0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan4 halaman

Konsep Dasar Reptil dan Burung di IPA

Dokumen ini adalah jawaban tugas mahasiswa Tomi Minario dari mata kuliah Konsep Dasar IPA di SD. Tugas mencakup penjelasan tentang hewan seperti kadal, burung, dan pinguin, serta perbedaan dalam perkembangbiakan ulat sutra, katak, dan kecoa, serta proses pembuahan pada ikan. Informasi disajikan dengan detail mengenai struktur tubuh dan siklus hidup berbagai spesies.

Diunggah oleh

Kinanti Nagavani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan4 halaman

Konsep Dasar Reptil dan Burung di IPA

Dokumen ini adalah jawaban tugas mahasiswa Tomi Minario dari mata kuliah Konsep Dasar IPA di SD. Tugas mencakup penjelasan tentang hewan seperti kadal, burung, dan pinguin, serta perbedaan dalam perkembangbiakan ulat sutra, katak, dan kecoa, serta proses pembuahan pada ikan. Informasi disajikan dengan detail mengenai struktur tubuh dan siklus hidup berbagai spesies.

Diunggah oleh

Kinanti Nagavani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 1

Nama Mahasiswa : TOMI MINARIO

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 856441622

Kode/Nama Mata Kuliah : PDGK4103/Konsep Dasar IPA di SD

Kode/Nama UT Daerah : 16/PEKANBARU pokjar PELALAWAN

Masa Ujian : 2023/2024 Genap (2024.1)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI


UNIVERSITAS TERBUKA
JAWABAN
1. hewan kadal adalah salah satu hewan reptil berdarah dingin.
Habitat kadal umumnya adalah rumput-rumput dan kadal tinggal
di atas tanah. Namun beberapa jenis kadal hidup di pepohonan. Di
habitat ini kadal memangsa hewan mangsa seperti capung, dan
belalang.
Organ gerak pada kadal adalah empat buah kaki, meski ada juga
kadal yang tidak memiliki kaki dan mirip ular. Kadal memiliki dua
organ gerak yaitu kaki dan juga ekor. Kaki berfungsi sebagai alat
gerak untuk berjalan. Sedangkan ekor berungsi untuk membantu
badan kadal agar dapat merangkak. Pada bagian telapak kaki kadal
terdapat perekat khusus sehingga kadal bisa merayap di dinding,
contohnya adalah cicak dan tokek.

2.

Burung merpati memiliki rangka dalam. Burung terbag dengan cara


mengepakkan sayap. Gerakan sayap dapat dikendalikan oleh otot-
otot terbang yang sangat kuat. Otot-otot tersebut melekat pada
tulang dada. Burung memiliki dua otot terbang, ketika salah satu
otot menarik ke bawah otot yang lain menarik sayap ke atas.
Burung unta terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama
membentuk sistem gerak. Sistem gerak inilah yang memberi bentuk tubuh,
sebagai alat gerak, jalan dan berlari serta melakukan berbagai aktivitas
lainnya.

Pinguin sangat terspesialisasi karena keberadaannya di air yang tidak bisa


terbang. Kaki terletak jauh ke belakang dibandingkan kaki burung lain,
sehingga burung tersebut sebagian besar bergerak tegak perjalanannya dapat
digambarkan sebagai plantigrade ( yaitu pada telapak kaki).

3. Tiga tanaman yang memiliki struktur atau bentuk batang berbeda


yaitu :
1) Tanaman dengan batang yang memanjang dan memiliki
buku serta ruas yang jelas. Contohnya mawar.
2) Tanaman dengan batang yang pendek dan daunnya merapat
membentuk rasek. Contohnya stroberi.
3) Tanaman dengan batang yang dapat mengalami modifikasi
untuk menyimpan makanan atau reproduksi secara
vegetatif. Contohnya kentang.

4. Perbedaan perkembangbiakan pada ulat sutra (bombyx mori),


katak (anura sp.) dan kecoa (blattodea sp.)

Katak :
 Katak dewasa akan meninggalkan telurnya di air untuk dapat
berkembang sendiri dan berubah menjadi kecebong.
Tahapannya telur – berudu – berudu berkaki – katak muda –
katak dewasa.
Kecoa :
 Tidak begitu banyak berubah saat dewasa, hanya ukuran
yang semakin besar dan tumbuh sayap.
Tahapannya telur – nimfa (kecoa muda dan tidak bersayap)
– kecoa dewasa.

Ulat sutra :
 Ulat sutra adalah hewan yang memiliki siklus hidup berupa
metamorfosis sempurna, yaitu mengalami fase berupa telur
– ulat (larva) – kepompong (pupa) dan dewasa menjadi
ngengat sutera.

5. Pembuahan eksternal pada ikan :


Sebagian besar ikan mengalami fertilisasi eksternal. Betina
melepaskan telurnya ke dalam air, dan jantan melepaskan sperma
secara bersamaan. Pembuahan terjadi di dalam air.

Pembuahan internal pada ikan :


Beberapa ikan seperti hiu dan beberapa spesies ikan bertelur
melalui fertilisasi internal, pembuahan sel telur yang terjadi di
dalam tubuh betina.

Anda mungkin juga menyukai