MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 3 GARIS
(Gambar Imajinatif)
Penulis
Susandi Armanto,[Link]. Kode Perangkat
Jenjang/Kelas SD/3
SDN 01 LINGAI
Tahun disusun 2025/2026
Fase Capaian
B Mapel Seni Rupa
Pembelajaran
2 pertemuan Domain Mapel 1. Mengalami
Alokasi waktu
(2 x 70 menit) 2. Menciptakan
Jumlah Siswa
Moda Pembelajaran Perangkat ajar ini dapat digunakan guru
● Tatap muka untuk mengajar :
● Paduan tatap muka dan PJJ ● Siswa regular/tipikal
(blended learning) ● Siswa dengan hambatan belajar
● Siswa cerdas istimewa berbakat
istimewa (CIBI)
Bagaimana guru menilai Jenis asesmen:
ketercapaian Tujuan ● Tertulis
Pembelajaran? ● Produk
● Asesmen individu
● Asesmen kelompok
Profil Pelajar Pancasila
Kreatif, Mandiri
Kata Kunci Garis lurus, garis lengkung, garis diagonal dan
gambar imajinatif
Profil Pelajar Pancasila
Mandiri Siswa diharap
mampu
mengenali
dirinya dengan
mengoptiomalka
n kemampuan
yang dimiliki
A. DESKRIPSI KEGIATAN
Garis adalah barisan titik yang memiliki dimensi memanjang dan arah
tertentu dengan kedua ujung terpisah. Garis bisa berupa panjang, pendek,
tebal, halus, lurus, lengkung, patah, berombak, horizontal, vertikal, diagonal
dan sebagainya. Siswa akan mengolah garis menjadi sebuah karya gambar
imajinatif dengan tema bebas atau tema yang ditentukan oleh guru
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase B (Kelas 3 Sekolah Dasar) diharapkan
siswa mampu mengenal unsur rupa dan dapat menggunakan keterampilan
atau pengetahuan dasar tentang bahan, alat, teknik, teknologi dan
prosedur dalam menuangkan kembali secara visual dalam bentuk karya.
Fase B terdiri dari masa Bagan (schematic period) untuk kelas 3 SD dan
masa Realisme Awal (early realism/dawning realism) untuk kelas 4 SD.
Pada masa Bagan, siswa memiliki kecenderungan untuk mengulang sebuah
bentuk sehingga konsep bentuk menjadi jelas. Siswa juga mulai memiliki
kesadaran ruang yang ditandai dengan penggunaan garis pijak (base line),
walaupun penafsiran terhadap ruang masih bersifat subyektif seperti
gambar ideoplastis (gambar terawang/tembus pandang). Sedangkan pada
masa Realisme Awal, siswa diharapkan mulai memiliki kesadaran perspektif
meskipun masih berdasarkan penglihatan dirinya sendiri. Siswa sudah
dapat mengamati objek dengan rinci walaupun penguasaan proporsi
(perbandingan ukuran) belum optimal.
Di akhir fase B, siswa mampu menuangkan pengalamannya melalui visual
sebagai ungkapan ekspresi kreatif secara rinci walaupun hasilnya belum
menunjukkan proporsi yang optimal. Diharapkan pada akhir fase ini, siswa
juga telah memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar tentang bahan,
alat, teknik, teknologi dan prosedur yang menunjang proses kreatif siswa.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menggunakan unsur rupa garis dan bentuk geometris pada
kegiatan menggambar/membentuk/melipat/memotong dan menempel
dengan panduan guru.
D. PERTANYAAN INTI
Apakah yang kamu ketahui tentang garis?
Sebutkan macam-macam garis yang kamu ketahui?
Sebutkan benda-benda yang dibentuk dari garis lurus,lengkung dan
diagonal?
Apakah gambar imajinatif itu?
E. ELEMENT DAN SUB ELEMENT CAPAIAN
Menciptakan
Siswa mampu menciptakan karya dengan mengeksplorasi dan
menggunakan elemen seni rupa berupa garis, bentuk, tekstur,
ruang dan warna.
Merefleksikan Siswa mampu mengenali dan menceritakan fokus dari karya yang
diciptakan atau dilihatnya (dari teman sekelas karya seni dari orang
lain atau era atau budaya tertentu) serta pengalaman dan
perasaannya mengenai karya tersebut
Berpikir dan
Siswa mulai terbiasa secara mandiri menggunakan berbagai
Bekerja Artistik
prosedur dasar sederhana untuk berkarya dengan aneka pilihan
media yang tersedia di sekitar.
