logistik, termasuk hambatan dan tantangan dalam pelaksanaan MRP, serta perbedaan antara purchasing dan procurement. Selain itu, dijelaskan juga tentang mode transportasi, prinsip dan jenis purchasing, serta kekuatan 5S dalam metode procurement. Terakhir, dokumen ini mencakup tahapan dalam procurement dan keterampilan yang diperlukan untuk sukses dalam bidang ini.

Diunggah oleh

Vina Nafisatul muna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Tantangan dan Prinsip MRP dalam Procurement

Dokumen ini membahas berbagai aspek manajemen logistik, termasuk hambatan dan tantangan dalam pelaksanaan MRP, serta perbedaan antara purchasing dan procurement. Selain itu, dijelaskan juga tentang mode transportasi, prinsip dan jenis purchasing, serta kekuatan 5S dalam metode procurement. Terakhir, dokumen ini mencakup tahapan dalam procurement dan keterampilan yang diperlukan untuk sukses dalam bidang ini.

Diunggah oleh

Vina Nafisatul muna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kisi kisi manlog

1. Hambatan pelaksanaan mrp


• Increasing variety of products (meningkat)
• Decreasing profuct life cycles (menurun)
• Increasingly demand customer (mengatur peningkatan permintaan scr cepat)
• Fragmentation of supply chain ownship (melibatkan banyak pihak yg memiliki
kepentingan masing”)
• Globalization (mmbuat supply chain smkin rumit)

2. Tantangan dalam penerapan mrp


• Kualitas customer service : bagaimana perusahaan memberikan kualitas &
kuantitas produk.
• Biaya : adanya faktor ekstern sprti kendala ekonomi meningkat
• Manajemen resiko : faktor ekstern yg tdk dpt dikendalikan
• Hub dengan pemasok : ketergantungan bahan baku
• Staff yg berkualitas
• Keterlambatan yg tdk terduga
• Pasar yg berubah cepat

3. Modes of transportation
Cara cara dimana sebuah produk dipindahkan dari satu lokasi ke tmpt lain.
• Pesawat udara : transportasi tepat tapi biaya mahal
• Truck : cepat dan fleksibilitas tinggi
• Kereta api : mudah untuk barang yg besar
• Kapal laut : lambat dan ekonomis utk pengiriman luar negri
• Pipa saluran : utk menyalurkan minyak & gas

4. Perbedaan purchasing dan procurement


terletak pada cakupan prosesnya.
Purchasing hanya mencakup proses transaksional pembelian barang & jasa yang sudah
ditetapkan. Sementara procurement lebih luas, dari proses analisis kebutuhan perusahaan,
pencarian supplier, negosiasi harga, hingga pencatatan & pengarsipan dokumen pembelian.
Selain itu, procurement juga memiliki fungsi untuk mempertahankan hubungan antara
perusahaan dengan vendor yang memiliki akuntabilitas.

5. Prinsip purchasing
• The right price ( nilai suatu barang yg dinyatakan dlm mata uang yg layak )
• The right quantity ( jumlah yg tepat / sesuai yg diperlukan )
• The right time ( waktu yg tepat)
• The right place ( tmpt yg tepat)
• The right quality ( mutu sesuai dgn ketentuan yg sdh dirancang yg paling
menguntungkan perusahaan )
• The right source ( barang berasal dr sumber yg tepat )

6. Jenis jenis purchasing


• Pembelian rutin
• Pembelian taktis ( lbh kompleks & strategis )
• Pembelian strategis ( yg berdampak jangka panjang )
• Pembelian urgent ( pembelian mendesak )
• Pembelian bersama ( dilakukan perusahaan / organisasi scr kolektif )
• Pembelian eniaga (melibatkan teknologi internet & platform procurement utk
memfasilitasi proses pembelian )
• Pembelian vendor tunggal ( membeli semua kebutuhan dari 1 pemasok tunggal )
• Pembelian vendor ganda ( melibatkan 2 pemasok yg berbeda )

7. Kekuatan 5S dalam metode procurement


• Sort : mengeliminasi barang” yg perlu / tdk sesuai kebutuhan (menganalisis
kebutuhan scr cermat & menhindari pembelian barang berlebihan)

• Set in order : mengatur barang” yg di perluka secara rapi & mudah diakses
(membuat sistem penyimpanan, pelabelan, pengelolaan inventaris yg efektif &
efisien

• Shine : membersihkan dan merawat barang” yg diperlukan (melakukan


pemeriksaan, pemeliharaan, & perbaikan thd barang” yg di beli / di simpan

• Standarize : membuat std serta prosedur yg jelas dan konsisten dlm melakukan 5S
(membuat pedoman, aturan, & kebijakan yg mengatur proses procurement, mulai
dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan hingga distribusi barang.

• Sustain : menjaga & menerapkan 5S scr berkelanjutan (melakukan audit, pelatihan


motivasi & reward terhadap tim procurement)

8. Tahapan” dalam procurement


• Identifikasi barang ataupun jasa yg perusahaan butuhman
• Pengajuan purchase request
• Pencarian & pemilihan supplier / vendor
• Negosiasi harga
• Pembuatan purchase order (po)
• Penerimaan & pengecekan kesesuaian barang yg telah di terima
• Three-way matching (pengecekan kesesuaian antara purchase order dengan
pengiriman & invoice yg diterima sblm melakukan pembayaran
• Pembayaran
• Pencatatan seluruh riwayat proses procurement
9. Skill yg harus dimiliki procurement
• Pengetahuan tentang bisnis
• Basic mathematics
• Kemampuan berkomunikasi
• Leadership
• Kemampuan analisis
• negosiasi
• fokus pada detail

Anda mungkin juga menyukai