0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan21 halaman

Pencemaran Lingkungan dalam Biologi SMA

Modul ajar ini berfokus pada pencemaran lingkungan dan dampaknya terhadap ekosistem, menggunakan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) untuk mengajarkan siswa tentang identifikasi, analisis, dan solusi pencemaran. Tujuan pembelajaran mencakup pemahaman tentang jenis pencemaran, dampaknya, serta pengembangan solusi inovatif. Modul ini juga menekankan pentingnya peran individu dan komunitas dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Diunggah oleh

SMK KP 2 MAJALAYA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan21 halaman

Pencemaran Lingkungan dalam Biologi SMA

Modul ajar ini berfokus pada pencemaran lingkungan dan dampaknya terhadap ekosistem, menggunakan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) untuk mengajarkan siswa tentang identifikasi, analisis, dan solusi pencemaran. Tujuan pembelajaran mencakup pemahaman tentang jenis pencemaran, dampaknya, serta pengembangan solusi inovatif. Modul ini juga menekankan pentingnya peran individu dan komunitas dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Diunggah oleh

SMK KP 2 MAJALAYA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

IPA (BIOLOGI)

Muhamad Ramdani, [Link].


IDENTITAS MODUL
Komponen Deskripsi
Nama Sekolah SMA KP 1 PASEH
Penyusun Muhamad Ramdani, [Link].
NIM 2400103925190055
Tahun Pelajaran 2025/2026
Jenjang Sekolah SMA/SMK
Fase/Kelas E/X
Mata Pelajaran IPA (Biologi)
Materi Pokok Pencemaran Lingkungan dan Dampaknya terhadap Ekosistem
Alokasi Waktu 2 Pertemuan (2 x 45 menit)
Pendekatan PROBLEM-BASED LEARNING (PBL)

KOMPETENSI AWAL
Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang:
 Komponen-komponen ekosistem (produsen, konsumen, dekomposer).
 Keterkaitan antarorganisme dalam rantai dan jaring-jaring makanan.

 Konsep dasar lingkungan hidup.

PROFIL PELAJAR PANCASILA

8 Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan dalam modul ini adalah:


1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Menyadari bahwa
lingkungan adalah ciptaan Tuhan yang harus dijaga.
2. Berkebinekaan Global: Mampu memahami isu pencemaran lingkungan sebagai
masalah global dan dampaknya terhadap berbagai komunitas.

3. Bergotong Royong: Mampu bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi


masalah dan mencari solusi.

4. Mandiri: Mampu mencari informasi dan menyelesaikan tugas secara mandiri.

5. Bernalar Kritis: Mampu menganalisis data, mengidentifikasi penyebab dan dampak


pencemaran, serta mengevaluasi solusi.
6. Kreatif: Mampu menghasilkan ide-ide baru untuk mengatasi masalah pencemaran
lingkungan.

7. Inovatif: Mampu mengembangkan solusi yang efektif dan berkelanjutan.

8. Bertanggung Jawab: Memiliki kesadaran dan komitmen untuk menjaga kelestarian


lingkungan.

SARANA DAN PRASARANA

 Sarana: Laptop/Komputer, Proyektor, Papan Tulis/Whiteboard, Spidol, Alat tulis,


Jaringan internet, Speaker.
 Prasarana: Ruang kelas, Sumber belajar (buku teks, artikel ilmiah, video edukasi,
jurnal), Aplikasi presentasi, Aplikasi pengolah kata.

TARGET PESERTA DIDIK

 Peserta didik reguler/tipikal.


 Jumlah peserta didik disesuaikan dengan kapasitas kelas.

METODE PEMBELAJARAN

 Luring (Offline): Pembelajaran dilakukan di dalam kelas.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1. Mengidentifikasi berbagai jenis pencemaran lingkungan (air, udara, tanah) dengan


benar.
2. Menganalisis penyebab dan dampak pencemaran lingkungan terhadap komponen
ekosistem (biotik dan abiotik) dengan kritis.