Siswa mengetahui, memahami dan mulai konsisten
mengutamakan faktor keselamatan dalam bekerja
F. INDIKATOR KEBERHASILAN
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam garis
2. Siswa dapat membedakan macam-macam garis pada benda-benda di
sekitarnya
3. Siswa dapat membuat gambar imajinatif dengan memadukan macam-
macam garis yang diketahui.
G. METODE
Metode : Diskusi, Eksperimen dan Projek
H. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Alokasi
Kegiatan Sesi Deskripsi kegiatan
waktu
1
1. Guru membaca teks atau menyiapkan power point
1 Hari
presentation tentang garis dan gambar imajinatif
Persiapan sebelum
2. Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan
KBM
3. Disarankan agar guru mencari bahan ajar yang
ada disekitar lingkungan tempat guru mengajar
Pembukaan
1. Mulailah kelas dengan sapaan atau doa dengan
setting kelas regular, berpasangan atau dalam
kelompok kecil (4-6 siswa)
2. Mulailah KBM dengan menanyakan kabar baik
tentang keadaan pribadi atau keluarga dari siswa.
Contoh : Selamat pagi anak anak bagaimana kabar
kalian hari ini ?
Selamat siang anak anak bagaimana keadaan
orang tua kalian di rumah?
3. Jelaskan tentang tujuan pembelajaran yang akan
siswa pelajari. 5 Menit
Kegiatan Inti 60
1. Ajak siswa untuk bermain/mengamati/bermain
( Eksplorasi) game tentang macam – macam garis yang ada di menit
sekitarnya.
Contoh pengamatan: Saya melihat sebuah
benda, terbentuk dari garis lurus yang
digabungkan benda itu berwarna putih?
(jawaban papan tulis)
Contoh games guru menyiapkan gambar benda
yang dibentuk oleh garis lurus, lengkung dan
diagonal siswa dapat beadu cepat menngambil
contoh benda yang dibuat oleh guru.
Sumber gambar google
[Link]
2. Siswa mengikuti petunjuk dan informasi dari
guru tentang contoh macam macam garis.
Dapat menggunakan power point, media yang
dibuat dari bambu atau kawat dapat juga
menggunakan gambar.
3. Siswa melihat guru mendemonstrasikan
sekaligus menjelaskan langkah- langkah
menggambar imajinatif dari macam macam
garis yang telah diketahui siswa.
1. Siswa secara mandiri dibawah bimbingan guru
menyiapkan bahan dan alat untuk membuat
gambar imajinatif. Tema boleh ditentukan oleh
guru contoh: gambar imajinatif tentang flora,
fauna, situasi pasar, situasi pedesaan atau guru
dapat memilih tema bebas.
Sumber gambar
(Elaborasi)
[Link]
[Link]
gambar pribadi hasil proses belajar SD Islam
Dian Didaktika karya Helua
2. Siswa membuat gambar imajinatif secara
mandiri dan kreatif. Guru dapat memberikan
arahan kepada masing masing siswa.
3. Jika dijumpai kesulitan siswa untuk menggambar
secara mandiri guru dapat memberikan contoh
gambar untuk menggali atau memancing
kreativitas siswa.
(Konfirmasi) 1. Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang
kesulitan yang dialami tentang materi yang
diajarkan.
2. Siswa dan guru mengapresiasi beberapa karya.
Penutup 1. Guru memberikan penguatan dan kesimpulan 5
tentang pembelajaran hari ini. Menit
2. Menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Kegiatan Deskripsi kegiatan Alokasi
Sesi 2 Waktu
1. Mulailah kelas dengan sapaan atau doa dengan
Pembukaan 5
setting kelas reguler, berpasangan atau dalam
Menit
kelompok kecil (4-6 siswa)
2. Mulailah KBM dengan menanyakan kabar baik
tentang keadaan pribadi atau keluarga dari
siswa.
Contoh : Selamat pagi anak anak bagaimana
kabar kalian hari ini ?
Selamat siang anak anak bagaimana keadaan
orang tua kalian di rumah?
3. Ulang kembali penjelasan materi yang telah
dipelajari pada pertemuan pertama. Guru dapat
menanyakan kembali tentang macam macam
garis yang telah diketahui.
