RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
BAHASA INDONESIA KELAS 1
DI SUSUN OLEH :
NAMA : DEVI PERMATASARI MARPAUNG
NIM : 860411029
SDN 13 BILAH HILIR
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TERBUKA
2025
INFORMASI UMUM
IDENTITAS RPP
1. Nama Penulis : Devi Permatasari Marpaung
2. Instansi : SDN 13 Bilah Hilir
3. Tahun : 2025
4. Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
5. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
6. Kelas / Fase : 1 (satu) / A
7. BAB : Aku Ingin
8. Topik : Membedakan Keinginan dan Kebutuhan
9. Alokasi Waktu : 2 JP x 35 Menit (1 Pertemuan)
KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik dapat merangkai bunyi huruf dengan bunyi huruf lain membentuk suku kata dan
kata-kata yang dikenali.
2. Peserta didik dapat menulis suku kata untuk melengkapi kata benda yang dikenali sehari-hari.
3. Peserta didik dapat menulis atau menggambarkan benda yang dibutuhkan dan diinginkan.
PROFIL PELAJAR PANCASILA
1. Mandiri;
2. Bernalar kritis;
3. Kreatif;
SARANA DAN PRASARANA
1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Bahasa Indonesia, Aku Bisa! Buku Siswa SD Kelas I, Penulis: Soie Dewayani
2. Buku lain yang relevan
3. Kartu huruf;
4. Kartu kata;
5. Kartu bergambar benda-benda yang memiliki suku kata yang diawali dengan huruf ‘g’;
6. Alat tulis dan alat warna;
7. Buku-buku bacaan fiksi dan nonfiksi tentang berhemat, menabung, berbagi, dan hidup
sederhana yang sesuai untuk peserta didik kelas satu.
8. Lembar kerja peserta didik, laptop, handphone, LCD proyektor.
TARGET PESERTA DIDIK
1. Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
2. Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai
keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin
JUMLAH PESERTA DIDIK
Minimum 15 Peserta didik, Maksimum 25 Peserta didik
MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak
jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan blended learning.
KOMPNEN INTI
Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran Bab Ini :
Dengan menyimak dan menanggapi bacaan tentang hidup hemat, peserta didik dapat membaca
dan menulis kata yang sering ditemui sehari-hari.
Capaian Pembelajaran :
Membaca:
Mengenali dan mengeja kombinasi huruf pada suku kata dan kata yang sering ditemui.
Menulis:
Menuliskan suku kata sederhana pada kata-kata yang sering ditemui sehari-hari.
Menulis :
Menuliskan kata-kata yang sering ditemui sehari-hari.
PEMAHAMAN BERMAKNA
1. Meningkatkan kemampuan siswa tentang merangkai bunyi huruf dengan bunyi huruf lain membentuk
suku kata dan kata-kata yang dikenali.
2. Meningkatkan kemampuan siswa tentang menulis suku kata untuk melengkapi kata benda yang
dikenali sehari-hari.
3. Meningkatkan kemampuan siswa tentang menulis atau menggambarkan benda yang dibutuhkan dan
diinginkan.
PERTANYAAN PEMANTIK
Bagaimana sebaiknya mengontrol antara kebutuhan dan keinginan di dalam kehidupan sehari-
hari?
Perbedaan kebutuhan dan keinginan beserta Contohnya?
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Langkah-Langkah Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan
1. Guru membuka kegiatan dengan aktifitas rutin kelas, sesuai kesepakatan kelas (
menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran ).
2. Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa.
3. Guru menyapa para peserta didik dan mengajak mereka berbincang tentang apa yang
mereka lihat dalam perjalanan ke sekolah hari ini
4. Guru menjelaskan bahwa ia akan membacakan buku dan menunjukkan sampul cerita
untuk diamati peserta didik.
5. Guru juga mendiskusikan tata cara menyimak dan berdiskusi.
6. Guru mengajak peserta didik mengamati gambar sampul dan mengajukan pertanyaan-
pertanyaan.
Kegiatan Inti
Menyimak
Pada Bab 7 ini guru perlu memastikan bahwa semua peserta didik berkesempatan
memberikan tanggapan terhadap pertanyaan guru, setelah mereka dibacakan buku. Karena
itu, guru perlu membacakan cerita di dalam kelompok kecil atau kepada peserta didik secara
individual meskipun telah membacakannya secara klasikal.