3. Mengusulkan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah pencemaran


lingkungan di sekitar berdasarkan hasil analisis.

4. Menyajikan hasil identifikasi dan analisis pencemaran lingkungan serta solusi


penanggulangannya secara sistematis dan jelas.

H. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Pencemaran lingkungan adalah masalah serius yang mengancam keberlanjutan hidup di
bumi dan keseimbangan ekosistem.
 Setiap tindakan manusia memiliki dampak terhadap lingkungan, baik positif maupun
negatif.

 Peran aktif individu dan komunitas sangat penting dalam menjaga kelestarian
lingkungan.

PERTANYAAN PEMANTIK

1. Pernahkah kalian melihat sampah menumpuk di sungai atau asap hitam dari kendaraan?
Kira-kira apa yang terjadi jika hal itu terus berlanjut?
2. Menurut kalian, apa dampak dari pencemaran lingkungan terhadap makhluk hidup sekitar
kita?

3. Apa yang terjadi pada lingkungan jika hal tersebut terus berlanjut?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pembelajaran (2 x 45 Menit) : Mengidentifikasi Masalah dan Merumuskan Hipotesis

Pendekatan: Problem-Based Learning (PBL)

Tahap Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik Waktu


1. Guru mengucapkan salam dan menyapa
Pendahuluan peserta didik. 1. Peserta didik menjawab 15
(15 menit) 2. Guru mengajak peserta didik berdoa salam. menit
bersama. 2. Peserta didik berdoa
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik. bersama.
3. Peserta didik merespons
4. Peserta didik dipersilahkan berdiri panggilan guru.
untuk menyanyikan lagu Nasional 4. Peserta didik memperhatikan
(Indonesia Raya) gambar/video dan merespons
pertanyaan guru.
[Link] memberikan apersepsi dengan 5. Peserta didik menjawab
menampilkan gambar/video singkat pertanyaan pemantik secara
tentang pencemaran lingkungan lisan.
(misalnya, tumpukan sampah di sungai, 6. Peserta didik menyimak
asap pabrik, atau lahan tercemar). Link tujuan pembelajaran.
([Link]
_PS43Lo)
6. Guru mengajukan pertanyaan pemantik.

7. Guru menyampaikan tujuan


pembelajaran dan gambaran umum materi
Tahap Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik Waktu

serta pendekatan PBL yang akan


digunakan.

1. Orientasi peserta didik


pada masalah:
1. Orientasi peserta didik pada masalah Peserta didik mengamati studi
(Fase 1 PBL): kasus/video yang ditayangkan
Guru menayangkan sebuah studi kasus guru.
atau video berita singkat mengenai Peserta didik mulai berpikir
masalah pencemaran lingkungan yang dan mencatat poin-poin penting
nyata di Indonesia (misalnya, pencemaran mengenai masalah pencemaran.
Kegiatan Inti sungai akibat limbah domestik/industri,
polusi udara di kota besar, atau kerusakan
(Meaningful tanah akibat sampah plastik). 2. Mengorganisasikan peserta
Learning, Guru meminta peserta didik mengamati didik untuk belajar:
dengan seksama dan mulai berpikir kritis. Peserta didik bergabung
Mindful dengan kelompok masing-
Learning, masing. 55
2. Mengorganisasikan peserta didik Peserta didik menerima dan menit
Joyful untuk belajar (Fase 2 PBL): memahami instruksi pada
Learning) Guru membagi peserta didik menjadi LKPD 1.
beberapa kelompok kecil (4-5 orang). Dalam kelompok, peserta didik
Guru membagikan Lembar Kerja Peserta berdiskusi untuk:
(55 menit) Didik (LKPD) yang berisi panduan untuk - Mengidentifikasi jenis
mengidentifikasi masalah, merumuskan pencemaran (udara, air, tanah).
pertanyaan, dan membuat hipotesis awal. - Merumuskan pertanyaan-
Guru menjelaskan tugas kelompok: pertanyaan terkait penyebab
mengidentifikasi jenis pencemaran, dan dampak pencemaran dari
potensi penyebab, dan dampak awal yang studi kasus.
terlihat dari studi kasus. - Membuat hipotesis awal
tentang hubungan sebab-akibat
pencemaran tersebut.
Penutup
1. Guru meminta perwakilan setiap 1. Perwakilan kelompok 20
(20 menit) kelompok untuk menyampaikan secara menyampaikan hasil diskusi menit
singkat hasil diskusi awal mereka singkat.
(pertanyaan yang muncul dan hipotesis 2. Peserta didik menyimak
awal). penguatan dari guru.
2. Guru memberikan penguatan dan 3. Peserta didik memahami
mengarahkan fokus diskusi untuk arahan untuk pertemuan
pertemuan berikutnya, yaitu mencari data selanjutnya.
dan informasi lebih lanjut.
Tahap Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik Waktu

