🔬 Usulan Penelitian 1: Degradasi Lahan Gambut Akibat Kebakaran Hutan dan Dampaknya terhadap
Keanekaragaman Hayati dan Emisi Karbon
I. Pendahuluan
Lahan gambut tropis di Indonesia merupakan ekosistem yang sangat unik, berfungsi sebagai penyimpan
karbon terbesar di dunia. Namun, aktivitas pembukaan lahan, terutama melalui drainase dan praktik
land clearing dengan pembakaran, telah menyebabkan degradasi lahan gambut secara masif. Kebakaran
hutan dan lahan (Karhutla) di lahan gambut kering melepaskan sejumlah besar gas rumah kaca ke
atmosfer, menjadikannya kontributor signifikan terhadap emisi karbon global.
II. Rumusan Masalah
* Bagaimana frekuensi dan intensitas Karhutla memengaruhi struktur fisik, kimia, dan hidrologi lahan
gambut di wilayah studi?
* Apa dampak langsung dan tidak langsung dari degradasi lahan gambut (akibat kebakaran) terhadap
keanekaragaman hayati lokal, khususnya spesies endemik?
* Berapa estimasi kontribusi emisi karbon dari lahan gambut yang terbakar di wilayah studi dalam kurun
waktu lima tahun terakhir?
III. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara praktik pengelolaan lahan yang buruk
dengan kerentanan kebakaran lahan gambut, serta mengkuantifikasi dampak ekologis dan iklim dari
degradasi tersebut, sebagai dasar untuk merumuskan strategi restorasi yang efektif.
IV. Metode Penelitian
* Lokasi: Dipilih wilayah lahan gambut yang rentan Karhutla di Kalimantan Tengah atau Riau.
* Pendekatan: Kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
* Kuantitatif: Analisis citra satelit (NDVI, burnt area index), pengukuran kadar air, analisis sampel tanah
untuk kandungan organik dan nutrisi, serta perhitungan estimasi emisi karbon berdasarkan luas
terbakar.
* Kualitatif: Wawancara dengan masyarakat lokal dan pihak pengelola lahan (konsesi) mengenai
praktik pengelolaan lahan dan pencegahan kebakaran.