Tip Pembelajaran : Mengeksplorasi Tanggapan Peserta didik
Menyampaikan tanggapan merupakan hal yang tidak mudah bagi sebagian peserta didik.
Bantu peserta didik menyampaikan pendapatnya dengan cara sebagai berikut.
1. Memisahkan peserta didik yang aktif berbicara dari peserta didik yang pendiam agar
peserta didik yang pendiam ini leluasa menyampaikan pendapatnya.
2. Membahasakan kembali pertanyaan dengan bahasa sederhana sehingga mudah
dipahami oleh peserta didik.
3. Mengajarkan dan membiasakan peserta didik untuk menjawab pertanyaan dengan
volume yang keras sehingga mudah didengar.
4. Membuat peserta didik merasa nyaman dengan sapaan yang memotivasi dan nada
bicara yang ramah.
Setelah membacakan cerita “Bimo di Pasar,” tanyakan kepada para peserta didik apakah mereka
menyukai cerita tersebut. Tanyakan juga, apakah mereka suka pergi ke pasar dan minta mereka
menjelaskan alasannya.
Membaca
1. Membaca Nama Benda
a. Pindahkan gambar benda-benda pada Buku Siswa ke kartu kata. Guru dapat
menggandakan gambar-gambar tersebut, menempelkannya pada sebidang kertas karton,
lalu mengguntingnya hingga menjadi kartu. Di balik kartu gambar itu, tuliskan nama benda
pada gambar. Guru dapat menambahkan benda-benda lain yang namanya dikenali oleh
sebagian besar peserta didik. Guru juga dapat menuliskan nama benda dalam bahasa daerah
yang dituturkan oleh peserta didik.
b. Benda-benda yang dikenalkan kepada peserta didik pada bab ini adalah benda-benda yang
sering ditemui pada lingkungan peserta didik sehari-hari. Namun, sebagian benda tersebut
mungkin tetap asing bagi sebagian peserta didik. Ajak peserta didik untuk terlebih dulu
memprediksi nama benda-benda tersebut. Biarkan peserta didik menggunakan bahasa
daerah ketika menebak nama benda, kemudian perkenalkan nama bahasa Indonesianya.
Pepaya, misalnya, memiliki nama yang berbeda dalam beberapa bahasa daerah. Bentuk
roti pun bisa jadi berbeda-beda di tiap daerah sehingga peserta didik mungkin tidak
langsung mengenalinya.
c. Untuk benda yang tidak langsung dikenali namanya oleh peserta didik, minta peserta
didik untuk bersama-sama melafalkan bunyi huruf pertama namanya itu. Kemudian, ajak
peserta didik melafalkan bunyi huruf kedua.
d. Setelah itu, minta peserta didik merangkaikan bunyi kedua huruf untuk membentuk suku
kata. Demikian seterusnya.
e. Untuk benda yang dikenali namanya oleh peserta didik (misalnya susu), ajak peserta
didik untuk memeriksa prediksinya terhadap nama benda tersebut. Bunyikan huruf
pertama nama benda, huruf kedua, lalu rangkaian bunyi kedua huruf tersebut. Begitu
seterusnya.
f. Kegiatan ini dapat dilakukan secara klasikal, lalu diikuti dengan pengulangan dalam
kelompok atau individual, untuk memastikan semua peserta didik melakukannya.
2. Mengingat Kembali Bunyi Huruf ‘a’--’z’
Peserta didik hampir menyelesaikan materi pembelajaran di kelas satu. Sebagian peserta didik
seharusnya sudah mengenali bunyi huruf dan mampu merangkainya dengan bunyi huruf lain. Namun,
bunyi huruf merupakan suatu hal yang perlu dikenalkan dan diingatkan berulang-ulang. Guru perlu
melatih peserta didik melafalkan bunyi huruf sesering mungkin.
3. Membaca, Menuliskan Nama, dan Menggambarkan Benda
a. Bimbing peserta didik untuk membunyikan nama benda dengan mengejanya. Peserta didik
menuliskan nama benda dengan merujuk kepada tulisan nama benda pada halaman
tersebut. Pastikan peserta didik menulis dengan sikap tubuh yang baik dan cara
menggenggam pensil yang baik.
b. Minta peserta didik menggambarkan benda tersebut pada kotak yang tersedia. Peserta didik
dapat merujuk kepada gambar benda di halaman sebelumnya atau menggambar benda
sesuai persepsi masing-masing terhadap benda tersebut.
c. Minta peserta didik untuk mewarnai gambarnya berdasarkan interpretasinya terhadap
benda tersebut.