3. Guru mengingatkan peserta didik untuk


mempersiapkan diri mencari informasi
tambahan terkait materi untuk pertemuan
selanjutnya.

ASSESMEN
1. ASSESMEN DIAGNOSTIK (SEBELUM PEMBELAJARAN)

 Tujuan: Mengukur pengetahuan awal peserta didik tentang ekosistem dan lingkungan.
 Bentuk: Kuis singkat atau pertanyaan lisan di awal pertemuan 1.

 Contoh Pertanyaan:

o Sebutkan 3 contoh makhluk hidup dan 3 contoh benda tak hidup di sekitar kalian!

o Apa yang kalian ketahui tentang "lingkungan"?

2. ASSESMEN FORMATIF (SELAMA PEMBELAJARAN)

 Tujuan: Memantau kemajuan belajar peserta didik dan memberikan umpan balik.
 Bentuk:

o Observasi: Pengamatan keaktifan dan partisipasi peserta didik dalam diskusi


kelompok, presentasi, dan kemampuan bekerja sama. (Lembar Observasi
Terlampir)

o Penilaian LKPD: Penilaian kelengkapan dan ketepatan jawaban pada LKPD 1


dan 2. (Rubrik Penilaian LKPD Terlampir)

o Presentasi Kelompok: Penilaian kemampuan menyampaikan gagasan, analisis,


dan solusi. (Rubrik Penilaian Presentasi Terlampir)

3. ASSESMEN SUMATIF (SETELAH PEMBELAJARAN)

 Tujuan: Mengukur capaian kompetensi peserta didik setelah seluruh kegiatan


pembelajaran.

 Bentuk: Latihan Soal Pilihan Ganda (Terlampir).


PENGAYAAN DAN REMEDIAL

1. Pengayaan

 Diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai ketuntasan tujuan pembelajaran
sebelum waktu yang ditentukan.
 Bentuk:

o Menganalisis artikel ilmiah terbaru tentang inovasi teknologi dalam mengatasi


pencemaran lingkungan.

o Membuat proposal sederhana proyek lingkungan di sekolah atau lingkungan


sekitar (misalnya, membuat bank sampah, kampanye hemat energi, atau taman
edukasi).

o Menonton video dokumenter tentang kasus pencemaran lingkungan global dan


dampaknya (misalnya, kasus pencemaran minyak di laut atau krisis air bersih).

2. Remedial

 Diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai ketuntasan tujuan pembelajaran.
 Bentuk:

o Pendampingan individu atau kelompok kecil oleh guru untuk menjelaskan


kembali konsep yang belum dipahami.

o Mengerjakan kembali bagian LKPD yang belum sempurna dengan bimbingan


guru.

o Mengerjakan ulang latihan soal dengan soal yang sejenis.

o Menonton ulang video atau animasi 3D yang relevan dengan penjelasan tambahan
dari guru.

REFLEKSI GURU

 Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik?


 Apakah semua peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran?