4. Jika guru mengajar pada siang hari dapat
memberikan ice breaking contoh : instruksikan
siswa untuk membuat formasi garis lurus,
lengkung dan diagonal buatlah menjadi
beberapa kelompok.
Kegiatan Inti 60
1. Ajak siswa untuk melihat kembali karya yang
(Eksplorasi) Menit
telah dibuat
2. Siswa bersama guru berdiskusi tentang langkah
berikutnya dalam menyelesaikan karya contoh
dengan menambahkan warna pada gambar
imajinasi yang telah dibuat.
3. Siswa melihat guru mendemonstrasikan cara
mewarnai gambar menggunakan alat yang ada
1. Siswa secara mandiri menyiapkan bahan dan
alat untuk mewarnai gambar yang telah dibuat
di bawah bimbingan guru
(Elaborasi) 2. Siswa mewarnai karya dengan kreatifitas masing
masing di bawah bimbingan guru
3. Jika dijumpai kesulitan siswa untuk menggambar
secara mandiri guru dapat memberikan contoh
cara mewarnai gambar untuk menggali atau
memancing kreatifitas siswa.
1. Siswa dan guru bersama-sama mengapresiasi
(Konfirmasi) karya menggambar imajinasi menggunakan
macam macam garis (Lurus, lengkung dan
diagonal)
2. Guru memberikan reward kepada hasil karya
terbaik.
3. Siswa dan guru menempelkan hasil karya pada
mading kelas jika tidak ada mading dapat
menggunakan dinding kelas yang dipersiapkan
sebagai media memajang karya siswa.
Penutup 1. Guru memberikan penguatan dan kesimpulan
tentang pembelajaran hari ini.
2. Siswa bersama sama merapikan alat dan tempat
yang dipakai untuk berkarya
3. Menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Refleksi siswa
1. Bagaimana kamu mengatasi kesulitan saat
mempelajari materi ini?
2. Kepada siapa kamu meminta bantuan jika ada
kesulitan saat mempelajari materi ini?
3. Bagian mana yang kamu rasa paling sulit?
4. Seberapa berhasil menurut kamu saat
mempelajari materi ini ?
5. Seberapa suka kamu menggunakan berbagai
macam media saat menggambar imajinatif?
Refleksi untuk guru tentang materi ajar
1. Apakah materi yang disampaikan mudah
dimengerti oleh siswa?
2. Apakah siswa menyukai materi yang disampaikan
oleh guru?
3. Kesulitan apa saja yang dihadapi oleh siswa saat
belajar?
4. Apakah siswa dapat mengikuti pelajaran dengan
baik?
5. Materi apa yang diperlukan untuk
pengembangan pelajaran?
Tips Untuk Guru
1. Dalam pengajaran ini, guru masih membangun
rutin siswa melalui 6 minggu pertama. Salah
satu rutin yang dibangun adalah diskusi, dimana
siswa bergantian secara singkat menceritakan
karyanya atau memberi umpan balik atas karya
orang lain. Untuk kelas yang besar, anda tidak
perlu melakukannya satu persatu dan dapat
menggunakan mekanisme berpasangan atau
membuat kelompok kecil
2. Guru diharapkan berkeliling kelas saat siswa
sedang bereksperimen. Beri semangat mereka
untuk dapat bekerja mandiri. Disini adalah
kesempatan bagi anda untuk mengidentifikasi
siswa yang masih kesulitan mengolah idea tau
tidak percaya diri dengan idenya. Guru
diharapkan memberikan motivasi bagi siswa
dalam berkarya
3. Tidak ada benar atau salah dalam mengerjakan
tugas ini. Penilaian lebih didasarkan pada
kreativitas, kerapian dan keserasian bentuk dan
warna.
4. Diharapkan tidak ada siswa yang harus
mengikuti remedial sebagai guru harus mampu
menggali kemampuan siswa dalam berkarya
jangan berikan standart karya yang terlalu tinggi
sebab kemampuan visual siswa yang beragam
5. Siswa yang mempunyai kemampuan yang lebih
dapat diberikan pengayaan baik dalam
penguasaan yang lebih pada media alternatif
sehingga siswa mampu mengeksplorasi
kemampuan visualnya dengan maksimal
6. Guru menjadi motivator kepada siswa dalam
berkarya bukan sekedar memberikan contoh,
jika di dalam kelas ada 24 siswa maka akan
didapatkan 24 karya yang berbeda juga.