Menulis
Melengkapi Nama Benda
Pada kegiatan ini disajikan nama benda-benda yang sudah dibaca pada kegiatan sebelumnya.
Ingatkan peserta didik tentangnya, lalu bimbing peserta didik untuk melengkapi suku kata yang
hilang pada nama-nama benda tersebut. Kegiatan ini dilakukan dalam kelompok kecil atau secara
individual.
Tip Pembelajaran
Kelompokkan peserta didik menurut kemampuan membaca dan menulisnya.
Peserta didik yang telah dapat melengkapi suku kata secara mandiri dapat melakukan
pekerjaannya tanpa pendampingan. Guru tinggal berfokus mendampingi peserta didik yang
belum dapat membaca dan menulis dengan lancar.
Mengamati
Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak mengamati gambar dengan saksama, lalu menuliskan
atau menggambarkan pendapatnya serta menceritakannya kepada teman.
Tip Pembelajaran : Memodelkan Menyimak dan Mengamati Gambar
Bagaimana cara mengajarkan menyimak dengan saksama? Guru perlu memodelkannya. Guru
menunjukkan cara mengamati gambar, lalu mengutarakan apa yang di pikirannya seperti, “Wah,
Bapak suka topi ini.
Dari dulu Bapak ingin punya. Kalau Bapak harus memilih salah satu, yang mana sebaiknya? Hmm
....
Bola ini juga bagus.” Sambil terus berbicara, guru menunjuk ke setiap benda pada gambar. Dengan
memodelkan proses berpikir, guru menunjukkan cara menyimak dengan saksama.
Kegiatan Penutup
1. Guru menunjukkan kartu bertuliskan kata-kata benda, dan mengajak peserta didik membacanya
bersama-sama.
2. Guru mengatakan bahwa peserta didik harus mengeja dan membaca kata-kata benda yang sering
ditemui sehari-hari.
3. Guru mengajak para peserta didik untuk mengingat kembali cerita “Bimo di Pasar” dan menanyakan
apakah mereka menyukai cerita tersebut.
4. Guru memberikan pesan penutup tentang permainan di rumah yang bisa dilakukan dengan
menggunakan Kata dan mengingatkan peserta didik untuk bermain menggunakan Kata di rumah.
Guru mengajak peserta didik untuk menyanyikan lagu penutup.
ASESMEN PENILAIAN
Asesmen Formatif
Asesmen formatif hanya dilakukan pada beberapa kegiatan yang bersimbol di samping ini.
Asesmen formatif hanya dilakukan pada beberapa kegiatan yang bersimbol di samping ini. Kegiatan pada
Bab 7 dapat dinilai menggunakan contoh rubrik penilaian yang disediakan pada kegiatankegiatan tersebut.
Asesmen ini pun merujuk kepada Alur Konten Capaian Pembelajaran yang dikutip pada kegiatan-kegiatan
tersebut. Kegiatan lain dilakukan sebagai pembiasaan dan latihan; tidak diujikan.
KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Inspirasi Kegiatan Perancah
Peserta didik yang belum lancar merangkai bunyi huruf perlu diberi pembelajaran individual. Libatkan
ia dalam kegiatan mengenali huruf dan bunyi huruf menggunakan kartu huruf.
Inspirasi Kegiatan Pengayaan :
● Para peserta didik yang telah dapat merangkai bunyi suku kata menjadi bunyi kata membutuhkan
stimulasi lebih banyak dengan menggunakan media pembelajaran lain. Misalnya buku-buku
bergambar; kartu kata; serta bahan kaya teks berupa poster, majalah anak, dan permainan
menggunakan kata. Ketika membacakan buku kepada mereka, guru dapat bergantian dengan
mereka untuk membaca teks pada buku.
● Peserta didik yang telah dapat membaca suku kata dan kata secara mandiri perlu diperkenalkan
dengan berbagai kombinasi suku kata. Berikan buku bergambar dan kartu kata kepadanya agar ia
dapat mengenal beragam bentuk dan bunyi kata beserta maknanya dalam buku. Peserta didik
seperti ini juga memerlukan pendampingan khusus agar kecakapannya dapat berkembang secara
optimal.