 Apakah ada kesulitan yang dialami peserta didik selama proses pembelajaran?
Bagaimana cara mengatasinya?

 Bagian mana dari pembelajaran yang perlu ditingkatkan di masa mendatang?


 Apakah penggunaan PBL sudah efektif dalam mendorong pemahaman peserta didik?

 Apa saja inovasi yang bisa saya tambahkan untuk membuat pembelajaran lebih menarik?

REFLEKSI PESERTA DIDIK

 Bagian mana dari materi pencemaran lingkungan yang paling menarik bagiku?
 Kesulitan apa yang aku alami saat belajar materi ini?

 Strategi belajar apa yang paling membantuku memahami materi?

 Apa yang akan aku lakukan di kehidupan sehari-hari setelah mempelajari materi ini?

 Bagaimana perasaanku saat bekerja sama dalam kelompok?

 Apakah aku merasa lebih peduli terhadap lingkungan setelah belajar materi ini?
Mengapa?

Ibun, 16 Juli 2025

Mengetahui,

Kepala Sekolah Guru Mapel IPA


SMA KP 1 PASEH Biologi

Yanyan Werdiansah, [Link]. Muhamad Ramdani, [Link].


NUPTK. 5245764665130113 NUPTK. 1560773674130132

Lampiran
A. Materi Ajar untuk Peserta Didik

Pencemaran Lingkungan dan Dampaknya terhadap Ekosistem

1. Apa itu Pencemaran Lingkungan?

Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat,


energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga kualitas
lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi
lagi sesuai peruntukannya. Zat atau bahan yang menyebabkan pencemaran disebut polutan.

2. Jenis-jenis Pencemaran Lingkungan

a. Pencemaran Air: Terjadi akibat masuknya zat-zat berbahaya ke dalam sumber air
(sungai, danau, laut, air tanah).
o Contoh Polutan: Limbah industri, limbah domestik (rumah tangga), pestisida
dari pertanian, tumpahan minyak.

o Dampak: Kematian organisme air, eutrofikasi (peningkatan populasi alga),


penyakit pada manusia, hilangnya sumber air bersih.

b. Pencemaran Udara: Terjadi akibat masuknya zat-zat berbahaya, partikel, atau gas yang
tidak normal ke atmosfer.

o Contoh Polutan: Asap pabrik, emisi kendaraan bermotor (CO, CO2, SO2, NOx),
debu, freon.

o Dampak: Gangguan pernapasan, hujan asam, pemanasan global, kerusakan


lapisan ozon, kabut asap.

c. Pencemaran Tanah: Terjadi akibat masuknya zat-zat berbahaya ke dalam lapisan tanah.

o Contoh Polutan: Sampah anorganik (plastik, kaca), limbah industri padat, limbah
medis, tumpahan minyak, pestisida.

o Dampak: Kesuburan tanah menurun, tanah menjadi beracun, gangguan


pertumbuhan tanaman, kontaminasi air tanah.

d. Pencemaran Suara: Suara yang terlalu keras atau kebisingan yang mengganggu.

e. Pencemaran Cahaya: Cahaya buatan yang berlebihan dan mengganggu keseimbangan


ekosistem (misalnya, bagi hewan nokturnal).
3. Dampak Pencemaran Lingkungan terhadap Ekosistem

Jenis Pencemaran Dampak pada Ekosistem

- Kematian ikan dan organisme air lainnya.


- Kerusakan terumbu karang.
Air
- Gangguan rantai makanan (akumulasi toksin).
- Eutrofikasi menyebabkan kekurangan oksigen di air.

- Gangguan pernapasan pada hewan dan manusia.


- Kerusakan vegetasi akibat hujan asam.
Udara - Perubahan iklim global (pemanasan global) yang memengaruhi
habitat.
- Penipisan lapisan ozon menyebabkan peningkatan radiasi UV.

- Kematian mikroorganisme tanah yang penting bagi kesuburan.


