Uji Proporsi dan Estimasi Interval Kepercayaan
Uji Proporsi dan Estimasi Interval Kepercayaan
Terkadang perlu memutuskan apakah proporsi dalam populasi yang dilambangkan oleh pes sama dengan
sebuah proporsi dadap,odi mana, proporsi sampel atau jumlah keberhasilan dalam n
ujian, digunakan untuk melakukan inferensi. Jika peristiwa telah terjadi X kali dalam n percobaan,
proporsi sampel yang diestimasi adalah ̂ = / , fraksi yang dapat digunakan untuk
memperkirakan proporsi populasi atau kemungkinan keberhasilan.
CONTOH
Telah diisyaratkan bahwa para guru telah menjadi lebih acuh tak acuh saat menilai mahasiswa mereka.
mahasiswa. Di masa lalu, 80% dari semua mahasiswa tahun pertama mendapatkan
C o nilai yang lebih tinggi. Sebuah survei dari kelas mahasiswa terbaru
mahasiswa tahun pertama menunjukkan bahwa 8100 dari 10.000 mahasiswa universitas
Tahun pertama dari sampel menerima nilai C atau lebih. Apakah benar bahwa mereka
guru-guru telah menjadi lebih acuh tak acuh, jika tingkat signifikansi ditentukan di
0,01?
SOLUSI
µ= = 10000(0.80) = 8000
s= = (10000)(0.8)(0.2) = 40
!: = 0.80 = 8.000
": 0,80 8.000
Untuk tingkat signifikansia=0.01 dan uji ekor kanan area di sebelah kiri adalah
( ) =1− = 1− 0,01 = 0.99
= 2.326
9− ( 8.100 )(8.000 )
= = = 2.5
40
karena Z > Z,
a hipotesis nol H ditolak mendukung
0 H, yaitu para
1 guru telah
kembali lebih tidak khawatir
ESTIMASI MATEMATIS
Prosedur untuk menentukan rentang nilai di mana terdapat nilai tersebut adalah
sebuah parameter populasi dengan probabilitas 1-α dikenal sebagai estimasi dari
intervalo. Parameter α diinterpretasikan sebagai probabilitas terjadinya kesalahan dalam
perkiraan, sehingga 1-α adalah ukuran kepercayaan untuk rata-rata populasi, atau
setara dengan probabilitas bahwa parameter populasi yang diestimasi berada di dalam
dari interval yang sesuai.
Dijamin sehingga Z terletak dalam interval− #/% < < #/% dengan probabilitas
1-aentonces se tendrá:
Untuk mendapatkan interval kepercayaan dari perbedaan nyata antara dua rata-rata
populasid=µ -µ d digunakan
1 2 1 2statistik D=X-X.
Jadi:
% % % %
" % " %
− #O + < < + #/% O +
% " % " %
(̂1− ̂ ) %
" %
%
̂ − #/% O < < + #/% O +
" %
Di mana:
SOLUSI
Data:
• Deviasi bakus=15
• Media muestral =9105
• Ukuran sampel n = 25
• Interval kepercayaan 1-a=0.95
Jadi:
15 15
105 − 1.960 < < 105 + 1.960
√ 25 √ 25
SOLUSI
Area di sebelah kiri distribusi normal adalah = (1−) (a/2) = 0.99, mencari di
dari tabel tersebut diperoleh bahwa a/% = 2.326.
Jadi:
% % % %
" % " %
− #/% O + < < + #/% O +
" % " %
Dimana =M
M M MMM
" − % = 45 − 55 = −10
SOLUSI
•
Ukuran sampel n = 900
• Número de espectadores que ven el programaX= 180
#
• Interval kepercayaan adalah ( )= 1 −% = 1 −!.!" = 0.995, jadi #/% = 2.575
%
M 180
̂== = 0,2
900
Jadi:
(̂1− ̂ ) %
" %
%
̂− #/% O < < + #/% O +
" %