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Ni Paraf Orang Tua
lai
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
IPA KELAS IV
DI SUSUN OLEH :
NAMA : DEVI PERMATASARI MARPAUNG
NIM : 860411029
SDN 13 BILAH HILIR
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TERBUKA
2025
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
IPA (ILMU PENGETAHUAN ALAM)
IDENTITAS RPP
1. Nama Penulis : Devi Permatasari Marpaung
2. Instansi : SDN 13 Bilah Hilir
3. Tahun : 2025
4. Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
5. Mata Pelajaran : Ipa ( Ilmu Pengetahuan Alam)
6. Kelas / Fase : 1 (satu) / A
7. Topik : Mengubah Bentuk Energi
8. Alokasi Waktu : 2 JP x 35 Menit (1 Pertemuan)
KOMPETENSI AWAL
Mengidentifikasi berbagai sumber energi, perubahan bentuk energi, dan sumber energi alternatif
(angin, air, matahari, panas bumi, bahan bakar organik) dalam kehidupan sehari-hari.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mengidentifikasi sumber dan bentuk energi serta menjelaskan proses
perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari.
PROFIL PELAJAR PANCASILA
1. Bernalar Kritis: Menganalisis hasil demonstrasi dan menyusun kesimpulan.
2. Mandiri: Melakukan pengamatan dan mencatat hasil secara jujur.
3. Bergotong Royong: Berdiskusi dan berbagi tugas dalam kelompok saat melakukan
analisis.
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Mengidentifikasi sumber-sumber energi panas (kalor) di lingkungan sekitar dengan
tepat
2. Menganalisis proses perpindahan energi panas (konduksi, konveksi, dan radiasi)
yang didemonstrasikan guru.
3. Menyajikan laporan sederhana tentang hasil pengamatan demonstrasi perpindahan
panas secara visual dan tertulis
PEMAHAMAN BERMAKNA
Energi panas ada di sekitar kita dan dapat berpindah dari satu benda ke benda lain.
Memahami cara perpindahannya membantu kita memanfaatkan energi secara efektif
dalam kehidupan sehari-hari.
PERTANYAAN PEMANTIK
1. Mengapa ketika kita menyentuh sendok yang diletakkan di dalam air panas, tangan
kita ikut terasa panas?
2. Pernahkah kalian melihat air mendidih? Bagaimana panas bisa menyebar ke seluruh
air dalam panci?
3. Mengapa kita bisa merasakan hangat dari api unggun meskipun kita tidak
menyentuhnya?
SARANA DAN PRASARANA
Papan Tulis, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Video singkat perpindahan panas (jika
ada proyektor). Lilin/Kompor Spirtus (dengan pengawasan ketat!), korek api, sendok
logam, air, gelas kaca, es batu, benang, potongan kertas spiral, Termometer sederhana
(jika ada).
METODE
Metode : Demonstrasi
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN /KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Kegiatan Pendahuluan
a. Pembukaan: Salam, Doa, dan Ice breaking ringan
b. Apersepsi: Guru mengajukan pertanyaan pemantik
c. Motivasi: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan ada kegiatan percobaan
(demonstrasi yang akan meningkatkan pemahaman mereka tentang
perpindahan panas)
d. Kesepakatan Kelas: Mengingatkan aturan keselamatan saat berinteraksi dengan
api/benda panas
2. Kegiatan Inti
a. Eksplorasi Konsep melalui Demonstrasi (Fokus Konduksi)
1. Guru menyiapkan lilin menyala dan sendok logam
2. Guru mendemonstrasikan pemanasan ujung sendok dan meminta siswa
mengamati (tanpa menyentuh) apa yang terjadi pada ujung sendok yang lain.
3. Tanya Jawab: Guru memandu siswa untuk menamai peristiwa ini (Konduksi).
b. Demonstrasi (Fokus Konveksi)
1. Guru mendemonstrasikan pemanasan air dalam wadah transparan yang
sudah diberi potongan kertas/bubuk kopi
2. Guru meminta siswa mengamati gerakan partikel air (aliran).
3. Tanya Jawab: Guru memandu siswa menamai peristiwa ini (Konveksi).
c. Demonstrasi (Fokus Radiasi)
1. Guru mendekatkan lilin menyala dan meminta siswa meletakkan tangan di
sampingnya (tidak menyentuh) dan menjauh
2. Guru meminta siswa merasakan perbedaan panas tanpa perantara
3. Perwakilan kelompok mempresentasikan kesimpulan mereka
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Mata Pelajaran : IPA (Praktikum)
Kelas : IV (empat)
Semester : 1
Materi Pokok : Perpindahan Kalor (Konduksi, Konveksi & Radiasi)
Nama : ................................................