- Tanaman tidak dapat tumbuh subur.
Tanah
- Racun masuk ke rantai makanan melalui tanaman dan hewan.
- Hilangnya habitat bagi organisme tanah.

4. Upaya Penanggulangan Pencemaran Lingkungan

 Reduce (Mengurangi): Mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi


limbah.
 Reuse (Menggunakan Kembali): Menggunakan kembali barang yang masih layak
pakai.

 Recycle (Mendaur Ulang): Mengolah kembali sampah menjadi produk baru.

 Replace (Mengganti): Mengganti bahan yang berbahaya dengan yang lebih ramah
lingkungan.
 Replant (Menanam Kembali): Melakukan penghijauan dan reboisasi.

 Penerapan teknologi ramah lingkungan dalam industri.

 Pengolahan limbah sebelum dibuang ke lingkungan.

 Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

 Penegakan hukum terkait lingkungan.

5. Diagram Hubungan Sebab Akibat Pencemaran Lingkungan


B. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

IPA (BIOLOGI)
KELAS X
LKPD : Mengidentifikasi Masalah Pencemaran Lingkungan

Nama Kelompok: Anggota:

1. ..........................
2. ..........................

3. ..........................

4. ..........................

5. ..........................

Petunjuk:

1. Amati studi kasus/video tentang pencemaran lingkungan yang ditayangkan guru.


2. Diskusikan dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan Diskusi:

1. Jelaskan jenis pencemaran apa yang terjadi dalam studi kasus tersebut (air, udara, atau
tanah)? Berikan
alasannya! .............................................................................................................................
................... ............................................................................................................................
.................... ...........................................................................................................................
.....................
2. Menurut kalian, apa saja faktor penyebab utama pencemaran
tersebut? ................................................................................................................................
................ ...............................................................................................................................
................. ..............................................................................................................................
..................

3. Bagaimana dampak awal pencemaran tersebut terhadap makhluk hidup (manusia, hewan,
tumbuhan) dan lingkungan abiotik (air, tanah, udara) yang terlihat dari studi
kasus? ....................................................................................................................................
............ ...................................................................................................................................
............. ..................................................................................................................................
.............. .................................................................................................................................
...............

4. Rumuskan minimal 3 pertanyaan lanjutan yang ingin kalian ketahui lebih dalam tentang
pencemaran tersebut!

a. ............................................................................................................................

b. ............................................................................................................................

c. ............................................................................................................................

5. Buatlah hipotesis awal (dugaan sementara) tentang solusi yang mungkin bisa mengatasi
masalah pencemaran
ini! .........................................................................................................................................
....... ........................................................................................................................................
........ .......................................................................................................................................
......... ......................................................................................................................................
..........

Rencana Presentasi: Siapkan presentasi singkat (5-7 menit) yang mencakup:

 Gambaran umum kasus pencemaran.


 Hasil analisis jenis, penyebab, dan dampaknya.

 Solusi yang diusulkan.


Latihan Soal Pilihan Ganda (Akhir BAB)

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

1. Zat atau bahan yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan disebut…


a. Biosfer d. Populasi
b. Ekosistem e. Habitat
c. Polutan
2. Berikut ini yang BUKAN merupakan dampak dari pencemaran udara adalah…
a. Hujan asam d. Gangguan pernapasan
b. Pemanasan global e. Penipisan lapisan ozon
c. Kematian ikan di danau

3. Pencemaran air yang disebabkan oleh peningkatan nutrisi (terutama nitrat dan fosfat)
yang memicu pertumbuhan alga secara berlebihan disebut…

a. Bioakumulasi d. Degenerasi

b. Eutrofikasi e. Asidifikasi

c. Oksidasi

4. Sampah plastik membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai di dalam tanah, sehingga
menyebabkan pencemaran…

a. Udara c. Suara
b. Air d. Tanah
e. Cahaya
5. Salah satu prinsip 3R dalam penanggulangan sampah adalah “Reduce”, yang artinya…
a. Menggunakan kembali barang d. Mengganti dengan bahan lain
b. Mengurangi penggunaan barang e. Membuang sampah pada tempatnya
c. Mendaur ulang sampah
6. Gas rumah kaca yang paling banyak berkontribusi terhadap pemanasan global adalah…
a. Oksigen (textO_2) d. Hidrogen (textH_2)
b. Nitrogen (textN_2) e. Argon (textAr
c. Karbon dioksida (textCO_2)
7. Dampak langsung dari tumpahan minyak di laut terhadap ekosistem adalah…
a. Peningkatan populasi ikan c. Penurunan suhu air laut
b. Kematian burung laut dan biota air d. Peningkatan kadar oksigen terlarut
lainnya e. Pertumbuhan alga yang subur
8. Apa yang terjadi jika sebuah ekosistem air mengalami pencemaran berat hingga kadar
oksigen terlarutnya sangat rendah?
a. Keseimbangan ekosistem c. Organisme air akan mati atau bermigrasi
meningkat d. Terjadi peningkatan fotosintesis
b. Keanekaragaman hayati e. Kualitas air menjadi lebih jernih
meningkat
9. Berikut adalah contoh upaya pencegahan pencemaran lingkungan yang paling tepat
dilakukan oleh masyarakat umum, kecuali…
a. Memilah sampah organik dan anorganik
b. Menggunakan transportasi umum
c. Membuang limbah rumah tangga tanpa pengolahan
d. Menghemat penggunaan air dan listrik
e. Melakukan penghijauan di sekitar rumah
10. Mengapa pencemaran lingkungan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem?
a. Karena meningkatkan kesuburan tanah
b. Karena menambah jumlah spesies baru
c. Karena merusak rantai makanan dan jaring-jaring makanan
d. Karena mempercepat proses daur ulang materi
e. Karena membuat lingkungan lebih bersih

Kunci Jawaban:

1. c 6. c
2. c
7. b
3. b
8. c
4. d
9. c
5. b
10. c

D. Rubrik Penilaian

Rubrik Penilaian LKPD (1 & 2)

Skor 4 (Sangat
Kriteria Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup) Skor 1 (Kurang)
Baik)

Mampu Mampu
Mampu
mengidentifikasi mengidentifikasi Kurang mampu
mengidentifikasi
Identifikasi jenis pencemaran jenis pencemaran mengidentifikasi
jenis pencemaran
Masalah dan penyebabnya dan penyebabnya jenis pencemaran
dan penyebabnya
dengan sangat namun kurang dan penyebabnya.
dengan akurat.
akurat dan lengkap. akurat/lengkap.

Mampu
Mampu
menganalisis Mampu
menganalisis Kurang mampu
dampak pencemaran menganalisis
Analisis dampak menganalisis
secara mendalam, dampak
Dampak pencemaran dampak
komprehensif, dan pencemaran namun
dengan baik dan pencemaran.
didukung data kurang mendalam.
cukup detail.
relevan.

Perumusan Mampu Mampu Mampu Kurang mampu


Solusi merumuskan solusi merumuskan merumuskan solusi merumuskan
yang inovatif, solusi yang baik namun kurang solusi.
realistis, dan relevan. inovatif/realistis.
berkelanjutan, dan
Skor 4 (Sangat
Kriteria Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup) Skor 1 (Kurang)
Baik)

relevan dengan
masalah.

Data dan informasi


yang disajikan Data dan informasi Data dan informasi
Data dan informasi
Kelengkapan sangat lengkap, yang disajikan yang disajikan
sangat minim atau
Data/Informasi relevan, dan berasal lengkap dan kurang
tidak relevan.
dari berbagai relevan. lengkap/relevan.
sumber terpercaya.