I. ASESMEN
Asesmen untuk individu dan jenis asesmen adalah produk karya mandiri
Kriteria Penilaian
Belum Menuju Sesuai Standard Melampaui
Memenuhi Standard Standard
Standard
1. Siswa 1. Siswa sudah 1. Siswa 1. Siswa
belum mulai menggunaka menunjukkan
menunjukkan menggunaka n semua detail karya
macam macam n 1sampai 2 macam garis yang baik dalam
garis dalam macam garis dalam membuat karya
karyanya dalam berkarya gambar
2. Siswa berkarya 2. Siswa dapat imajinatif dan
tidak dapat 2. Siswa dapat menyebutka menggunakn
menyebutkan menyebutkan n nama garis semua unsure
macam macam 1 sampai 2 yang garis dengan
garis macam garis dibuatnya rapi dan estetik
3. Siswa 3. Siswa secara 2. Siswa dapat
tidak dapat memahami spesifik menyebutkan
memahami instruksi 3. Siswa nama garis yang
instruksi namun belum mampu dibuatnya
sepenuhnya bekerja secara spesifik
mandiri mandiri 3. Siswa mampu
sesuai bekerja mandiri
instruksi sesuai instruksi
dan
menunjukkan
inisiatif
J. Pengayaan
Untuk Siswa Cerdas Berbakat
JIka ditemukan anak cerdas berbakat berikan tugas pengayaan membuat
karya gambar imajinatif menggunakan media cat akrilik atau cat poster di
atas kayu atau kanvas.
K. Alternatif
Untuk Siswa dengan Kesulitan Belajar
JIka ditemukan anak yang kesulitan belajar dengan materi membuat gambar
imajinatif menggunakan berbagai macam garis dengan berbagai macam
media guru dapat mengajak siswa untuk bermain main tentang garis contoh
mengajak siswa membuat coretan bebas tentang macam macam garis.
Untuk Guru
Untuk mengenalkan unsur seni rupa garis pada siswa selain menggunakan
gambar imajinatif dapat juga menggunakan teknik memotong dan melipat
dengan kertas origami atau kokoru. Misal membuat kolase atau anyaman
sederhana.
L. Bahan dan Alat
1. Buku gambar/ kertas
2. Pensil dan penghapus
3. Alat pewarna (pensil warna/spidol/krayon/kapur/ cat dan kuasnya)
4. Talenan atau papan sebagai media alternatif
5. Bambu, kawat, benang sebagai media alternatif
6. Gawai
M. Perkiraan Biaya
Perkiraan Bahan
Bahan dan Alat Keterangan
Harga Alternatif
Buku gambar A 3 Rp. 5000- Kertas o Disesuaikan dengan
20.000 HVS, daerah tempat tinggal
papan dan kemampuan siswa
bekas o Bagi siswa yang dapat
atau menggunakan program
telenan komputer dalam
berkarya diperbolehkan.
Alat Warna: Krayon, pensil Rp. 10,000 Pewarna o Jika disuatu daerah sulit
warna, cat air/akrilik, kapur – 100.000 tradisional memperoleh alat warna
atau standar.
pewarna
alam
dapat juga
mengguna
kan arang
atau kapur
warna
N. Sarana dan Prasarana
1. Kelas yang memadai
2. Studio seni rupa jika dimungkinkan ada di unit sekolah
3. Gawai dan jaringan internet yang memadai jika PJJ
4. Dapat juga menggunakan alam terbuka sebagai alternatif mengajar
O. Glosarium
1. Garis adalah barisan titik yang memiliki dimensi memanjang dan arah
tertentu dengan kedua ujung terpisah. Garis bisa berupa panjang,
pendek, tebal, halus, lurus, lengkung, patah, berombak, horizontal,
vertikal, diagonal dan sebagainya.
2. Gambar Imajinasi yaitu menggambar sesuatu yang ada dalam alam
pikiran secara bebas di atas bidang gambar. Apa yang terlintas di pikiran,
itu yang dituangkan menjadi gambar.
P. Daftar Pustaka
1. [Link]
lewat-bentuk-geometri/
2. [Link]
dasar/
3. [Link]
4. [Link]
5. [Link]
[Link]
6. [Link]
[Link]
Mengetahui, Menggala, 2025
Kepala SD Negeri 01 Lingai Guru Wali Kelas III
(Mardiati,S,Pd,Sd) (Susandi Armanto,[Link])
NIP. 196903291997032002 Nip.197803312010011006