A. Tujuan Pembelajaran
Melaporkan Hasil Pengamatan Tentang Perpindahan Kalor
B. Alat dan Bahan
1. Lilin
2. Sendok Logam
3. Korek Api
4. Tumpuan Lilin
5. Air
C. Materi
Panas (kalor) dapat berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang memiliki suhu lebih
rendah. Bagaimana caranya? . Kalor berpindah dengan tiga cara, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi.
Konduksi merupakan perpindahan panas melalui zat perantara, akan tetapi zat perantara tidak ikut
berpindah. Konduksi dapat dikatakan perpindahan panas melalui benda padat. Contoh: logam, aluminium
dan tembaga. Konveksi merupakan perpindahan panas melalui zat perantara yang diikuti oleh perpindahan
zat perantara tersebut. Contoh: air yang direbus dalam panci, angin darat & angin laut.
Sedangkan Radiasi merupakan perpindahan panas tanpa melalui zat perantara. Contohnya adalah
panas/sinar matahari sampai ke bumi, saat kita memanggang ikan, panas dari api unggun ke tubuh kita
D. Langkah-Langkah Percobaan
Kegiatan 1:
1. Nyalakan lilin dengan korek api dan letakkan lilin pada tatakan lilin.
2. Letakkan sendok logam pada api yang menyala.
3. Peganglah sendok logam selama ± 2 menit
Kegiatan 2 :
1. Letakkan sendok logam yang berisi air pada api yang menyala.
2. Peganglah sendok logam ± 2 menit.
Kegiatan 3:
1. Dengan hati-hati, dekatkan telapak tanganmu pada nyala api lilin pada jarak ±
4cm dan usahakan tanganmu jangan sampai menyentuh api yang menyala.
E. Hasil Pengamatan
Tentukan jenis perpindahan kalor dari ketiga kegiatan yang telah kalian lakukan tadi?
No Kegiatan Jenis perpindahan
1. Kegiatan 1
2. Kegiatan 2
3. Kegiatan 3
F. Pertanyaan
1. Apa yang kalian rasakan ketika memegang ujung sendok yang diletakkan pada
nyala api?
...................................................................................................................................................
...........
2. Apa yang terjadi pada air, saat sendoknya diletakkan di atas api?
...................................................................................................................................................
..........
3. Apakah yang kalian rasakan ketika telapak tangan di dekatkan pada nyala api
lilin?
...................................................................................................................................................
.........
4. Tuliskan masing-masing 2 (dua) contoh peristiwa dalam kehidupan sehari-hari
yang menunjukkan terjadinya perpindahan panas secara konduksi, konveksi dan
radiasi !
...................................................................................................................................................
........
...................................................................................................................................................
........
...................................................................................................................................................
........
G. Kesimpulan
Tuliskan kesimpulan dari percobaan yang telah kalian lakukan !
Latihan IPA Tema 6
Perpindahan Kalor
Nama : ………………………………………………..
1. Andri sedang melakukan kemah di dataran tinggi. Di sana udara sangat
dingin sehingga Andri menggosokkan kedua telapak tangannya kemudian
menaruhnya di pipi agar dapat merasa [Link] ini bisa terjadi karena….
A. Tangan Andri bisa menghasilkan energi panas
B. Pipi Andri merupakan sumber energi panas
C. Energi panas dapat dihasilkan dari dua gesekan dua permukaan
D. Energi panas dapat timbul tanpa sebab
2. Bacalah kalimat dibawah ini sebelum menjawab pertanyaan berikut!
1) Panasnya kawat pegangan kembang api yang dinyalakan
2) Tubuh terasa panas ketika berada dekat dengan kembang api
3) Gerakan naik turunnya kacang hijau saat direbus
4) Sendok yang dimasukkan ke air panas, lama-lama ujungnya akan terasa panas
5) Tutup panci terasa panas saat panci digunakan untuk memasak
Manakah diantaranya peristiwa di atas yang menunjukkan adanya perpindahan panas secara konduksi dalam
kehidupan sehari-hari?
A. 1, 2 dan 3 C. 1, 4 dan 5
B. 1, 3 dan 5 D. 2, 3 dan 5
3. Ayah sebagai nelayan pulang melaut dengan membawa hasil tangkapannya pada saat siang hari dengan
mengandalkan proses perpindahan panas. Mengapa para nelayan dapat kembali ke daratan hanya saat siang hari…
A. Pada siang hari pancaran sinar matahari membantu nelayan untuk pulang saat cuaca cerah.
B. Pada siang hari udara di darat lebih panas daripada di laut sehingga udara di darat naik kemudian
digantikan udara dari laut.