Menunjukkan
kreativitas tinggi
dalam merumuskan Menunjukkan Menunjukkan Kurang
Kreativitas &
pertanyaan dan kreativitas dan kreativitas dan menunjukkan
Keterampilan
solusi, serta berpikir kritis yang berpikir kritis yang kreativitas dan
Berpikir Kritis
kemampuan berpikir baik. cukup. berpikir kritis.
kritis yang sangat
baik.
Ekspor ke Spreadsheet

Rubrik Penilaian Presentasi Kelompok

Skor 1
Kriteria Skor 4 (Sangat Baik) Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup)
(Kurang)

Materi presentasi
Materi presentasi Materi
sangat jelas, lengkap, Materi presentasi
cukup jelas namun presentasi
Isi Presentasi relevan, dan jelas, lengkap, dan
kurang tidak jelas atau
terstruktur dengan relevan.
lengkap/relevan. tidak relevan.
baik.

Bahasa mudah
Bahasa mudah Bahasa kurang jelas,
dipahami, artikulasi Sulit dipahami
Keterampilan dipahami, artikulasi artikulasi kurang,
jelas, percaya diri, atau tidak
Presentasi jelas, dan cukup atau kurang percaya
dan menarik percaya diri.
percaya diri. diri.
perhatian audiens.

Kerja Sama Semua anggota aktif Sebagian besar Beberapa anggota Kerja sama
Kelompok berkontribusi, anggota aktif kurang berkontribusi kelompok
menunjukkan berkontribusi dan atau kurang kompak. tidak terlihat.
kekompakan dan menunjukkan
Skor 1
Kriteria Skor 4 (Sangat Baik) Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup)
(Kurang)

pembagian tugas
kekompakan.
yang efektif.

Mampu menjawab
Kemampuan pertanyaan dengan Mampu menjawab Mampu menjawab Tidak mampu
Menjawab tepat, jelas, dan pertanyaan dengan pertanyaan namun menjawab
Pertanyaan memberikan argumen tepat dan jelas. kurang jelas/tepat. pertanyaan.
yang kuat.

Lembar Observasi Partisipasi Diskusi Kelompok

Nama Peserta Keaktifan Kontribusi Mendengarkan & Kerja


Total
Didik Berpendapat Informasi Menghargai Sama

1.

2.

dst.

Skor: 1 = Kurang, 2 = Cukup, 3 = Baik, 4 = Sangat Baik

E. Referensi

 Buku Teks IPAS Kelas X (Kurikulum Merdeka)


 Situs Web Edukasi:

o Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK):


[Link]

o Badan Lingkungan Hidup Daerah (sesuaikan dengan daerah Anda)

o National Geographic Education: [Link]


o Khan Academy (Materi Biologi Lingkungan): [Link]

 Jurnal Ilmiah (contoh):

o Jurnal Ekologi Kesehatan

o Jurnal Ilmu Lingkungan

 Video Edukasi (Contoh Tautan YouTube):

o [Link] (Video tentang Pencemaran


Air)

o [Link] (Video tentang Pencemaran


Udara)

o [Link] (Video tentang Sampah


Plastik dan Dampaknya)

F. Animasi 3D dan Link Pembelajaran (Contoh)

Animasi 3D:

 Pencemaran Air: Animasi interaktif yang menunjukkan bagaimana limbah mengalir ke


sungai/laut dan memengaruhi kehidupan biota air (misalnya, efek eutrofikasi pada ikan
dan alga).
 Pencemaran Udara: Visualisasi 3D dari partikel polutan yang masuk ke paru-paru
manusia atau efek hujan asam pada bangunan dan tanaman.

 Dampak Mikroplastik: Animasi yang menunjukkan bagaimana mikroplastik masuk ke


rantai makanan.

Link Pembelajaran (Contoh Tautan Edukasi Interaktif):

 Simulasi Interaktif Dampak Pencemaran Air: [Link]


scale/latest/pH-scale_en.html (Meskipun tentang pH, bisa dimodifikasi untuk
menunjukkan perubahan kualitas air)
 Infografis Interaktif tentang Pemanasan Global: [Link] (Cari
bagian infografis atau data interaktif)

 Video Animasi tentang Daur Ulang: [Link]

Anda mungkin juga menyukai