C. Pada siang hari air laut menghasilkan energi panas.
D. Pada siang hari kapal nelayan bisa kembali tanpa sebab.
4. Saat Dina ingin memasak air untuk membuat susu hangat, dia menggunakan panci untuk memasak
air. Pada kegiatan tersebut terjadi proses perpindahan panas yang dapat dilihat dari pergerakan air di
dalam panci. Hal ini sama seperti peristiwa perpindahan panas pada….
A. Ayah memanfaatkan angin darat dan angin laut untuk pergi melaut
B. Adik sedang berkumpul di dekat api unggun saat acara pramuka pada malam hari
C. Nenek mengaduk kopi panas dengan sendok logam
D. Ibu menjemur baju dibawah sinar matahari yang terik
5. Perhatikan gambar berikut!
Dari peristiwa memegang gelas berisi kopi panas diatas, kita dapat mengerti bahwa panas
harus bersentuhan langsung agar dapat berpindah dan perpindahannya tidak disertai zat
perantaranya. Peristiwa yang terjadi pada gambar merupakan proses perpindahan kalor
secara…
[Link] C. Konduktor
B. Radiasi D. Konduksi
6. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
(1) Tubuh terasa panas sekali jika terlalu dekat dengan api unggun
(2) Melepuh saat bersentuhan langsung
(3) Panas saat terkena letupan air mendidih
(4) Panas saat terkena pancaran sinar matahari yang menyengat
Dari peristiwa-peristiwa diatas, manakah kerugian dari proses perpindahan kalor secara radiasi?
A. 1 dan 2 C. 1 dan 3
B. 3 dan 4 D. 1 dan 4
7. Rika dan Doni bertetangga, mereka akan membeli es krim di minimarket. Setelah membayar dan keluar
secara bersamaan dari supermarket mereka langsung pulang. Doni sampai rumah lebih awal karena
berlari dari teriknya matahari, sedangkan Rika berjalan santai karena tidak mau kelelahan. Karena
berjalan dengan santai di siang hari, es krim Rika menjadi meleleh. Hal ini terjadi karena….
A. Adanya proses perpindahan panas secara merambat
B. Adanya proses perpindahan panas secara mengalir
C. Adanya proses perpindahan panas melalui radiasi
D. Adanya proses perpindahan panas melalui konveksi
8. Perhatikan gambar berikut
Saat kita sedang memasak terjadi beberapa proses perpindahan panas. Dari gambar disamping yang
termasuk proses perpindahan panas secara konveksi adalah nomor …..
A. 1 B. 2 C. 3 D.1,2,3
9. Energi kalor memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari terutama bagi manusia. Selain
memiliki banyak manfaat energi kalor juga dapat menimbulkan hal yang berbahaya jika kita tidak
berhati-hati dalam penggunaannya. Salah satunya yaitu logam yang panas akan berbahaya jika
tersentuh dan akan mengkibatkan kulit melepuh. Ini merupakan kerugian dari proses perpindahan
panas dengan cara ……
A. Konveksi
B. Konduksi
C. Radiasi
D. Konduktor
10. Perhatikan Gambar berikut!
Dari masing-masing gambar diatas, kegiatan yang memanfaatkan perpindahan panas
secara radiasi yaitu kegiatan yang dilakukan oleh…
A. Ayah dan Ibu
B. Riri dan Ibu
C. Ayah dan Riri
3. Kegiatan Penutup
a. Refleksi: Guru dan siswa merefleksikan proses pembelajaran: "Apakah
demonstrasi ini membantu kalian memahami materi?"
b. Penguatan Konsep: Guru merangkum hasil demonstrasi dan memastikan
pemahaman siswa tentang Konduksi, Konveksi, dan Radiasi.
c. Asesmen Formatif: Guru memberikan Kuis Singkat (Penilaian Hasil Belajar)
(misalnya 5 soal isian/pilihan ganda) untuk mengukur pemahaman
d. Tindak Lanjut: Menyampaikan materi pertemuan berikutnya. 5. Penutup dengan
Doa dan Salam
KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
a. Pengayaan
Peserta didik dengan nilai rata-rata dan nilai diatas rata-rata mengikuti pembelajaran dengan
pengayaan.
b. Remedial
Diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP.